google-site-verification=vcQB02ZIxvqCFR8t5cvxiRGjaTOwbQmToxYGEZfk6MU Perihal Diri | Sebuah Catatan Menimbah Jati Diri: Kesehatan Perihal Diri | Sebuah Catatan Menimbah Jati Diri: Kesehatan -->
Dukung Pertumbuhan Anak Dengan Susu Tinggi Protein

Dukung Pertumbuhan Anak Dengan Susu Tinggi Protein

Dukung Pertumbuhan Anak Dengan Susu Tinggi Protein
Source image : https://pediasure.co.id

Tahukah Bunda bahwa Indonesia menempati posisi ke-3 untuk jumlah stunting pada anak terbanyak di dunia.

Stunting adalah kondisi pertumbuhan anak yang lebih pendek dibanding anak seusianya. Dengan kata lain tinggi anak berada di bawah standart yang telah ditetapkan Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Penyebab stunting terjadi kebanyakan dari mereka kekurangan asupan gizi dalam 1000 hari pertamanya atau sekitar 0 - 3 tahun. Keadaan stunting pada anak bisa disebabkan oleh masalah kekurangan gizi saat kehamilan, melahirakn, menyusui maupun setelahnya.

Stunting juga bisa disebabkan oleh pola asuh orang tua yang kurang baik maupun keadaan anak sering mengalami sakit.

Gangguan pertumbuhan anak akibat stunting ini bersifat tetap, dengan kata lain tidak dapat diatasi. Namun kondisi ini masih bisa dicegah terutama di masa anak berumur 1 sampai 3 tahun. Perhatian orang tua adalah faktor penting dalam mencegah terjadinya stunting pada anak.

Mulai dari pola asuh hingga pemberian asupan gizi yang baik bagi anak. Seperti memberikan ASI ekslusif di 60 hari pertama dan dilanjutkan dengan menerapkan MPASI yang baik.

Disaat anak sudah berumur 2 tahun, ada baiknya Bunda memberikan susu tinggi protein untuk mendukung tumbuh kembang anak. Perlu diketahui bahwa protein ini menjadi salah satu asupan yang perlu dicukupi oleh anak apalagi di usia pertumbuhan.

Selain bisa mencegah stunting pada anak, manfaat protein bagi yang terkandung dalam susu, antara lain:
  1. Sebagai sumber energi bagi tubuh

  2. Membangun antibodi agar dapat menangkal bakteri dan virus

  3. Membentuk hormon dan enzim

  4. Menjaga kesehatan tulan dan gigi

  5. Meningkatkan berat badan dan masa otot

  6. Mengoptimalkan pertumbuhan anak

Dukung Pertumbuhan Anak Dengan Susu Tinggi Protein
Source image : https://pediasure.co.id

Nah dengan mengetahui hal tersebut, penting sekali bagi bunda memberikan nutrisi protein pada anak dalam mencegah resiko stunting pada anak.

Meskipun sudah menggunakan susu berprotein tinggi, bukan berarti bunda menyampingkan sumber nutrisi dari makanan bergizi lainnya. Sebab untuk mendukung tumbuh kembang yang optimal, anak juga membutuhkan nutrisi lainnya seperti zat besi, kalsium, lemak dan vitamin.

Selain itu, perlu juga bagi bunda untuk memperhatikan cara pengolahan makanan dengan benar. Tak lupa, Bunda juga perlu mengajarkan anak-anak untuk makan secara teratur dan bergaya hidup bersih dan sehat.

Demi tumbuh kembang anak yang lebih optimal, Bunda jangan ragu untuk bertanya soal nutrisi kepada ahli gizi maupun dokter yah.
Lanjut Baca »
Menjaga Tubuh Tetap Aktif Selama Pandemi Agar Terhindar Sarkopenia di Usia 30-an

Menjaga Tubuh Tetap Aktif Selama Pandemi Agar Terhindar Sarkopenia di Usia 30-an

Menjaga Tubuh Tetap Aktif Selama Pandemi Agar Terhindar Sarkopenia di Usia 30-an
Source : unsplash.com
Sudah hampir dua tahun kita menghadapi masa sulit di pandemi covid-19 ini. Banyak hal yang mulai berubah, terutama pandangan masyarakat perihal kebersihan dan kesehatan diri.

Perlu disyukuri sih, setidaknya dengan adanya pandemi seperti sekarang, kita bisa mawas diri untuk senantiasa menjaga kesehatan diri. 

Mulai dari rajin membersihkan diri sebelum memulai aktifitas, konsumsi makanan yang sehat, hingga menjauhi hal tak penting seperti keluyuran untuk sekedar nongkrong dan say hello di cafe kekinian.

Yah, tetap stay di rumah dan bepergian jika memang ada keperluan penting adalah cara terbaik kita dalam melawan pandemi covid-19.

Selain untuk memutus rantai penularan virus, stay di rumah juga cukup mampu untuk memutus rantai kekeringan dana. Toh dengan jarang keluar rumah, kita jadi jarang shoping juga hehehe.

Namun keseringan di rumah juga tidak baik pula untuk tubuh, apalagi kalau kegiatan kita sehari-hari hanya nonton tv, main gadget, makan lalu tidur. 

Mager atau malas gerak adalah penyakit bawaan yang sering terjadi selama masa pandemi seperti sekarang. Apalagi bagi orang yang usianya di atas umur 30-an seperti saya.

Kebiasaan buruk malas gerak di usia 30-an ke atas merupakan salah satu penyebab kematian terbanyak di dunia.

Seperti statistik data yang dilaporkan oleh European Prospective Investigation into Cancer and Nutrition (EPIC) menunjukkan bahwa kematian akibat kebiasaan malas gerak jumlahnya dua kali lebih banyak dibandingkan kematian karena obesitas.

Menjaga Tubuh Tetap Aktif Selama Pandemi Agar Terhindar Sarkopenia di Usia 30-an
Source : unsplash.com
Kebiasaan malas gerak bisa menimbulkan banyak resiko kesehatan, antara lain seperti : Meningkatkan resiko stroke dan serangan jantung, gangguan fungsi kognitif dan penurunan tingkat kosentrasi, serta beresiko terkena osteoporosis dan sarkopenia di usia senja.

Sarkopenia merupakan kondisi penurunan massa dan kekuatan otot yang terjadi seiring bertambahnya usia. Biasanya sarkopenia dialami oleh orang di atas usia 50 tahun.

Namun bisa jadi sarkopenia akan dialami oleh orang di usia 30-an yang mempunyai kebiasaan buruk malas gerak setiap harinya. Dia akan kehilangan sebanyak 3% - 5% massa otot setiap 10 tahun.

Awalnya penderita sarkopenia akan mengalami kelemahan tubuh seiring berjalannya waktu. Mulai dari berkurangnya kekuatan genggaman, stamina menurun, lambat dalam bergerak, hingga kehilangan berat badan tanpa sebab yang jelas.

Selain malas gerak, sarkopenia juga dipicu oleh beberapa faktor. Misalnya orang tersebut tidak pernah berolahraga atau orang tersebut dalam fase penyembuhan dari kecelakaan yang mengharuskan dia rehat dalam kurun waktu yang lama. Pola makan yang tidak seimbang juga bisa memicu sarkopenia.

Nah maka dari itu, meskipun masih dalam masa pandemi kita juga harus menjaga tubuh tetap aktif agar terhindar dari resiko penyakit seperti di atas.

Tidak harus aktif berolaraga berat seperti lari sejauh 10 km segala, berjalan kaki dengan anak-anak untuk menghirup udara segar di pagi hari juga cukup membantu dan menyehatkan pula.

Paling penting adalah membuat hati selalu ceria dan bahagia. Sebab stress terhadap sesuatu juga bisa memicu resiko banyak penyakit.

Jadi jaga pola hidup sehat, tetap aktif dalam menggerakkan tubuh tiap hari, serta hindari stres berlebih agar sehat dan tetap cantik.

Lanjut Baca »
Tips Mengatasi Stres Menjelang Persalinan

Tips Mengatasi Stres Menjelang Persalinan

Tips Mengatasi Stres Menjelang Persalinan
Source image : Unsplash.com

Persiapan melahirkan perlu dilakukan jauh sebelum proses persalinan tiba, agar proses persalinannya nanti berlangsung nyaman dan lancar.

Setelah mengandung selama 9 bulan, kini bumil akan dihadapkan proses mendebarkan di mana ibu akan menjadi seorang ibu. Apalagi bagi ibu yang baru pertama kali menghadapi proses persalinan, mungkin akan merasa takut dan cemas. Bahkan tidak jarang bumil mengalami stres.

Stres menjelang persalinan adalah hal yang wajar dialami oleh ibu hamil, namun sebaiknya hal ini tidak dibiarkan berlarut-larut. Bumil harus mengatasinya dengen segera. Karena hal ini bisa mempengaruhi kondisi ibu dan janinnya. Bahkan pada tingkat stres yang parah, hal ini bisa mengganggu proses persalinan juga.

Lantas apa yang perlu dilakukan agar bumil tidak merasa takut dan stres akan persalinan?

Ternyata meredakan stres menjelang persalinan itu tidak terlalu sulit kok. Meskipun tidak bisa dihindari, setidaknya perasaan cemas dan stress masih bisa dihadapi dan diatasi. Berikut tips mengatasi stress menjelang proses persalinan.

1. Kenali Tanda-Tanda Melahirkan Sejak Dini

Tips Mengatasi Stres Menjelang Persalinan
Source image : Unsplash.com

Meskipun sudah memiliki hari perkiraan kelahiran, faktanya tidak sedikit ibu hamil yang melahirkan tidak tepat pada hari perkiraan. Bisa jadi rasa panik dan stres juga berasal dari kondisi mendadak hari persalinan yang tidak sesuai perkiraan.

Oleh sebab itu, Bumil juga perlu memperhatikan tanda tanda melahirkan yang umumnya mulai terasa sejak 3 minggu sebelum hari perkiraan persalinan. Bumil bisa persiapkan persiapan persalinan sejak dini agar pada waktunya tiba nantinya bumil sudah siap dan tidak cemas akan persiapan yang belum matang.

2. Tetap Tenang Dan Buang Pikiran Negatif


Bagi ibu hamil yang baru pertama kali, biasanya suka membayangkan berbagai hal yang terjadi saat proses persalinan. Banyak kekhawatiran yang dipikirkan oleh ibu hamil. Biasanya tentang takut sakitnya melahirkan, khawatir harus operasi caesar, dan ketakutan-ketakutan lainnya.

Terlebih jika ada salah satu tetangga yang suka menakuti dengan cerita-cerita tentang proses persalinan. Lebih baik jangan dengarkan orang seperti itu, kalau bisa jauhi saja dan lupakan cerita-ceritanya.

Jika bumil masih merasa takut, ada baiknya ceritakanlah kekhawatiran bumil kepada orang tua yang sudah pengalaman dalam proses persalinan. Setidaknya saran dari orang tua jauh akan membantu Bumil dalam melepakan semua kecemasan.

3. Membekali Diri Dengan Persiapan Tentang Persalinan


Agar tidak stres dan bingung apa yang harus dilakukan, sebaiknya bumil mempersiapkan mental dengan cari informasi seputar proses persalinan. Misalnya soal lokasi persalinan atau akses kesehatan untuk mempermudah proses persalinan nanti.

Ikuti juga senam hamil dan pelajari teknik bernapas pada saat melahirkan dengan sungguh-sungguh. Hal ini cukup mampu mengurangi stress dan membuat mental bumil lebih kuat dalam menghadapi proses persalinan.

Jangan ragu untuk musyawarah dengan suami juga. Karena dukungan suami dan perhatiannya akan menambah rasa tenang dan nyaman. Tentu hal ini akan mengurangi resiko stress saat persalinan tiba.

4. Tetap Terhubung Dengan Dokter Kandungan

Tips Mengatasi Stres Menjelang Persalinan
Source image : Unsplash.com

Langkah terakhir yang bisa bumil lakukan dalam mengurangi stres adalah dengan berkonsultasi rutin dengan dokter kandungan. Karena dengan berkonsultasi dengan dokter kandungan, tidak hanya kesehatan bumil saja yang akan dijaga, kesehatan mental juga akan selalu dipantau.

Dokter juga akan membantu serta mengantisipasi berbagai perubahan yang mungkin terjadi menjelang proses persalinan.

Nah itulah beberapa tip untuk mengatasi stress menjelang persalinan.

Ingat! Bumil mungkin saja akan mengalami stres dan kekhawatiran sebelum proses melahirkan, namun setakut apapun itu, semua itu bisa silewati dan diatasi. Fokuslah pada akhir yang membahagiakan, yakni anak yang lahir dengan selamat.

Lanjut Baca »
Kenali Jenis Kulit Wajah Kamu Dulu Sebelum Memilih Produk Perawatan Yang Tepat

Kenali Jenis Kulit Wajah Kamu Dulu Sebelum Memilih Produk Perawatan Yang Tepat

Kenali Jenis Kulit Wajah Kamu Dulu Sebelum Memilih Produk Perawatan Yang Tepat
Source image : hellosehat.com

Memiliki wajah bersih dan sehat tentu menjadi dambaan setiap orang, terutama bagi seorang wanita. Karena dengan memiliki kulit wajah yang sehat, kita bisa lebih percaya diri menjalani setiap aktifitas harian.

Ciri kulit wajah yang sehat itu memiliki tampilan wajah yang kenyal, bersih, glowing dan halus. Jika kita sudah memiliki ciri wajah seperti itu, kita tak perlu lagi repot-repot menutupi wajah dengan makeup berlebihan.

Karena kulit wajah yang sehat, tanpa pakai kosmetik pun sudah terlihat glowing alami. Terlebih wajah yang kenyal dan halus ini dikasih makeup, tentu hasiilnya akan lebih sempurna.

Menjaga dan merawat kulit wajah yang sehat memang bukan perkara mudah. Karena untuk mendapat kulit yang sehat, tentu banyak step yang harus kita lakukan selain menjaga pola hidup sehat saja. Apalagi jika kita sudah memasuki usia 30-an.

Untuk menjaga agar kulit wajah tetap sehat dan terawat di usia 30-an, setidaknya kita sudah melakukan perawatan kulit wajah sejak usia 20-an. Namun tak apa juga jika kita mulai melakukan rutinitas perawatan wajah di usia 30-an ini. Toh tidak ada kata terlambat untuk merawat diri menjadi lebih baik lagi kan.

Namun sebelum kita memulai rutinitas merawat wajah, ada baiknya kita juga kenali dulu jenis-jenis kulit wajah yang kita miliki ini. Karena setiap tipe kulit wajah memiliki kebutuhan yang berbeda dengan tipe wajah yang lainnya.

Hal ini penting kita ketahui agar kita tidak salah step dalam melakukan perawatan kulit wajah, serta kita bisa beli produk perawatan wajah yang tepat tanpa menyia-nyiakan uang untuk beli produk yang sebenarnya tidak kita perlukan.

Jenis-jenis Kulit Wajah

Kenali Jenis Kulit Wajah Kamu Dulu Sebelum Memilih Produk Perawatan Yang Tepat
Source image : unsplash.com

Jenis-jenis kulit wajah dapat dibagi menjadi 4 kategori. Yakni kulit wajah normal, kulit wajah kering, kulit wajah berminyak dan kulit wajah kombinasi.

Cara mengetahui jenis kulit wajah bisa kita ketahui dengan cara yang sederhana. Misalnya menggunakan metode dengan memanfaatkan tisu.

Caranya dengan cuci muka sebelum tidur, kemudian tepuk wajah hingga kering. Jangan gunakan pelembap ataupun serum apapun. Setelah bangun tidur di pagi hari, tekan wajah dengan tisu di permukaan wajah.

Jika tisu tersebut tidak menyerap minyak dari kulit, artinya jenis kulit wajah kita itu normal. Namun jika tisu tersebut menyerap banyak minyak, berarti jenis wajah kita itu kulit wajah berminyak. Untuk jenis wajah kering, setelah kita bangun tidur, wajah kita terasa kencang dan bersisik.

Namun jika tidur hanya menyerap di daerah T, namun diarea lain terasa kering. Artinya jenis kulit wajah kita adalah jenis kulit wajah kombinasi.

Cara Perawatan Yang tepat Sesuai Jenis Kulit Wajah

Kenali Jenis Kulit Wajah Kamu Dulu Sebelum Memilih Produk Perawatan Yang Tepat
Source image : unsplash.com

Alasan penting mengapa jenis produk perawatan wajah itu beraneka ragam adalah untuk menyesuaikan kebutuhan jenis kulit wajah dan diformulasikan khusus untuk jenis tipe kulit yang sesuai.

Penggunaan produk perawatan wajah yang tidak sesuai dengan jenis kulit wajah bisa menyebabkan timbulnya jerawat, kulit terasa lebih kering hingga muncul masalah lain pada wajah. Untuk itu penting sekali kita merawat kulit wajah berdasarkan jenis.

Kulit wajah berminyak merupakan jenis kulit wajah yang sangat rentan berjerawat. Hal ini disebabkan karena adanya kelebihan produksi minyak atau sebum yang bisa menyumbat pori-pori, sehingga memunculkan jerawat dan komedo.

Untuk merawat jenis kulit wajah ini, salah satunya dengan mencuci muka secara rutin dengan sabun cuci muka yang dikhususkan untuk wajah berminyak.

Sedangkan untuk jenis kulit wajah kering, umumnya terjadi karena rendahnya tingkat kelembapan pada lapisan kulit. Kulit wajah jenis ini akan terlihat kasar, kusam dan kurang elastis. Cara merawat kulit jenis ini adalah dengan menggunakan pelembab agar kulit tidak mudah kering.

Beruntung jika kamu mempunyai kulit wajah normal, tidak terlalu berminyak dan tidak terlalu kering. Cara merawatnya pun mudah, cukup dibersihkan dan dilembabkan.

Yang susah itu kalau kita memiliki kulit wajah kombinasi. Yaitu berminyak di daerah T, namun terasa kering di bagian pipi. Tentu untuk merawat kulit wajah jenis ini akan butuh usaha ekstra. Yakni dengan menggunakan produk untuk mengurangi kadar minyak di daerah T dan produk khusus untuk melembabkan bagian pipi.

Dengan memahami jenis-jenis kulit wajah dan cara merawatnya, kita bisa mengambil langkah yang tepat untuk melakukan perawatan wajah yang lebih maksimal. Kulit wajah menjadi lebih sehat, lebih merona, tentu suamipun makin suka dan bahagia hehehe.
Lanjut Baca »
Lactamil Lactasis : Susu Khusus Untuk Ibu Menyusui

Lactamil Lactasis : Susu Khusus Untuk Ibu Menyusui

Lactamil Lactasis : Susu Khusus Untuk Ibu Menyusui
Source image : hellosehat.com
ASI merupakan sumber asupan nutrisi yang sangat penting bagi tumbuh kembang si kecil, terutama di enam bulan pertamanya.

Manfaat ASI eksklusif yang paling penting yakni bisa menunjang dan membantu proses perkembangan fisik dan otak si kecil. Selain itu, pemberian ASI untuk si kecil juga mempunyai peranan penting agar si kecil tidak mudah terserang penyakit.

Maka dari itu, penting sekali bagi ibu menyusui untuk menjaga produksi serta kualitas ASI dengan baik.Namun tidak sedikit ibu yang merasa kesulitan dalam memberi ASI ekslusif, terutama saat produksi ASI-nya kurang lancar.

Untuk mengatasi produksi ASI yang kurang lancar, caranya bisa dengan mengonsumsi makanan yang bergizi dan seimbang. Kita juga bisa meningkatkan produksi ASI dengan mengonsumsi makanan-makanan yang dipercaya mampu meningkatkan produksi ASI, seperti pepaya, daun katuk, wortel maupun bayam.

Kalau perlu, kita bisa mengonsumsi susu khusus yang diperuntukkan untuk ibu menyusui. Tak harus bagi ibu yang merasa kurang lancar saja yang butuh susu khusus menyusui, melainkan bagi ibu yang ASI-nya lancar pun perlu juga mengonsumsi susu ini.

Selain agar kualitas ASI tetap dalam keadaan lancar dan baik, kesehatan ibu menyusui juga tak kalah penting dalam periode menyusui. Dengan susu khusus ibu menyusui inilah kita bisa dapat asupan nutrisi yang tepat dan seimbang selama periode menyusui. Salah satunya adalah susu Lactamil Lactasis.

Saya merekomendasikan susu Lactamil lactasis karena sewaktu menyusui anak pertama dan kedua, saya selalu mengonsumsi susu Lactamil ini. Selain memang enak, manfaatnya juga sangat terasa bagi kesehatan saya selama periode menyusui secara eksklusif.

Lactamil Lactasis diformulasikan khusus untuk mendukung asupan gizi ibu pasca melahirkan dan periode menyusui. Nutrisi Lactamil Lactasis dirancang dengan formula ACTIDuobio+ yang mengandung:
  • Sari Daun Katuk untuk meningkatkan kualitas ASI
  • Vitamin C untuk membantu pembentukan dan pemeliharaan jaringan kolagen.
  • Omega 6 untuk membantu perkembangan otak si Kecil
  • Tinggi Kalsium untuk mencegah tulang rapuh dan pertumbuhan tulang serta gigi si Kecil
Lactamil lactasis juga tersedia dalam dua varian rasa, yakni rasa vanila dan cokelat. Kalau saya sendiri lebih menyukai yang rasa cokelat, namun tak jarang saya mencoba varian rasa vanila juga.

Asupan nutrisi memang sangat penting dalam periode ibu menyusui, namun kita juga tidak boleh bergantung pada asupan nutrisi dari makanan saja. Penting bagi kita untuk mengatur pola hidup sehat dan pola istirahat yang cukup.

Ibu menyusui juga tidak boleh stres karena dapat mengganggu stimulasi ASI tidak lancar. Faktor utamanya adalah tingkat kelelahan karena kurang istirahat. Maka dari itu, penting bagi kita untuk bisa mengatur waktu istirahat dan menyusui dengan bijak.

Lanjut Baca »
Persiapan Penting Bagi Moms Menjelang Melahirkan

Persiapan Penting Bagi Moms Menjelang Melahirkan

Persiapan Penting Bagi Moms Menjelang Melahirkan
Source image : unsplash.com
Agar proses persalinan lancar, Moms perlu mempersiapkannya dengan baik. Tidak sebatas pakaian Moms dan bayi yang penting disiapkan, namun masih banyak hal lain yang perlu dilakukan menjelang persalinan normal.

Apa sajakah persiapan wajib tersebut?

Ya, setelah mengandung janin selama 9 bulan, kini Moms dihadapkan pada detik-detik menjelang melahirkan. Tentunya hal ini menjadi proses yang mendebarkan di mana Moms akan menjadi seorang ibu.

Di masa ini, sebagian Moms mungkin merasa takut dan cemas. Karena itu, agar proses persalinan berlangsung nyaman, Moms perlu menyiapkan segala sesuatunya jauh-jauh hari.

Umumnya, proses persalinan normal berlangsung kurang dari 24 jam. Meski demikian, Moms perlu menyiapkan sejak awal.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam persalinan normal, yaitu kekuatan Moms ketika mengejan, kondisi jalan lahir, dan kondisi bayi. Ketiga faktor ini harus dalam kondisi baik agar proses melahirkan secara normal dapat berjalan dengan baik.

Persiapan Mental dan Emosional


Tak kalah pentingnya adalah memperhatikan persiapan mental dan emosional. Terlebih bagi Moms yang baru pertama kali hamil, kesiapan mental ini sangat dibutuhkan.

Pasalnya, permasalahan terkadang muncul karena ketidaksiapan mental Moms. Misalnya, takut dengan rasa sakit yang akan dialami, takut bila proses persalinan normal ini tak berhasil, takut bayi yang dilahirkan mengalami kekurangan, dan berbagai rasa takut lain yang menghantui pikiran Moms.

Untuk mengatasi perasaan takut ini, Moms bisa mengikuti kelas khusus sehingga mental lebih siap dalam menghadapi persalinan nanti.

Ciptakan perasaan tenang, aman dan nyaman. Bayangkan wajah Si Kecil yang Moms nantikan selama 9 bulan lamanya. Hal ini bisa menjadi motivasi sehingga membantu Moms mengurangi rasa takut dan cemas menjelang persalinan.

Moms juga perlu meminta dukungan dari keluarga, terutama suami dan orangtua agar merasa tenang, aman, nyaman dan siap melahirkan secara normal.

Konsumsi Makanan Bergizi

Konsusmi makanan bergizi
Source image : unsplash.com
Moms juga perlu memperhatikan konsumsi atau asupan makanan yang bergizi. Karena kebutuhan nutrisi saat hamil tentu berbeda dengan kebutuhan saat tidak hamil, apalagi saat hendak melahirkan.

Ketahuilah agar bayi lahir sehat, Moms dianjurkan konsumsi makanan yang bergizi dan seimbang. Cukupi kebutuhan kalori dan cairan tubuh dengan maksimal, sehingga menjadi gizi bagi janin dalam kandungan.

Selain itu, asupan makanan yang bergizi seimbang juga dapat menjaga kesehatan serta ketahanan Moms menjelang dan selama proses persalinan nanti. Bahkan setelah melahirkan harus menyusui bayi (IMD)

Perlengkapan Popok Bayi


Popok menjadi salah satu perlengkapan bayi yang penting. Popok yang perlu disiapkan dalam jumlah banyak, bahkan setidaknya dua kali lipat dari jumlah baju bayi. Maka siapkan setidaknya

Moms juga dapat menyiapkan popok sekali pakai khusus untuk bayi baru lahir, karena popok ini sudah didesain khusus untuk ukuran Si Kecil yang baru lahir. Salah satunya adalah popok Merries NB24.

Tidak hanya bahan yang ekstra lembut untuk kulit bayi yang masih sensitif, popok Merries memiliki perekat yang bisa dilepas pasang. Perekat ini membantu Moms dan Dads yang masih belum terlalu fasih mengganti popok bayi.

Bawa paling tidak 1 pack Merries NB24 ke rumah sakit untuk tahap awal selama perawatan dan masa pemulihan di rumah sakit.

Lanjut Baca »
5 Makanan Yang Dipercaya Memperbanyak ASI Selama Menyusui

5 Makanan Yang Dipercaya Memperbanyak ASI Selama Menyusui

5 Makanan Yang Dipercaya Memperbanyak ASI Selama Menyusui
Source image : id.theasianparent.com
Peranan ibu menyusui sangatlah penting. Tidak hanya bagi tumbuh kembang si bayi, akan tetapi bagi kesehatan ibunya juga. Selain untuk mencegah infeksi penyakit, menyusui juga dipercaya dapat mengurangi depresi.

Setiap ibu tentu ingin sekali menyusui anaknya dengan ASI ekslusif di enam bulan pertama si bayi. Namun tidak sedikit ibu yang merasa kesulitan dalam memberi ASI ekslusif, karena produksi ASI-nya yang sedikit.

Pada akhirnya banyak ibu yang kemudian beralih pada susu formula sebagai pengganti saat si bayi belum puas menyusu pada ibunya. Padahal ASI Eksklusif pada enam bulan pertama memiliki manfaat jangka panjang bagi si bayi. Selain meminimalisir adanya alergi, ASI juga berperan penting dalam meningkatkan daya tubuh karena mengandung zat antibodi.

Jika kalian merupakan salah satu dari sekian ibu yang tidak memproduksi ASI dalam jumlah banyak, Maka jangan menggantinya dengan sufor terlebih dahulu. Ada beberapa cara alami yang bisa kalian lakukan untuk memperbanyak ASI.

Salah satunya adalah dengan konsumsi makanan bergizi untuk ibu menyusui yang dipercaya dapat meningkatkan produksi ASI. Makanan bergizi tersebut antara lain :

1. Pepaya

kandungan pepaya sangat baik untuk ibu menyusui
Source image : unsplash.com
Meski terlihat sederhana dan sangat mudah dijumpai, namun manfaat dari buah pepaya ini sangat baik untuk kesehatan. Tidak hanya mengandung vitamin A dan vitamin C, Pepaya juga mengandung kalium, asam sulfat dan enzim papain.

Enzim papain inilah yang dapat membantu memecah rantai protein dan sangat dibutuhkan bagi ibu menyusui. Pepaya juga mengandung banyak mineral yang juga sangat baik untuk mencukupi kebutuhan cairan dalam proses produksi ASI.

Ibu menyusui bisa memakan pepaya langsung saat matang maupun menjadikan sup dan sayur untuk pepaya yang masih mentah. Keduanya sama-sama bagus sebagai makanan yang dipercaya dapat memperbanyak produksi ASI.

2. Bayam


Bayam merupakan jenis sayuran yang kerap dimasukkan dalam menu sehat sehari-hari. Selain nikmat, bayam juga memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan.

Bayam dikenal sebagai sayuran rendah kalori dan berserat tinggi. Bayam juga mengandung asam folat tinggi, zat besi, magnesium, kalsium, vitamin A, vitamin B, vitamin C dan vitamin E.

Sama seperti sayuran hijau lainnya, bayam mengandung enzim phytoestrogens yang dipercaya dapat mempebanyak produksi ASI pada ibu menyusui. Apalagi bayam juga memiliki kandungan vitamin dan mineral yang bisa meningkatkan produksi ASI juga.

3. Wortel

kandungan wortel sangat baik untuk ibu menyusui
Source image : unsplash.com
Sayur berwarna orange dan banyak digemari karena memiliki rasa yang enak dan bisa dimakan langsung, direbus, dibuat jus maupun untuk campuran makanan lainnya. Wortel juga memiliki manfaat yang besar bagi kesehatan.

Wortel mengandung beta-karoten yang sangat berguna sebagai antioksidan. Selain itu, wortel juga kaya akan vitamin, kalium dan enzim phytoestrogens yang dipercaya dapat menpembanyak produksi ASI.

4. Daun Katuk


Bukan hal asing lagi bahwa daun katuk itu paling populer sebagai pelancar ASI traditional. Daun yang memiliki kandungan protein tinggi ini dipercaya dapat meningkatkan hormon prolaktin dan oksitosin dalam tubuh sehingga dapat meningkatkan produksi ASI bagi ibu menyusui.

Meskipun begitu, ibu menyusui juga harus mengkonsumsi makanan begizi lainnya untuk mencukupi kebutuhan nutrisi saat menyusui.

5. Oatmeal

kandungan oatmeal sangat baik untuk ibu menyusui
Source image : unsplash.com
Oatmeal adalah jenis makanan sehat yang sangat terkenal dikalangan orang yang sedang diet. Karena oatmeal sendiri diketahui dapat mengontrol tingkat rasa lapar dan memiliki serat larut yang tinggi di dalamnya.

Sedangkan bagi ibu menyusui, oatmeal memiliki kandungan serat dan air yang sangat melimpah. Juga diketahui dapat memicu hormon oksitosin yang sangat penting peranannya dalam produksi ASI bagi ibu menyusui.

Selain itu, hormon oksitosin juga dapat meredakan stres dan mengurangi rasa cemas pada ibu menyusui.

Nah begitulah 5 makanan sehat yang dipercaya meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusi. Namun ibu menyusui juga tidak boleh bergantung pada asupan nutrisi dari makanan sehat saja, melainkan harus berimbang dengan pola istirahat yang cukup.

Ibu menyusui juga tidak boleh stres berlebih karena dapat mengganggu stimulasi ASI sehingga ASI jadi tidak lancar keluarnya. Kelelahan adalah faktor penting yang membuat ibu menyusui gampang stres.

Maka dari itu, perlu sekali ibu menyusui bisa pandai-pandai mengatur waktu istirahat dan waktu untuk menyusui. Usahakan ibu tidak menghentikan menyusui secara tiba-tiba, kalau bisa usahakan emnyusi anak hingga anaknya berhenti sendiri karena kenyang.

Aturlah jadwal menyusui setiap 2-3 jam agar kebutuhan bayi terpenuhi. Selain itu seringnya kita menyusui akan semakin merangsang produksi ASI semakin meningkat. Jangan berhenti menyusui hanya karena ASI keluarnya sedikit. Teruslah konsisten menyusui agar merangsang payudara untuk memproduksi ASI.

Semoga bermanfaat
Lanjut Baca »
SehatQ – Situs dan Aplikasi Kesehatan Terpercaya

SehatQ – Situs dan Aplikasi Kesehatan Terpercaya

SehatQ – Situs dan Aplikasi Kesehatan Terpercaya

Menjaga kesehatan keluarga itu penting sekali kita upayakan apalagi di masa Pandemi COVID-19 seperti sekarang. Salah satu caranya dengan selalu mengkonsumsi makanan yang sehat dan selalu menjaga kebersihan diri. Tak lupa kita juga harus rajin berolaraga agar tetap fit.

Selain itu, tidak sering keluar rumah saat tidak ada keperluan yang mendesak juga penting guna mengantisipasi penularan virus seperti anjuran Pemerintah. Dengan kekebalan tubuh yang baik, tubuh kita akan menjadi lebih sehat dan terhindar dari berbagai penyakit yang menyerang.

Namun hidup tanpa sakit itu rasanya mustahil. Meskipun kita sudah mengupayakan yang terbaik akan kesehatan kita, di musim penghujan seperti ini juga sangat rentan daya tahan tubuh menurun secara drastis. Terlebih daya tahan tubuh anak-anak kita.

Seperti anak saya tadi malam. Siang hari anak terlihat baik-baik saja, namun saat malam justru suhu tubuhnya mendadak panas. Mungkin karena faktor kelelahan terlalu banyak bermain dan faktor cuaca yang membuatnya demam.

Dulu sih saat awal-awal mempunyai anak, saya sedikit khawatir kalau melihat buah hati tiba-tiba demam seperti ini. Apalagi saya dan suami juga hidup di rumah sendiri, jadi tidak ada orang yang cukup berpengalaman perihal seperti ini.

Namun sekarang saya sudah mulai banyak belajar terutama dalam menangani anak yang sakit. Hal ini dikarenakan oleh kemajuan zaman yang memungkinkan kita mencari informasi yang tepat dan akurat dalam memahami informasi kesehatan keluarga.

Biasanya saya mencari informasi tentang kesehatan di situs atau aplikasi SehatQ. Selain memang informasi di SehatQ ini sudah terpercaya dan sudah diverifikasi sendiri oleh dokter sebelum dipublish. Selain itu, di SehatQ juga banyak layanan kesehatan yang sangat membantu bagi kita.

Berikut review singkat tentang situs dan aplikasi SehatQ yang saya rekomendasikan untuk kalian.

Review Layanan Kesehatan Yang Ada di Aplikasi SehatQ

SehatQ – Situs dan Aplikasi Kesehatan Terpercaya
Source image : unsplash.com


#1. Informasi Kesehatan Yang Akurat


Seperti yang saya katakan sebelumnya bahwa informasi di SehatQ ini sangat akurat dan terpercaya. Hal ini dikarenakan informasi yang ditulis itu berdasarkan sudut pandang medis dan didasari dengan riset data yang di ambil dari sumber yang kredibel.

Artikel kesehatan di SehatQ.com ini juga sangat objektif serta cukup mudah untuk dipahami. Banyak sekali informasi kesehatan yang bisa kita baca. Seperti informasi kesehatan terkini, penjelasan tentang obat hingga puluhan ribu ensiklopedia tentang penyakit.

Yang paling saya suka dan sering saya baca adalah perihal informasi tentang mom and baby. Banyak sekali informasi menarik seperti tips dan artikel rekomendasi tentang ibu dan bayi yang sangat berguna bagi ibu-ibu muda yang masih sangat awam perihal menangani bayi.

#2. Fitur Tanya dan Booking Dokter Secara Online


Selain menyajikan informasi kesehatan, SehatQ.com juga terdapat fitur tanya dokter. Hal ini sangat cocok sekali bagi kita yang ingin tanya-tanya kepada dokter secara langsung sebelum memutuskan pergi ke rumah sakit. Fitur ini cocok sekali diterapkan di masa pandemi seperti sekarang.

Tidak hanya itu, kita juga bisa booking dokter dan rumah sakit juga loh di aplikasi SehatQ ini. Tentu hal ini akan mempermudah kita dalam membuat janji konsultasi secara langsung dengan dokter tanpa harus antri terlebih dahulu.

Namun untuk membuat booking, kita terlebih dahulu harus mendaftar menjadi member SehatQ.

#3. Mudahnya Membeli Obat Dan Layanan Kesehatan Secara Online Melalui SehatQ


Setelah kita konsultasi kepada dokter melalui fitur tanya dokter. Kemudian dokter juga menyarankan obat yang mungkin sangat berguna untuk masalah yang kita hadapi. Kita juga bisa membeli obat tersebut secara daring melalui aplikasi SehatQ ini.

Sangat praktis bukan? Kita cukup memilih obat yang hendak kita beli kemudian menentukan alamat rumah kita. Untuk pembayarannya bisa melalui transfer bank dan bisa juga melalui dompet digital seperti Gopay.

Bagi saya, SehatQ merupakan solusi terbaik dalam urusan kesehatan keluarga. Terutama di kondisi pandemi seperti sekarang, kita bisa tetap up to date informasi kesehatan hanya dari gengaman.

Semoga bermanfaat
Lanjut Baca »
Belajar Tetap Tenang Dan Pintar Dalam Pandemi Coronavirus

Belajar Tetap Tenang Dan Pintar Dalam Pandemi Coronavirus

Wabah Coronavirus masih menjadi kekhawatiran di Dunia saat ini, tidak terkecuali di indonesia. Berawal dari tanggal 2 Maret pemerintah mengumumkan bahwa adanya warga yang terinfeksi virus korona. Dan hingga kini jumlah warga yang terinfeksi makin bertambah dan meluas ke berbagai wilayah di Indonesia. 

Di kota saya tinggal juga sudah terdapat 14 kasus positif COVID-19 dan 2 orang diantaranya sudah meninggal.


Informasi terbaru per tanggal 28 April 2020, terdapat total kasus COVID-19 di Indonesia sebanyak 9511. Dengan perincian pengidap sembuh sebanyak 1254, yang masih dirawat 7484 dan yang meninggal sebanyak 773 orang.


Dengan melihat data statistik tersebut, virus korona ini memang benar-benar menyeramkan terutama soal penyebarannya yang sangat cepat. Meskipun begitu, kita tidak seharusnya panik yang berlebihan dalam menghadapi pandemi ini.

Waspada boleh, panik jangan !

Menurut saya, setiap orang berpotensi terinfeksi virus korona ini, namun hanya beberapa golongan saja yang sangat rentan terhadap serangan virus korona. Seperti anak balita, manula dan orang-orang yang memiliki daya tahan tubuh yang lemah.

Begitupun warga yang memiliki penyakit bawaan seperti jantung, asma, paru-paru dan penyakit berat lainnya, juga sangat beresiko mengakibakan kematian jika terinfeksi virus korona ini.

Untuk itu sebaiknya kita selalu patuh pada himbauan pemerintah guna memutus rantai penyebaran COVID-19 ini. Mulai dari pakai masker saat di luar rumah, sedia hand-sanitizer serta tidak berkerumun di tempat yang ramai.

Tetap di rumah saja juga himbauan Pemerintah yang sudah banyak kita dengar di berbagai iklan di media online. Namun jika kondisi yang membuat kita tetap beraktifitas di luar, sebaiknya kita tetap waspada dan selalu sedia perlengkapan pencegahan penularan coronavirus.

Seperti halnya saya yang masih bekerja di Pandemi COVID-19 ini. Bukan karena sok-sok-an sudah kebal dengan virus ini yah, namun sebuah tuntutan kontrak kerja dari perusahaan yang membuat saya masih tetap bekerja sampai sekarang.

Kebetulan perusahaan saya juga bergerak di bidang medis, seperti memproduksi antiseptik, perban dan peralatan medis lainnya. Protokol pencegahan COVID-19 juga sudah dilakukan di perusahaan saya, mulai dari pengecekan suhu tubuh, semprot desinfektan hingga memberi suplemen bagi karyawan tiap harinya.

Meskipun begitu, secara pribadi saya juga terus berusaha untuk tetap tenang dan mewaspadai penyebaran coronavirus ini. Karena dengan menjaga diri sendiri tetap sehat, berarti kita juga sudah melindungi keluarga beserta lingkungan disekitar tetap sehat juga.

Ada beberapa hal yang saya lakukan untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bugar dalam menghadapi pandemi coronavirus ini, antara lain :

1. Sedia Masker Untuk Keluarga

Source image by : pexel.com

Perlu diketahui bahwa penyebaran virus corona itu sebenarnya bisa disebabkan oleh terkena bersin pengidap virus korona, bersentuhan dengan orang yang terinfeksi, serta menyentuh mata, mulut, dan hidung ketika tangan kita sudah menyentuh barang yang tercemar virus korona sebelumnya.

Dengan memahami penyebab penyebaran COVID-19 tersebut, kita tahu pasti bahwa penggunaan masker merupakan hal penting dalam mencegah penyebaran virus korona ke diri kita. Untuk itu, saya selalu membawa masker kalau hendak keluar rumah. Anak saya yang kecilpun saya suruh memakai juga kalau mau ikut keluar rumah.

2. Menjaga Kebersihan Diri


Hal penting lainnya dalam mencegah penyebaran virus korona adalah dengan selalu menjaga kebersihan diri, keluarga dan lingkungan sekitar.

Dalam hal ini ini, mungkin membeli hand-sanitizer merupakan hal yang cukup sulit, mengingat harga hand-sanitizer juga cukup mahal untuk ukuran masyarakat menengah ke bawah. Namun menjaga kebersihan diri terutama bagian tangan, sebenarnya cukup dengan mencuci tangan dengan sabun saja kok.

Seperti yang saya lakukan disetiap dari luar rumah, misalnya dari pulang kerja ataupun dari tempat perbelanjaan, saya selalu mencuci tangan terlebih dahulu sebelum menyentuh anak-anak atau menyentuh hal lainnya di rumah.

3. Menjaga Daya Tahan Tubuh


Selain dengan menjaga kebersihan diri, memperkuat daya tahan tubuh juga merupakan cara paling efektif dalam mencegah infeksi COVID-19. Apalagi pas bulan puasa seperti ini, yang mana badan akan terasa lemas karena seharian belum kemasukan makanan sama sekali.

Makanan bergizi aja belumlah cukup untuk menjaga daya tahan tubuh tetap fit setiap harinya, apalagi kita juga sedang bekerja seperti biasanya saat bulan puasa. Kita perlu istirahat yang cukup setiap hari, kalau perlu konsumsi juga sumplemen yang dapat perkuat sistem imun tubuh.

Hindari pikiran stress juga sangat perlu, karena penurunan kekebalan tubuh juga bisa dipengaruhi oleh stress ini.

4. Kalau Perlu Periksa ke Dokter Lebih Dini


Jika mengalami gejala flu yang tak kunjung membaik dan makin parah per harinya, akan lebih baik kita segera melakukan pemeriksaan ke dokter agar mendapat penanganan yang tepat.

Namun jika hanya terkena flu biasa, tak perlulah kita langsung ke rumah sakit kalau hanya sekedar bertanya ke Dokter. Karena sekarang ada aplikasi Halodoc yang memungkinkan kita bisa bertanya secara langsung ke dokter di aplikasi tersebut. 



Tidak hanya konsultasi kepada dokter yang sangat berpengalaman, di Halodoc juga memungkinkan kita bisa membuat janji dengan dokter di Rumah sakit. Kita juga bisa membeli obat di Halodoc ini secara online dan akan dikirim ke rumah kita. Bahkan kita bisa menggunakan akses layanan Rapid Test Drive Thru melalui aplikasi Halodoc ini.

Jadi jangan panik ya gaes, tetap tenang dan pintar dalam menghadapi pandemi COVID-19. Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk mencegah penularan virus korona ke diri kita dan keluarga.

Kalau perlu, sering-seringlah kita baca-baca artikel yang bermanfaat tentang pencegahan virus korona dari sumber yang terpercaya seperti di situs halodoc.com.

Mari kila lawan Korona bersama 

#DiRumahAja #PakaiMasker 


Lanjut Baca »
Cek Ini Terlebih Dahulu Jika Ingin Mengkonsumsi Air Minum Dalam Kemasan

Cek Ini Terlebih Dahulu Jika Ingin Mengkonsumsi Air Minum Dalam Kemasan

pilihan air mineral terbaik
Sumber : tribunnews.com

Air mineral dalam kemasan saat ini tengah menjadi idola. Berbagai kegiatan dan acara dapat dipenuhi kebutuhan airnya dengan menggunakan air mineral dalam kemasan. Efektifitas dan efisien menjadi pertimbangan utama saat memiliki air mineral dalam kemasan. 

Bagaimana tidak? Anda tidak usah mendidihkan air dan juga tidak harus menyediakan berbagai jenis wadah. 

Air mineral kemasan ini di proses dengan teknologi tertentu sehingga dapat dikonsumsi langsung tanpa dimasak. Maka ketika Anda hendak mengkonsumsinya, pastikan beberapa hal ini terlebih dahulu agar manfaat dari air mineral terbaik dalam kemasan tersebut tetap terjaga. 

1.Kondisi Kemasan 


Langkah pertama yang harus diperhatikan adalah kondisi kemasan secara keseluruhan. Jika kemasan dinilai tidak layak seperti penyok atau telah rusak di beberapa bagian, pastikan Anda tidak mengkonsumsinya. 

Anda harus waspada jikalau telah terjadi kontaminasi air dari bagian yang rusak tersebut.

2. Kondisi Kejernihan Air


rekmendasi air mineral terbaik
Sumber : kompasiana.com

Air mineral yang baik adalah air mineral yang bening sempurna. Tidak berwarna, keruh atau terdapat benda apapun di dalamnya. 

Untuk mengeceknya Anda dapat melakukan tes sederhana. Yaitu dengan mengocok air tersebut dan di terawang dengan menggunakan cahaya yang cukup terang. Jika tetap bening sempurna maka air layak diminum. 

3. Cek Juga Apakah Air Berbau


Langkah ketiga yang harus diperhatikan yakni cek apakah air mineral mempunyai bau atau tidak. 

Jika air mineral mempunyai rasa bau yang tidak enak, sebaiknya jangan dikonsumsi. Bisa jadi air tersebut sudah terkontaminasi dengan zat lain. Pilihlah air mineral AQUA yang sudah terbukti kualitasnya. 

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah suhu air. Pastikan suhu air tidak panas, karena jika ia maka besar kemungkinan air disimpan di tempat yang terpapar sinar matahari dan hal itu akan merusak komposisi air. 

Salah satu air yang sangat baik untuk dikonsumsi adalah AQUA. AQUA memiliki berbagai kandungan mineral yang diperlukan oleh tubuh.

Lanjut Baca »
Memperhatikan Hal-hal yang Bisa Menghambat Pemulihan Setelah Operasi

Memperhatikan Hal-hal yang Bisa Menghambat Pemulihan Setelah Operasi

Memperhatikan Hal-hal yang Bisa Menghambat Pemulihan Setelah Operasi
Source image : hellosehat.com

Hai Bun, Pernah merasakan operasi sebelumnya? Yah bagi kita yang menjadi seorang Ibu tentu bukan hal baru ketika suatu keadaan memaksa kita untuk melakukan operasi caesar saat proses melahirkan.

Pasca operasi (terutama operasi caesar) ketika biusnya sudah mulai habis, barulah mulai terasa rasa sakit yang menjalar dibekas jahitan. Rasa pusing dan mual juga terkadang terasa di kepala. Ada rasa was-was juga saat memulai aktifitas pasca operasi, takutnya jahitan akan terbuka atau lukanya malah membuka gara-gara aktifitas yang kita lakukan. 

Pemulihan pasca operasi memang tidak bisa dianggap sepele. Sebab, dibutuhkan proses pemulihan sampai luka bekas operasi bisa benar-benar sembuh dan tidak menimbulkan dampak panjang dikemudian hari. 

Pulang dari Rumah Sakit bukan berarti kita akan sembuh total dan bisa mengerjakan rutinitas harian seperti biasanya. Padahal proses pemulihan pasca operasi itu yang paling rentan bagi kita. Jika kita menghiraukan anjuran dokter, bisa-bisa luka jahitan dari operasi itu malah semakin membuka dan menghambat proses pemulihannya. 

Sistem kekebalan tubuh dalam diri kitalah yang akan memainkan peran penting dalam proses pemulihan pasca operasi. Semakin baik daya tahan imun kita, maka proses pemulihan pasca operasi juga akan cepat pulih. Mungkin itulah alasan dokter menyarankan untuk banyak istirahat dan meminum resep obat yang telah dianjurkan dokter. 

Selain itu, Jika proses pemulihan sedikit lebih lama dan kebetulan obat-obat yang diberikan oleh dokter sudah habis, kita bisa membeli obat-obatan yang diperlukan untuk membantu mengatasi proses pemulihan ataupun meredakan efek samping yang menyebabkan flu dan sakit kepala. Untuk obat-obatan seperti itu beli saja di goapotik

Di sisi lain, seorang pasien juga jangan memaksakan untuk terlalu banyak beraktifitas serta perlu menghindari beberapa makanan yang berpotensi menghambat proses pemulihannya pasca operasi.

Beberapa makanan yang dapat menghambat proses pemulihan sebagai berikut : 


Memperhatikan Hal-hal yang Bisa Menghambat Pemulihan Setelah Operasi
Source image : guesehat.com

Susu dan Olahannya 


Selama ini kita mungkin mengenal susu sebagai salah satu minuman yang kaya manfaat bagi tubuh manusia. 

Ya, susu memang mengandung banyak nutrisi yang baik bagi tubuh kita seperti kalsium, protein hingga lemak. Konsumsi susu bahkan wajib untuk diberikan kepada anak-anak agar proses tumbuh kembangnya bisa terjaga. 

Tapi, jika kita baru saja menjalani operasi, maka sebaiknya hindari terlebih dahulu konsumsi susu berikut olahannya. 

Konsumsi susu dan olahannya perlu diwaspadai saat baru selesai operasi karena bisa meningkatkan kemungkinan terjadinya sembelit. Sembelit bisa menghambat proses saat mengejan ketika ingin melakukan buang air besar. 

Ketika kita dipaksa untuk mengejan terlalu kuat, maka hal tersebut akan berdampak pada robeknya luka pasca operasi. Untuk mencegah sembelit, maka hindari susu atau imbangi dengan konsumsi sayuran yang bisa mencegah sembelit. 

Makanan dengan lemak Tinggi 


Bagi kita yang bertubuh terlalu gemuk, makanan dengan kadar lemak yang tinggi jelas menjadi salah satu makanan yang wajib dihindari. Tapi, jika kita tidak memiliki masalah berat badan, makanan berlemak jelas bukanlah suatu masalah dan justru sangat dibutuhkan. 

Namun, jika Kita baru saja melakukan operasi, maka sebaiknya hindari terlebih dahulu makanan dengan kandungan lemak yang terlampau tinggi. 

Konsumsi makanan dengan lemak yang terlalu tinggi bisa menyebabkan gangguan pada sistem pencernaan. Sistem pencernaan yang terganggu akan membuat suplai energi tidak optimal. 

Selain itu, lemak yang terlalu tinggi juga akan meningkatkan potensi sembelit dan membuat proses pembuangan lebih sulit terjadi. 

Dengan menghindari beberapa makanan tersebut, semoga proses pemulihan pasca operasi bisa jadi lebih cepat. Selain itu, jangan lupa untuk rutin konsultasi ke dokter untuk memantau proses pemulihan bekas luka kita. 


Lanjut Baca »
 Sudah Benarkah Pemberian Susu Soya Untuk Bayi?

Sudah Benarkah Pemberian Susu Soya Untuk Bayi?

 Sudah Benarkah Pemberian Susu Soya Untuk Bayi?
Source image : kumparan.com

Anak bunda alergi susu formula? Tenang, bunda bisa mengganti dengan susu soya terbaik, agar asupan gizi sang buah hati tetap terjaga.

Pemberian susu formula soya, memang sering dijadikan solusi untuk memenuhi kandungan bayi yang alergi dengan susu sapi. Selain karena kandungannya yang baik, susu soya memang terbuat dari kacang kedelai (soy bean) sehingga dianggap aman buat bayi yang alergi susu sapi.

Namun, sudah benarkah memberikan susu soya pada bayi?

Sebenarnya, para ahli kesehatan tidak menyarankan pemberian susu soya kepada bayi dibawah enam bulan. Para ahli kesehatan tetap menyarankan untuk memberikan ASI ekslusif pada bayi selama 6 bulan. Dan dilanjut sampai 2 tahun disertai makanan penunjang tumbuh kembang sang bayi.

Penelitian menunjukkan bahwa bayi yang diberikan susu soya akan tetap memiliki pertumbuhan yang setara dengan bayi yang mengonsumsi formula susu sapi.

Seperti dilansir di Alodokter.com, Dalam satu cangkir (240 ml) susu soya tanpa pemanis, terkandung 7 gram protein, 4 gram lemak, 4 gram karbohidrat, dan 80-100 kalori. Susu soya juga terdapat kandungan vitamin B12, yang mana vitamin ini tidak terdapat pada makanan yang berasal dari hewani semacam susu sapi.

Meskipun kadungan susu soya merupakan sumber protein, kalium, vitamin A dan vitamin B12, juga susu soya terbuat dari tanaman yang membuat susu ini bebas kolesterol, kaya serat dan rendah lemak jenuh.

Namun apakah boleh memberikan susu soya kepada semua kalangan termasuk pada bayi?

Terdapat perdebatan masalah hal ini, bahwa kandungan susu soya yang dikenal sebagai isoflavon merupakan komponen alami dalam kacang-kacangan yang kandungannya bisa mengkhawatirkan tumbuh kembang bayi jika mengkonsumsi susu soya.

Kandungan isoflavon yang sering disebut sebagai fitoestrogen, dapat mempengaruhi kesehatan reproduksi dan perkembangan seksual, terutama jika dikonsumsi oleh bayi. Ditakutkan kandungan ini bisa menyebabkan pubertas dini dan masalah tiroid pada si bayi nantinya.

Selain itu, mengkomsumsi fitoestrogen dalam jumlah banyak, juga diduga bisa menyebabkan berat badan bayi menjadi rendah.
 Sudah Benarkah Pemberian Susu Soya Untuk Bayi?
Source image : alodokter.com

Terlepas dari itu, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengeluarkan rekomendasi formula soya bagi anak yang alergi dengan susu sapi.

Mengenai efek samping dari kandungan susu soya, beberapa kajian ilmiah menyatakan bahwa tidak terdapat bukti yang cukup kuat mengenai formula soya memiliki dampak negatif terhadap tumbuh kembang, sistem reproduksi, sistem imun, metabolisme tulang, maupun fungsi neurologi pada bayi.

Formula susu soya aman dikonsumsi, hanya saja penggunaannya terutama untuk dikonsumsi bagi bayi harus mendapatkan arahan dari dokter atau tenaga kesehatan.

Jadi bunda, sebelum memberikan formula susu soya pada bayi, cobalah untuk berkonsultasi kembali dengan dokter. Jika belum ada indikasi medis bahwa si bayi alergi pada susu sapi, sebaiknya jangan dulu memberikan formula susu soya pada bayi.

Perlu diingat juga bahwa kandungan susu soya memiliki kandungan kalsium yang jauh lebih rendah dari pada susu sapi.

Padahal asupan kalsium sangat dibutuhkan untuk membentuk tulang yang kuat dan pertumbuhan gigi anak. Tidak hanya itu, kalsium juga berperan aktif dalam pelepasan hormon dan enzim, serta menjaga fungsi otot dan saraf.

Untuk memilih formula susu soya terbaik untuk bayi, pastikan bunda memilih susu soya yang sudah ditambahkan nutrisi penting lain di dalamnya seperti folat, kalsium vitamin A, D dan B. Selain agar bayi tetap bisa mengkonsumsi susu juga untuk mencukupi kebutuhan asupan gizi lainnya untuk si bayi.


Lanjut Baca »
Kenali Penyebab Terganggunya Kesehatan Pencernaan Anak

Kenali Penyebab Terganggunya Kesehatan Pencernaan Anak

Anak sakit percernaan
Source image by parenting.co.id

Usus dan pencernaan adalah organ tubuh yang harus dipastikan selalu sehat. Sebab jika usus dan pencernaan kesehatannya sudah terganggu maka itu akan membuat badan menjadi tidak fit dan sulit dalam menjalankan kegiatan lainnya. 

Begitu pula pada anak anak, kita harus memastikan usus dan pencernaan anak sehat. Jika usus anak anak dan pencernaannya sehat maka anak anak juga akan tumbuh dengan ceria dan lahap makannya.

Sebaliknya jika usus anak sudah terganggu kesehatannya, biasanya mereka akan menjadi rewel dan tidak mau makan. Maka dari itu anda harus mengetahui apa apa saja yang dapat menyebabkan usus dan pencernaan anak anda menjadi terganggu kesehatannya. 

Berikut ini hal yang dapat mengganggu kesehatan usus dan pencernaan anak, di antaranya adalah :

1. Makanan Yang Tidak Sehat


Berbicara mengenai usus, maka yang akan berhubungan dengan makanan. Anak anak paling sulit sekali untuk diarahkan pada makanan sehat. Biasanya anak akan jauh lebih tertarik pada jajanan jajanan yang kurang sehat. 

Makanan yang kurang sehat dapat menyebabkan penyebaran bakteri di dalam usus, sehingga itu bisa membuat usus dan pencernaan anak menjadi terganggu. 

Untuk lebih aman dan terjamin kebersihan dan kesehatannya, anda bisa membuatkan anak bekal dari rumah, atau senantiasa menyajikan makanan sehat di rumah untuk hidangan keluarga.

2. Pola Makan Tidak Teratur

percernaan terganggu membuat pola makan anak tidak teratur
Source image by hellosehat.com

Tidak jarang anak anak sangat sulit untuk diajak makan. Hal ini menyebabkan pola makan anak menjadi tidak teratur, atau pola makan anak menjadi tidak teratur. 

Sebisa mungkin anda harus membuat pola makan anak anda teratur. Minimal jangan melewatkan makan tiga kali sehari. 

Bahkan jangan sampai anak tidak makan sama sekali dalam sehari dan hanya mengkonsumsi cemilan atau jajanan warung saja.

3. Mengonsumsi Makanan Pedas dan Asam


Memang anak anak biasanya tidak suka yang pedas. Namun ada juga ada beberapa anak yang suka pedas. Apalagi asam biasanya itu diperoleh dari jajanan seperti permen. 

Sebisa mungkin anda harus mencegah hal tersebut supaya usus anak tetap sehat.

Itulah beberapa penyebab terganggunya kesehatan usus dan pencernaan anak. pantau terus info kesehatan di https://www.guesehat.com/.

Lanjut Baca »
Tips Memilih Produk Perawatan Bayi Paling Aman Digunakan

Tips Memilih Produk Perawatan Bayi Paling Aman Digunakan

Tips Memilih Produk Perawatan Bayi Paling Aman Digunakan
Source image by Pixabay.com

Ketika memilih bahan produk perawatan untuk bayi, para orang tua selalu dianjurkan untuk memilihnya dengan cermat. Terlebih lagi untuk bayi yang baru saja lahir yang cenderung memiliki kulit yang lebih sensitif. 

Kulit sensitif itulah yang mudah menimbulkan iritasi ketika menggunakan produk-produk perawatan bayi yang tidak sesuai dengan jenis kulitnya. Selain memilih sabun bayi yang aman, para orang tua juga harus memperhatikan produk lain yang digunakan.

Berikut ini langkah memilih produk yang paling aman untuk digunakan pada bayi, yaitu:

1. Produk Yang Dikhususkan Untuk Bayi


Jangan samakan produk orang dewasa dengan produk bayi. Karena kulit bayi dengan orang dewasa sangat jauh berbeda. 

Apabila Anda tidak ingin kulit bayi Anda mengalami iritasi, maka gunakan produk khusus bayi yang mengandung bahan-bahan aman untuk kulit bayi.

2. Pilih produk yang tepat


Produk yang tepat untuk dipilih para orang tua yaitu memilih produk bayi yang terbebas dari pewangi dan pewarna. Anda sangat disarankan untuk membaca label yang ada pada kemasan produk. Apabila produk mengandung bahan pewangi dan pewarna, maka hal ini bisa mengganggu bagian sistem pernafasan.

3. Hindari Produk Yang Mengandung Antibakteri


Produk yang mengandung antibakteri tidak baik digunakan oleh bayi, terutama pada bayi yang baru lahir. Ketika ingin membersihkannya, cukuplah dengan membersihkannya menggunakan tisu basah yang tidak mengandung alkohol.

4. Bebas Alkohol


Kandungan alkohol dapat membuat kulit menjadi kering. Oleh karena itu hindari produk perawatan bayi yang memiliki kandungan ethyl alcohol. Jenis alkohol yang masih diperbolehkan yaitu fatty alcohol atau cetearyl alcohol.

5. Bebas dari phthalate dan paraben


Paraben digunakan untuk bahan pengawet dan untuk phthalate digunakan untuk pelembut. Untuk produk bayi sebaiknya hindarkan kedua bahan ini agar tidak menimbulkan masalah pada bagian reproduksi bayi.

Cara memandikan bayi yang baru lahir dapat dilakukan dengan cara yang sangatlah mudah asalkan Anda melakukan pemilihan produk yang tepat pula. Selain menjaga kebersihan bayi, maka kesegaran kulit bayi pun juga terasa. 



Lanjut Baca »
Kurang Minum? Waspada Penyakit Jantung

Kurang Minum? Waspada Penyakit Jantung

Kurang Minum? Waspada Penyakit Jantung
Sumber gambar : okaydoc.com

Jangan sepelekan masalah kurang minum. Sebab, itu juga menyebabkan penyakit jantung.

Penyakit jantung tidak ada habisnya untuk dibahas. Wajar, karena penyakit ini memang menduduki peringkat 1 sebagai penyebab kematian di Indonesia. Salah satu yang menjadi penyebab penyakit jantung adalah ternyata kurang minum.

Anda pasti tidak mau jadi salah satu korban akibat penyakit ini. Kuncinya adalah hindari faktor risikonya. Dan, percaya atau tidak, kurang minum dapat menjadi salah satu penyebabnya.

Kaitan Kerja Jantung dan Asupan Air Minum


Menurut dr. Dyan Mega Inderawati dari KlikDokter, jantung agar bisa bekerja baik perlu mendapatkan dukungan. Beberapa hal pendukung itu adalah kekuatan otot, kelengkapan mineral dalam tubuh, dan kecukupan cairan yang akan mengisi pembuluh darah. 

Jika seluruh komponen terpenuhi, kerja jantung menjadi lebih lancar dan ringan. Sebaliknya, jika ada salah satu komponen yang kurang, jantung harus bekerja lebih keras agar aliran darah tetap lancar dan kebutuhan tubuh akan oksigen dalam darah tercukupi. 

Di sisi lain, bila jantung dipaksa melampaui aktivitas normalnya dalam jangka waktu yang lama, maka risiko terjadi gangguan pun menjadi semakin besar. 

Kini yang mau disoroti adalah masalah kurangnya asupan cairan. Ternyata ketika kurang asupan cairan, dapat meningkatkan kekentalan darah, sehingga berpotensi mendongkrak risiko sumbatan dalam pembuluh darah. 

"Jika sudah tersumbat, serangan jantung dan stroke yang dapat menjadi ancamannya," tegas dr. Dyan Mega Inderawati. 

Inilah yang kemudian mendasari pentingnya menjaga kecukupan asupan air minum setiap harinya. Dengan demikian kerja jantung tetap baik dan terhindar dari berbagai penyakit di kemudian hari.

Takaran Minum per Hari

Kurang Minum? Waspada Penyakit Jantung
Sumber gambar : idntimes.com

Secara umum, takaran minum per hari adalah 8 gelas atau 2 liter per hari. Hanya saja, untuk menentukan seberapa banyak air putih yang harus diminum tergantung banyak faktor. Mulai dari usia, aktivitas, kondisi lingkungan, hingga pakaian yang dikenakan dan penyakit yang dimiliki. 

Sementara, bagi orang yang banyak beraktivitas di bawah terik matahari, kebutuhannya tentu akan semakin meningkat. Sebaliknya, seseorang dengan gangguan ginjal mungkin diharuskan untuk membatasi asupan air dalam keseharian untuk mencegah pembengkakan di berbagai area tubuh. 

Ternyata, kebiasaan minum tak hanya berdampak pada dehidrasi semata. Akan tetapi, juga bisa memengaruhi jantung. 

Mulai sekarang, jika ingin jantung Anda sehat, konsumsi air putih yang banyak yah.



Lanjut Baca »
Kesaktian Kulit Jeruk Bagi Wajah yang Berjerawat

Kesaktian Kulit Jeruk Bagi Wajah yang Berjerawat

Source image : pixabay.com

Siapa sih yang tidak ingin memiliki kulit wajah yang sehat dan cantik bersinar? Bagi sebagian orang, wajah merupakan aset paling penting yang harus dirawat dan dijaga dengan baik.

Mereka yang memiliki kulit wajah yang sehat dan cantik bersinar memiliki kepercayaan diri yang besar untuk berhadapan dengan orang lain. Rasa rendah diri akan muncul ketika seseorang memiliki kulit wajah yang kusam dan dipenuhi dengan jerawat

Karena itulah, tak mengherankan ada banyak cara yang akan dilakukan oleh mereka yang memiliki kulit wajah yang bermasalah. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mendapatkan kulit wajah yang bersinar adalah memanfaatkan kulit jeruk

Kulit buah jeruk merupakan bagian buah yang tidak dapat dikonsumsi karena rasanya yang pahit. Meskipun terasa pahit, kulit buah jeruk ternyata menyimpan banyak manfaat bagi kesehatan kulit wajah. 

Berikut ini merupakan beberapa manfaat kulit buah jeruk bagi wajah yang harus kita ketahui dengan baik: 
  • Dapat mengecilkan ukuran pori-pori kulit wajah 
  • Mampu memutihkan kulit wajah secara alami 
  • Dapat digunakan sebagai toner wajah 
  • Dapat digunakan sebagai scrub wajah 
  • Mampu menghilangkan jerawat pada wajah 
Jika menelisik kandungan vitamin yang dimiliki oleh buah jeruk, kandungan vitamin yang tinggi ternyata berada pada bagian kulitnya. Nutrisi pada kulit buah jeruk dapat dimanfaatkan untuk mengatasi jerawat secara alami.

Baca juga : Obat Jerawat Paling Ampuh Di Apotik

Antioksidan dan kandungan vitamin C yang tinggi pada kulit buah jeruk dapat digunakan untuk membunuh bakteri dan kuman penyebab jerawat, mengurangi peradangan atau pembengkakan akibat jerawat dan mengurangi jumlah kandungan minyak yang berlebih pada wajah. 

Agar kulit buah jeruk dapat bekerja mengobati jerawat dengan baik, kulit buah jeruk sebaiknya digunakan sebanyak dua hingga tiga kali dalam seminggu. 

Berikut ini merupakan cara menghilangkan jerawat dengan memanfaatkan kulit buah jeruk:

1. Cara pertama yang harus dilakukan adalah dengan menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan, seperti:
  • Satu sendok teh oatmeal
  • 2 sendok teh kulit buah jeruk yang telah dijadikan bubuk 
  • 1 sendok teh baking soda 
  • Air secukupnya 
2. Masukkan oatmeal dan bubuk kulit buah jeruk, baking soda dan air ke dalam wadah. Aduk secara merata. 

3. Oleskan campuran bahan yang telah diaduk merata ke wajah yang berjerawat. 

4. Biarkan selama 10 hingga 20 menit dan bilas dengan menggunakan air yang bersih. 

Tidak hanya oatmel, kulit wajah yang berjerawat juga dapat diatasi dengan menggunakan campuran kulit buah jeruk dengan yogurt atau madu. Yogurt merupakan bahan makanan yang mampu memperlambat pertumbuhan jerawat dan dapat pula digunakan untuk mencerahkan warna kulit. 

Sedangkan madu dapat digunakan pada kulit yang berjerawat dan berminyak. Untuk mengetahui cara mengobati jerawat dengan madu dan yogurt, simak penjelasannya di bawah ini: 

1. Kulit buah jeruk dengan yogurt

Bahan yang disiapkan:
  • 2 sendok makan bubuk kulit buah jeruk
  • 1 sendok teh yogurt 
Cara pemanfaatkan kulit buah jeruk dengan yogurt: 
  • Masukkan bubuk kulit buah jeruk dan yogurt ke dalam wadah dan aduk secara merata.
  • Oleskan campuran bubuk kulit buah jeruk dan yogurt pada kulit yang berjerawat dan diamkan selama 10 menit. Bilas dengan menggunakan air bersih. 
2. Kulit buah jeruk dengan madu 

Untuk memanfaatkan kulit buah jeruk dengan madu sangat mudah:
  • Cukup dengan mencampurkan kulit jeruk yang sudah dibuat bubuk dengan madu secara merata
  • Oles-oles ke area wajah lalu bilas dengan air. 
  • Manfaat madu dan kulit buah jeruk dapat dirasakan oleh penderita kulit wajah yang berjerawat.

Lanjut Baca »

Blogging

Wanita Muslimah

Parenting

Wisata