Tidak terasa bulan puasa telah sampai, bulan puasa merupakan moment yang paling ditunggu - tunggu oleh seluruh umat musim di dunia. Bagaiman...
Menu Makanan Yang Disunnahkan Rasulullah Saat Berbuka Puasa

Menu Makanan Yang Disunnahkan Rasulullah Saat Berbuka Puasa

Tidak terasa bulan puasa telah sampai, bulan puasa merupakan moment yang paling ditunggu - tunggu oleh seluruh umat musim di dunia. Bagaimana tidak? Di bulan ini segala amalan yang kita lakukan akan dilipat gandakan oleh Allah SWT. Untuk itu di bulan yang penuh berkah ini umat muslim tidak hanya menjalankan kewajiban berpuasa, namun juga berlomba-lomba untuk melaksanakan amalan-amalan sunnah nabi Muhammad SAW.

Adapun amalan-amalan yang biasa dilakukan saat berpuasa yaitu menjalankan sholat tarawih saat malam hari, bersedekah, melakukan sholat sunnah hingga iktikaf di masjid. Jika dirasa berat, ada amalan lain yang bisa anda lakukan yaitu menyegerakan berbuka dengan makanan dan minuman yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Kebanyakan orang  saat melaksanakan berbuka puasa akan mengkonsumsi makanan dan minuman secara berlebihan. Padahal, sebenarnya hal tersebut tidak dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW, karena segala yang berlebihan itu sejatinya tidak baik. 

Jika anda mengkonsumsi makanan secara berlebihan saat perut dalam keadaan kosong seharian akan menyebabkan lambung bekerja terlalu keras. Selain itu mengkonsumsi makanan dan minuman secara berlebihan akan menyebabkan tubuh menjadi mengantuk dan malas untuk beraktifitas termasuk melaksanakan sholat tarawih.

Sebagai umat muslim yang beriman sebaiknya kita berbuka dengan makanan dan minuman yang disunnahkan oleh nabi, karena selain mencari keberkahan hal tersebut juga baik utnuk tubuh kita. Untuk itu kali ini kami akan membagikan informasi mengenai beberapa makanan dan minuman yang dianjurkan untuk berbuka puasa oleh Rasulullah.

1. Kurma

Sumber gambar : Hellosehat.com

Menurut hadist riwayat Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Khuzaimah, saat berbuka puasa Rasulullah memakan "ruthab" atau kurma muda untuk berbuka puasa, dan bilamana tidak ada kurma beliau akan meminum seteguk air. Oleh karena itu mengkonsumsi buah kurma atau seteguk air menjadi sunnah bagi umat muslim yang sedang berpuasa.

Ternyata selain membawa keberkahan, kurma sendiri memiliki banyak nutrisi yang baik untuk tubuh manusia. Berdasarkan penelitian yang telah diterbitkan oleh International Journal Food Sience Nutrition di tahun 2003, kurma memiliki 15 kandungan mineral yang baik untuk tubuh. Beberapa mineral tersebut yang paling utama yaitu magnesium, kalium, kobalt, zat besi, mangan, fosfor, selenium, seng, dan kalsium

Selain itu kurma juga tinggi akan protein seperti linoleat, oleat dan palmitoleat. Tidak kalah dengan buah segar lainnya, kurma juga memiliki berbagai kandungan vitamin seperti vitamin C dan vitamin B kompleks dalam jumlah yang cukup tinggi. Tidak ketinggalan sejumlah kandungan antioksidan juga terdapat di dalam buah kurma.

Beberapa manfaat yang dapat kita peroleh dari buah kurma ini yaitu meredakan sembelit, menambah energi, menjaga kesehatan gigi dan tulang, membantu mengatasi anemia, menyehatkan jantung, juga menyehatkan sistem saraf. Sudah tidak diragukan lagi, banyak oenelitian yang mengungkapkan manfaat dari buah kurma ini. Untuk itu selalu sedia kurma disaat berbuka puasa anda bersama keluarga.

2. Madu

Sumber gambar : Tribunnews.com

Sejak zaman dahulu telah dianjurkan untuk mengkonsumsi madu untuk berbuka puasa dan sahur. Karena madu memiliki banyak nutrisi yang diperlukan oleh tubuh, sehingga dapat membantu menyehatkan tubuh saat berpuasa. Anjuran untuk mengkonsumsi madu sendiri telah tertuang ke dalam Qur’an surah An Nahl ayat 69 : “dari perut lebah itu keluar minuman madu yang beraneka ragam warnanya , di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia

Menurut penelitian yang dituangkan dalam Codex Standart for Honey pada tahun 1981 kandungan utama yang paling banyak terdapat di dalam madu yait fruktosa dan glukosa. Selain itu terdapat kandungan lain yaitu asam-asam organik, enzim, protein, asam amino, maltosa, sukrosa dan masih banyak lagi.

Banyak manfaat yang akan kita dapatkan dari mengkonsumsi madu, diantaranya yaitu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, memperlancar sistem peredaran darah, meredakan tenggorokan, membantu penyembuhan dan membantu memperlancar pencernaan. Untuk itu sebaiknya anda mengkonsumsi madu minimal 2 sendok makan saat berbuka puasa dan sahur untuk menjaga kesehatan anda.

3. Delima

Sumber gambar : Merdeka.com

Buah yang berbentuk seperti limau ini merupakan salah satu buah yang berasal dari negeri Iran. Buah ini sendiri memang telah dianjurkan sejak lama sebagai pendamping saat berbuka puasa karena buah delima berkhasiat untuk membantu melancarkan sistem pencernaan. Rasulullah pernah bersabda :
 “Makanlah delima dengan kulitnya karna sesungguhnya buah delima baik untuk penghadaman perut” (diriwayatkan oleh Ahmad, Baihaqi, dan Ibnu Sunni) 
Selain di sunnahlan untuk dikonsumsi buah delima ternyata memiliki banyak kandungan nutrisi yang sangat baik untuk tubuh manusia. Kandungan yang paling baik di dalam delima yaitu polifenol seperti tanin, punikalagin, antosianin delphinidin, pelargonidin glikosida dan sianidin. 

Selain memiliki kandungan polifenol yang tinggi, delima juga dikenal memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Bahkan denganmengkonsumsi satu buah delima kita bisa mencukupi 17 % asupan vitamin C harian tubuh kita. Di dalam minyak biji delima juga terdapat asam palmiat, asam oleat, asam linoleat, asam searat, dan asam punisat.

Buah delima terbukti memiliki banyak manfaat untuk tubuh kita. Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada tahun 2006 menunjukan bahwa buah delima dapat membantu menghambat pertumbuhan sel-sel kanker di dalam tubuh. Selain itu manfaat lain dari buah delima yaitu membantu menurunkan kolestrol, menyehatkan jantung, membantu memperlancar sistem pencernaan dan menjaga kesehatan mulut dan gigi. 

***

Itu tadi 3 makanan yang disunnahkan Rasulullah untuk dikonsumsi saat berbuka puasa. Semoga apa yang kita konsumsi selama berbuka puasa menjadi berkah dan ibadah kita selalu dilancankar. Marhaban ya Ramadhan..
Read more »
Karena Hidup Adalah Jihad

Karena Hidup Adalah Jihad

Beberapa hari yang lalu kita semua mendengar kabar duka dari Surabaya tentang peledakan bom bunuh diri yang dilakukan oleh satu keluarga. Miris rasanya pelaku pengeboman itu lagi-lagi berasal dari golongan orang islam.

Sekali lagi nama baik agama Islam tercoreng dengan tindakan radikal seperti itu. Padahal ajaran Islam sesungguhnya ajaran yang penuh cinta dan budi pekerti yang luhur. Seperti adanya bulan suci Ramadhan ini juga hadir agar sesama muslim, baik yang kaya dan yang miskin sama-sama merasakan bagaimana rasanya lapar.

Dengan adanya zakat firah, tujuannya agar si kaya dan si miskin sama-sama mengeluarkan zakatnya untuk bisa saling membantu sesama muslim lainnya. Terus bagaimana tindakan terorisme dan bunuh diri ini dimaksudkan sebagai ajaran islam? Apa seperti itu disebut jihad?

Sumber gambar : mengenalislamlebihdekat.wordpress.com

Kita tidak hidup dalam peperangan seperti zaman Rosululloh yang harus berjuang demi menegakkan bendera islam. Kita juga bukan hidup di zaman penjajahan Belanda dan sekutunya. Namun kita hidup di Indonesia yang merdeka.
Andai bom bunuh diri dan membunuh orang lain disebut mati syahid dan ganjarannya surga? Andaikan segampang itu mati syahid dan mendapat surga. Kenapa kita tidak dianjurkan saling membunuh untuk mendapatkan tempat yang istimewa di hadapan Tuhan?
Jika bom bunuh diri yang ditujukan kepada penduduk pribumi dan mengakibatkan rusaknya beberapa properti negara, apa itu pantas disebut jihad! Negara mengalami kerugian, orang yang tidak bersalah jadi korban dan pelaku?

Saya yakin bahwa pelaku bom bunuh diri juga salah satu korban dari ajaran yang menyesatkan ini. Jika memang ajaran ini benar, kenapa pemimpinnya tidak melakukannya terlebih dahulu, kan jelas mereka percaya bahwa yang mereka lakukan itu ganjarannya “Surga”.

Entahlah, apakah pelakunya ini memang sudah bosan hidup atau memang otaknya sudah dicuci dan dilaundry hingga mau melakukan hal semacam itu.

Karena Hidup Adalah Jihad

Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu. Dan barang siapa berbuat demikian dengan melanggar hak dan aniaya, maka Kami kelak akan memasukkannya ke dalam neraka. Yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.” (QS. An Nisa’: 29-30). 

Jika para teroris beranggapan aksi bunuh diri adalah sesuatu yang mulia atau dikenal dalam bahasa islamnya, “jihad”. Itu hanya kekeliruan yang fatal, kesesatan yang menyesatkan. Bom bunuh diri yah sama halnya bunuh diri juga. Tidak ada keren-kerennya.

Yang keren adalah orang-orang yang tetap ingin hidup meskipun beratnya cobaan dan ujian yang mereka hadapi. Karena hidup adalah jihad.

Kadang banyak orang menyalah artikan bahwa jihad itu berupa kekerasan, persenjataan, serangan dan peperangan. Iya kalau kita berada di negara peperangan seperti Palestina atau zaman Indonesia masih dijajah belanda dulu itu masih dibenarkan. Ini zaman now loh! Indonesia juga tidak mengalami peperangan.

Sebenarnya jihad kita jauh lebih berat, sebab jihad kita melawan diri sendiri. Seperti sabda Rosulullah SAW:

Jihad yang paling utama adalah seseorang berjihad (berjuang) melawan dirinya dan hawa nafsunya” (Hadits shahih diriwayatkan oleh ibnu Najjar dari Abu Dzarr) 

Jihad kita melawan ketamakan diri, merasa benar sendiri, merasa sombong dengan kemampuan diri sendiri, dan hal-hal negatif yang ada dalam diri.

Bagi saya, menjalani hidup sesuai titah-Nya dan berusaha menjadi manusia yang baik bagi manusia lainnya adalah jihad kita sebagai manusia seutuhnya.

Karena hidup adalah jihad, dan sebaik-baiknya jihad adalah menjalani hidup yang bermanfaat bagi alam dan isinya
Dewi Nadzifah
Perihal Diri

Read more »
Formula Kecerdasan Anak Zaman Now

Formula Kecerdasan Anak Zaman Now

Memang kalau wanita saat berkumpul, ada saja topik yang dibahas. Mulai dari topik satu ke topik yang lain tanpa jeda sedikitpun, tak pernah kita kehabisan ide topik yang dibicarakan. Mungkin itu sebuah anugerah bagi kita kaum hawa, namun juga menjadi musibah jika kita tidak mengontrol cara bicara kita.

Saya sering ikut mendengarkan cerita ibu-ibu rempong di sekolah taman kanak-kanak atau di saat arisan kecil-kecilan yang diadakan tiap satu minggu sekali yang saya ikuti sembari menanti anak pulang dari madrasahnya.

Saat itu ada seorang ibu-ibu yang bertanya kepada wanita muda yang sedang mengendong anaknya yang masih berumur 12 bulan.

Dani sini turun, main sama tante!” ajak seorang ibu tersebut kepada anak yang di gendong.

Kok di gendong saja mbak? Sudah bisa berdiri belum mbak?

Belum mbak, baru mencoba untuk berdiri dengan berpegangan pada meja atau kursi” sahut ibu muda itu.

Wah, telat banget itu, harusnya umur segitu sudah bisa berjalan loh” sambungnya lagi.

Ya begitulah” sahut ibu-ibu yang bawa anak itu dengan tidak antusias.

Sepertinya ibu-ibu itu kurang senang anak nya di jadikan topik pembicaraan saat itu. Namun ibu-ibu itu masih saja nyerocos dan menyudutkan ibu yang mengendong anak tadi..

Dani dikasih minum susu apa”? tanya nya lagi

Susu Formula A saja mbak sejak kecil” . sahut ibu yang bawa anak.

Hmm... pantas saja. Susu itu mah kurang bagus, murah lagi!. Coba deh Susu formula B atau Formula C yang terbukti baik untuk anak. Buat anak kok pelit sih mbak” katanya melanjutkan. Ibu yang mengendong anak tetap diam saja.

Aku berani rekomendasikan itu, karena anakku minum itu sejak lahir” katanya. “Dan mbak bisa lihat sendiri anakku pintar kan?. Aktif lagi” lanjutnya.

Ibu muda yang mengendong anak hanya terlihat manggut-manggut saja. Dan saya rasa akan sangat menjengkelkan jika anak kita dibuat bahan pembicaraan, apalagi mencela pilihan kita yang sudah kita pilih matang-matang bersama suami dengan mempertimbangkan ekonomi keluarga juga.

Namun saya hanya mendiamkan kejadian seperti itu terjadi. yah, lebih baik diam dari pada terjadi peperangan, hihihihi

Baca juga : Jangan Terlalu Banyak Melarang si Kecil, Biarkan Dia Bereksplorasi

Benarkah Kecerdasan Anak Dipengaruhi Oleh Susu Formula Yang Mahal?

Formula Kecerdasan Anak Zaman Now

Sebenarnya saya tidak setuju dengan statement ibu-ibu tukang nyerocos tadi yang beranggapan bahwa Susu formula yang mahal akan berpengaruh pada kecerdasan anak dan keaktifan anak. Saya yakin ibu nyerocos tadi gampang menjadi korban iklan di televisi.

Saya akui bahwa susu mahal memang tertera mengandung AA dan DHA yang mirip dengan kandungan ASI. Dimana dipercaya AA dan DHA mampu merangsang kecerdasan otak.

Saya sendiri juga memberikan anak pertama saya susu formula yang mahal seperti yang dibilang ibu nyerocos tadi. Namun bedanya, saya hanya ingin memberikan yang terbaik untuk anak saya, saya tak beranggapan bahwa susu mahal akan meningkatkan potensi anak lebih cerdas dan aktif.

Waktu itu saya memberikan anak saya susu mahal karena saya masih dalam keadaan bekerja, dan masih belum banyak kebutuhan. Jadi untuk beli susu yang sedikit lebih mahal, nyaman-nyaman saja dengan keuangan keluarga.

Berbeda dengan anak kedua saya yang cukup rewel sehingga saya memutuskan untuk resign dalam pekerjaan saya. Saya memberikan ASI ekslusif 6 bulan penuh dan memberikan susu formula yang cukup murah seperti yang ibu nyerocos tadi katakan.

Namun menurut saya, susu formula tidaklah berpengaruh dalam kecerdasan dan keaktifan anak, karena menurut saya setiap anak membawa karakternya masing-masing.

Anak saya yang pertama cukup aktif, dia bisa berdiri di umur kurang dari 10 bulan. Di umur 11 bulan dia sudah fasih berjalan, namun keaktifannya tidak disertai cara berbicaranya. Anak saya baru bisa berbicara dan menyahuti pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan kepadanya saat menginjak umur 14 bulan.

Berbeda dengan anak kedua saya, dengan mengkonsumsi susu formula yang jauh lebih murah dari pada yang dikonsumsi si kakak. Anak saya juga tumbuh dengan aktif, bahkan lebih aktif dari kakaknya. Namun untuk perihal berjalan, anak kedua saya baru berani berjalan saat berumur genap satu tahun.

Namun untuk masalah berbicara, anak saya yang kedua ini jauh lebih aktif, dia aktif berbicara sejak umur 9 bulan. Terlebih lagi suara tangisannya yang cukup keras hingga terdengar oleh tetangga yang ajraknya 5 block dari rumah saya.

Jadi bukan tentang susu formula apa yang membuat anak cerdas dan aktif, bagi saya itu hanya asumsi publik yang membesar-besarkan produk susu formula biar cepat laku.

Dari yang pernah saya baca, menurut para ahli yang paling banyak menyumbangkan terhadap kecerdasan anak adalah faktor genetik. Dimana faktor genetik menyumbang 60% dan faktor lain seperti AA dan DHA hanya 40%.

Bagi saya, memberikan susu formula kepada anak bukan agar si anak cerdas dan aktif, melainkan agar gizi si anak tercukupi. Karena lebih masuk akal anak yang aktif dan cerdas berasal dari jiwa dan raga yang sehat, bukan dari konsumsi susu formula dan sumplement multivitamin yang mahal saja.

Baca juga : Anak Susah Makan? Atau Makannya Sedikit? Coba Tips Ini Untuk Mengatasinya

Selain nutrisi yang seimbang dan tercukupi, stimulasi yang diberikan oleh orang tua kepada anak sehari-hari akan lebih berpengaruh pada kecerdasan dan keaktifan anak.

Jika anak tidak begitu aktif dalam tumbuh kembangnya, mungkin saja anak tersebut kurang diberi stimulasi dasar oleh orang tuanya. Kurangnya stimulasi dapat menyebabkan penyimpangan tumbuh kembang anak bahkan gangguan yang menetap.

Kemampuan dasar anak yang dirangsang dengan stimulasi terarah meliputi setiap aspek perkembangan, yaitu kemampuan motorik (gerak) kasar, kemampuan motorik (gerak) halus, kemampuan bicara dan bahasa, serta kemampuan sosialisasi dan kemandirian.

Kalau kita sejak dini sudah memberikan stimulasi dasar yang baik kepada anak kita, InsyaAllah anak kita akan tumbuh dengan baik. Jangan kecewa jika anak itu terlihat sedikit lambat tumbuh kembangnya, sebab tiap anak memiliki karakter sendiri-sendiri. Bersabarlah untuk itu

Selain itu, saya lebih suka bahwa kecerdasan anak dan keaktifan anak itu bisa berasal dari doa orang tua yang diijabah. Setiap orang tua tentu menginginkan kebaikan bagi putra putrinya, bukan?

Sejak dalam kandungan orang tua sudah mendoakan anaknya yang berada dalam kandungan agar selalu sehat dan menjadi berkah tersendiri saat lahir di dunia. Anak yang cerdas dan aktif adalah anugrah terindah dalam hidup, namun mempunyai anak yang sholeh-sholihah lebih berharga ketimbang anak yang cerdas tapi tidak menurut pada orang tua.

Jadi bu-ibu, jangan kecewa tentang tumbuh kembang anak yang lambat, banyak faktor yang bisa mempengaruhinya kok! Jangan percaya bahwa tumbuh kembang anak lambat gara-gara memakai susu yang murah.

Percayalah bahwa seberapa mahal susu formula tidak bisa menandingi kasih sayang ibu yang tulus entah dari ASI seorang ibu ataupun dengan kasih sayang lain berupa stimulasi yang baik bagi anak.
Anak yang cerdas memang membanggakan di dunia, namun anak yang sholeh dan sholihah tidak hanya membanggakan di dunia, juga sebagai juru selamat di hari akhir nantinya.
Dewi Nadzifah
Perihal Diri
Read more »
Bukan Sok Suci! Ini Perihal Tanggung Jawab Sebagai Manusia

Bukan Sok Suci! Ini Perihal Tanggung Jawab Sebagai Manusia

Akhir-akhir ini saya jarang update artikel di blog, hanya sekali dalam seminggu saya menulis di sela-sela kesibukan sehari-hari. Oh iya saya sekarang sudah bekerja di sebuah perusahaan loh! Mungkin karena alasan tersebut saya jadi jarang menulis di blog ini. 

Dengan kesibukan kerja dan rutinitas tugas harian di rumah, saya mulai tidak punya banyak waktu untuk menulis, saya lebih sering menghabiskan sela waktu untuk rehat dan merebahkan semua penat yang ada dalam diri. 

Sumber gambar dari karyapemuda.com
Sudah 3 minggu sejak saya mulai bekerja di perusahaan tersebut, berbeda dengan kerjaan saya dulu di mantan perusahaan yang kerjaanya lebih santai. Tinggal duduk dan menhadap komputer selama 8 jam karena saya seorang admin di sana.

Berbeda dengan pekerjaan sekarang, saya di tempatkan di produksi dan mengharuskan bekerja sesuai target. Melelahkan sih, tapi sudah bukan rahasia umum kalau bekerja itu melelahkan, terutama saat itu pekerjaan pertama di sebuah perusahaan. Namun hari demi hari saya sudah mulai terbiasa dengan pekerjaan ini.

Dengan pekerjaan baru berarti akan ada teman baru juga. Nah disinilah serunya mempunyai pekerjaan di perusahaan baru.Namun tidak semua rekan kerja itu baik semua, bahkan ada yang menyebalkan (mungkin masih belum kenal akrab yah).

Yang namanya anak baru, pasti akan disuruh ini itu oleh karyawan lama. Karena masih dalam tahap belajar dan proses adaptasi, saya menuruti semua perlakuan itu dari senior. Namun tidak untuk satu hal, perihal Sholat.

Perusahaan saya ini menerapkan istirahat secara bergilir, tujuannya pasti untuk efesiensi waktu dan hasil yang lebih banyak. Sewaktu itu saya terkena shift malam hari di hari pertama kali kerja. Ah terbayang bagaimana rasa kantuk yang saya derita sebab sudah lama saya tak bekerja malam hari.

Namun saya berusaha tetap tegar dan terus menguatkan kantung mata saya untuk tetap waras selama bekerja. Tibalah waktu sholat subuh, teman-teman yang satu angklatan dengan saya mendapatkan gilirannya terlebih dahulu untuk rehat, sedangkan saya masih menunggu dapat giliran istirahat.

Saya sebal tidak ada orang yang mau menganti tempat saya, dan kebetulan ada satu senior yang sudah selesai istirahat, melihat hal tersebut saya memutuskan untuk rehat dengan pergi dari tempat saya berdiri.

Sewaktu saya kembali, senior itu malah marah-marah tidak jelas gitu sama saya. Dia bilang gini “Kerjaan numpuk seperti ini, malah di tinggal sholat. Jangan sok suci jadi orang!”. Saya tidak diam saja, saya membalasnya dengan senyuman. Eh dia malah ngedumel loh, hehehe
Bukannya sok suci kok, memang saya lagi suci dari haid, makanya saya sholat
Ini bukan masalah sok suci, sok alim dan sok hijabers seperti yang senior pikirkan. Sholat itu sebuah kewajiban, dan sholat juga menjadikan kita sebagai manusia seutuhnya, manusia yang menghamba pada TuhanNya.

Dan saya rasa, itu juga hak saya sebagai karyawan mendapatkan waktu rehatnya. Terus apa masalahnya dengan saya meninggalkan pekerjaan karena sholat di waktu yang tepat dan di izinkan oleh perusahaan?

Mungkin memang pada waktu itu pekerjaanya menumpuk sebelum saya tinggal, namun harus di garis bawahi juga, bahwa kerjaan numpuk itu juga karena sebagian karyawan lain sedang istrirahat dan saya masih baru untuk bisa menghandle itu semua.

Jika pekerjaan itu tidak bisa di handle senior macam mbak-mbak yang ngedumel tersebut, bagaimana dengan saya yang masih baru?

Saya bersyukur di tempatkan dengan mbak-mbak ngedumel tersebut hanya seminggu saja, dua minggu kemarin saya sudah pindah bagian, dan saya menikmati berada di tempat baru tersebut.

Ah, maafkan saya yang harus curhat di blog ini. Entah kenapa saya merasa lega saja sudah menuliskannya. Terlepas dari semua itu, saya terus mengingat kata-kata suami saya.
“Jika pekerjaan itu memberatkanmu akan sholatmu, hari itu juga keluarlah dari pekerjaan itu”

Pandaan 29 februari 2018
Dewi’Na Irawan
Read more »
Beranda

Islam

Parenting

Blogging