Alasan Dibalik Sebuah Patah Hati

Alasan Dibalik Sebuah Patah Hati

Siapa sih yang ingin patah hati? Patah hati itu menyakitkan, tak seorangpun menginginkan untuk mengalami patah hati. Jika boleh memilih, pasti kita memilih untuk tidak pernah merasakan sakit hati bukan?

Kita sebenarnya menyadari bahwa cinta itu menguatkan, namun cinta juga bisa menjatuhkan seseorang lebih dalam. Bukan masalah siapa yang dirugikan dan siapa yang diuntungkan, sebab kita sudah memilih untuk menjalani sejak awal.

Mungkin kita lupa bahwa disaat kita menaruh hati pada seseorang, Kita sedang mempertaruhkan kebahagiaan sekaligus rasa sakit yang sama besarnya

Mungkin kita lupa bahwa disaat kita menaruh hati pada seseorang, Kita sedang mempertaruhkan kebahagiaan sekaligus rasa sakit yang sama besarnya. Karena rasa bahagia dan rasa sakit jelas lebih terasa saat orang yang paling dekat dengan kita yang melakukanya.

Dihianati bukan berarti dia yang menghianati yang disalahkan untuk semua rasa sakit ini. Bukan soal siapa yang salah dan siapa yang benar. Karena sejak awal kita sendiri yang memilih jalan ini.

Setiap kita memang pandai memposisikan diri sebagai korban, tidak terkecuali saat kita merasa di hianati oleh seseorang.

Dihianati memang akan terasa sangat menyakitkan, bahkan kita akan butuh waktu yang cukup lama untuk menutup luka hati yang ada. Bahkan bayang-bayang traumatik akan tetap tersisa di dalam dada.

Baca juga Beginilah cara menyikapi masa lalu yang membayang

Namun tak perlu kita terlalu berputus asa dengan hal tersebut, apalagi sampai mendendam begitu lama. Menangislah sepuasnya jika memang masih terasa sakit di dada, namun ingatlah kita harus bisa bangkit dari keterpurukan ini. Bukan hanya untuk kita, tapi untuk orang-orang yang kita cintai di sekitar kita juga.

Jika hidup diibaratkan seperti roda yang sedang berjalan, yakinlah bahwa kita sedang berada di bawah dan suatu hari nanti kita pasti juga akan bisa melewatinya dan kembali berada di atas.

Kita diajarkan Tuhan lewat masalah, bukan agar kita lemah, namun sebaliknya. Ketika kita bisa melewatinya, kita akan mempunyai seribu alasan untuk bisa bahagia.

Kita diberitahu rasanya sakit bukan untuk menyakiti, namun kita diajarkan untuk bisa membuat orang lain bahagia agar tidak merasakan rasa sakit yang pernah kita rasa.

Baca juga : Akan selalu ada hikmah di balik ujian di dunia

Didekatkan oleh seseorang yang kemudian pergi, bukan karna Tuhan benci, melainkan Tuhan mempunyai alasan untuk mendatangkan orang yang mengasihi kita setulus hati.

Tuhan Maha Adil dengan segala rencana-Nya, ketika kita bisa bersabar dan ikhlas menghadapinya, kita akan menemukan berkah dari rasa sakit yang pernah kita rasa. Percayalah bahwa Tuhan tidak pernah memberi ujian pada hamba-Nya melebihi batasan yang bisa di embannya.


Pandaan 19 April 2018
Dewi'Na Irawan



Read more »
5 Hal Yang Dipertimbangkan Muslimah Saat Memilih Jodoh Pasangan Hidup

5 Hal Yang Dipertimbangkan Muslimah Saat Memilih Jodoh Pasangan Hidup

Setiap muslimah tentu mendambakan pasangan hidup yang sholeh, yang mampu membimbing dirinya kepada kebahagian dunia dan akhirat, tidak terkecuali saya pribadi. Saya sendiri paling pilih-pilih dan menimbang dengan sangat hati-hati dalam mencari pasangan, apalagi dulu banyak pria yang mengejar-ngejar saya.

dakwah tentang jodoh dalam islam
Sumber gambar dari cyberdakwah.com
Bukan ingin menyombongkan diri, tapi pada kenyataannya ada masa dimana seorang wanita akan didekati oleh dua atau lebih pria dalam hidupnya. Bukanlah mudah untuk memilih salah satu dari mereka, karena kita sendiri tidak tahu jodoh seperti apa yang terbaik bagi kita.

Sebagai muslimah, saya tentu memilih yang terbaik versi saya, Meskipun saya harus memilih orang yang salah. Namun saya percaya bahwa jodoh akan datang diwaktu dan tempat yang tepat. Bukan untuk memaksa kehendak saya, tapi saya jalani dengan sepenuh hati dan keikhlasan, InsyaAllah kita akan dipertemukan.

Yang paling bikin galau, disaat terdapat dua pilihan yang sama-sama baik menurut kita. Memang anjuran sholat istikhoroh disaat kebingungan memilih adalah tuntunan dari Baginda Rosul Muhammad Sholallahu alaihi wassalam.

Namun bukan berarti kita harus tutup mata dan telinga setelah menjalankan sholat istikhoroh. Kita tetap harus milih dan menjalaninya dulu agar sampai pada takdir yang di tentukan oleh Allah Subhanahu wata’ala. Nah disaat memilih tersebut , tidak hanya tentang hati yang harus kita pertimbangkan tapi banyak hal.

Kalau pengalaman saya pribadi disaat memilih pasangan, 5 hal ini yang saya pertimbangkan dari seorang laki-laki untuk jadi calon suami nantinya.

Baca juga   Tips buat single yang mencari jodoh dunia akherat

#1. Menjalankan Syariat Agama Dan Baik Akhlaknya

syariat agama islam dan alqur'an
Sumber gambar dari Pexels.com
Sangat wajar bagi muslimah memilih calon suami seorang muslim juga. Namun bagi saya, status muslim (KTP) tidaklah cukup untuk dijadikan suami seumur hidup. Calon suami setidaknya harus taat dan tidak lalai atas kewajibannya sebagai hamba Allah. Dia harus rajin dengan sholatnya, dia puasa, dan ibadah yang lainnya.

Selain itu, tentu akhlaknya juga jadi pertimbangan utama. Karena kebaikan akhlak juga mencerminkan bagaimana sholat seseorang. Siapa yang baik sholatnya, maka baik pula akhlaknya. Jika buruk sholatnya, maka bisa jadi buruk akhlaknya, begitu kata guru ngaji saya dulu.

Kita tidak inginkan, jika seandainya ibadah yang dia tunjukkan kepada kita hanya sebagai topeng agar kita tertarik kepadanya. Setelah menikah, dia justru lebih sering meninggalkannya. Jadi perlu diperhatikan bahwa beragama islam saja tidak cukup untuk jadi pertimbangan, Carilah yang Taat menjalankan kewajiban beragama islam untuk kebaikan diri sendiri.

Baca juga   Apasih untungnya pacaran, Rugian mana antara pacaran atau single?

#2. Sifat dan Kepribadian Yang Baik

Saya seorang wanita yang manja, apalagi kepada orang yang jadi sandaran hidup saya. Karena saya memiliki sifat seperti itu, saya mencari tipikal laki-laki yang sabar dalam mendengar dan sabar dalam mengerti kepribadian saya.

Jadi mempertimbangkan sifat dan kepribadian calon suami itu penting, seperti penyabar dalam menghadapi permasalahan, bijak dalam mengambil keputusan, tidak egois dan mau berkomunikasi dalam sebuah keputusan dan sebagainya.

Minimal dia bisa mengayomi dan membuat kita sebagai istri nyaman saat hidup bersama. Karena bukan masalah harta yang membuat kehidupan rumah tangga kita aman dan nyaman, tapi bagaimana suami dan istri bisa berjuang bersama dalam segala keadaan.

#3. Keadaan Keluarga Calon Pasangan

ikatan keluarga
Sumber gambar dari Pexels.com
Menikah tidak hanya hubungan antara KITA, tapi menikah itu tentang menyatukan dua adat, dua budaya dan dua keluarga agar bisa berjalan bersama. Banyakloh perceraian yang disebabkan ketidak cocokan dengan keluarga pasangan.

Jadi menurut saya, mempertimbangkan keluarga calon pasangan juga penting. Karena kita juga akan hidup berdampingan dengan mereka, meskipun kita terpisah rumah.

Bagi saya, keluarga yang baik akan menghasilkan anak yang baik. Dengan melihat keluarganya, kita setidaknya tahu bagaimana calon pasangan kita di didik. Selain itu, Kita juga bisa menerka-nerka bagaimana saat sudah menikah, kita bisa hidup berdampingan dengan keluarga calon pasangan kita.

Baca juga   Wanita harus tegas, antara halalkan atau tinggalkan

#4. Visi dan Misi Untuk Masa Depan

Jika disuruh memilih antara pria baik tapi pengangguran dan pria yang sudah bekerja namun tidak begitu baik, maka jelas saya akan memilih pria baik yang bekerja. Hehehe

Faktanya, pria yang punya karier yang baik cenderung memiliki satu kualitas yang lebih baik daripada mereka yang pengangguran. Sebab kehidupan rumah tangga akan lebih baik dengan financial yang stabil.

Saya dulu justru tidak memilih laki-laki karena memprioritaskan kariernya, yang saya pilih justru pria yang sederhana namun tetap memiliki pekerjaan yang layak. Namun kita memiliki visi dan misi yang sama.

Maksudnya kita memiliki impian yang sama untuk diwujudkan, meskipun itu sulit, tapi kita bisa berjuang bersama untuk mengapainya. Bagi saya, memilih seorang laki-laki yang memiliki rencana kedepan (masa depan) lebih menarik dari pada laki-laki yang bergelatungan mengikuti zaman (tidak tau arah dan perencanaan).

#5. Tampilan Fisik Dan Rasa Cinta

arti cinta yang sesungguhnya
Sumber gambar dari Pexels.com
Dan terakhir, tentu saja atas dasar cinta. Bagaimanapun, menikah itu sebuah komitmen besar yang harus ada ikatan kasih dan sayang antara keduanya. Biarpun pernikahannya dijodohkan, tetap harus ada ta’aruf antara keduanya biar saling mengenal, minimal menumbuhkan rasa sayang antara keduanya. Karena ikatan cinta itu yang akan menguatkan sebuah hubungan rumah tangga,

Tentu kalau berbicara tentang cinta tak lepas dari penampilan fisik, bagi saya sendiri, mempertimbangkan masalah fisik calon laki-laki itu penting. Karena menurut saya, calon laki-laki harus kuat dan sehat secara jasmani agar kuat untuk menafkahi lahir dan batin.

Berpenampilan menarik biar saya sendiri betah hidup bersamanya dan juga dia bisa menjaga dirinya karena dia adalah bapak dari anak-anak saya nantinya. Karena saya juga ingin mendapat keturunan yang baik dari calon suami yang baik secara fisik.

Baca juga   Arti cinta yang sesungguhnya itu seperti apa?

**** 
Yah seperti itulah hal yang saya pertimbangkan saat memilih pasangan hidup dulu. Memang sulit melihat seseorang laki-laki yang ingin menikahi kita menampakkan sisi aslinya didepan kita. Namun yang harus kita yakini adalah tetap memilih dan menjalaninya, sementara kita berikhtiar dan berdoa kepada Allah agar dituntun dijalan yang benar dan jalan yang di ridhoi-Nya.

Telur yang baik sangat dipengaruhi dari induknya, dan Induk yang baik bisa dilihat dari telurnya.
Dewi Nadzifah
Perihal Diri

Read more »
Arti Cinta Yang Sesungguhnya Itu Menurut Kalian Seperti Apa?

Arti Cinta Yang Sesungguhnya Itu Menurut Kalian Seperti Apa?

Arti Cinta SejatiApa sebenarnya arti cinta itu? Saya yakin semua orang tentu pernah merasakan cinta. Namun juga banyak dari kita yang sulit untuk mendefinisikan makna cinta yang sesungguhnya.

Kadang saya berfikir bahwa cinta itu tidak bisa didefinisikan, karena Cinta itu bersifat batiniah. Tak seorangpun bisa menebak perasaan seseorang hanya dengan melihat fisiknya saja. Bisa saja semua perkataan tentang cinta yang diungkapkan itu tak selaras dengan hati yang dirasakannya.

Bahkan ketika saya bertanya kepada seseorang tentang arti tentang cinta, kebanyakan dari mereka akan menjawab dengan jawaban yang berbeda satu sama lain. Itu mencerminkan keunikan dari cinta itu sendiri. Setiap orang memiliki pengalaman tersendiri dalam hubungan percintaan. Ketika seseorang memiliki pengalaman tentang cintanya sendiri, dia pun akan menjelaskan arti cinta menurut pengalamannya dan sudut pandangnya sendiri.

Tapi benarkah semua pendapat itu merupakan arti cinta yang sesungguhnya?

Cinta Itu Tidak Bisa Dirumuskan Seperti Pelajaran Matematika

Cinta Itu Tidak Bisa Dirumuskan Seperti Pelajaran Matematika

Cinta itu tentang kemurnian hati, jadi tak mungkin perasaan cinta itu bisa diajarkan dan dirumuskan seperti pelajaran matematika dan fisika. Cinta itu tidak mengenal logika, begitulah kenyataannya. Semua persepsi dan konsep dasar mencari cinta dari berbagai buku ternama, tidak selalu berhasil sesuai ending dari cerita.

Cinta itu muncul dengan sendirinya, biar kata orang cinta juga bisa berawal dari MAK COMBLANG yang mengawalinya, tapi belum tentu orang yang di comblangkan menjadi cinta. Karena cinta itu perihal hati yang memilih, perihal rasa nyaman yang mulai ada dan perihal rasa sayang yang mulai tumbuh dengan sendirinya.

Anda boleh merumuskan dengan memberi bunga dan perhatian kepada seorang wanita, Anda akan mendapatkan hatinya. Tidak segampang itu, cinta bukan perihal Anda memberi dan anda akan menuai hasilnya. Tak selalu perjalanan cinta seperti itu.

Anda juga boleh beranggapan kalau dengan memiliki wajah yang tampan, Anda akan mudah mendapatkan cinta dari seorang wanita. Pada kenyataanya wanita memang suka dengan pria berwajah tampan, tapi tidak sedikit orang yang berwajah tampan sulit juga mendapatkan cinta yang tulus dari seorang wanita.
Baca : Enaknya Membangun Cinta, Bukan Jatuh Dari Cinta
Karena cinta adalah anugerah dari Yang Maha Kuasa, Anda tidak mungkin bisa merencanakan dan merumuskan cara mudah untuk mendapatkan cinta dari seseorang. Karena cinta yang tulus itu berasal dari hati, dan tak seorangpun bisa menebak isi hati.

Cinta Itu Berasal Dari Hati Yang Terwujud Oleh Tindakan Nyata

Cinta Itu Berasal Dari Hati Yang Terwujut Oleh Tindakan Nyata

Cinta itu perihal rasa, tak seorangpun bisa mendefinisikan tentang rasa, karena semua orang punya pendapat sendiri dengan perasaannya. Cinta itu tidak bisa dilihat dan diraba, cinta hanya bisa dirasa. Seorang akan mengetahui perasaan cinta bukan dari kata cinta yang diungkapkannya, melainkan dari rasa yang telah dirasakannya secara nyata.

Terkadang, Saya pernah berpikir cinta sebenarnya itu berawal dari mana? Pada saat saya menyanyangi kedua orang tua, cinta itu berasal dari kasih sayang mereka kepada kita, hingga akhirnya kita juga membalasnya dengan penuh rasa cinta juga.

Tetapi ketika kita mencoba mencintai pasangan kita, cinta tidak berasal dari kasih sayang pasangan kita saja, tapi juga dari pemikiran cara kita memandang pasangan. Entah karena rasa penasaran atau fitrah ketertarikan kita sebagai makhluk yang tak bisa hidup sendirian.

Seperti halnya saat dua orang (laki-laki dan perempuan) sedang duduk bersama, bagaimana keduanya bisa saling mencintai jika hanya saling berhadap-hadapan tanpa ada tindakan nyata untuk membuktikan perasaan cintanya. Pastilah dengan saling berbicara dan memberikan perhatian untuk bisa saling merasakan cinta antara keduanya.
Baca juga: Ini Alasanya Kenapa Cinta Musti Harus Diungkapkan
Pada kenyataanya, Cinta adalah suatu rasa yang bersifat batiniah yang kemudian diwujudkan dengan tindakan lahiriah. Tidaklah dianggap cinta jika hanya berada dalam benak sanubari tanpa ada pembuktian yang nyata.

Cinta Sejati Itu Hanya Bisa Dirasakan Setelah Pernikahan

Cinta Sejati Itu Hanya Bisa Dirasakan Setelah Pernikahan

Banyak orang yang mengira bahwa orang yang sedang berpacaran itu dikarenakan karena rasa suka dan cinta. Tapi kita tak pernah tau apakah itu benar-benar cinta atau hanya sekedar cinta penuh hasrat rasa penasaran saja.

Perasaan mencintai seseorang akan benar-benar terlihat tulus jika sudah melewati masa pernikahan. Karena disaat kita mulai mencintai seseorang, perasaan itu berasal dari ketertarikan kita dengan lawan jenis, kemudian timbul rasa penasaran dan ingin memiliki dan menikmati kedekatan.
Baca : Apa sih untungnya pacaran? Rugian mana Pacaran atau Single?
Seperti yang saya jelaskan diatas, bahwa cinta itu perihal rasa yang bersifat batiniah yang harus dinyatakan dengan tindakan nyata, tak mungkin jika kita mencintai seseorang, kita hanya mengatakan dan bercengkrama dalam hati saja. Tentu kita butuh fisik untuk bisa membuktikan rasa cinta tersebut.

Dan cinta sejati itu cinta yang masih terus tumbuh walau sudah memiliki satu sama lain. Jika kamu sekarang sangat mencintai pacarmu, tidak berarti itu cinta yang sejatinya cinta. Karena cinta disaat sebelum menikah lebih banyak timbul karena rasa suka secara fisik, atau rasa sayang karena sering bersama dan saling memberi perhatian, juga karena rasa penasaran ingin memiliki.

Terus bagaimana jika kamu sudah memiliki dia seutuhnya, apakah rasa penasaran dan seringnya pertemuan itu akan tetap membuatmu merasa cinta?

Cinta sejati adalah cinta yang terus tumbuh ditengah-tengah kebosanan sebuah kebersamaan. Sebuah rasa sayang yang terus hidup walau rasa penasaran telah hilang karena sebuah kepemilikan. Dan rasa rindu yang terus menggebu walau diterjang konflik dan permasalahan kehidupan.

Karena cinta sejati itu tentang rasa syukur. Rasa syukur telah dipertemukan dengan jodoh pasangan hidup, Rasa syukur telah diberi kesempatan mencintai pasangan sepenuh hati. Rasa syukur telah menjalani hari bersama dengan sang pujaan hati Dan rasa syukur bisa merasakan suka duka dengan sang kekasih.

Pandaan, 05 Oktober 2017
Dewi'Na Irawan
Read more »
Enaknya Membangun Cinta, Bukan Jatuh Dari Cinta

Enaknya Membangun Cinta, Bukan Jatuh Dari Cinta

Kenapa harus jatuh cinta, kalau itu membuatmu terluka?

Bukan karena “cinta” yang bisa membuat luka, karena cinta itu dari hati, dan hati sesungguhnya tak akan sanggup untuk melukai hati yang lainnya. Yang membuat luka itu adalah jatuhnya itu sendiri, kenapa harus memakai kata “jatuh”, kenapa tidak memakai “cinta” saja tanpa memakai embel-embel kata “jatuh”, agar tidak terluka karena efek jatuhnya itu.

Coba bandingkan kata berikut :

Saya mulai jatuh cinta kepada kamu” 

bandingkan dengan 

Saya mulai cinta kepada Kamu”.

Tuh kan!, lebih simple dan tepat sasaran, tanpa harus jatuh (terluka) dulu, baru kemudian cinta. Yang saya takutkan jika sudah jatuh terluka tapi cinta tidak tumbuh-tumbuh juga. Pasti lebih menyakitkan lagi bukan.

Kenapa Harus Jatuh Terlebih Dahulu Kemudian Cinta! Kalau Tidak?

Enaknya Membangun Cinta, Bukan Jatuh Dari Cinta

Setelah saya pahami lagi, mungkin kata “jatuh cinta” itu di adaptasi dari bahasa inggris “falling in love”. Falling yang artinya jatuh dan in love artinya dalam cinta, tapi bagaimana makna sebenaranya?, bisa jadi falling in love itu berarti jatuh karena cinta, jatuh dalam cinta, atau karena mencintai orang harus siap jatuh dan terluka. Hahahaha

Yang jelas, arti jatuh itu sendiri sudah terlihat menyakitkan, apalagi kalau jatuh cinta, jatuh karena cinta atau jatuh dalam cinta. Artinya, serasa cinta itu butuh sesuatu yang dikorbankan, mungkin rasa sakit atau terluka karena jatuh itu sendiri.

Walaupun Saya juga menyakini bahwa Cinta itu butuh pengorbanan, bukan sesuatu yang dikorbankan. Cinta butuh saling mengorbankan secara ikhlas untuk menuju suatu kebahagiaan, bukan mengorbankan sepihak, yang akan menyiksa dan melukai pihak yang berkorban.
Baca juga: Beginilah seharusnya menyikapi masa lalu yang terus membayang

Mending Membangun Cinta Biar Bahagia

Membangun cinta itu seperti memupuk cinta untuk berkembang yang akan menjadi Bunga-bunga cinta. Sedangkan jatuh cinta, adalah proses pertama kali seseorang merasakan tertarik pada lawan jenis, dan menaruh hati dan segala harap agar si dia juga merasakan hal yang sama.

Jatuh cinta itu mudah, melihat lawan jenis yang sesuai dengan kriteria kesukaan kita, itu sudah cukup untuk memenuhi syarat jatuh cinta. Karena saking mudahnya, jatuh cinta juga rentan terluka.

Kenapa?

Karena jatuh cinta tak mesti bahagia di endingnya, karena jatuh cinta adalah proses awal sebelum memulai sebuah hubungan. Jadi, masih belum jelas, apakah cintanya itu diterima atau hanya bertepuk sebelah tangan.

Tapi ada kalanya, seorang yang jatuh cinta, hanya memendam perasaannya dalam hati, tanpa harus di ungkapkan kepada sang pemilik hatinya. Istilahnya “Mencintai dalam Diam”.

Bolehkah seperti itu?

Ya boleh saja, Dan itu terserah yang bersangkutan,

Kan biasanya juga kalau wanita yang merasakan jatuh cinta kepada seorang laki-laki, biasanya dipendam dalam-dalam, walaupun ada juga yang sedikit pintar dengan memainkan kode-kode cinta biar para laki-laki paham akan perasaannya.
Baca juga : Inilah Alasannya Kenapa Cinta Musti Harus Diungkapkan

Perbedaaan Membangun Cinta Dengan Jatuh Cinta


Enaknya Membangun Cinta, Bukan Jatuh Dari Cinta

Yang sulit itu membangun cinta!


Perlu waktu seumur hidup untuk bisa beriringan bersama, bukan tanpa konflik, melainkan menghadapi konflik bersama

Membangun cinta dan jatuh cinta itu sekilas sama, sama-sama mencintai pasangannya. Bedanya Jatuh cinta dalam keadaan menyukai yang membutakan, kita buta dan tuli dengan kekurangan yang dimiliki oleh orang yang kita cintai. Yang penting kita mencintainya dan itu sudah cukup.

Namun membangun cinta diperlukan dalam keadaan seperti apapun. Bukan hanya menyukai, dalam keadaan jengkel sekalipun, cinta bukan lagi berwujud pelukan, melainkan berbentuk itikad baik memahami konflik dan bersama-sama mencari solusi untuk mencari bahagia bersama.

Mencari pasangan hidup memang dimulai dengan jatuh cinta. Tetapi setelahnya, porsi terbesar adalah membangun cinta.


Jadi, jatuh cintalah dan bangunlah cinta agar tetap selalu bahagia ^_^


Pandaan, 21 September 2017
Dewi'Na Irawan
Read more »
Beginilah Seharusnya Menyikapi Masa Lalu Yang Terus Membayang

Beginilah Seharusnya Menyikapi Masa Lalu Yang Terus Membayang


Masa lalu adalah segala sesuatu yang telah terjadi dimasa lampau. Masa lalu juga merupakan alasan kita berada saat ini. Setuju atau tidak, keberadaan maupun keadaan kita saat ini adalah hasil dari masa lalu kita.

Kemarin adalah masa lalu, sekarang adalah masa kini, dan besok adalah masa depan. Masa yang tak pernah menyatu satu sama lain tapi tetap saling berhubungan satu sama lain.

Mungkin salah satu diantara kita ada yang merasa masih dalam jeratan masa lalu. Masa di mana sering membuat diri galau tak menentu. Karena disitulah harapan yang selalu terngiang dalam kalbu, direnggut begitu saja oleh sang waktu.

Tak jarang saya menemukan beberapa orang yang sulit untuk bisa move-on dari masa lalunya, Katanya, "Semua kenangan indah ada pada masa itu. Masa dimana kita memakai seragam abu-abu, kita sama-sama kelihatan unyu, tapi kau tusuk aku dengan cinta monyetmu, dan kau menelantarkan aku begitu pilu”. #Edisi lebay
Jika masih berpikiran seperti itu, Bagaimana bisa membuat hati tenang jika masa lalu selalu jadi bahan pikiran?
Source image by Stocksnap.io

Jika masih berpikiran seperti itu, Bagaimana bisa membuat hati tenang jika masa lalu selalu jadi bahan pikiran?

Masa lalu akan terus membayang, bagaimanapun usaha kita untuk melupakan, Masa lalu akan tetap ada dalam bayang-bayang. Seberapa keraspun kita menghilangkan sebuah kenangan, dia akan tetap ada dalam hati yang paling dalam.

Sudah lah, ikhlaskan saja!.
Masa lalu akan tetap ada dalam diri kita. Mau atau tidak, suka atau tidak, Masa lalu adalah bagian dari diri kita. Kita harus terima itu.

Kita tidak hidup di masa lalu, kita berada di masa sekarang. Tapi tanpa masa lalu, kita tidak akan sampai di masa ini, begitu juga dengan masa depan. Kelak masa ini akan menjadi masa lalu di masa depanmu.

Birkanlah masa lalu itu menjadi kepingan cerita yang sudah-sudah. Masa lalu tidak untuk kita lawan, sebab mau tak mau masa itu pernah jadi bagian hidup kita.

Bagaimana Bisa Mengikhlaskan Jika Tidak Ada Tindakan?

Come on Ukhti, Hidup itu indah.

Seberapa buruk kenyataan hidup yang kamu alami, Bali itu tetap menjadi pulau dewata yang indah nan mempesona *apa hubungannya .

Seberapa benci engkau dengan masa lalu mu, Dia akan terus membayangi disetiap langkahmu seperti hantu.

Bagaimana kamu bisa mengikhlaskan si Dia jika kamu masih pajang foto dia di kamar. Sudah buang aja ke Bukalapak, siapa tau laku, lumayan bisa beli es doger sampai tiga kali. :D

Action Ukhti..Teori tanpa Action sama dengan Bohong. Ayolah Ukhti, bangkit dari keterpurukanmu.

Ingat!, disaat ada satu pintu tertutup dihadapanmu, mungkin ribuan pintu lain terbuka untukmu.

Saya ada sedikit tips bagi Ukhti yang masih dilema dengan masa lalu yang membayang dan Dengan memahami sedikit tips ini, InsyaAllah ukhti bisa sedikit lega dan bangkit dari keterpurukan. Aamiin

Berserah Kepada Yang Maha Esa

Berserah Kepada Yang Maha Esa
Source image by Stocksnap.io
Jika kehidupan masa lalumu terasa sesak, dikala kamu tidak bisa curhat kepada orang lain karena alasan malu atau privasi yang tidak ingin diketahui orang lain. Bahkan berbicara pada orang tua mu juga tidak mungkin, karena kamu takut orang tuamu akan terbebani dan terlalu khawatir kepadamu.

Jangan risau!

Kita adalah seorang hamba dan Mahluk ciptaan Tuhan kan?

Tidak ada tempat terbaik untuk mencurahkan isi hati, selain dengan mengadu dan berkeluh-kesah kepada Nya.

Dia-lah sang penguasa alam, Yang menciptakan segala keruwetan di dunia ini. Bukankah dengan berpasrah kepadaNya membuat kita merasa tenang dengan yakin bahwa masa lalu kita merupakan bentuk dari izin-Nya.

Semua takkan terjadi kalau bukan Kehendak-Nya, jadi percayalah, bahwa masa lalu kita juga merupakan salah satu jalan dari rencana-Nya. Tinggal bagaimana kita bertindak kedepannya, untuk merubah menjadi masa depan yang indah.
Baca juga : Kenikmatan Yang Jarang Disadari dan Disyukuri Oleh Kebanyakan Orang

Lakukan Apapun Yang Bisa Membuatmu Bahagia

Lakukan Apapun Yang Bisa Membuatmu Bahagia
Source image by Stocksnap.io
Jika masa lalumu masih membayang, dan menjadikan harimu penuh drama untuk selalu terngiang akan masa suram.

Do anything can make you happy. Karena kamu berhak untuk bahagia, siapapun kamu, entah kamu anak orang kaya, anak orang miskin, anak pejabat, anak petani. Semua orang punya hak untuk bahagia.

Kenapa harus selalu terbebani dengan masa lalu, kamu harus bahagia, setiap orang mempunyai kesempatan yang sama, jika kesempatan pertama gagal, pasti ada kesempatan kedua, ketiga dan seterusnya.

Buatlah dirimu bahagia, agar orang disekitarmu juga ikut bahagia, alam disekitarmu juga merasa bahagia, dan semoga masa depanmu juga ikut bahagia saat bertemu dengan mu.

Bagaimana agar bisa bahagia?

Anak kecil aja bisa bahagia tanpa harus di ajari bagaimana cara bahagia. Begitu juga dengan kita, contohlah anak kecil tersebut, lakukan apa yang bisa membuatmu bahagia.

Jika makan sesuatu bisa membuatmu bahagia, ya makan saja sampai bahagia. Jika Travelling bisa membuatmu melupakan kegalauanmu, maka lakukanlah untuk membahagiakan dirimu.

Jadi, lakukan apa yang menurutmu bisa membuatmu bahagia, bukan untuk membuat dirimu lupa akan masa lalu. Sekali lagi, aku ingatkan, ini tentang dirimu yang bahagia, bukan masalah masa lalu.

Perbanyak Berkomuniskasi, Mungkin Bisa Membuatmu Lebih Nyaman

Perbanyak Berkomuniskasi, Mungkin Bisa Membuatmu Lebih Nyaman
Source image by Stocksnap.io
Mungkin sulit untuk melupakan masa lalu yang terjadi, jadi jangan berusaha hanya untuk melupakan masa lalu, cukup masa lalu itu untuk dikenang dan sewaktu-waktu kita butuhkan untuk menampar diri agar tidak terperosok ke jurang yang sama.

Nah, itulah saatnya memanfaatkan teman dan sahabat, untuk membuat galaumu lebih berwarna. Membaur dengan teman dan mencoba menjalani kehidupan seperti biasanya, layaknya tidak terjadi apa-apa. Sungguh itu hal yang indah.

Kamu tidak sendirian kawan!

Ada tempat untuk berbagi walau tanpa harus kau utarakan isi hati, sebenarnya tanpa kau ucapkan sekalipun, sahabat sejati akan selalu setia menemani dalam keadaan senang maupun duka

Jangan Berusaha Melupakan, Biarkan Semua Ini Mengalir Dengan Apa Adanya

Jangan Berusaha Melupakan, Biarkan Semua Ini Mengalir Dengan Apa Adanya
Source image by Stocksnap.io
Banyak orang yang patah hati dan berusaha sok tegar dengan apa yang terjadi, merasa bisa menghadapi dengan mudah. Tapi pada kenyataannya, dia selalu meratapi kesedihannya jauh lebih dalam disaat kesendiriannya.

Jadi, Biarkan rasa sakit itu mengalir dengan sendirinya, tak usah berusaha untuk melupakannya, semakin kamu berusaha, semakin kuat hatimu menolaknya. Begitu kata pengalaman pahit saya sewaktu masih single dulu.

Jalani saja apa adanya, jika saat teringat dia, menangis saja kalau memang air mata tak terbendung lagi, keraskan tangisanmu hingga habis air matamu. Setelah itu bercerminlah, dan katakan pada cermin tersebut, ini adalah hari terakhir aku menangis, besok aku akan menangis lagi tapi tidak lebih lama dari hari ini.

Begitulah sampai kamu menemukan kebahagiaan kamu tersendiri yang jauh lebih tegar dan bahagia tanpanya dan tanpa air mata.
Baca juga : Wanita Harus Tegas Antara Halalkan Atau Tinggalkan

Berdamailah Dengan Masa Lalu. Sebab Kelak Kita Akan Mengerti Arti Bahagia Yang Sesungguhnya

Berdamailah Dengan Masa Lalu. Sebab Kelak Kita Akan Mengerti Arti Bahagia Yang Sesungguhnya
Source image by Stocksnap.io
Jika kamu sudah menemukan kebahagiaan, kamu akan tau bahwa masa lalu adalah hal yang tak bisa kita buang begitu saja. Masa lalu tidak untuk kita lupakan, sebab sampai kapanpun kita takkan lupa, kecuali jika Allah menghendakinya.

Biarlah cerita pahit ada disana, yang terpenting cerita kita sudah hijrah.

Biarlah masa lalu tetap hidup dan berdamai dengan hatimu, sebab masa lalu hanyalah kaca yang sewaktu-waktu kita perlukan, agar kelak kita tak merasakan kesakitan yang sama.

Biarlah masa lalu tetap ada, sebab yang indah itu bukan saat kita bisa mengingat semua kenangan di dalamnya, melainkan saat kita bisa memaknai setiap hikmah yang di sampaikan oleh-Nya. :)

Maka, belajarlah dari masa lalu, dan janganlah ulangi kesalahan seperti waktu itu. :)


Pandaan, 29 Agustus 2017 
Dewi'Na Irawan
Read more »
Apa sih untungnya pacaran? Rugian mana, Pacaran atau Single?

Apa sih untungnya pacaran? Rugian mana, Pacaran atau Single?

Pacaran, sebuah kata yang identik dengan realita remaja zaman sekarang. Katanya, dizaman sekarang kalau tidak punya pacar itu bukan anak gaul, Pacaran itu tandanya kita masih laku, juga tandanya kita bisa bersosialisasi dengan masyarakat juga dengan budaya perubahan zaman.

Katanya, pacaran itu enak, menyenangkan, bisa bikin hati berbunga-bunga, ada yang mengasih perhatian, juga ada rela berkorban demi kita. Itu kan so sweet banget?

mending single tapi berkualitas ketimbang pacaran tapi penuh dosa

Iyeh, so sweet emang. Tapi tahukah kamu, bahwa Pacaran itu lebih banyak ruginya dan entah apa ada keuntungannya!.Baik kita bahas arti dan tujuan pacaran terlebih dahulu untuk mengkaji bagaimana indahnya pacaran..

Menurut Wikipedia, Pacaran merupakan proses perkenalan antara dua insan manusia yang biasanya berada dalam rangkaian tahap pencarian kecocokan menuju kehidupan berkeluarga yang dikenal dengan pernikahan. Yah tujuan akhir adalah pernikahan, Pacaran hanya sebagai cara untuk mencari kecocokan dan saling mengenal satu sama lain.

Tapi tahukah kamu, seberapa lamapun kamu pacaran, tak akan bisa mengenal pasangan seutuhnya. Pacaran hanyalah dinding pembatas kepalsuan, banyak pasangan yang kaget dengan sifat dan sikap asli pasangannya setelah menikah. dan banyak diantaranya yang memutuskan bercerai padahal sudah lama memahami dan mengerti karakternya selama pacaran yang lama.

Jadi tidak ada jaminan, pasangan yang sudah mengarungi masa pacaran yang lama, akan menjadi pasangan yang serasi saat melangkah ke bahtera rumah tangga. Tak ada jaminan bahwa keharmonisan pacaran bisa berlanjut di jenjang pernikahan.

Pengorbanan pacaran hanyalah sebatas topeng penarik hati pasangan, bisa jadi itu hanya sebuah rekayasa yang dibuat dan dirancang untuk membuat pasangan nyaman dan kemudian ditinggalkan. Pacaran terkadang bukan dirancang untuk sebuah komitmen, karena komitmen itu berhubungan dengan janji suci yang tak ingin di ingkari. Pacaran lebih banyak berujung dengan perpisahan dan akhirnya patah hati.

So, Dimana untungnya coba?. Yang tadinya menyenangkan dan berbunga-bunga, yakin semua rasa itu akan seperti itu seterusnya, jangan-jangan hanya di awal saja. Pacaran itu menandakan kita laku!, yakin seperti itu, disamakan dengan barang dagangan saja mau, yang di umbar dan di obral agar cepat laku sekaligus gampang layu
Baca juga  Ternyata Dalam Islam Memperbolehkan Berpacaran, Asalkan....?

Mending single tapi berkualitas. Jauh dari rasa terbebani karena cinta semu, juga tak akan tersakiti walau selalu sendiri, bukan tidak laku, tapi menunggu dengan sabar pasangan yang hakiki datang.

Single itu lebih menguntungkan dari pada pacaran, Banyak hal yang dipikirkan orang yang pacaran, dari pekerjaan, tugas kuliah, si Dia tidak ada kabar, Uang jajan buat weekend, dan sebagainya. Kalau single lebih fokus dengan fikirannya, karena single lebih berfikir akan dirinya yang jelas mengerti kebutuhannya sendiri.

Jadi Single itu lebih fokus ke tujuan ketimbang pacaran yang jelas banyak dipenuhi kebimbangan

Katanya, Pacaran juga lebih banyak menghabiskan waktu dijalan, waktu yang harusnya dibuat istirahat setelah lelah bekerja seharian, justru diforsir dengan jalan-jalan bersama pacar dan mampir di cafe hanya sekedar nongkrong beli kopi.

Sedangkan single, jelas lebih banyak waktu untuk rehat dan quality time dengan keluarga, sembari menabung dengan uang sisa buat bekal masa depan dari pada di hamburkan dengan nongkrong dan jalan-jalan yang tak begitu berkepentingan.
Baca juga  Arti Cinta Yang Sesungguhnya Itu Menurut Kalian Seperti Apa?

Single itu sehat, sehat dengan rehat yang tepat dan ekonomi yang siap, Jauh berbeda dengan Pacaran yang lebih banyak menghabiskan banyak uang, waktu dan tenaga yang tak jarang berujung sia sia.

Pacaran itu bukan dirancang untuk sebuah komitment, perpisahan lebih sering menghiasi kehidupan pacaran. Pacaran terkadang harus rela berkorban untuk memenangkan ego sang pujaan, terkadang perubahan yang tidak perlu harus dilakukan agar pasangan tertarik untuk mempertahankan.

Single itu jauh lebih tenang, jauh dari rasa tertekan karena sebuah tuntutan, merasa bebas mengembangkan diri sendiri dengan tetap setia menunggu jodoh datang dengan masa depan yang mapan.

Pacaran itu rentan tersakiti, karena butuh pengorbanan dan perubahan yang kadang bukan dari keinginan diri sendiri, Sedangkan Single itu bahagia, bisa bebas melangkah kemana saja untuk mengembangkan potensi diri.

Pacaran itu lebih banyak mengarah ke hal negatif, lebih banyak mengumbar kemesraan yang berlebihan, Bukan salah pacarannya, emang sudah kodrat bahwa laki-laki dan perempuan ditakdirkan untuk bersama. Jadi rasa saling melengkapi dan saling memiliki, terkadang menjerumuskan kepada hal yang tak pasti.

Menikah adalah jalan satu-satunya yang pasti untuk wadah rasa saling melengkapi dan saling memiliki tersebut. Single sebelum halal adalah hal luar biasa yang bisa dilakukan manusia dalam mengunci rapat-rapat hasrat dalam diri, Percaya atau tidak, Nafsu semakin di umbar akan semakin menjadi-jadi.

Nah pacaran adalah tempat pengumbar nafsu yang terselubung, awalnya memang hanya untuk memadukan kedua rasa dalam hati kedua insan, kemudian rasa itu berubah menjadi tindakan, dari indahnya pegangan tangan, kemudian menjadi hangatnya sebuah pelukan, dilanjut menjadi luar biasanya rasa ciuman dan berujung pada kelamnya masa depan di penghujung hasrat yang tak terbendung.
Baca juga  Wanita Harus Tegas Antara Halalkan Atau Tinggalkan

Muslimahlah yang paling dirugikan dalam hal pacaran, Rugi waktu untuk bermesraan dengan yang tak di takdirkan, Rugi mengenahi privasi yang terlanjur terbuka untuk orang yang tak berwenang, dan Rugi besar ketika zina tak terelakkan, dari masa depan yang suram dan beban tanggung jawab yang kadang disia-siakan oleh sang pujaan.

Naudzubillahi min dzalik

Semoga kita di jauhkan dari hal yang buruk dan membuat kita berpikir kembali akan hasrat untuk Pacaran.
Read more »
Pria Seperti Ini Yang Di Idam-Idamkan Para Wanita

Pria Seperti Ini Yang Di Idam-Idamkan Para Wanita

Pria ganteng bertubuh tinggi, dan mapan adalah hal yang biasa disukai kebanyakan wanita. Kodrat wanita itu mahluk yang lemah, dan semestinya dia selalu menginginkan sosok pelengkap dalam hidupnya dari segi kemapanan yang bisa mencukupi kebutuhan hidupnya. Juga menginginkan sosok pendamping yang bisa melindunginya dari bahaya.

Tapi kedua kriteria tersebut juga tidak menjamin kebahagiaan dalam hubungan, kedua kriteria itu bukan pokok utama dalam membangun sebuah hubungan yang harmonis. banyak faktor yang mempengaruhi, bisa jadi pria ganteng tersebut mempunyai sifat yang temprament atau suka selingkuh. Begitupun dengan kemapanan, bisa saja sosok lelaki mapan itu menyukai judi dan minum-minuman beralkohol.

Oleh sebab itu, sedikit saya bahas tentang Kriteria Pria seperti apa yang selalu didambakan kebanyakan wanita

1. Lelaki Yang Setia

Sumber gambar di sini
Hal pertama yang membuat wanita terkesan adalah tampilan fisik, baik postur tubuh yang tinggi, wajah yang manis dan pandangan mata yang begitu ngereget. 

Lelaki tampan nan rupawan merupakan dambaan terdalam seorang wanita, sepertinya semua wanita akan bangga ketika mempunyai pasangan yang berwajah tampan bak pemain drama korea.

Tapi, jika kita mempunyai pasangan yang tampan tapi tukang selingkuh, sama juga bohong. Punya pasangan tampan tapi nyaikitin hati, mending punya pasangan yang berwajah standart tapi tetep setia dan memberikan cintanya sepenuhnya untuk kita.

Okelah, fisik atau ketampanan merupakan syarat wajar dalam menentukan calon pasangan, tapi kesetiaan pasangan merupakan syarat mutlak yang harus ada dalam sebuah hubungan. Jadi kesetiaan lebih penting ketimbang ketempanan seseorang.
Baca : 10 Tip Yang Menjadikanmu Menjadi Lebih Menarik Dan Disukai Banyak Orang

2. Lelaki Yang Menepati Janji

Sumber gambar di sini
Wanita itu paling suka diberi janji-janji manis, diberi harapan yang tinggi hingga berangan-angan tentang masa depan. Kebanyakan Wanita itu lebih suka berkhayal tentang mimpi, tentang sosok pendamping masa depannya, juga tentang indahnya sebuah pernikahan versi dia.

Karena rasa pengharapan seperti ini, kadang lelaki sering memanfaatkan untuk masuk lebih dalam. Dengan janji-janji manis yang kadang hanya bualan dan isapan jempol belaka. Tapi anehnya, kita sebagai wanita begitu senang dengan janji-janji itu, walau kita sebenarnya tau, bahwa 80% itu hanya gombalan lelaki saja.

Wanita itu lebih suka pria yang tidak PHP (Pemberi harapan palsu). Kita sebagai wanita, lebih menginginkan sosok lelaki yang menepati janjinya. Atau kalau memang tidak bisa menepati, paling tidak, jangan membuat janji yang tidak bisa ditepati.

Kau adalah imam kami, kau pemimpin kami, jika kalian para lelaki tidak bisa menepati janji, bagaimana kalian bisa memimpin kami, dan bagaimana kami selaku wanita bisa menyanyangi kalian, kalau kalian selalu membuat janji yang tak selalu pasti ditepati.

        Baca juga : Inilah alasan, kenapa Cinta musti harus di ungkapkan

3. Lelaki Yang Bisa Dijadikan Teman Curhat

Sumber gambar di sini
Sudah kodrat bahwa wanita itu suka sekali bicara. Kita para wanita, akan betah berjam-jam berbicara dengan sahabat dekat. Entah itu berbicara tentang hal yang bermanfaat atau berbicara hal lain yang mungkin menurut kaum laki-laki tidak penting untuk dibahas.

Kita sebagai wanita adalah mahluk paling senstif, kita lebih peka terhadap hal-hal kecil yang membuat kita gundah. Tapi kita lebih banyak memendam rasa itu dalam-dalam yang sesekali menerobos keluar menjadi kemarahan yang tidak jelas.

Sebenarnya kita butuh tempat curhat, butuh orang yang mau menyempatkan diri untuk sekedar mendengarkan cerita kita dengan sabar. Kita tidak butuh solusi, kita hanya ingin pendengar yang mau memahami keluh kesah kita, yang selama ini terpendam tak terucap kata, juga memahami kita seraya memeluk dan menyandarkan kepala kita di bahunya dengan nyaman.

         Baca juga : Aku tak mau menjadi bunga yang indah tapi murahan

4. Lelaki Yang Pengertian

Sumber gambar di sini
Sesungguhnya wanita itu ingin dimengerti. Kita sebagai wanita yang kadang mempunyai sifat labil dalam memilih dan memutuskan suatu hal. Kita yang selalu melihat detail-detail terkecil suatu masalah, menjadikan kita menjadi makhluk perfecksionis, padahal tidak begitu juga.

Kita hanya butuh dimengerti, dimengerti tentang cara kami memilih baju dan bahan belanjaan sesuai standart kami. Kami memilih hal yang kami suka secara mendetail, dan butuh waktu lama dengan menimang-nimang mana yang akan kami beli. Kami butuh referensi dengan membandingkan dengan produk lain, dengan melihat harga, kualitas kain, tingkat keserasian dengan accesoris lainnya. Dan itu tidak semudah yang dipikirkan lelaki.

Sungguh kami ingin dimengerti perihal rasa rindu yang selalu datang ketika tidak adanya kabar dari sang pujaan hati. Sungguh kami tak ingin mengganggu, hanya ingin tahu keadaanmu baik-baik saja atau tidak. Kami hanya ingin kamu tidak melupakan menyapa kami seharian ini, walau kami tau, kamu sibuk dengan kewajibanmu dan tentang kesetiaanmu.
Tapi mengertilah... Kami sungguh rindu sapaan-mu.
Baca juga  7 Cara Untuk Melatih Pribadi Yang Lebih Optimis
***

Ya mungkin seperti itu sosok lelaki yang paling didambakan oleh kebanyakan wanita, sebenarnya masih banyak lagi yang kriteria yang lainnya, memang terlalu berlebihan kalau laki-laki yang menjadi pasangan kita itu harus seperti itu, tapi bukankah wanita memang selalu ingin dimengerti, jadi mengertilah kami memang begitu, sesungguhnya kami tetap akan menerimamu dengan apa adanya dirimu, terlepas dari segala kekuranganmu walau dirimu tidak berubah seperti yang kita inginkan. ^_^

Pandaan 29 Noverber 2016
Dewi'Na Irawan
Read more »
Tips Buat Single Yang Sedang Mencari Jodoh Dunia Akherat

Tips Buat Single Yang Sedang Mencari Jodoh Dunia Akherat

Single itu pribadi yang sedang menunggu datangnya jodoh yang hanya diciptakan untuknya. Menanti dengan sabar dan ikhlas menjalani setiap harinya, penuh senyum dan tawa walau kadang kesepian selalu datang membayanginya.

Memang datangnya jodoh tak pernah sama setiap orang, ada yang sangat beruntung di usia yang masih muda sudah mendapatkannya, ada juga yang baru menemukan jodohnya ketika usia tak lagi muda. Ada yang mendapatkan jodohnya hanya dari cinta yang pertama yang dirasakannya, ada pula yang harus mengalami jatuh bangun permasalahan cinta, baru mendapatkan jodohnya, dan ada juga yang terus tersakiti oleh cinta dan tak kunjung mendapatkannya.
Percayalah, kalau jodoh tak akan kemana, tinggal kita berusaha mencari serta dengan sabar dan ikhlas menanti waktunya tiba.

Berikut saya tuliskan beberapa tips buat para single yang sedang mencari jodoh

Percayalah, Jodoh Pasti Datang

Sumber Gambar disini
Melihat teman seangkatan sudah mempunyai pasangan dan momongan, terkadang kita pasti akan merasa iri dengan takdir mereka yang begitu mudahnya menemukan jodoh pasangannya. Walaupun kita tidak tau bagaimana perjuangan mereka dalam mendapatkan jodoh tersebut.

Tak semua pasangan berjodoh hanya dengan satu kali pertemuan dan berlanjut pada pelaminan. Tak semua seberuntung itu, terkadang ada yang harus tersakiti terlebih dahulu baru mendapatkan jodoh yang baik.

Tapi percayalah, Jodoh pasti akan datang. 

Kita tidak tau tempat dan bagaimana kita bisa bertemu dengan jodoh kita, selagi menunggu, selayaknya kita membuat diri kita pantas saat waktu bertemu jodoh itu tiba.

Bagaimana dia akan datang, jika kamu selalu bersembunyi dibalik bayang?

Menunggu bukan berarti kita diam ditempat dan tidak melakukan apa-apa. Menunggu yang benar itu selayak kita bekerja. Sembari berusaha mengikuti aturan dalam perusahaan dan kita menunggu dengan sabar hasil jerih payah kita berupa uang gaji-an.

jodoh juga begitu, kalau kita hanya diam tanpa melakukan apa-apa dan menunggu dia datang. Mau sampai kapan?

Memantaskan diri adalah hal yang terbaik yang bisa kita lakukan sembari menunggu. Jika kita seorang pria, kemapanan berupa materi adalah hal yang pantas untuk dipersiapkan sembari menunggu jodoh datang.

Jika kita seorang wanita, menjadikan diri kita semenarik mungkin adalah hal yang wajar dan wajib dilakukan agar para pencari jodoh bisa melirik kita. Bukan hanya tampilan wajah saja yang perlu kita perbaiki, melainkan hati yang bersih, sifat yang bagus dan karakter yang menarik agar kita pantas bersanding dengan jodoh yang baik.

Jangan Hanya Sibuk Memantaskan Diri, Karena Jodoh Tak Selalu Datang Sendiri

Sumber gambar disini
Seperti yang saya katakan tadi, menunggu bukan tentang duduk diam dan menunggu tanpa melakukan apa-apa. Menunggu dengan sabar setelah kita melakukan hal yang terbaik yang bisa kita lakukan.

Perjalanan mencari jodoh memang penuh dilema, terkadang terasa begitu sakit karena sebuah penolakan, ataupun terasa begitu rumit dengan banyaknya ketidak pastian

Apalagi di tengah kejaran usia, Usia yang tak bisa dibilang masih muda. Usia yang sudah bisa dikatakan usia matang dalam mengarungi lika-liku kehidupan rumah tangga.

Umur yang sudah berkepala tiga tapi tanpa dibarengi oleh pasangan hidup yang istimewa. Disaat semua teman seangkatan pergi kondangan bersama pasangan dan anak-anaknya, kita betah berkutat dengan status single dengan segala tanya dari berbagai teman tentang “Kapan Nikah?”

Waktu yang terlalu cepat berlalu, ketika kita sibuk memantaskan diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi, tanpa sadar kita melewatkan beberapa kali kesempatan untuk mengapai jodoh disekitar kita.

Single menunggu halal adalah sesuatu keputusan yang sangat luar biasa bagi seseorang, Tetap menjaga pandangan dan tak membiarkan menyentuh tangan yang bukan haknya.

Tapi dengan semua itu, kita terlalu percaya diri akan datangnya jodoh dengan sendirinya, Tak semua kehidupan seperti itu, kita diciptakan dengan berbagai kelebihan dan kekurangan yang tidak sama, Dan pastinya, dengan jalan kehidupan yang berbeda pula.

Jodoh tiap orang itu berbeda, Tak semua orang mempunyai keberuntungan yang sama, yang hanya menunggu jodoh datang untuk melamar, atau Tanpa sengaja mendapatkan jodoh dari sekali pertemuan. Kadang kita juga tetap butuh untuk menujukkan siapa kita, agar si calon pelamar tertarik dan menghampiri untuk melamar kita.

Jika jodoh itu mudah didapatkan, maka setiap orang sudah memilikinya sekarang.Kenyataannya, tak semua orang begitu, tak semua orang beruntung bisa menikah saat usia masih muda. Terkadang ada juga yang baru menemukan pasangan di usia yang dibilang tidak muda lagi. Karena setiap orang diciptakan dengan pilihan yang berbeda-beda dan kitalah yang menentukan pilihan itu sendiri.

Mencari jodoh itu butuh perjuangan. Jangan menunggu semata dan berharap mendapatkan kemudahan dalam hal bertemu jodoh, Sebab mencari jodoh tak seindah di sinetron, Hanya dari tabrakan berujung dengan jodoh, hanya dari sebuah benci bisa jadi cinta.

Kadang kita harus berjuang juga, agar dipertemukan dengan seseorang yang ditakdirkan-Nya menjadi jodoh kita. Berjuang untuk mencari, berjuang dalam mencari informasi, dan berjuang untuk bisa mengenal secara langsung dengan calon jodoh.

Memang terkadang kita akan merasakan tersakiti dalam proses menemukan jodoh, Tapi jangan putus asa, setiap perjalanan pasti ada hikmah didalamnya.

Jika jodoh adalah cerminan diri, ketika kita tak mau berjuang mencari jodoh, begitupun dengan cerminannya yang melakukan hal yang sama untuk enggan mencari. Jika sama-sama hanya saling menunggu, dan sama-sama berkutat dalam diam saat menikmati proses memantaskan diri.

Terus, kapan kalian akan bertemu?

Memantaskan diri itu perlu, tapi berjuang untuk mencari, sembari memantaskan diri dari setiap perjalanan yang terjadi. Disitulah pintu hikmah dan berkah akan terbuka seiring dengan bertemu jodoh yang di nanti

Jangan Turunkan Standartmu, Hanya Kamu Lelah Menunggu

Sumber gambar disini
Setiap orang pasti pernah menunggu, entah itu menunggu antrian, menunggu angkutan, menunggu adzan maghrib untuk lekas berbuka, dan banyak lagi yang lainnya. Kadang menunggu itu terasa lebih lama dan membuat kita lelah.

Patience is not the ability to wait. Waiting is a fact of life. Patience is the ability to keep a good attitude while waiting” (Joyce Meyers)

Tapi Menunggu itu fakta sebuah kehidupan. Kehidupan itu ada karena ada waktu didalamnya. Kehidupan itu seperti sebuah rentetan penantian dalam hidup. Deretan list tunggu yang menghiasi disetiap keseharian. Mau tidak mau, suka atau tidak suka, kita tetap harus bergelut dengan hal menunggu. Menunggu nasi matang, menunggu pakaian kering, menunggu kopi menghangat dan sebagainya.

Jadi, jangan kau turunkan standartmu hanya kamu menyerah dalam menunggu, Bukan masalah menunggunya yang perlu diperhatikan! Karena menunggu itu fakta kehidupan, menunggu itu sesuatu yang pasti dan memang harus dijalani. Namun, yang harus digarisbawahi adalah perilaku kita saat menunggu, apakah diiringi ragu dan gerutu, atau tetap bersabar dan menjalaninya dengan penuh tanggung jawab.

Jadilah yang terbaik biar dapat yang terbaik, Siapa yang menanam kebaikan, pasti akan menuai kebaikan pula. Begitulah seharusnya, Tak perlulah kita menurunkan standart dalam proses mencari jodoh. Ketika kita menginginkan wanita sholihah, maka tugas kita menjadi shoeih terlebih dahulu.

Jika kita menginginkan wanita yang baik, maka berusahalah untuk menjadi baik. Jika kita menginginkan wanita yang baik untuk anak-anak kita, maka jadilah pria yang baik dengan anak-anak.

Selama masa menunggu, janganlah lelah untuk menanam kebaikan, walau kita tidak pernah tau kapan harus memetik hasil dari apa yang kita tanam. Tapi percayalah, ketika hal baik yang kita tanam, semoga hal terbaik pula yang kita akan dapatkan.

Memantaskan diri bukan untuk supaya mendapatkan pasangan yang tepat, tapi dengan memantaskan diri, kita menjadikan diri kita layak untuk pasangan yang tepat.

Maksudnya, jangan hanya berpikir bahwa, memantaskan diri agar mendapat pasangan yang baik menurut kamu, karena, batasan baik menurut kamu pribadi, adalah memaksa-kan pasanganmu menjadi baik sesuai dengan egomu.

Tapi, Pasangan yang baik mampu menghargai kekurangan pasangannya. Mampu menutupi kekurangan pasangannya, dan saling menghargai ego dan keinginan masing-masing. Jadi, memantaskan diri agar menjadikan yang tepat dan layak untuk bisa mendapat pasangan yang saling menghargai dan saling menutupi kekurangan masing-masing.

Jika Dia Sudah Datang,Bagaimana Agar Dia Tidak hilang

Sumber gambar disini
Ketika calon sudah ada, tinggal bagaimana agar hubungan ini terjalin semestinya. Kejenuhan dalam suatu hubungan, kerap kali terjadi. Tidak hanya pada hubungan pacaran, hubungan suami istri saja, terkadang mengalami titik jenuh, Hingga terjadi konflik dan perselingkuhan.

Menjalin hubungan itu mudah, yang sulit adalah mempertahankannya.

Itulah kenyataan yang kita hadapi. Mempertahankan sebuah hubungan, yang didasari oleh keberagaman ego dan karakter kedua insan. Tidak semudah mengawali sebuah hubungan. Saling menghargai perbedaan adalah kunci untuk bisa mempertahankan sebuah hubungan dengan semestinya.

Kenyamanan dalam hubungan itu penting, Jika dia tidak suka akan suatu hal, jangan memaksakan dia untuk suka, jika dia menyukai hobby yang dilakukannya, janganlah melarangnya. Asalkan masih dalam kontek hal baik, tak perlulah kita melarang-larangnya. Hargailah keberagaman yang terjadi antara kalian berdua. Agar tercipta rasa nyaman ketika kalian bersama

Memantaskan diri itu, bukan untuk mendapatkan pasangan hidup yang pantas. Tapi menjadikan pribadi yang tepat untuk pasangan yang pantas.

Memantaskan diri berarti kita mengusahakan menjadi pribadi yang baik untuk layak dicintai pasangan yang baik. Sama halnya seperti ingin mempunyai sahabat yang baik, maka sepantasnya kita menjadi sahabat yang baik dulu, untuk layak berteman dengan orang-orang yang baik juga.

Jika ingin punya pasangan yang sholeh atau sholihah, berarti kita harus memantaskan diri dulu menjadi sholeh atau sholihah, baru kita akan layak untuk menjadi pasangan seorang muslim yang sholeh atau sholihah.

*** 

Dewi'Na Irawan


Read more »
 Tempat-Tempat Yang Biasanya Menjadikan Pria dan Wanita Jadi Cinta Lokasi, No 1 Yang Paling Sering Terjadi

Tempat-Tempat Yang Biasanya Menjadikan Pria dan Wanita Jadi Cinta Lokasi, No 1 Yang Paling Sering Terjadi

Jodoh itu memang sebuah rahasia yang hanya diketahui oleh Allah Subhanahu wata’ala, tentang kapan, dimana dan bagaimana jodoh itu datang.

Sebagaimana Jodoh adalah Suatu hal yang sudah di takdirkan atau sudah menjadi ketetapan Allah yang tidak bisa dirubah oleh manusia. Akan tetapi untuk mendapatkan jodoh, manusia tidak boleh berpangku tangan dan berserah diri tanpa adanya ikhtiar sesuai kemampuan diri sendiri.
Jodoh itu perlu dijemput
Selayak manusia dengan takdir kematiannya, Manusia wajib berikhtiar untuk tetap hidup, Dengan bekerja mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Begitu pula dengan jodoh itu harus di jemput, Se-enggaknya itulah ikhtiar manusia untuk mendapatkan pasangan hidup.

Menjemputnya juga bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya lewat doa dan ta’aruf. Walaupun terkadang banyak pemuda dan pemudi yang melakukan pendekatan dengan cara yang berbeda. Seperti Pacaran dan Pendekatan.

Pacaran atau Pendekatan terkadang dipengaruhi oleh seringnya pertemuan antara dua insan yang saling mengikatkan hati berdua. Kuantitas bertemunya ini juga dipengaruhi oleh tempat yang mengharuskan untuk mereka lewati dan lalui bersama.

Berikut tempat-tempat yang sering menjadikan pria dan wanita saling jatuh cinta dalam satu lokasi.

1. Cinta Lokasi di Tempat kerja

Tempat kerja adalah tempat yang paling sering menyatukan dua hati yang dimabuk asmara, banyak diantara karyawan yang menikah sesama karyawan dalam satu perusahaan.

Karena Kuantitas bertemunya sudah hampir tiap hari, maka potensi untuk saling lirik, saling melihat dan saling menggoda terjadi hampir tiap hari.

Begitupun disaat pulang kerja, Hang-out bareng atau bisa disebut dating/kencan juga akan lebih sering dilakukan tanpa harus menunggu gajian atau weekend tiba.

Beralasan pulang searah dan sekedar nokrong di cafe untuk membeli secangkir kopi, dengan ribuan canda tawa dan gombalan-gombalan pemikat hati.

Nyaris Tempat kerja adalah tempat paling sempurna untuk mencari jodoh.

2. Cinta Disela-sela Pelajaran Sekolah dan Tempat Kuliah

Seperti halnya Tempat kerja, Sekolah atau tempat kuliah juga sama-sama merupakan tempat yang ideal untuk mencari jodoh. Berbekal dengan visi yang sama yakni untuk pendidikan dan status gelar pendidikan.

Kembali saya mengulang Kuantitas pertemuan yang juga hampir tiap hari. Pun juga kebanyakan pemuda atau pemudi yang kuliah berasal dari luar kota yang mengharuskan untuk bertempat tinggal di sebuah asrama atau tempat kost.

Dengan begitu, kesempatan untuk saling bertemu seusai kuliah juga semakin mudah. Dengan kebebasan anak kost dan kebiasaan anak kuliahan yang sering nongkrong dicafe cafe.
Baca juga  Arti Cinta Yang Sesungguhnya Itu Menurut Kalian Seperti Apa?

3. 2-3 Bulan Mengaet Jodoh di Tempat Magang atau PKL (Praktek Kerja Lapangan)

Prakter Kerja Lapangan merupakan moment paling ditunggu bagi sebagian pemuda – pemudi. Berharap 2-3 bulan masa PKL memabawa keberuntungan pertemu dengan pasangan hidup sejatinya.

Sering kali moment seperti ini dipergunakan sebagai tempat menimbah ilmu pengetahuan dari kehidupan nyata dunia industri maupun dunia pendidikan. Sekaligus juga tempat menimbah air cinta untuk bisa dibawa pulang kerumah.

Terkadang moment seperti PKL ini, bisa mempertemukan tenaga bantuan yang sama dari berbagai tempat kuliah.

Karena singkatnya deadline mereka bisa bertemu, terkadang mereka terlalu tergesa-gesa untuk menasbihkan kata cinta. Tanpa harus mencari tahu secara detail kebiasaan pasangan, maupun hal yang bisa membuat hubungan ini berlanjut ke jenjang yang lebih tinggi.

Niatnya sih untuk menjadikan kenangan manis saat PKL. Tapi berujung Long distance ketika masa PKL habis. Endingnya, Galau menghampiri karena terserang rasa rindu yang tak sampai karena jarak yang ber mil-mil membentang. hahaha.. :p

4. Ujian Keberuntungan Jodoh di Tempat Pelatihan (Seperti BLKI (Balai Latihan Kerja Industri), Pembinaan Atlet, Dan Sebagainya)

Seperti Halnya PKL, Pelatihan di BLKI ini juga dikejar Deadline. Biasanya sekitar 2-3 bulanan pelatihan kerja.

Waktu yang cukup singkat untuk bisa memulai sebuah hubungan, Visi awal adalah untuk mendapat pelatihan di bidang Industri dan juga dengan mengikuti pelatihan di BLKI, Pihak BLKI menjamin peserta yang mengikuti pelatihan ini akan mendapatkan sebuah pekerjaan.

Tapi, Terkadang singkatnya waktu, tak menghalangi sebuah hubungan spesial antara dua insan untuk saling menyukai dan mengikat hati masing-masing.

5. Kesandung Jodoh di Sebuah Organisasi dan Fans Club

Kesempatan bertemu di Fans Club memang jarang terjadi. Biasanya ketika ada event tertentu seperti Nonbar (Nonton Bareng) sepakbola atau Konser musik Artis kesukaan. barulah kesempatan bertemu tiba.

Akan tetapi, Cinta itu tidak menampik harus seberapa sering bertemu yang menentukan untuk saling jatuh cinta. Terkadang pertemuan awal sudah membuat saling jatuh cinta, dengan berhubungan lewat telepon, membuat pertemuan kedua semakin akrab bahkan lebih menumbuhkan rasa cinta.

Untuk kali ini, bukan kuantitas yang penting, tapi kualitas saat pertemuan, yang menentukan Cinta itu bersemi atau tidak. Tapi tidak jarang juga, dari fans Club yang sama akhirnya berjalan seirama dalam balutan singgasana penikahan yang Indah.
Baca juga  Enaknya Membangun Cinta, Bukan Jatuh Dari Cinta

6. Pencinta Alam Penginspirasi Petualangan Cinta

Untuk yang ini, Tidak butuh harus beberapa kali pertemu untuk bisa jatuh cinta. Terkadang hanya sekali bertemu dan mengalami petualangan yang seru semasa event pecinta alam. Menjadikan dua insan ini menjadi sepasang kekasih di akhir perjalanannya.

Petualangan alam, memang sangat cocok untuk membangun Chemistry sebuah cinta. Dinginya Alam, kerasnya bebatuan dan Letihnya barang bawaan. Akan terasa lebih mudah ketika uluran tangan seseorang membantu menapaki jalan perbukitan.

Pun juga ketika pundak seseorang membagi beban letih dan hangatnya rasa nyaman, membuat petualangan terindah yang tak terelakkan oleh hati.
Baca juga   Tips Buat Single Yang Sedang Mencari Jodoh Dunia Akherat
Tak jarang kisah dua insan seperti ini berlanjut ke sebuah pelaminan, berawal dari dinginnya malam penuh bintang, kobaran api unggun yang menghangatkan disertai curhatan malam, Uluran tangan yang nyaman menghangatkan kala dingin pagi yang menusuk datang. :D

***
Kalau kalian, Di nomor berapa cinta kalian bisa terjalin dengan si dia.


Pandaan 27 September 2017
Dewi'Na Irawan
Read more »
Inilah 4 Alasan Kenapa Cinta Musti Harus Diungkapkan, Jika Tidak Bisa Berbahaya

Inilah 4 Alasan Kenapa Cinta Musti Harus Diungkapkan, Jika Tidak Bisa Berbahaya

Membiarkan perasaan cinta terhadap seseorang, terkubur dalam-dalam dilubuk sanubari. Bagaikan bom waktu yang sewaktu-waktu akan meledak dengan sendirinya.



Iya, Bom waktu. Menurut saya, tidak berlebihan dengan menyebutnya bom waktu. Kalaupun kita sendiri sangat pandai dalam menyembunyikan bom tersebut, apalagi menyembunyikan didalam diri sendiri. Suatu saat, ketika pemicunya mulai bereaksi, pastinya bom tersebut akan meledak dan menghancurkan kita berkeping-keping.

Sepandai-pandainya kita menyembunyikan perasaan kita terhadap seseorang. Suatu ketika, orang yang kita sayangi mendapatkan orang lain sebagai pendampingnya, disitulah penyesalan yang tiada akhir kita akan rasakan. Walaupun kita terus berkutat tentang rasa ikhlas, tetap saja, rasa sakit hati tentang seorang yang kita sayangi, di ambil orang itu sesuatu yang menyakitkan. Apalagi rasa menyesal ketika kita tak pernah berani mengutarakan perasaan kita.

Justru lebih ringan ketika kita mengungkapkan perasaan walaupun hasilnya bertepuk sebelah tangan, Se-enggaknya, ada perasaan lega ketika kita sudah mengungkapkan perihal isi dalam hati.

Banyak kerugian ketika kita harus bersusah payah menyimpan dalam-dalam perasaaan cinta kita kepada seseorang. Dan inilah alasan kenapa cinta itu harus di ungkapkan :

1.  Cinta Yang dipendam Menjadikan jerawat

Seperti yang dilansir di web wajahjerawat(dot)com. Menjelaskan bahwa penyebab jerawat yang utama adalah produksi minyak berlebih, sel-sel kulit mati, bakteri dan pori-pori tersumbat. Faktor lain yang bisa memicu timbulnya jerawat adalah hormon, stress, dan pengaruh obat-obatan.

Banyak yang mengatakan “jerawat itu timbul dari cinta yang dipendam” hanya sebagai mitos belaka. Karena tidak ada pembuktian secara teori,

Tapi perlu kita sadari, Cinta yang dipendam, memicu timbulnya stress yang berlebihan.  Stress juga merupakan faktor yang memicu timbulnya jerawat.

Begitu juga hormon, orang yang jatuh cinta, hormonnya akan berubah-ubah. Kadang dia merasa sangat bahagia dan juga merasa tersakiti akan cinta.

Dan menurut saya, orang yang terlanjur memendam perasaan cinta kepada seseorang, secara tidak sadar, dia mempekerjakan tubuhnya tidak serileks seharusnya. Percaya atau tidak. Tipe orang seperti ini, lebih banyak pemikir dan takut untuk melangkah.

Karena ketidak stabilan tubuh akibat kurangnya rileks dalam hatinya, memungkinkan terjadi penyumbatan pori-pori dan sel-sel mati yang mengakibatkan jerawat. Memang tidak ada penjelasan secara ilmiah tentang ini. Tapi saya percaya cinta juga punya andil tentang jerawat ini.
Baca juga  Arti Cinta Yang Sesungguhnya Itu Menurut Kalian Seperti Apa?

2. Nambah pikiran dan stress berkelanjutan

Seperti yang saya jelaskan sebelumnya, yang namanya memendam rasa cinta dalam-dalam tanpa harus  tau kapan akan diungkapkannya seperti bom bunuh diri. Karena kita tidak tahu, kapan rasa sakit karena kehilangan dan penyesalan akan datang. sewaktu-waktu ketika si doi sudah punya kekasih. Barulah kita menyadari bahwa hidup ini memang tak adil, wkwkwk

Tiap hari, yang dipikirkan selalu dia yang cantik nan jelita. Tetapi setiap bertemu dan bertatap muka dengan dia, selalu memalingkan mata dan tak bisa berkata apa-apa.
Melihatnya bahagia itu sudah cukup membuat saya bahagia
Kalau ada teman saya yang mengatakan seperti itu, saya akan seret dia ke sungai, saya gampar berkali-kali hingga dia sadar apa yang diucapkan itu hanya kemunafikan.

Bayangin saja, mana ada orang yang bahagia, ketika melihat lelaki atau wanita yang disayanginya jalan dengan pasangan lain.

Kalau itu terjadi kepada anda, dan anda setuju tentang statement “Melihatnya bahagia itu sudah cukup membuat saya bahagia”, berarti anda harus berpikir ulang. Mungkin saja yang anda rasakan hanya perasaan suka biasa, atau anda memang tidak benar-benar mencintainya.

3. Menyakiti diri sendiri

Semakin lama kita menyimpan rasa sayang kita kepada seseorang, tanpa mampu kita utarakan yang sebenarnya kepada orang tersebut. Justru itu akan menyakiti diri sendiri.

Kenapa saya bisa mengatakan seperti itu. Sedikit aku jelaskan dengan memakai contoh cerita:
ada seorang gadis yang sangat mencintai seorang lelaki, tapi tak pernah sekalipun si lelaki ini tahu, bagaimana perasaan si gadis ini.

Suatu ketika, Si lelaki ini mengoda wanita lain, yang jelas-jelas itu wajar dilakukan si lelaki ini untuk berusaha mendapatkan pasangan hidup. Sedangkan si gadis ini, terus menerus menyimpan isi hatinya, dan terus merasa tersakiti ketika melihat lelaki pujaannya mendekati wanita lain.

So, dari sini, siapa yang salah, si gadis atau si lelaki ini?

Tentunya, si gadis dong. Mengapa tidak di ungkapkan isi hatinya, si laki-laki ini juga tidak tau menau ada orang lain yang selama ini mencintainya dalam diam-nya.

4. Kelamaan Diambil teman

“Cinta itu seperti bolpoint, kalau ngak ilang yang diambil teman”

Capture from Google
Saya suka dengan meme ini, sebuah realita hidup, terkadang cinta itu pergi dengan sendirinya. Mungkin dari kasus ini, lebih memudahkan untuk move on ke hati lain. Tapi kalau cinta berpaling ke teman, Gimana mau move on, yang ada Sakit hati berkelanjutan yang iya.


Bagi yang masih menunggu waktu yang tepat untuk mengungkapkan perasaan, saya sarankan jangan curhat dengan teman yang mengenal orang yang kita sukai, terlebih lagi yang kita curhati juga termasuk jomblo.

Sebuah pengalaman, bahwa kebanyakan orang yang dicurhati malah jadi pasangan orang yang kita sayangi. Kenapa demikian. Karena seringnya kita curhat, lama-kelamaan orang yang dicurhati ini penasaran kepada wanita atau lelaki yang kita sukai.

Dan tanpa susah payah mencari kesukaan dan karakter si wanita atau lelaki idaman , orang yang di curhati sudah mendapat banyak informasi yang diperlukan secara Cuma-Cuma untuk bisa memuluskan jalan untuk mendekatinya.

Jadi, tak usahlah curhat sana sini  tentang kesukaan kita terhadap seseorang. Dan janganlah terlalu lama untuk mengungkapkan cinta dihati. Siapa tau ada teman yang akan menyatakan cinta lebih dulu. Dan akhirnya kita menyesalinya.
Baca juga  Enaknya Membangun Cinta, Bukan Jatuh Dari Cinta

Kesimpulan,

kenapa harus dipendam?

kan belum tentu, dia menerima atau tidaknya!, kita juga belum tau perasaan dia kepada kita itu seperti apa. Apa Anda tidak menyesal, ketika dia mempunyai perasan yang sama dan sama-sama memendam dalam dalam seperti anda.


Seberapa buruk imaginasi kita tentang hal setelah kita menyatakan cinta, Se-enggaknya ada rasa lega dan puas mengeluarkan isi hati dan se-enggaknya kita tau bagaimana reaksi dia akan perasaan kita.
Seandainya kita ditolak, kan ada alasan kuat untuk move on dan tidak terbebani rasa cinta yang terlanjur dalam.

Sekian, semoga bermanfaat


Pandaan 19 September 2017
Dewi'Na Irawan
Read more »

Islam

Parenting

Blogging