-->
Tips Memilih Model Hijab Untuk Pemula Versi Saya

Tips Memilih Model Hijab Untuk Pemula Versi Saya

Source image by Beautynesia.id

Penggunaan model hijab di Indonesia kini semakin berkembang pesat. Selain penduduk di Indonesia mayoritas beragama Islam, juga kemajuan di bidang industri busana makin bervariasi, sehingga pengguna busana muslim makin banyak. 

Dulu masyarakat menggunakan busana muslim hanya pada waktu tertentu saja, misalnya pada saat kondangan maupun bertepatan hari lebaran. Namun seiring berkembangnya zaman, busana muslim sudah menjadi pakaian kasual sehari-hari.

Tingginya permintaan akan model hijab, membuat para produsen busana semakin membuat banyak variasi model. Mulai dari model hijab kasual hingga model elegan nan formal, masyarakat menyambut dengan hangat akan berkembangnya variasi hijab ini.

Karena saking banyaknya variasi model hijab, terkadang saat mau pilih-pilih model hijab ini bikin galau. Untuk itu, saya ingin share tip memilih model hijab untuk pemula biar bisa meningkatkan penampilan kita, juga tetap nyaman dan elegan saat dikenakan sehari-hari.

1. Pilih Bahan Hijab


Semakin berkembangnya tren hijab, bahan pembuatan hijabpun makin bervariatif. Gampang-gampang susah sih dalam mencari bahan hijab yang sesuai dengan kita. Yag paling penting buat saya sih dengan memilih bahan hijab yang nyaman dan disesuaikan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.

Misalnya kalau kita kerja di perusahaan yang suasananya cukup panas, maka jangan paksakan menggunakan bahan hijab yang tebal. Memang penampilan kita makin kece saat menggunakan itu, namun tak sesuai saat dipakai sewaktu kerja.

Saya sih biasanya menggunakan hijab jenis spandek. Selain lebih simple, bahan spandek juga bisa menyerap keringat dengan baik. Jadi nyaman aja kalau menggunakan hijab jenis spandek ini saat bekerja.

Sedangkan kalau lagi kondangan atau menghadiri event di luar rumah, mungkin hijab berbahan sutra, viscose maupun polyester sangat cocok digunakan untuk tampilan yang modis dan elegan.

2. Menyesuaiakan Dengan Bentuk Wajah



Selain memilih bahan hijab yang sesuai, menyesuaikan jilbab dengan bentuk wajah juga perlu.

Misalnya bentuk wajah kita itu memiliki rahang yang besar, lebih baik jangan menggunakan jilbab berbahan spandek yang lentur. Karena tekstur spandek yang lentur inilah yang dapat menahan kontur pipi jadi terlihat chuby atau tembem.

Untuk bentuk wajah dengan rahang besar direkomendasikan menggunakan jilbab dari bahan katun. Bahan katun ini cenderung kaku, sehingga muncul efek lancip yang membuat wajah terkesan tirus, sehingga terlihat lebih proposional.

Berbeda jika kita memiliki dagu yang panjang, Jilbab dengan bahan spandek akan terlihat sangat cocok untuk kita. Karena bahan spandek bisa mengikuti alur bentuk wajah, sehingga mampu menyamarkan dagu yang panjang.

3. Perpaduan Warna Kulit


Memadukan warna kulit dengan warna hijab juga cukup penting diperhatikan. Warna kulit putih memang sangat cocok variasi warna apapun. Namun sebaiknya kita menghindari warna putih, karena bisa terkesan pucat.

Begitupun dengan kulit yang berwarna kuning langsat juga bisa menggenakan berbagai pilihan warna hijab. Namun sebaiknya kita hindari kain yang berwarna keemasan, orange dan karamel.

Sedangkan jika kulit kita berwarna sawo matang, mungkin lebih cocok menggunakan kain yang bernuansa gelap. Seperti warna biru tua, maroon, ungu maupun hitam.

4. Cari Variasi Model Hijab Dengan Brand Ternama


Setelah memahami ketiga poin di atas, lanjut dalam penentuan brand dalam memilih hijab. Di Indonesia sendiri cukup panyak produsen yang memproduksi hijab dengan tren masa kini, antara lain Meccanism, Elzatta, Rabbani, Dian Pelangi, Zoya, Shafirra dan lain sebagainya.

Kalian juga bisa mengunjungi official website dari brand-brand hijab populer, misalnya Hijabenka, Zalora, Hijup, Zoya dan lain sebagainya.

Sedikit sulit sih untuk merekomendasikan brand tertentu yang mungkin cocok buat kalian. Saya sendiri juga tidak memiliki fanatic tertentu dalam memilih hijab dengan brand tertentu untuk saya kenakan tiap harinya.

Selama ini, saya membeli hijab secara online melalui marketplace online, misalnya di Blibli.com. di Blibli.com ini juga menyediakan berbagai brand ternama juga loh. Ada Zoya, Hijabenka, Berrybenka, Zalora dan lain sebagainya.

Yah seperti itulah tips dalam memilih hijab ala saya. Dan yang paling penting dari ke empat tips tersebut adalah usahakan kita memilih produk hijab yang tidak transparan. Karena pada dasarnya fungsi dari hijab itu sendiri adalah untuk menutup aurat.

Semoga tips ini bisa bermanfaat bagi pembaca, terutama bagi yang baru memulai menggunakan hijab.



Dewi’Na Irawan

Lanjut Baca »
Alasan Menggunakan Jasa Perawatan Kelistrikan Terbaik

Alasan Menggunakan Jasa Perawatan Kelistrikan Terbaik

Source image : pexel.com

Perusahaan Sewatama yang sudah sejak lama menamani industri dalam kebutuhan kelistrikan hingga daerah pelosok memiliki banyak sekali pengalaman. Banyaknya pengalaman yang ada pada PT Sewatama, mampu memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggannya. 

Pelayanan mulai dari perawatan genset terbaik, pemasangan panel surya, jasa pompa industri tambang, dan lain-lain.

Melihat bahwa PT Sewatama juga memberikan jasa perawatan genset, apakah Anda memiliki permasalahan dengan genset industri? Anda bisa menyelesaikan permasalahan genset dengan mudah hanya di sini. Anda bisa menggunakan jasa di PT Sewatama karena ada beberapa alasan menarik. 

Alasan Menggunakan Jasa Perawatan Genset


Anda harus tahu, bahwa banyak alasan menarik ketika menggunakan jasa perawatan genset di PT Sewatama. Inilah alasan yang perlu untuk Anda ketahui, diantaranya sebagai berikut: 

1. Pemberian pelayanan

Alasan yang bisa Anda pertimbangkan adalah pemberian pelayanan dari PT Sewatama. Tidak hanya merawat genset yang dimiliki perindustrian saja banyak pelayanan lain yang tentunya akan berkaitan dengan kelistrikan. 

Bahkan, perusahaan memberikan produk berkualitas terjamin dan keefektifannya sudah sangat terpercaya di Indonesia. 

2. Biaya yang bersaing
Biaya yang ada di PT Sewatama ini cukup bersaingan sesuai dengan pelayanan yang diberikan. Pelayanan yang akan diberikan oleh PT Sewatama sepenuhnya untuk perindustrian. 

Harga yang ditetapkan di dalam menangani permasalahan kelistrikan di PT Sewatama terbilang terjangkau, bahkan penyewaan genset di sini dipatok dengan harga murah. 

3. Menerima konsultasi kelistrikan 

Tidak hanya memberikan penyewaan jasa perawatan genset, jasa pompa industri, bahkan pemasangan panel surya. PT Sewatama juga menerima konsultasi permasalahan kelistrikan untuk industri. Bahkan, perusahaan Sewatama mampu memberikan analisis dan solusi untuk masalah kelistrikan pada perindustrian Anda. 

4. Perawatan pembangkit listrik dan operasional 

PT Sewatama juga sudah siap untuk melayani kelistrikan Anda sepenuhnya. Perusahaan siap untuk melakukan perawatan pada komponen pembangkit listrik serta operasionalnya. Jadi, tidak akan merugikan perindustrian Anda. Anda akan mendapatkan banyak keuntungan di sini.

Inilah beberapa alasan yang tentunya menjadi keuntungan bagi perindustrian. Pelayanan cepat dan terpercaya ini mampu memberikan kepuasaan. Kinerja kelistrikan perindustrian akan kembali lancar dengan bantuan dari PT Sewatama.


Lanjut Baca »
Perlukah Seorang Istri Mempunyai NPWP?

Perlukah Seorang Istri Mempunyai NPWP?


Source image : merahputih.com

Apakah seorang istri yang bekerja perlu NPWP? Tentu saja perlu.
Pajak penghasilan bagi orang pribadi yang tidak memiliki NPWP lebih tinggi 20% dari tarif pajak seharusnya. Beberapa program, contohnya insentif pajak, mensyaratkan penerimanya memiliki NPWP.

Lantas apakah seorang istri perlu mempunyai NPWP sendiri? Tunggu dulu, ini pertanyaan lain. Mari kita bahas!

Pada dasarnya peraturan perpajakan di Indonesia menganggap penghasilan dalam satu keluarga adalah satu kesatuan. Pemenuhan kewajiban perpajakannya dilakukan oleh kepala keluarga. Hal ini berarti bahwa kepemilikan NPWP cukup diwakili oleh kepala keluarga.

Lantas apakah hal tersebut berarti seorang istri bisa menggunakan NPWP suami? Ya, bisa.

Apakah tidak akan dikenakan pajak penghasilan lebih tinggi? Ya.

Istri bisa menggunakan NPWP suami untuk kepentingan perpajakannya. Istri juga dapat meminta ke Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melalui kantor pelayanan pajak (KPP) untuk mendapatkan kartu NPWP suami istri. Dalam satu kartu NPWP terdapat nama suami dan istri.

Keuntungannya adalah lebih praktis. Cukup suami yang melapor SPT Tahunan. Bila istri bekerja maka penghasilannya akan dimasukkan ke dalam pelaporan SPT Tahunan suami. Bila sebelumnya istri sudah memiliki NPWP sendiri maka bisa mengajukan penghapusan NPWP.

Saya (istri) tetap masih ingin mempunyai NPWP sendiri, apakah bisa? Tentu saja bisa.

Meskipun pajak menganggap penghasilan satu keluarga sebagai satu kesatuan namun terdapat 3 (tiga) hal yang memungkinkan istri mempunyai NPWP sendiri.

1. Hidup Berpisah

Jika suami dan istri hidup berpisah karena putusan hakim maka istri bisa mendapatkan NPWP sendiri.

2. Perjanjian Pisah Harta

Kondisi kedua yang memungkinkan suami dan istri memiliki NPWP terpisah adalah jika mereka melakukan perjanjian harta secara tertulis .

3. Memilih Terpisah

Kondisi ketiga adalah saat istri mengajukan status memilih terpisah. Artinya istri ingin memiliki NPWP sendiri dan memenuhi kewajiban perpajakannya sendiri meskipun tidak ada perjanjian pisah harta. 

Source image : jawapos.com

Pada ketiga kondisi tersebut di atas istri harus melaporkan SPT Tahunannya. Penghitungan pajak pada SPT Tahunannya pun menjadi berbeda.

Pada kondisi Pisah Harta dan Memilih Terpisah saat menghitung pajak penghasilan penghasilan suami dan istri harus digabung terlebih dahulu. Kemudian pajak penghasilan gabungan dibagi secara proporsional (berdasarkan penghasilan bersih) kepada suami dan istri untuk dilaporkan di SPT Tahunan masing-masing.

Pada akhirnya mempunyai NPWP sendiri bagi seorang istri adalah sebuah pilihan.

Mana yang lebih baik? Sendiri atau terpisah?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut ada beberapa hal yang harus dilihat. Salah satunya jenis pekerjaan istri.

Jika istri bekerja sebagai pegawai/karyawan yang penghasilannya sudah dipotong perusahaan maka menggabungkan NPWP dengan suami adalah langkah cerdas. Istri tidak akan terbebani dengan kegiatan administrasi seperti laporan SPT Tahunan. Penghasilannya cukup dimasukkan pada satu kolom di SPT Tahunan suami dan tidak akan mempengaruhi jumlah pajak yang dibayar suami.

Bagaimana jika istri bekerja sebagai freelancer? Agen asuransi misalnya? Atau dokter yang membuka praktek sendiri? Istri bisa mempertimbangkan untuk mempunyai NPWP sendiri. Namun (dalam kasus kedua ini) untuk memilih mana yang terbaik harus dengan membuat simulasi penghitungan pajak penghasilan suami dan istri. 

Ingin mempelajari NPWP suami dan istri ini lebih dalam? Saya berikan tipsnya. Bahasan ini masuk ke dalam bahasan pajak mengenai status kewajiban perpajakan suami istri. Jika kamu googling di internet ada banyak sekali contoh kasus yang mungkin mirip dengan kondisimu saat ini sehingga bisa kamu pelajari.

Oke, semoga artikel ini bisa sedikit menambah pengetahuanmu mengenai pajak. Jangan sungkan untuk menulis atau bertanya di kolom komentar. Sampai jumpa lagi! 

Tulisan ini adalah kiriman dari penulis tamu wahyu agung

Lanjut Baca »

Blogging

Wanita Muslimah

Parenting

Wisata