-->
Cara Index Artikel Baru Di Google Console Baru

Cara Index Artikel Baru Di Google Console Baru

Cara Index Artikel Baru Di Google Console Baru
Source image : Flipweb.org

Mungkin ini tips yang sudah banyak blogger pada taubagaimana cara biar artikel baru biar cepat terindex di google. Di artikel para suhu-suhu Blogger juga pada banyak info tentang tema ini, namun saya tetap bersikeras menulisnya sebagai pengalaman diri sendiri. 

Jadi ceritanya tuh saat saya mendapat penawaran dari pihak Advertiser, yang mana pihak Advertiser sendiri memberi syarat untuk menuliskan artikelnya sendiri sesuai tema, kemudian artikel harus sudah terindex di google.

Saya mah blogger awam yang taunya nulis doang, jadi saya berpikiran bahwa setiap artikel yang sudah terpublish otomatis akan terindex di Google. Apalagi saya tuh sudah setting peta situs di Google console atau Webmaster, yang menurut saya setiap artikel yang publish secara otomatis akan terindex dalam sendirinya.

Dan ternyata, pemikian saya tentang hal itu tidak benar.

Hal ini terbukti ketika pihak Advertiser menanyakan kepada saya “kok artikelnya belum terindex yah kak?”.

Beliau menjelaskan bahwa jika artikelnya memeng sudah terindex, indikasinya Backlink yang saya pasang di artikel saya menuju situs yang ditentukan juga akan terlihat. Padahal saya sudah publish artikel tersebut dua hari yang lalu loh?

Secara blog saya kan memang berasal dari platform blogger atau blogspot, namun kenyataannya untuk terindex itu tidak secara otomatis hari itu juga.

Saya jadi paham bahwa tidak selamanya blogger yang menggunakan platform dari google itu menjadi anak emas. Bahkan katanya jauh lebih enak menggunakan platform Wordpress, apalagi ada plugin-plugins yang bisa mendukung perihal index dan SEO.

Dulu pernah coba sih biar cepat terindex itu menggunakan Google search console. Yakni dengan menambahkan url artikel terkait dan mengindexnya secara manual.

Nah saya ingin coba itu, karena saking lamanya tidak melihat search console, saya binggung dengan perubahan tampilan dari google search console tersebut. Saya cari menu untuk pengindexan manual yang pernah saya ingat, namun saya gagal mencarinya. Bahkan tools-tools di versi lama juga tidak bisa digunakan.

Dan pada akhirnya saya menemukan caranya berikut saya jelaskan secara seksama, hehehe

Cara Mengindex Artikel Baru Secara Manual


Pernah saya singgung di artikel “Hal Yang Perlu Diperhatikan Agar Blogmu Disukai Dan Dikunjungi Banyak Orang”. Yang mana salah satu agar blog bisa dikunjungi oleh banyak orang adalah blog kita harus terindex di Google.

Agar bisa terindex di Google syaratnya adalah dengan mendaftarkan blog kita ke Webmaster atau Google Search Console. Kalau kalian belum paham cara daftarnya, bisa banget cari rujukan lain di blog-blog lain, karena saya tidak memiliki artikel tentang itu, huhuhuhu.

Dalam Search Console, banyak menu yang dapat dimanfaatkan agar blog kita terlihat lebih baik. Misalnya masalah pembergunaan seluler, Link yang tertaut dengan blog kita, bahkan statistik blog kita juga.

Saya juga pernah mencoba untuk menghapus link broken karena artikel yang sudah pernah saya publish sebelumnya, sengaja saya hapus karena suatu hal. Nah di Google Search Console ini ada menu untuk menghapus link broken yang sudah terindex.

Saya tuh dulu taunya bahwa Search Console ini hanya berguna untuk memasukkan sitemap doang, ternyata banyak manfaat dengan mempelajari data dan statistik di Search Console ini. Nah salah satunya adalah dengan melakukan pengindexan secara manual.

Untuk caranya sendiri berbeda dengan di versi Search Console terdahulu. Dan saya baru tahu gara-gara claim dari pihak Advertiser, jadi nambah pengetahuan nih.

Cara Index Artikel Baru Di Google Console Baru

Pertama-tama, buka dan login Search Console, kemudian pilih “Inspeksi url”. Ketik atau copy url artikel dan pastekan di kolom yang tersedia.

Google akan mencari data url itu sudah terindex atau belum, jika belum akan muncul seperti gambar di bawah ini.

Cara Index Artikel Baru Di Google Console Baru
Pilih “Minta Pengindeksan”. Jika memang url itu valid di blog kita, maka dalam beberapa menit google akan mengindeks artikel baru kita.

Tadaaaaa…

Dengan begitu artikel baru kita akan terindex dalam hari itu juga.

Bagaimana? Sudah sedikit paham tentang cara pengindeksan artikel baru secara manual.
Semoga bermanfaat



Dewi’Na Irawan

Lanjut Baca »
Ternyata Perbedaan Air Aki Merah Dan Biru

Ternyata Perbedaan Air Aki Merah Dan Biru

Perbedaan air Aki merah dan air Aki biru
Source image : tribunnews.com

Seperti yang sudah kita ketahui jika jenis aki basah adalah salah satu jenis aki yang banyak digunakan untuk kendaraan di Indonesia. Hal ini karena aki basah memiliki keistimewaan dimana jika akinya tekor, kita hanya perlu melakukan pengisian air accu agar bisa digunakan kembali.

Ciri utama dari jenis aki basah ini adalah terdapat air yang ada di dalam unit aki tersebut. Nah seiring berjalannya waktu tentu saja air aki akan menyusut secara perlahan, apalagi jika kendaraan sering digunakan untuk sehari-hari. Untuk bisa menjaga kualitas dari aki, maka dibutuhkan pengisian air accu secara berkala.

Kapan kita boleh mengisi ulang air aki? kita dianjurkan untuk melakukan pengisian ulang air aki ketika air yang ada dalam unit aki tersebut sudah berada di bawah ambang batas normal. Air aki yang digunakan untuk mengisi ulang unit aki ini tentu saja bisa kita dapatkan dengan mudah di bengkel sekitaran rumah kita, jika tidak anda bisa membelinya di toko otomotif terdekat. 

Namun jangan asal sembarangan membeli air aki ya, karena terdapat dua jenis air aki yaitu aki merah dan biru. 

Perbedaan Air Aki Merah Dan Biru


Perbedaan air Aki merah dan air Aki biru
Source image : medium.com

Pada saat kita ingin membeli cairan air aki di bengkel atau toko otomotif tentu saja kita akan ditawari dengan dua jenis cairan air aki, yaitu air aki merah dan juga air aki biru. Keduanya bisa anda lihat dengan warna tutup yang digunakan pada botol tempat air aki tersebut.

Jika botol menggunakan penutup warna merah, maka bisa dipastikan air aki tersebut adalah jenis air aki merah, begitu juga sebaliknya jika air aki tersebut menggunakan penutup warna biru, maka bisa dipastikan jika jenis air aki tersebut adalah air aki biru.

Pastinya anda bertanya-tanya, kenapa keduanya dibedakan? bukankah keduanya sama-sama air aki? Tentu saja berbeda, kedua jenis air aki ini dipilih karena memang dibuat untuk tujuan yang berbeda.

Air aki dengan penutup warna biru tersebut digunakan untuk menambah cairan aki yang sudah tinggal sedikit. Jadi bagi anda yang ingin mengisi ulang air aki anda, maka anda pilih saja air aki dengan warna yang biru.

Sedangkan untuk air aki yang berwarna merah ini memang dibuat khusus untuk melakukan pengisian pada unit aki yang baru. Jadi jika anda ingin mengisi air aki untuk unit aki yang baru, anda bisa menggunakan air aki yang warna merah.

Yang membuat berbeda antara air aki warna biru dan merah berikutnya adalah pada kedua jenis cairan yang terkandung dalam masing-masing air aki tersebut. Air aki jenis merah ini lebih dikenal dengan nama air aki zuur. Air aki merah ini mengandung asam sulfat atau H2S04 yang mengandung elektrolit atau zat yang dapat menyimpan sekaligus menghantarkan listrik

Sementara untuk air aki warna biru ini mengandung cairan yang cukup berbahaya. Hal ini karena jika air aki dengan warna biru ini terkena kulit, maka bisa menimbulkan efek gatal-gatal pada kulit. Oleh sebab itu anda harus hati-hati saat akan menuangkan air aki warna biru ke dalam unit aki. Karena zat yang bisa menyimpan dan menghantarkan listrik tersebut, maka aki warna merah lebih banyak digunakan untuk air aki pertama.

Sebenarnya pada dasarnya masing-masing pabrikan memiliki formula H2S04 mereka sendiri-sendiri. Untuk air aki dengan warna biru ini biasanya digunakan untuk menambah volume air aki, atau untuk pengisian ulang air aki.

Air aki warna biru ini merupakan air yang telah mengalami demineralisasi. Karena sudah mengalami demineralisasi tentu saja air aki tersebut tidak mengandung logam sama sekali di dalamnya.

Air aki warna biru juga tidak bisa menambah berat jenis H2S04 yang masih tersisa. Oleh sebab itu air aki warna biru banyak digunakan untuk menambah atau mengisi ulang volume air aki yang sudah ada sebelumnya. 

Meskipun memiliki kandungan yang berbeda, namun kedua jenis aki ini dijual dengan harga yang tidak jauh berbeda kok

Semoga bermanfaat

Lanjut Baca »
Tips Memilih Model Hijab Untuk Pemula Versi Saya

Tips Memilih Model Hijab Untuk Pemula Versi Saya

Source image by Beautynesia.id

Penggunaan model hijab di Indonesia kini semakin berkembang pesat. Selain penduduk di Indonesia mayoritas beragama Islam, juga kemajuan di bidang industri busana makin bervariasi, sehingga pengguna busana muslim makin banyak. 

Dulu masyarakat menggunakan busana muslim hanya pada waktu tertentu saja, misalnya pada saat kondangan maupun bertepatan hari lebaran. Namun seiring berkembangnya zaman, busana muslim sudah menjadi pakaian kasual sehari-hari.

Tingginya permintaan akan model hijab, membuat para produsen busana semakin membuat banyak variasi model. Mulai dari model hijab kasual hingga model elegan nan formal, masyarakat menyambut dengan hangat akan berkembangnya variasi hijab ini.

Karena saking banyaknya variasi model hijab, terkadang saat mau pilih-pilih model hijab ini bikin galau. Untuk itu, saya ingin share tip memilih model hijab untuk pemula biar bisa meningkatkan penampilan kita, juga tetap nyaman dan elegan saat dikenakan sehari-hari.

1. Pilih Bahan Hijab


Semakin berkembangnya tren hijab, bahan pembuatan hijabpun makin bervariatif. Gampang-gampang susah sih dalam mencari bahan hijab yang sesuai dengan kita. Yag paling penting buat saya sih dengan memilih bahan hijab yang nyaman dan disesuaikan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.

Misalnya kalau kita kerja di perusahaan yang suasananya cukup panas, maka jangan paksakan menggunakan bahan hijab yang tebal. Memang penampilan kita makin kece saat menggunakan itu, namun tak sesuai saat dipakai sewaktu kerja.

Saya sih biasanya menggunakan hijab jenis spandek. Selain lebih simple, bahan spandek juga bisa menyerap keringat dengan baik. Jadi nyaman aja kalau menggunakan hijab jenis spandek ini saat bekerja.

Sedangkan kalau lagi kondangan atau menghadiri event di luar rumah, mungkin hijab berbahan sutra, viscose maupun polyester sangat cocok digunakan untuk tampilan yang modis dan elegan.

2. Menyesuaiakan Dengan Bentuk Wajah



Selain memilih bahan hijab yang sesuai, menyesuaikan jilbab dengan bentuk wajah juga perlu.

Misalnya bentuk wajah kita itu memiliki rahang yang besar, lebih baik jangan menggunakan jilbab berbahan spandek yang lentur. Karena tekstur spandek yang lentur inilah yang dapat menahan kontur pipi jadi terlihat chuby atau tembem.

Untuk bentuk wajah dengan rahang besar direkomendasikan menggunakan jilbab dari bahan katun. Bahan katun ini cenderung kaku, sehingga muncul efek lancip yang membuat wajah terkesan tirus, sehingga terlihat lebih proposional.

Berbeda jika kita memiliki dagu yang panjang, Jilbab dengan bahan spandek akan terlihat sangat cocok untuk kita. Karena bahan spandek bisa mengikuti alur bentuk wajah, sehingga mampu menyamarkan dagu yang panjang.

3. Perpaduan Warna Kulit


Memadukan warna kulit dengan warna hijab juga cukup penting diperhatikan. Warna kulit putih memang sangat cocok variasi warna apapun. Namun sebaiknya kita menghindari warna putih, karena bisa terkesan pucat.

Begitupun dengan kulit yang berwarna kuning langsat juga bisa menggenakan berbagai pilihan warna hijab. Namun sebaiknya kita hindari kain yang berwarna keemasan, orange dan karamel.

Sedangkan jika kulit kita berwarna sawo matang, mungkin lebih cocok menggunakan kain yang bernuansa gelap. Seperti warna biru tua, maroon, ungu maupun hitam.

4. Cari Variasi Model Hijab Dengan Brand Ternama


Setelah memahami ketiga poin di atas, lanjut dalam penentuan brand dalam memilih hijab. Di Indonesia sendiri cukup panyak produsen yang memproduksi hijab dengan tren masa kini, antara lain Meccanism, Elzatta, Rabbani, Dian Pelangi, Zoya, Shafirra dan lain sebagainya.

Kalian juga bisa mengunjungi official website dari brand-brand hijab populer, misalnya Hijabenka, Zalora, Hijup, Zoya dan lain sebagainya.

Sedikit sulit sih untuk merekomendasikan brand tertentu yang mungkin cocok buat kalian. Saya sendiri juga tidak memiliki fanatic tertentu dalam memilih hijab dengan brand tertentu untuk saya kenakan tiap harinya.

Selama ini, saya membeli hijab secara online melalui marketplace online, misalnya di Blibli.com. di Blibli.com ini juga menyediakan berbagai brand ternama juga loh. Ada Zoya, Hijabenka, Berrybenka, Zalora dan lain sebagainya.

Yah seperti itulah tips dalam memilih hijab ala saya. Dan yang paling penting dari ke empat tips tersebut adalah usahakan kita memilih produk hijab yang tidak transparan. Karena pada dasarnya fungsi dari hijab itu sendiri adalah untuk menutup aurat.

Semoga tips ini bisa bermanfaat bagi pembaca, terutama bagi yang baru memulai menggunakan hijab.



Dewi’Na Irawan

Lanjut Baca »

Blogging

Wanita Muslimah

Parenting

Wisata