Keberagaman itu Indah Jika Kita Bijak Menyikapinya

Keberagaman itu Indah Jika Kita Bijak Menyikapinya

Keberagaman - Bukan suatu rahasia bahwa negeri Indonesia tercinta adalah negeri yang kaya akan keberagaman. Indonesia yang terdiri dari banyak suku bangsa yang tersebar luas dari sabang sampai merauke, dengan berbagai ragam budaya, adat, dan tradisi yang berbeda pula. Kita patut bersyukur meskipun dengan adanya berbagai keberagaman ras, budaya, suku dan agama yang ada di Indonesia, tak menjadikan negeri ini mudah terpecah belah.

Dalam sebuah pidato pada 1 Juni 1945, presiden Soekarno mengatakan, "Dasar negara, yakni dasar untuk di atasnya didirikan Indonesia Merdeka, haruslah kokoh kuat sehingga tak mudah digoyahkan. Bahwa dasar itu hendaknya jiwa, pikiran-pikiran yang sedalam-dalamnya, hasrat yang sedalam-dalamnya untuk di atasnya didirikan gedung Indonesia Merdeka yang kekal dan abadi. Dasar negara Indonesia hendaknya mencerminkan kepribadian Indonesia dengan sifat-sifat yang mutlak ke-Indonesiaanya dan sekalian itu dapat pula mempersatukan seluruh bangsa Indonesia yang terdiri atas berbagi suku, aliran, dan golongan penduduk"

Keberagaman Bisa Menjadi Sebuah Fitnah Pemicu Konflik


Keberagaman yang diberikan Tuhan kepada kita ini, tentu harus tetap dijaga dan dilestarikan agar terus tercipta perdamaian. Tapi pada kenyataanya, keberagaman bisa menjadi fitnah dan faktor utama yang menjadikan sebuah konflik dalam kehidupan sehari-hari.

Seperti contoh konflik perseteruan NU-Muhammadiyah, konflik Myanmar atau tindakan tindakan anarkis berupa terorisme yang sedang melanda di negara kita ini. Masalah utamanya adalah kedangkalan intelektual yang menjadi watak mendasar terjadinya konflik tersebut. Dalam konflik NU dan Muhammadiyah, perbedaan yang seharusnya tak membuat satu sama lain saling memperdebatkan siapa yang benar, tapi karena kompleksitas proses hasut menghasut itulah yang membesarkan sebuah konflik.

Di era modernisasi, media sosial menjadi media utama dalam membesarkan sebuah berita HOAX atau hasutan yang bisa memecah sebuah konflik. Bahkan propoganda seperti itu akan menyebar begitu cepat dengan banyaknya warganet yang asal share tanpa membaca dengan seksama dan mencari referensi yang membenarkan berita tersebut terlebih dahulu.

Bahkan seperti yang dilansir media independen.id dengan judul “Mewaspadai Pesan Radikal dalam Buku Sekolah” menuturkan bahwa selama ini dunia pendidikan sudah banyak beredar buku yang memasukkan paham-paham radikal dalam bentuk buku-buku pelajaran. Pesan Radikal ini seperti hukum halalnya membunuh orang yang tak satu agama atau mengkafirkan pemeluk agama lain selain islam.

Menurut Kepala Sub Bidang Kontra Propaganda Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Sujatmiko, mengakui sejumlah kelompok Islam radikal sudah melakukan infiltrasi paham-pahamnya melalui dunia pendidikan, Hal ini sudah dirancang dengan sistematis.

Untuk pencegahannya BNPT membentuk kemitraan dengan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) yang bertugas mengawasi konten-konten radikal yang terdapat didalam buku pelajaran sekolah. Selain itu, BNPT juga membentuk DUTA DAMAI yang dilatih mahir dibidang teknologi untuk melakukan kontra propoganda terorisme di dunia maya.

Sebagai orang tua, kita harus terus mengawasi anak-anak kita untuk menangkal paham radikalisme dengan memastikan buku pelajaran yang anak-anak baca tidak mengandung unsur kebencian dan unsur kekerasan. Juga dengan terus aktiv mengajak diskusi tentang apapun yang anak temui dari buku maupun dari internet. Karena seperti yang kita ketahui bahwa terorisme di Indonesia kini semakin sering terjadi.

Apalagi seperti yang dilansir dalam artikel independen.id dengan judul “Peluang ISIS Membuka Jaringan Baru di Indonesia”. Dalam artikel tersebut menjelaskan bahwa setelah basis ISIS di Mosul dan Raqqa dibombardir Juli 2017 silam, puluhan sel-sel jaringan terorisme ini tidak sepenuhnya mati. Mereka mungkin akan membuat jaringan baru diseluruh dunia, termasuk juga di Indonesia. Sebab menurut Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) setidaknya terdapat 700 warga Indonesia yang pernah bergabung dengan ISIS dan berpotensi membuat jaringan baru setelah kembali dari Suriah.

Kelompok yang rentan disusupi paham radikalisme dan terorisme ini adalah mereka yang mengeksploitasi jargon-jargon ketidakadilan suatu wilayah, lalu menawarkan solusi untuk menganti sistem pemerintahan dengan sistem khilafah. Tentu kebanyakan orang yang tertarik karena di iming-imingi kehidupan Surga setelah kematian, dari pada kehidupan didunia yang penuh dengan keputus asaan dan ketidak adilan.

Yah, Sebuah hasutan kebencian dan fitnah dari keberagaman bisa memicu terjadinya konflik, terutama diera banjir bandang informasi dan keterbukaan informasi seperti hari ini yang bisa membuka kemungkinan penyebaran paham radikal dan terorisme.

Keberagaman Juga Bisa menjadi Rahmat Dan Aset Berharga Dalam Hubungan Bermasyarakat


Allah SWT Berfirman “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan berlain-lainan bahasamu dan warna kulitmu. Sesungguhnya pada yang demikan itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui.”(QS:Ar-Rum:22).

Dalam ayat tersebut menjelaskan tentang Bahasa dan Warna kulit. ‘Bahasa’ disini bukan hanya tentang kegiatan verbal atau lisan, bisa juga diartikan tentang pemikiran, pengetahuan dan keyakinan. Bahasa adalah simbol perkembangan peradaban yang dihasilkan manusia. Berbeda dengan ‘warna kulit’, ia dipahami sebagai bawaan lahiriah yang tidak boleh dihina, memang ditetapkan Allah secara langsung.

Maka sebutlah ragam perbedaan yang mungkin dimaksudkan sebagai ‘bahasa’ itu seperti: selera sehari-hari, minat ilmu, minat kebudayaan, keyakinan terhadap suatu paham dalam sebuah agama, keyakinan pada suatu agama tertentu, pilihan politik, pilihan gerakan sosial, dan lain sebagainya. Sedangkan perbedaan warna kulit itu fitrah yang nampak secara fisik.

Dalam ayat tersebut menjelaskan juga bahwa keberagaman itu merupakan tanda kekuasan-Nya dan hanya bagi orang yang mengetahuinya lah tanda tersebut bisa dipahami dengan benar. Seperti keberagaman pendapat tentang keyakinan atau visi dan misi politik yang dipilihnya. Semua pendapat mungkin saja benar, ataupun mungkin saja salah dan semua itu hanya Allah yang mengetahui antara yang salah dan benar.

Dalam surat Al-Hujurat Allah berfirman: “Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (QS Al-Hujurat:13).

Allah SWT menjadikan kita bersuku-suku, berbangsa-bangsa supaya kita bisa saling mengenal. Perbedaan sudah menjadi fitrah yang tak terelakkan, dan dengan segala perbedaan itu, kita diberi kesempatan untuk saling mengenal, saling memahami sudut pandang yang lainnya, menghargai setiap keyakinan dan meneladani ketakwaan pada Tuhannya.

Tuntunan menyikapi perbedaan atau keragaman dengan mengembalikan suatu urusan pada tuntunan Allah dan Rasul. Tentu saja dengan kemampuan kontekstualisasi dengan saling bertukar pemahaman dengan cara yang baik dan mengutamakan semangat persatuan dan perdamaian, bukan saling menjatuhkan dan merendahkan, Dengan demikian keragaman dan perbedaan akan menjadi lebih indah dan penuh Rahmatan lil alamin jika kita selalu bijak dalam menyikapi setiap perbedaan dan keragaman.



Referensi artikel:
http://independen.id/read/khusus/505/peluang-isis-membuka-jaringan-baru-di-indonesia/
http://independen.id/read/data/502/mewaspadai-pesan-radikal-dalam-buku-sekolah/
Read more »
Ini Loh Alasan Kenapa Jadi Wanita Itu Tidak Gampang

Ini Loh Alasan Kenapa Jadi Wanita Itu Tidak Gampang

Jadi Wanita Itu Tidak Mudah - Jadi ingat tentang iklan di televisi deh? Tapi beneran, artikel ini bukan tentang menceritakan iklan dari sponsor pembalut atau semacamnya. Cerita ini hanya sekedar curhatan seorang wanita bahwa menjadi wanita itu tidaklah mudah.

Tapi dalam gilanya zaman sekarang, banyak juga sih cowok yang sampai menghabiskan banyak uang agar terlihat lebih cantik dan seksi, hahaha. Tapi hal tersebut tidak membuktikan bahwa menjadi wanita itu enak, karena sejatinya mereka adalah pria yang berlagak menjadi wanita, bukan merasakan seutuhnya menjadi wanita.

Ini Loh Alasan Kenapa Jadi Wanita Itu Tidak Gampang

Kenapa menjadi wanita itu tidak mudah?

Berikut ini saya akan jelaskan beberapa alasan kenapa menjadi wanita itu tidak mudah? Yuk simak.

Kedatangan Tamu Tiap Bulan

Bukan rahasia lagi kalau wanita dimulai semenjak remaja akan kedatangan tamu tiap bulannya. Tamunya bukan seseorang yang akan ngasih hadiah atau memberi sebuah kebahagiaan disaat datang. Tapi tamu tersebut bisa merubah tingkah laku kita dengan sangat cepat.

Memang bukan suatu hal yang merepotkan sih untuk menyambut tamu bulanan ini, tapi tetap saja ada dampak yang sangat tidak menyenangkan dari datangnya tamu bulanan ini.

Yang pertama masalah Premenstrual Syndrome (PMS), terkadang disaat PMS, rasa nyeri di perut begitu terasa sakit hingga membuat sekujur tubuh tidak bisa dibuat bangun. Terlebih lagi disaat PMS mood serta emosi kita akan berubah 360 derajat. Jadi jangan kaget bagi para laki-laki, jika pasanganmu tiba-tiba berubah drastis, mungkin pasanganmu sedang mengalami masa seperti ini.
Baca juga   Jika Anda Sering Marah Tanpa Alasan, Mungkin 7 Alasan Ini Penyebabnya

Bayar Hutang Puasa Sendirian

Kata siapa jadi wanita itu enak saat bulan Ramadhan karena ada bonus tidak puasa karena tamu bulanan datang. Justru itu tidak menyenangkan sekali kalau sedang melakukan puasa Ramadhan tiba-tiba tamu bulanan datang, karena dengan datangnya tamu bulanan, otomatis kita tidak diperbolehkan puasa, dengan kata lain kita harus hutang hingga masa datang bulan itu selesai.

Tidak enaknya disaat sudah banyak hutang puasa, kita malas untuk membayar hutang puasa tersebut. Kenapa malas? Karena puasa sendiri itu lebih berat ketimbang puasa berjamaah seperti kala puasa Ramadhan.

Mau Jalan-Jalan Pasti Ribet

sebagaimanapun keadaannya wanita akan berusaha tampil cantik

Jika ada wanita ada yang bilang “persiapan jalan-jalan untuk seorang wanita itu tidak ribet” itu HOAX.

Karena sungguh banyak sekali persiapan yang harus dilakukan saat mau bepergian. Dari menyiapkan make-up, pakaian ganti, bawa pembalut seandainya ada kebocoran mendadak dan belum lagi kalau sudah bersuami dan punya anak.

Terlebih lagi jika sudah berada ditempat wisata, bagi seorang muslim adalah sebuah kewajiban untuk menjalankan ibadah dimanapun kta berada. Nah ribetnya itu disaat kita harus menunaikan sholat, berarti harus wudhu dan membasuh polesan dan riasan make-up juga kan. Jadi setelah sholat, kita sebagai wanita harus tetap tampil cantik lagi kan. Dan sayangnya ada sebagian pria selalu tidak sabar kalau sedang menunggu kita sedang membenarkan make-up. Padahal yang kita lakukan itu demi untuk dia juga kan, hehehe.

Kewajiban Seorang Istri

Menjadi seorang istri itu tidaklah mudah, karena kewajiban istri selain melayani suaminya dengan penuh kesetiaan dan ketulusan jiwa raga. Juga merawat dan menjaga harta, rumah dan anak-anak dengan sebaik-baiknya.

Memang dengan punya suami, kita bisa dapet duit tiap bulannya, tapi dengan duit itu, kita harus mengatur supaya bisa mencukupi kebutuhan hingga sebulan kedepan. Belum lagi disaat rumah berantakan saat anak-anak mulai berkreasi, cucian menumpuk, dan tugas rumah yang terkadang begitu melelahkan.

Tapi tetap kita sebagai istri harus tetap semangat menjalani takdir yang sudah dititpkan kepada kita, toh seberat apapun tugas tersebut, akan menjadi ringan jika kita mengerjakan dengan cinta dan ketulusan beribadah.
Baca juga  Wanita Harus Tegas Antara Halalkan Atau Tinggalkan

Pertaruhan Hidup Dan Mati Saat Melahirkan

melahirkan itu antara hidup dan mati, jadi cintailah wanitamu sepenuh hati

Disaat sudah bersuami, pasti diantara kita akan mengalami fase mempunyai anak. Saya kadang sebal saat mendengar candaan seorang cowok bahwa melahirkan tidak lebih menakutkan dari pada khitan. Katanya kalau khitan itu lebih menyakitkan, maka dari itu para pria hanya khitan sekali seumur hidupnya. Sedangkan melahirkan, biarpun katanya sakit bukan main, tapi para wanita tetap melakukannya berkali-kali.

Saya sebal akan hal itu, padahal kita melakukan itu juga demi mereka (suami) agar punya keturunan bukan! Dan melahirkan itu bukan masalah sakit atau tidaknya, tapi melahirkan itu masalah taruhan nyawa kita juga. Tapi saya senang melihat suami saat ikut menangis disaat persalinan saya, hehehe.

Ribetnya Pasca Melahirkan

Masalah lain pasca melahirkan adalah tentang perubahan pada tubuh. Mungkin disaat masih remaja, kita bisa mengatur bentuk tubuh supaya ideal dengan pola makan dan olaraga. Tapi setelah melahirkan, terkadang kondisi tubuh menjadi cepat menjadi besar dan gemuk. Entah itu pengaruh hormon atau asupan gizi yang kita konsumsi untuk kesehatan bayi saat menyusui berdampak pada tubuh kita.
Baca juga  Cara Menurunkan Berat Badan Dengan Cara Gila Tapi Alami Tanpa Obat-Obatan
Dan masalah lain setelah melahirkan adalah masalah Stretch Mark. Stretch mark adalah sebuah guratan-guratan putih kemerah-merahan pada bagian tubuh. Munculnya stretch mark dapat disebabkan karena elastisitas kulit melewati batasnya saat proses kehamilan.

Nah dengan guratan seperti itu, terkadang akan menimbulkan rasa malu kalau terlihat bahkan itu pada suami sendiri. Jadi berasa tidak seksi dan cantik lagi kalau terdapat stretch mark tersebut. Dan untuk menyamarkan guratan tersebut butuh waktu yang lama dan itu tidaklah mudah.

**** 

Yah itulah beberapa alasan kenapa menjadi wanita itu tidaklah mudah, tapi bukan berarti saya tidak senang menjadi wanita. Sebagian orang (Pria) berpendapat bahwa wanita itu ribet, wanita itu membingungkan dan wanita itu tidak mudah ditebak. Tapi dari semua pernyataan tersebut, saya suka dengan kenyataan itu.
Sebagaimanapun kita tidak menyukainya, tetap tidak merubah apapun bahwa kenyataanya kita adalah wanita. Pasti dibalik ribetnya jadi wanita tentu ada kelebihan dan enaknya jadi seorang wanita. Yuk jadi wanita seutuhnya dan tetap berbahagia
Dewi Nadzifah
Perihal Diri


Pandaan 01 November 2017
Dewi’Na Irawan
Read more »
Dampak Buruk Sering Marah-marah Dan Cara Ampuh Menahan Rasa Marah Berlebih

Dampak Buruk Sering Marah-marah Dan Cara Ampuh Menahan Rasa Marah Berlebih

Cara Ampuh Menahan Emosi - Banyak orang menganggap emosi adalah ungkapan kekesalan dan kemarahan, padahal emosi adalah ekspresi seseorang terhadap suatu kondisi. Emosi bisa berarti tentang rasa senang, kesal, marah, sedih dan sebagainya. Namun disetiap orang mengungkapkan kata emosi, pasti akan mengarah ke hal negatif, bisa perihal kekesalan dan kemarahan.

Siapa sih yang tidak pernah marah? Pasti semua orang pernah mengalaminya, dan itu sah-sah saja. tapi meluapkan emosi terlalu berlebihan juga tidak baik bagi kesehatan.

Loh kok bagi kesehatan? Kenyatannya, orang yang sering sekali marah-marah, akan berpotensi terkena serangan darah tinggi dan penyakit lainnya.

Berikut ini saya akan jelaskan dampak buruk yang akan terjadi bagi orang yang suka marah-marah versi saya.

Dampak Buruk Akibat Sering Marah-marah

#1. Berpotensi terserang berbagai penyakit


Sudah tidak diragukan lagi bahwa kebanyakan orang yang terkena darah tinggi dan stroke, kebanyakan dari mereka adalah seorang yang punya tempramental tinggi yang hobinya cepat meledak jika suatu kondisi bertolak belakang dengan cara pandangnya.

Kondisi emosional yang terjadi saat marah-marah dapat memacu hormon stres untuk meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah serta semua organ tubuh sehingga sangat berpotensi terserang berbagai macam penyakit seperti jantung, stroke, darah tinggi, dan kanker

#2. Mempercepat penuaan

Pernah lihat seorang wanita yang sering marah-marah tidak? Coba bandingkan dengan mereka yang sering tersenyum indah disetiap kondisi yang dialaminya. disaat sedang marah, otak dan otot menjadi lebih tegang sehingga mempercepat munculnya keriput pada wajah maupun pada bagian tubuh lainnya, dan bagaimana jika kejadian tersebut terulang berulang-ulang kali

#3. Sering punya masalah dengan hubungan keluarga

Dampak negatif akibat sering marah-marah adalah memperenggangnya hubungan keluarga. Orang yang lebih mengutamakan kemarahannya ketimbang rasa sayangnya terhadap keluarga, akan sulit saat menghadapai konflik di keluarga. Mereka akan berpikir bahwa segala egonya adalah benar, dan anggota keluarganya lah yang salah.

Suami yang sering marah-marah dapat menghilangkan kasih sayang dari anak maupun istrinya. Kasih sayang yang hilang dalam keluarga ini akan memperenggang hubungan dalam keluarga.
Baca juga  Tidak Ada Anak Kecil Yang Nakal, Hanya Ada orang Tua Yang Kurang Sabar

#4. Dijauhi oleh orang sekitar

Seseorang yang mudah sekali meluapkan amarahnya, terlebih lagi kepada orang disekitarnya. Pasti akan tidak disukai oleh orang disekitarnya. Orang akan berpikir untuk mulai menjauhinya, dan takut untuk mendekatinya. Dan hal tersebut wajar saja, siapa sih yang ingin kena marah? Tentu saya, Anda akan berpikiran demikian.

#5. Dampak buruk terhadap pekerjaan

Seseorang yang sering marah terlebih lagi saat menghadapai suatu pekerjaan, kosentrasinya akan terpecah dan fokusnya akan hilang karena di kendalikan oleh luapan emosinya. Orang yang sedang marah akan fokus dengan kekesalannya dan fikirannya akan bercampur aduk menjadi satu, dan hal kondisi demikian tidaklah baik untuk dapat menyelesaikan suatu pekerjaan.
Baca juga  Jika Anda Sering Marah Tanpa Alasan, Mungkin 7 Alasan Ini Penyebabnya

Cara Ampuh Mengatasi Amarah Diri Yang Berlebih

Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang berusaha menahan amarahnya, padahal dia mampu untuk meluapkannya, maka dia akan Allah panggil di hadapan seluruh makhluk pada hari kiamat sehingga Dia akan memberikan untuknya bidadari yang dia kehendaki.” (HR. Abu Daud, Tirmidzi).

Berikut ini tip dari saya bagaimana cara mengatasi dan meredakan rasa marah dalam diri :

#1. Luapkan Emosimu Sewajarnya, Dan Tenangkan Setelahnya

Setelah mengenal berbagai dampak negatif dari marah-marah berlebih, pasti kita tidak ingin sering-sering marah bukan? Tapi bukan berarti kita tidak boleh marah, adakalanya emosi juga perlu untuk diluapkan agar tidak menjadi lebih berat di hati.

Jika memang kemarahan itu wajar untuk dilakukan, maka lepaskanlah. Karena akan banyak hal yang akan terjadi pada kita jika kita tidak melakukannya. Seperti saat ada seseorang yang melecehkan kita sebagai wanita, marah itu perlu untuk menegaskan bahwa kita tidak suka diperlakukan demikian. Begitu juga agar kita bisa dihargai sebagai wanita yang punya harga diri.

Tapi perlu diingat bahwa, luapkan emosimu saat itu dan sewajarnya saja, jangan sampai rasa marah itu berlebihan hingga memberatkan hatimu. Setelahnya tenagkan dirimu dan lupakanlah hal itu pernah terjadi.
Baca juga  Wanita Harus Tegas Antara Halalkan Atau Tinggalkan

#2. Perbanyak Baca Istighfar

Ini cara ampuh untuk meredakan amarah yang mengebu-gebu. Perlu kita ketahui bahwa semua yang terjadi adalah atas kehendak-Nya. Seberapapun kondisi membuat kita menjadi emosi, ingatlah bahwa kejadian tersebut tak lepas dari alur dari sekenario-Nya. Mungkin Allah menguji kita dengan suatu keadaan seperti itu agar kita tetap bersabar atau tergoda untuk meluapkan nafsu amarah kita yang berlebihan.

Perbanyak istighfar akan membantu untuk menenangkan hati kita untuk tetap untuk lebih bersabar, Istigfar juga dapat menghilangkan emosi dan penyakit hati yang mulai meyerang hati dan perasaan kita.

#3. Ambil Air Wudhu

Amarah merupakan bentuk dari nafsu negatif dalam diri kita. Kita sebagai makhluk sempurna yang memiliki akal dan nafsu, jika diibaratkan nafsu negatif adalah api, maka untuk meredakan api adalah dengan menyiramkan air.

Jadi jika sedang tersulut nafsu negatif berupa amarah berlebih, cepat-cepatlah mengambil air wudhu. Selain bisa menyegarkan akal untuk tetap berfikir dan mengendalikan diri, juga cukup ampuh untuk memadamkan api amarah yang tersulut oleh luka.

#4. Diam Dan Atur Pernafasan Untuk Lebih Rileks


Disaat sedang kesal, marah atau gelisah biasanya pernafasan kita akan lebih pendek dari biasanya. Pikiran dan tubuh itu menyatu, dan nafaslah yang menghubungkan antara keduanya. Dengan menetralkan nafas dengan cara menarik nafas dalam-dalam, akan dapat menenangkan perasaan marah.

Pernafasan adalah faktor utama yang paling ditekankan dalam proses yoga atau meditasi. Selama berabad-abad leluhur kita menyarankan meditasi atau yoga untuk mencegah terjadinya stress. Dan dengan cara yang sama, pernafasan bisa juga untuk meredam perasaan marah yang berlebih.

#5. Coba Cari Udara Segar Dengan Berjalan-Jalan

Jika perasaan marah masih menyeruak dalam dada dan pikiran, cobalah untuk merubah posisi. Maksudnya jika Anda sedang marah saat sedang berdiri, maka cobalah untuk merubah posisi dengan duduk. Seperti sabda Rosulullah Sholallohualaihi wassalam “Jika salah satu dari kalian marah dan dia dalam keadaan berdiri maka duduklah, karena dengan melakukan hal itu marahnya akan hilang. Dan jika belum hilang, maka hendaknya dia mengambil posisi tidur. “ (HR. Ahmad dan Abu Dawud).

Jika hal demikian masih belum meredakan amarahmu, cobalah untuk keluar dan menghindari tempat yang membuatmu marah. Carilah udara segar untuk menyegarkan pikiran dan amarah yang sedang panas. Berjalanlah berkeliling untuk menemukan hal-hal yang membuatmu senang, dengan demikian amarahmu akan menjadi lebih tenang.

**** 

Marahlah jika itu membuatmu lega, tapi jangan berlebihan hingga memberatkan hatimu. Jika memang amarah itu bisa ditahan maka ketahuilah bahwa hal itu yang membuat kita semakin istimewa. Semoga bermanfaat


Pandaan 19 Oktober 2017
Dewi’Na Irawan
Read more »
Jangan Bersedih Karena Bertubuh Mungil, Karena Wanita Bertubuh Mungil Itu Lebih Menarik Loh!!

Jangan Bersedih Karena Bertubuh Mungil, Karena Wanita Bertubuh Mungil Itu Lebih Menarik Loh!!


Mungkin sebagian banyak dari kita kaum hawa, mendambakan tubuh ideal yang tinggi. Hingga terkadang kurang percaya diri dengan tubuhnya yang cukup mungil.

Kebanyakan wanita berpikiran dengan mempunyai postur tinggi, akan membuat rasa percaya dirinya menjadi tinggi. Padahal percaya diri itu bukan perihal tinggi badan, tapi karena mental yang sudah siap untuk melewati semua rintangan dan tantangan dalam kehidupan.

Mungkin memang benar, kebanyakan laki-laki juga menyukai wanita berpostur tinggi, karena wanita berpostur tinggi terlihat lebih menarik. Coba saja tenggok para modeling dan pramugari, mereka harus mempunyai kaki yang panjang dan tinggi agar bisa dapat masuk dalam pekerjaan ini.

Tapi sebagai wanita yang bertubuh mungil, jangan pernah berputus asa akan hal tersebut. Justru tubuh mungil ini adalah anugerah terindah yang diberikan Tuhan kepada kita.

Banyak loh hal-hal yang menarik dari wanita yang berpostur mungil yang jarang diketahui oleh kebanyakan orang. Dan itu adalah keunggulan kita sebagai makhluk indah berpostur mini untuk bisa unjuk gigi.

Berikut beberapa hal yang mendasari bahwa mempunyai tubuh mungil itu sebuah anugerah.

1. Wanita Mungil Itu Terlihat Awet Muda

Wanita Mungil Itu Terlihat Awet Muda
Source image by Vebma.com
Percaya atau tidak namun banyak orang yang beranggapan bahwa wanita yang mungil akan terlihat beberapa tahun lebih muda daripada usia aslinya. Begitupun sebaliknya, wanita yang tinggi akan terlihat lebih tua dari umur sebenarnya. 

Setidaknya fakta selalu membuktikan bahwa banyak orang keliru menebak umur saya, dan kekeliruhan itu selalu mengira bahwa saya masih sangat muda, padahal saya sudah menikah dan mempunyai anak. hehehe
Baca juga : Islam memuliakan Wanita sebagai Perhiasan Terindah di Dunia

2. Wanita Mungil Itu Terlihat Manis Dan Unyu

Wanita Mungil Itu Terlihat Manis Dan Unyu
Source image by merdeka.com
Sesuatu yang mungil itu lucu dan mengemaskan. Seperti film minion, lucu dan mengemaskan, hehehe.

Tapi, kalau boleh bertanya, lelaki mana yang tidak suka wanita yang imut dan Unyu?

Alasan paling mendasar adalah karena wanita imut terlihat lebih menggemaskan, sedangkan istilah imut sendiri identik dengan sosok seseorang wanita yang bertubuh mungil. Iyah kan?

Jadi wanita mungil itu Lucu, imut dan menggemaskan :D

3. Wanita Mungil Lebih Mudah Untuk Dipeluk Dan Di Gendong

Wanita Mungil Lebih Mudah Untuk Dipeluk Dan Di Gendong
Source image by Stocksnap.io
Percayalah, bahwa hal yang mungil dan kecil akan lebih mudah untuk dipeluk dan di gendong.

Wanita mungil juga begitu, Wanita mungil mempunyai daya tarik sendiri agar para pria penasaran untuk memeluk wanita yang mungil.

Lagian akan sangat romantis jika saat berada dipelukan, pria bisa melihat wajah manis wanita pujaan tepat di bawah dagunya dan itu sangat memudahkan sekali untuk mencium kening wanita yang selalu di sukai oleh kebanyakan wanita. Dan itu sangat menenangkan hati, hihihihi
Baca juga : Aku Tak Pernah Mau Menjadi Seperti Bunga Yang Indah Tapi Murahan

4. Pria Sering Tidak Tegaan Dengan Wanita Mungil

Pria Sering Tidak Tegaan Dengan Wanita Mungil
Source image by Vebma.com
Wanita mungil terlihat tidak begitu agresif maupun defensif, tinggi wanita mungil akan membuat terlihat lebih lemah ketimbang wanita yang lebih tinggi, Justru malah alasan ini makin memikat para pria.

Faktanya seorang pria akan memilih wanita yang lebih pendek darinya daripada wanita yang lebih tinggi daripada cowok tersebut. Hal ini disebabkan karena para pria menganggap wanita yang tinggi lebih memungkinkan untuk mengintervensi dirinya. Walaupun tidak semua pria beranggapan seperti itu.

Hanya saja, Wanita mungil akan bertemu jodoh pria yang tinggi. Kebanyakan sih gitu, mungkin ini adalah anugerah dari Tuhan dengan keadilan-Nya agar sama-sama saling melengkapi.

5. Wanita Mungil Itu Justru Lebih Ideal Dengan Bentuk Tubuhnya

Wanita Mungil Itu Justru Lebih Ideal Dengan Bentuk Tubuhnya
Source image by Hipwee.com
Entah apa alasannya, sampai saat ini masih saja banyak wanita yang berpostur tidak tinggi/kecil, lebih banyak merasa kurang percaya diri dengan dirinya. Sebenarnya sudah tidak ada lagi alasan untuk minder. Bukankah dari dulu memang idealnya seorang wanita seharusnya lebih pendek dari pria?

Lagian, wanita bertubuh mungil itu pakai pakaian apapun lebih terlihat sempurna kok. Saya sering dibilang seperti itu sama tetangga rumah, katanya enak jadi wanita yang berpostur mungil, selain cari pakaiannya cukup mudah, juga serasa pakai apapun terlihat cocok-cocok saja.

*** 

So, bagi sahabat muslimah yang masih merasa minder dengan postur tubuh yang mungil, tenang, ketahuilah bahwa wanita mungil itu menarik dan mengemaskan. Hehehe

Salam wanita mungil :)



Pandaan, 25 Agustus 2017

Dewi’Na Irawan
Read more »
Ternyata Dalam Islam Memperbolehkan Berpacaran, Asalkan....?

Ternyata Dalam Islam Memperbolehkan Berpacaran, Asalkan....?

Islam Memperbolehkan Berpacaran. Kemarin saya menjumpai sekelumit topik menarik di beranda media sosial tentang “Pacaran Islami”. Saya melihat banyak komentar tentang status fenomenal tersebut.

Kebanyakan dari para komentator tentu banyak yang kontra dengan "Pacaran islami" tersebut. Tapi ada juga yang pro dengan status di beranda media sosial itu.

Kalau menurut saya pribadi, Pacaran itu sah-sah aja kok. Hehehe.

Banyak yang mengatakan bahwa pacaran itu dilarang, terutama dalam sudut pandang Islam.

Pacaran islami itu setelah ijab qobul

Kenapa pacaran itu dilarang? 

Jelas sekali karena banyak unsur negatifnya dari pada positif.

Tetapi banyak diantara kita yang masih menjalani hubungan “Pacaran”ini? Bahkan sebagian besar masyarakat yang beragama Islam, masih melakukan ritual ini sebelum prosesi pernikahan.

Sebuah pertanyaan besar, apakah pendidikan agama sudah mulai memudar? Atau karena “Pacaran” ini memang berpengaruh besar terhadap sukses dan tidaknya suatu hubungan pernikahan?
Baca juga : Apa untungnya pacaran? Rugian mana pacaran dan single?
Saya tersenyum sendiri membaca komentar di sebuah status tersebut, bukan berarti saya membenarkan perihal “Pacaran Syar’i” itu, sejujurnya saya sendiri juga mengikuti faham bahwa pacaran itu hanya menimbulkan banyak sisi negatifnya.

Ada yang beralasan dengan berpacaran, semangat untuk belajar akan semakin meninggi. Coba renungkan lagi perihal statement ini. Ini adalah alasan dari oknum yang pro dengan diberlakukan pacaran sebelum menikah.

Padahal kalau secara logika, dengan pacaran, sesungguhnya niat belajar juga akan menurun. Single akan berada dirumah saat malam minggu tiba, kalau yang pacaran pasti akan keluar untuk merayakan malam mingguan kan?

Begitu juga saat dirumah, Single akan mengerjakan tugas-tugas kuliah maupun belajar tentang pelajarannya ataupun berkumpul dengan keluarganya. Sedangkan yang sudah pacaran, biarpun dirumah, mereka tidak akan bisa fokus dalam belajar maupun mengerjakan tugas kuliahnya, justru mereka akan sibuk memperhatikan gadgetnya meskipun sedang berkumpul dengan keluarga.
Baca : Tips Buat Single Yang Sedang Mencari Jodoh Dunia Akherat
Jadi istilah “Pacaran Islami” atau “Pacaran Syar’i” ternyata hanyasekelumit cara yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu yang membuat seolah-olah pacaran itu dibolehkan dalam Islam.

Dari sekian banyak sumber yang Saya temukan baik dari Ulama maupun guru modern “Mbah Google” , belum ada satupun yang bisa membuat Saya membenarkan bahwa pacaran itu diperbolehkan dalam Islam.

Namun saya tetap setuju kalau Pacaran itu dibolehkan dalam islam, hanya saja dengan satu syarat. Dan apabila syarat ini tidak dipenuhi, maka “Pacaran” tetaplah tdak diperbolehkan dalam Islam.

Syaratnya adalah:

PACARAN YANG DILAKUKAN SETELAH IJAB DAN QABUL DI KUA

Nah setelah syarat tersebut terpenuhi, maka kita akan terbebas untuk berpacaran dengan pasangan kita. Hal yang tadinya dilarang, sekarang justru diperintahkan dan berpahala pula.

Nah, bagaimana?

Sudah siap melakukan “Pacaran islami”?



Pandaan, 24 Agustus 2017
Dewi’Na Irawan
Read more »
Wanita Harus Tegas Antara Halalkan Atau Tinggalkan

Wanita Harus Tegas Antara Halalkan Atau Tinggalkan

Janganlah terlalu mudah jatuh cinta, karena cinta tidak selalu tentang bahagia.
Bisa saja yang terasa hanyalah luka yang cukup lama untuk menyembuhkannya.


Janganlah terlalu mudah memaafkan, Bisa saja itu hanya alibi untuk menyakitimu lagi.
Jika nanti kau di sakiti lagi, mungkin luka yang kedua lebih menyakiti lebih dari yang yakini.

Source image by  muslimAfiyah.com

Janganlah terlalu peduli dan perhatian, Jika hanya sebatas pacaran yang tak kunjung menghalalkan
Tak banyak cerita lamanya pacaran, berujung dengan sebuah pernikahan, bisa saja akhirnya kau yang akan ditinggalkan.


Janganlah mudah mengumbar perasaan, Jika pada akhirnya kau hanya di manfaatkan.
Apalah arti kebahagiaan sesaat, kalau pada akhirnya kau hanya menjadi korban kegilaan.
Sudah kehilangan hal berharga seperti kesucian, terlebih lagi dosa yang tak terbantahkan.


Sebagai wanita muslimah,
Kita harus TEGAS dalam menjawab antara HALALKAN Atau TINGGALKAN...
Apapun hasilnya, yang perlu kita lakukan hanyalah “Meng-Ikhlaskan” karena Allah Subhanahu wata'ala.


Pandaan, 22 Juli 2017
Dewi'Na Irawan

Read more »
Selingkuh Itu Sebuah Pilihan Bagi Orang Pengecut

Selingkuh Itu Sebuah Pilihan Bagi Orang Pengecut

“Jika suami kamu ketahuan selingkuh, kemudian meminta maaf, bakal kamu maafkan tidak?”

Terdengar ucapan salah satu teman yang melemparkan pertanyaan kepada teman saya yang lainnya dalam sebuah perbincangan di acara kondangan teman SMA.

Aku minta cerai. Bagiku selingkuh bukan hal yang patut dimaafkan”. Jawab salah satu teman saya tersebut.

Kamu sih enak, masih punya usaha sendiri dirumah dan kamu juga belum punya anak, nah kalau istri yang mengantungkan kebutuhan hidupnya pada suami, Harus bagaimana? Kembali teman saya ini mengajukan pertanyaan yang cukup sulit untuk dijawab.

Dengan tersenyum teman saya menjawab “Kamu curhat yah! Jadi suamimu ketahuan selingkuh?” serentak beberapa orang yang ikut mendengarkan juga ikutan tertawa.

Ya ndak lah...!, Hubungan kami aman-aman saja, aku kan cuma tanya dan mengibaratkan tentang suatu hal, Jika memang itu terjadi, sebaiknya bagaimana kita sebagai istri dan ibu dari anak-anak bersikap?” Suara teman saya itu membuat beberapa teman yang lain ikut berpikir.

Memilih untuk tidak selingkuh
Memilih untuk tidak selingkuh
Dalam pandangan Islam, Selingkuh itu sama halnya dengan zina, apalagi sampai berhubungan intim. Ketika orang yang sudah menikah berzina, hukumannya mungkin lebih berat dibandingkan yang belum menikah.

Kalau pendapat saya, seandainya itu terjadi pada saya, saya akan menuntut cerai suami seperti yang teman saya bilang. Dari awal menikah pun saya dan suami sudah berkomitment, jika ada salah satu dari kita yang selingkuh, maka kita cerai.

Bahkan untuk masalah poligami pun, saya pernah bilang ke suami bahwa selama saya masih hidup, saya tidak mau dipoligami. Memang poligami dibolehkan dalam Islam. Tapi kembali lagi, itu adalah pilihan. Saya sebagai istri memilih tidak mau dipoligami, dan itu saya sampaikan sebelum kami menikah.

Jika memang dia sudah tidak lagi mencintai saya sebagai istrinya dan menemukan perempuan lain yang lebih baik dari saya, maka saya lebih baik meminta cerai. Kenapa? Karena saya sudah menimbang-nimbang konsekuensi buruk yang mungkin saja terjadi pada diri saya. Saya tidak bisa menerima dipoligami apalagi mentolerir sebuah perselingkuhan.

“Bagaimana dengan anak-anak? Bagaimana dengan perempuan yang bergantung secara finansial terhadap suaminya?”

Saya sendiri masih belum kepikiran bagaimana menjalani hidup di hari-hari berat seperti itu. Saya tidak pernah terpikirkan mempunyai suami yang selingkuh dengan orang lain. Tapi jika itu terjadi, Pondasi pernikahan yang dibangun atas rasa kepercayaan dan rasa cinta antara keduanya akan runtuh begitu saja. Terus untuk apa dipertahankan kalau sudah seperti itu. Masalah anak!, saya percaya Allah sudah menetapkan rejeki kita masing-masing selama kita hidup.
Baca : Wanita Harus Tegas Antara Halalkan Atau Tinggalkan
Sebenarnya, dampak perceraian juga tidak hanya berdampak pada kehidupan suami dan istri, namun juga fatal untuk perkembangan psikis anak-anak mereka. Anak tersebut akan tumbuh dengan dua ekstremitas:

Entah dia menerima bahwa perselingkuhan sebagai hal yang lumrah dalam sebuah hubungan,

atau

Dia tidak akan percaya dengan yang namanya cinta sejati dan sulit untuk menjalin sebuah hubungan.

Selingkuh Adalah Sebuah Pilihan Bagi Pengecut

Cari laki-laki yang biasa saja, jangan terlalu ganteng, entar banyak yang ngicar!”. Begitulah kira-kira guyonan para tetangga dulu saat saya masih belum menikah. Tapi bukan itu yang terpenting, mau dia ganteng, mau dia standart maupun dia jelek, selingkuh adalah sebuah pilihan.

Selingkuh adalah pilihan dari orang-orang pengecut yang ingin menikmati kesenangannya sendiri dengan melepas tanggung jawabnya sebagai seoarang suami atau seorang istri.

Tidak hanya laki-laki saja yang menjadi lakon perselingkuhan, wanita juga punya andil menjadi pihak yang bisa disalahkan. Di masyarakat, akan selalu ada dua kubu pembela. Dari pihak pria yang melihat, “Ah itu ceweknya aja yang kegatelan.” Sedangkan dari pihak wanita, “Cowoknya juga sih sok ke-gantengan.”. Jadi Perselingkungan bagi saya, adalah andil dari dua orang.

Cantik atau enggak, ganteng atau enggak, tidak menjamin seseorang akan selingkuh atau tidak. Selingkuh, bagi saya, hanya dilakukan oleh orang-orang yang pengecut. Mereka yang melakukan perselingkuhan adalah mereka yang hanya mencari kepuasan hasrat yang tidak pernah puas, tapi tidak mau bertanggungjawab atas perbuatan yang mereka lakukan.

Bagi saya, selingkuh itu pilihan. Dalm hidup pun kita dihadapkan dengan banyak pilihan. Pilihan untuk menjadi seorang pengecut atau seorang yang bertanggungjawab.
Baca juga : Pria seperti ini yang di idam-idamkan wanita

Memilih Tidak Selingkuh Adalah Sebuah Pilihan Yang Berat, Tapi Bertanggung Jawab

Ketika saya mengambil keputusan untuk tidak mau dipoligami dan tidak ingin diselingkuhi, saya sadar akan tanggungjawab saya untuk belajar menjadi seorang istri yang memang patut dihargai oleh suami. Memang tidak mudah, namun ini memotivasi saya untuk menjadi seseorang yang lebih baik untuk orang yang saya cintai. Ketika sudah berumahtangga, cinta itu harus diperjuangkan.

Sebagai seseorang yang percaya pada Tuhan, saya harus bisa berusaha semaksimal mungkin untuk menjadi seorang istri yang baik. Selalu berusaha mencintai suami dan menundukkan pandangan dengan pria lain. Jika memang jodoh adalah cerminan diri, saya akan memilih untuk tidak selingkuh agar suami juga tidak selingkuh dan tetap menjaga kadar cintanya kepadaku.

Terlepas dari semua itu, Kami mempunyai keinginan yang akan menguatkan cinta kita berdua, membangun rumah kecil disurga yang bisa menampung anak keturunan kita bersama. Semoga Allah meridhoi cinta kami berdua untuk selalu bersama, baik di Dunia maupun di Akhirat (Surga).

Pandaan. 21.03.2017
Dewi'Na Irawan
Read more »
Islam memuliakan Wanita sebagai Perhiasan Terindah di Dunia

Islam memuliakan Wanita sebagai Perhiasan Terindah di Dunia

Jika Anda sudah menikah, maka patutlah Anda bersyukur akan nikmat dipertemukan jodoh Anda. bersyukur bukan berarti hanya dengan mengucapkan “Alhamdulillah” saja!. Harus ada pertanggung-jawaban atas janji suci yang Anda ucapkan saat meminang istri Anda.

Tidaklah mudah membina rumah tangga kalau Anda tidak memahami wanita yang Anda nikahi. karena tidaklah cukup kata “CINTA” untuk membuat dia bahagia dan tidaklah cukup membuatnya tersenyum dengan memberinya hadiah saat dia menangis karena kesalahan Anda. 

Dunia ini adalah perhiasan dan sebaik baiknya perhiasan adalah wanita sholihah (HR.Muslim).
Wanita Sholihah
Karena sesungguhnya Wanita itu sangat unik dan rumit, mereka tak butuh harta, hadiah, kata romantis dan sebagainya. Yang mereka tunggu hanyalah kata maaf yang tulus serta perhatian Anda kepadanya.

Wanita itu ibarat bunga, yang jika kasar dalam memperlakukannya akan merusak keindahannya, menodai kesempurnaannya sehingga menjadikannya layu tak berseri. Ia ibarat selembar sutra yang mudah robek oleh terpaan badai, terombang-ambing oleh hempasan angin dan basah kuyup meski oleh setitik air.

Oleh karenanya, jangan biarkan hatinya robek terluka karena ucapan yang menyakitkan karena hatinya begitu lembut, jangan pula membiarkannya sendirian menantang hidup karena sesungguhnya ia hadir dari kesendirian dengan menawarkan setangkup ketenangan dan ketentraman.

Sebaiknya tidak sekali-kali membuatnya menangis oleh sikap yang mengecewakan, karena biasanya tangis itu tetap membekas di hati meski airnya tak lagi membasahi kelopak matanya.

Wanita itu mutiara. Orang perlu menyelam jauh ke dasarnya untuk mendapatkan kecantikan sesungguhnya. Karenanya, melihat dengan tanpa membuka tabir hatinya niscaya hanya semu sesaat yang seringkali mampu mengelabui mata. 

Orang perlu berjuang menyusur ombak, menahan arus dan menantang semua bahayanya untuk bisa meraihnya. Dan tentu untuk itu, orang harus memiliki bekal yang cukup sehingga layak dan pantas mendapatkan mutiara indah itu.

Wanita itu separuh dari jiwa yang hilang. Maka orang harus mencarinya dengan seksama, memilihnya dengan teliti, melihat dengan hati-hati sebelum menjadikannya pasangan jiwa. 

Karena jika salah, ia tidak akan menjadi sepasang jiwa yang bisa menghasilkan bunga-bunga cinta, melainkan noktah merah menyemai pertikaian. Ia tak akan bisa menyamakan langkah, selalu bertolak pandang sehingga tak memberikan kenyamanan dan keserasian. Ia tak mungkin menjadi satu hati meski seluruh daya dikerahkan untuk melakukannya. Dan yang jelas ia tak bisa menjadi cermin diri disaat lengah atau larut.

Wanita memiliki kekuatan luar biasa yang tak pernah dipunyai lawan jenisnya dengan lebih baik. Yakni kekuatan cinta, empati dan kesetiaan. Dengan cintanya ia menguatkan langkah orang-orang yang bersamanya, empatinya membangkitkan mereka yang jatuh dan kesetiaannya tak lekang oleh waktu, tak lebur oleh perubahan.

Dan wanita adalah sumber kehidupan. Yang mempertaruhkan hidupnya untuk sebuah kehidupan baru, yang dari dadanya dialirkan air susu yang menghidupkan. Sehingga semua pengorbanannya itu layak menempatkannya pada kemuliaan surga, juga keagungan penghormatan. Tidak berlebihan pula jika Rasulullah menjadikan seorang wanita (Fathimah) sebagai orang pertama yang kelak mendampinginya di surga

Dunia ini adalah perhiasan dan sebaik baiknya perhiasan adalah wanita sholihah (HR.Muslim).

Pandaan, 23.02.2017
Dewi'Na Irawan 
Read more »
Larangan Merayakan Hari Valentine Bagi Umat Islam

Larangan Merayakan Hari Valentine Bagi Umat Islam

Valentin Day's. Sebentar lagi tanggal 14 Februari, Banyak orang Indonesia di zaman sekarang mewarnai hari tersebut dengan kebudayaan yang di “import” dari budaya asing, yang katanya hari tersebut sangat sakral dengan bertabur kasih sayang. Pada hari tersebut dirayakan sebagai suatu perwujudan cinta kasih seseorang. Perwujudan yang bukan hanya untuk sepasang muda-mudi yang sedang jatuh cinta. Namun, hari tersebut memiliki makna yang lebih luas lagi. Di antaranya kasih sayang antara sesama, pasangan suami-istri, orang tua-anak, kakak-adik dan lainnya. Sehingga valentine’s day biasa disebut pula dengan hari kasih sayang.
Sejarah Valentin days
Say No to Valentine Days
Di tanggal 14 Februari seakan menjadi hari nasional bagi sebagian orang terutama pemuda-pemudi untuk menyatakan dan mengungkapkan isi hati mereka. Banyak pemuda-pemudi berbondong-bondong menyiapkan kado untuk kekasihnya, dari cokelat, bunga atau benda lainnya yang pantas untuk mengungkapkan isi hati.

Terus, Sebagai umat Islam, Apakah perlu kita mengikuti Ajaran yang diluar Syariat Islam seperti ini?

Sebelum kita menyikapi hal ini, sebaiknya kita harus tau dulu seperti apa sejarah ditetapkannya hari Valentine ini.

Sejarah Hari Valentine

Ada beberapa versi sejarah tentang valentine day itu sendiri. Dikutip dari The World Book Encyclopedia (1998) melukiskan banyaknya versi mengenai Valentines Day:
Some trace it to an ancient Roman festival called Lupercalia. Other experts connect the event with one or more saints of the early Christian church. Still others link it with an old English belief that birds choose their mates on February 14. Valentine’s Day probably came from a combination of all three of those sources–plus the belief that spring is a time for lovers?
Menurut enksiklopedia tersebut, beberapa sumber sejarah menyebutkan perayaan valentine day berasal dari perayaan Lupercalia yang merupakan rangkaian upacara pensucian di masa Romawi Kuno (13-18 Februari). Dua hari pertama, dipersembahkan untuk dewi cinta (Queen of Feverish Love), Juno Februata.

Pada hari itu, para pemuda mengundi nama nama gadis di dalam kotak. Lalu setiap pemuda mengambil nama secara acak dan gadis yang namanya keluar harus menjadi pasangannya selama setahun untuk senang-senang dan obyek hiburan. Pada 15 Februari, mereka meminta perlindungan dewa Lupercalia dari gangguan serigala. Selama upacara ini, kaum muda melecut orang dengan kulit binatang dan wanita berebut untuk dilecut karena anggapan lecutan itu akan membuat mereka menjadi lebih subur.

Ketika agama Kristen Katolik masuk Roma, mereka mengadopsi upacara ini dan mewarnainya dengan nuansa Kristiani, antara lain mengganti nama-nama gadis dengan nama-nama Paus atau Pastor. Di antara pendukungnya adalah Kaisar Constantine dan Paus Gregory I (lihat: The Encyclopedia Britannica, sub judul: Christianity). Agar lebih mendekatkan lagi pada ajaran Kristen, pada 496 M Paus Glasius I menjadikan upacara Romawi Kuno ini menjadi Hari Perayaan Gereja dengan nama Saint Valentine’s Day untuk menghormati St.Valentine yang kebetulan mati pada 14 Februari.

The Catholic Encyclopedia Vol. XV sub judul St. Valentine menuliskan ada 3 nama Valentine yang mati pada 14 Februari, seorang di antaranya dilukiskan sebagai yang mati pada masa Romawi. Namun demikian, tidak pernah ada penjelasan siapa St. Valentine itu, juga dengan kisahnya yang tidak pernah diketahui ujung-pangkalnya karena tiap sumber mengisahkan cerita yang berbeda.

Menurut versi pertama, Kaisar Claudius II memerintahkan menangkap dan memenjarakan St. Valentine karena menyatakan tuhannya adalah Isa al-Masih dan menolak menyembah tuhan-tuhan orang Romawi. Orang-orang yang mendambakan doa St.Valentine lalu menulis surat dan menaruhnya di terali penjaranya.

Versi kedua menceritakan bahwa Kaisar Claudius II menganggap tentara muda bujangan lebih tabah dan kuat dalam medan peperangan dari pada yang telah menikah. Kaisar lalu melarang para pemuda untuk menikah, namun St.Valentine melanggarnya dan diam-diam menikahkan banyak pemuda sehingga ia pun ditangkap dan dihukum gantung pada 14 Februari 269 M (lihat: The World Book Encyclopedia, 1998).

Alasan Mengapa Merayakan Hari Valentin Itu Tidak Diperbolehkan Bagi Umat Islam

Nah dari mempelajari sejarah tentang Valentin, kita bisa memastikan bahwa Merayakan hari valentin memang tidak sepatutnya untuk ditiru oleh umat muslim. Selain budaya hari valentin ini di Adopsi dari budaya orang romawi penyembah berhala yang mengadakan acara penyucian yang disebut Lupercalia.

Begitu juga dengan sejarah Katolik yang menyebutkan bahwa tanggal 14 Februari merupakan hari kematian St. Valentin yang dihukum oleh Kaisar Claudius II. Kedua sejarah tersebut tidak ada sangkut pautnya dengan hari kasih sayang yang sebenarnya. Yang ada hanya ajaran paganisme penyembah berhala dan penghormatan kepada seorang Pastor.

Sebenarnya, Hari Valentine tidak akan menjadi semeriah dan segemerlap seperti sekarang jika tanpa adanya campur-tangan para PEBISNIS. Sudah menjadi hukum kapitalisme, bahwa para pebisnis senantiasa mencari-cari celah sekecil apa pun guna dijadikan obyek bisnis yang bisa mendatangkan keuntungan material bagi dirinya. Celah ini termasuk perayaan-perayaan keagamaan, yang oleh mereka dijadikan sebagai ‘perayaan bisnis’.

Diskon hari kasih sayang "Valentine day"
Diskon Hari Kasih Sayang
Seperti pergantian Tahun baru masehi, berapa banyak keuntungan yang diperoleh para pembisnis yang menjual kembang api dan pernak-pernik tahun baru lainnya. Tahun baru bukan hari raya suatu agama, tapi sudah menjadi fardu ain bagi kebanyakan orang terutama yang beragama islam untuk ikut-ikutan merayakan hari besar umat manusia sedunia ini.

Sama halnya dengan hari Valentin, memang hari valentin tidak ditetapkan sebagai hari libur nasional, karena memang bukan suatu hari yang perlu dirayakan sebenarnya. Tapi, budaya valentin ini sudah mendoktrin pikiran kebanyakan orang.

Salah satu faktor yang sangat bisa mempengaruhi adalah tipu daya pebisnis. Dengan mengadakan diskon besar-besaran saat hari valentin, tentu saja hari valentin akan lebih semarak dan gemerlap lagi. Maksud hati ingin membahagiakan orang yang kita cinta, justru kita terjebak dalam ajaran yang menyesatkan. Naudzubillah.
“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud)
Nah loh, itu dalil cukup mencengangkan bagi yang sudah terlanjur mengikuti tren Valentin day’s. Kita sebagai umat muslim seharusnya kita tidak mengikuti budaya-budaya agama lain, Karena dalam Agama Islam memang telah melarang kita meniru-niru orang kafir (baca: tasyabbuh). Telah jelas pembahasan diawal bahwa hari Valentine adalah perayaan paganisme, lalu diadopsi menjadi ritual agama Nashrani. Merayakannya berarti telah meniru-niru mereka.

So, Jika kamu Muslim, masih inginkah kamu ikut-ikutan merayakan Hari Valentin Day’s?

Renungkanlah... ^_^


Pandaan. 10.02.2017
Dewi’Na Irawan
Read more »
Kenikmatan Yang Jarang Disadari dan Disyukuri Oleh Kebanyakan Orang

Kenikmatan Yang Jarang Disadari dan Disyukuri Oleh Kebanyakan Orang


Kenikmatan Yang Jarang Disyukuri, Sebelum kita bahas mengenai syukur lebih jauh, alangkah baiknya kita memahami “apa sih arti syukur” sebenarnya ?.

Kata "syukur" adalah kata yang berasal dari bahasa Arab Syakaro-yasykuru-syukron yang artinya adalah “membuka” dan lawan katanya adalah Kufur yang berasal dari kata Kafaro-yakfuru-kufron yang artinya “menutup”

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kata Syukur diartikan sebagai Rasa terima kasih kepada Allah, dan Untunglah (menyatakan lega, senang, dan sebagainya).

Bagi saya syukur sangatlah sering di artikan sebagai suatu ungkapan sebagai tanda rasa terimakasih kita kepada Allah Subhanahu Wata’ala. Karena kita telah menerima kenikmatan yang begitu besar dari-Nya.

Source image by google
Kenikmatan itu beraneka ragam, mungkin dengan mendapatkan rezeki dari hasil kerja kita, mendapat hadiah dari tetangga atau sanak saudara, pun juga nikmat terhindar dari malapetaka.

Cara menyampaikan syukurpun beraneka ragam, ada yang hanya mengucapkan rasa syukur hanya dari lisan, seperti mengucapkan terima kasih yang di tujuhkan ke Allah atau dengan mengucapkan Alhamdulillah. Ada pula yang mengunakan acara sebagai rasa syukurnya, seperti membuat acara undangan syukuran dengan mengundang tetangga terdekat untuk bisa berbagi kebahagiaan.

Tapi dewasa ini, banyak orang yang sudah jarang mensyukuri nikmat yang telah diberikan kepadanya. Mereka hanya beranggapan bahwa semua karunia yang didapatnya, bukan lain hanya karena usaha kerasnya sendiri. Ada pula yang memang tidak sadar atau lalai bahwa apa yang sekarang dipunyainya tak lain dan tak bukan adalah nikmat dari Allah semata.

Kufur nikmat, begitulah yang terjadi di zaman kita ini. Kita sebagai manusia lebih banyak menyombongkan diri dengan hasil yang didapat dari usaha sendiri. Padahal, kalau kita lebih teliti, kesuksesan kita dan keberhasilan kita, jika Allah tidak mengizinkannya, maka kesuksesan tersebut juga tak akan terjadi.

Barulah, ketika kita sudah berada dalam titik bawah, dengan dihancurkannya kenikmatan yang selama ini kita peroleh tiap harinya. Kita baru sadar bahwa kita terlalu sombong dengan apa yang kita punyai. Semua yang kita miliki tak lebih dari pemberian sang Ilahi.

Banyak orang tidak menyadari bahwa Nikmat yang kita miliki tidak hanya berupa uang, harta dan jabatan saja. Masih banyak lagi di Dunia ini yang merupakan nikmat yang diberikan kepada kita oleh Allah Subhanahu wata’ala.

Nah pada kesempatan kali ini, saya ingin mendiskripsikan Kenikmatan apa saja yang jarang disadari dan disyukuri oleh kebanyakan orang.

Nikmat Terlahir Berkecukupan

Menjadi anak orang berkecukupan adalah anugrah dalam kehidupan, diberi fasilitas untuk bisa bahagia dalam konteks tidak menderita kelaparan dan terpenuhi beberapa keinginan yang mungkin tidak semua anak bisa mengalami hal tersebut.

Akan tetapi, terlahir menjadi anak orang kaya, justru membuat dia terbelingar dengan gemerlap kehidupan. Terlahir menjadi anak orang kaya justru membuatnya sombong, dengan hidup berfoya-foya dan lebih banyak mengunakan harta dari orang tuanya hanya untuk memenuhi kebutuhan nafsu saja.

Seharusnya, ketika kita terlahir sebagai anak orang yang berkecukupan, kita harus mensyukuri keadaan tersebut. Tidak banyak anak seberuntung Anda yang bisa mendapatkan fasilitas dan pendidikan yang layak.

Banyak anak yang tidak bisa sekolah karena keadaan orang tuanya, banyak anak yang terpaksa melakukan tindak kriminal karena ingin memenuhi kebutuhannya. Terlahir sebagai anak yang berkecukupan itu nikmat, sayang tak banyak orang yang menyadarinya.

Berkecukupan disini bukan hanya orang kaya saja, tapi lebih tepatnya kita merasa cukup ketimbang keluarga yang jauh dari standart yang kita bayangkan. Bukan dengan melihat status sosial di atas kita, tapi lebih merenungi bahwa masih banyak keluarga yang berada di status sosial di bawah kita.

Nikmat Terlahir Fisik Sempurna

Nikmat diberi fisik yang sempurna
Tubuh Yang Sempurna adalah kenikmatan yang tiada tara
Terlahir dengan fisik yang sempurna adalah anugrah terindah dalam hidup kita, diberi akal yang sehat, tubuh yang kuat, dan otak yang cerdas adalah sebuah keberuntungan yang diberikan kepada kita.

Tak semua orang terlahir sama, ada yang memiliki cacat fisik sejak lahir, entah itu kebutaan, kelumpuhan dan kehilangan panca indera lainnya. Juga ada yang terlahir dengan otak yang cerdas dan ada juga yang terlahir dengan otak yang standart.

Mensyukuri nikmat berupa kesempurnaan fisik sering kali kita lupakan, hanya dengan penyakit rabun jauh saja kita sudah mengkufuri nikmat fisik yang lainnya. Padahal masih banyak yang tidak beruntung dengan mengalami cacat kebutaan sejak lahir, tapi mereka tetap bahagia.

Bukannya seharusnya kita tetap mensyukuri keadaan kita walau menurut kita itu tidak sempurna, setidaknya masih banyak orang yang tak seberuntung kita. Allah Dzat yang Maha Adil, Dibalik kekurangan kita, pasti ada tujuan yang terbaik dibaliknya.

Nikmat Diberi Kesehatan

Sehat itu nikmat, tapi tak banyak orang yang menyadari bahwa kesehatan kita sehari-hari adalah kenikmatan melebihi rezeki yang kita peroleh.

Sebanyak apapun rezeki dan harta yang kita miliki, ketika fisik kita dalam keadaan sakit, kita tak akan bisa menikmatinya. Seberapa lezat masakan yang mampu kita beli, tapi jika pada akhirnya ketika kita makan dan terbuang sia-sia karena kita memuntahkannya.

Nikmat sehat itu nomer satu, mending sehat walau keadaan ekonomi sedikit memburuk dari pada sakit-sakitan walau dengan harta melimpah.
Nikmat sehat
Kesehatan itu Nikmat

Nikmat Diberi Keturunan Yang Baik

Ada tigal hal yang tidak akan putus amalannya walau sudah berada di liang lahat, amal jariyah, anak yang sholeh dan ilmu yang bermanfaat.

Mempunyai anak yang sholeh/sholihah merupakan sebuah anugrah terindah dalam hidup. Anak merupakan suatu hal yang bisa mempererat hubungan rumah tangga, anak juga obat pelipur lara ketika hati merasa terluka.

Jadi, beruntung sekali ketika menjalani keluarga dan di anugerahi seorang anak. Tak sedikit dari kita yang masih belum di beri amanat seorang anak meski sudah 10 tahun menjalani pernikahannya.

Anak adalah rezeki yang tak ternilai harganya, biarpun fisik kedua pasangan dengan keadaan sehat dan prima, tapi perihal anak, bukan tentang sehat atau tidaknya kedua pasangan, bukan tentang mandul atau tidak. Tapi tentang siapa yang diberi amanat oleh Allah Subhanahu wata’ala.

Jadi, bersyukurlah ketika kita sudah di karuniai ahli waris dari darah daging kita sendiri, karena tak semua orang bisa menikmati kenikmatan yang luar biasa seperti itu.

Nikmat Terlahir Islam

Terlahir isalam itu Nikmat Yang Luar Biasa
Terlahir isalam itu Nikmat Yang Luar Biasa
Sebagai orang Islam, Terlahir dalam keadaan Islam adalah nikmat yang luar biasa. Tanpa harus menemukan taukhid diri, kita sudah berbekal ke-islaman dari orang tua. Memang konteksnya kita masih ikut-ikutan dalam mengerti arti islam, tapi setidaknya kita sudah berada di jalan yang benar.

Banyak yang tidak menyadari bahwa terlahir Islam itu anugrah yang wajib kita syukuri. Seandainya kita terlahir sebagai Nasrani atau Yahudi, tentu kita akan sepaham dengan jalan yang dipilih orang tua kita. Kita pasti akan mengaku bahwa agama yang dianut orang tua kita itu yang paling benar.

Terlahir islam merupakan anugrah yang terindah, kita pasti akan sulit menemukan taukhid diri jika kita terlahir di keluaga dengan agama lain selain Islam. Tak banyak orang yang beruntung mendapat hidayah dengan menjadi mualaf.

So, untukmu wahai sahabat sesama Muslim. Temukanlah sejatinya Islam didalam dirimu, Bersyukurlah terlahir di keluarga islam, tapi berusahalah untuk menemukan keislamanmu sendiri, mencintai agama islam dengan hakekat diri dan mengakui secara hakiki dalam diri bahwa Tiada Tuhan Selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah.

*****

Itulah beberapa pembahasan perihal Kenikmatan yang jarang disadari dan disyukuri oleh kebanyakan orang, kiranya itu bisa bermanfaat bagi saya pribadi dan tentunya bagi sang pembaca yang semoga dalam hidayah-Nya. Aamiin



Read more »
Aku Tak Pernah Mau Menjadi Seperti Bunga Yang Indah Tapi Murahan

Aku Tak Pernah Mau Menjadi Seperti Bunga Yang Indah Tapi Murahan

Wanita identik dengan bunga, Bunga memang melambangkan kecantikan, dengan warna yang begitu indah dan menggoda.

Wanita juga sangat menyukai bunga, entah itu bunga tumbuhan maupun bunga simpanan di Bank. Keduanya mempunyai daya tarik yang luar biasa dan menimbulkan rasa senang pada diri setiap wanita.



Aku Tak Pernah Mau Menjadi Seperti Bunga Yang Indah Tapi Murahan

Jadi tak heran ketika seorang wanita mendapatkan hadiah berupa bunga, entah itu bunga nyata atau bunga bank. Hati wanita akan luluh karena itu.

Tapi, saya tak pernah mau menjadi seperti bunga, bahkan tak mau kalau di ibaratkan seperti bunga walaupun itu terlihat anggun dan indah.

Banyak alasan kenapa saya menolak ketika wanita di samakan seperti bunga, berikut ini adalah alasan mengapa saya tak mau disamakan dengan bunga

Sebut Saja Bunga

Inilah salah satu alasan yang membuat saya enggan tuk disamakan dengan bunga. Banyak perumpamaan di media dan di berita-berita tentang kata “Sebut saja Bunga”.

Sungguh, kata “bunga” itu lebih menjurus ke sebuah wanita yang kondisinya teraniaya, wanita nakal, wanita simpanan dan typikal wanita yang tidak baik menurut saya.

Jadi ogah aja, ketika saya harus disamakan dengan Bunga atau wanita seperti itu.

Bunga Yang Dikerumuni Kumbang

Bunga yang tidak pernah menolak setiap kumbang datang untuk menikmatinya.

Kenapa saya mengatakan demikian?

Karena memang terjalin simbiosis mutualisme antara kumbang dengan bunga, Kumbang selalu menikmati sari pati bunga dengan leluasa dan tanpa perlawanan sedikitpun, sedangkan bunga mendapatkan cara untuk berkembang biak lewat penyebaran benih dari si kumbang.

Selayaknya wanita pelacur, yang membiarkan lelaki menyentuh dan menikmati setiap lekuk tubuh. Dan si wanita mendapatkan uang atau perasaan senang.

Karena alasan ini, saya tak mau di ibaratkan menjadi bunga yang selalu dinikmati si kumbang tanpa penolakan.

Bukankah ironi di zaman sekarang seperti itu, banyak wanita yang mau terikat sebuah hubungan tanpa status, seperti pacaran. Mereka rela si lelaki menyentuh dan menikmati setiap lekuk tubuh indah si wanita. Jujur, saya tak ingin disamakan dengan Bunga seperti itu

Bunga Untuk Berduka

Selain untuk hadiah event bahagia, Bunga juga untuk hadiah saat berduka. Setiap kematian, selalu ada hiasan bunga yang dikirim untuk menghormati orang yang meninggal.

Saya tak ingin di ibaratkan menjadi bunga pembawa duka, Saya ingin menjadikan sekitar saya berbahagia atas kehadiran saya. Bukan malah berduka saat saya hadir didalamnya.

Seharusnya…

Wanita itu harus Seindah Dan Semahal Mutiara

Begitu indah dengan kilaunya, begitu mengoda dan begitu berharga.

Wanita itu terlahir cantik, baik dari parasnya, lembut hatinya dan perasaannya. Wanita juga mahluk paling menggoda didunia, banyak raja takluk dengan kecantikan istrinya.

Dan Wanita adalah makhluk yang berharga, Lelaki harus mau membeli dengan cinta dan mahar untuk bisa memilikinya. Wanita juga tempat manusia untuk bisa berkembang dan mendapat keturunan.

Jadi bukan sekedar wanita yang bisa di sentuh dan di nikmati secara gratis dalam sebuah hubungan tanpa status kejelasan.

Wanita Harus Terjaga Layaknya Mutiara

Wanita itu harusnya selayak mutiara. Orang perlu menyelam jauh ke dasarnya, untuk mendapatkan kecantikan sesungguhnya.

Tersembunyi, tetapi sangat berharga…

Orang perlu berjuang menyusur ombak, menahan arus dan menantang semua bahayanya untuk bisa meraihnya. Dan tentu untuk itu, orang harus memiliki bekal yang cukup sehingga layak dan pantas mendapatkan mutiara indah itu.

Selayaknya wanita yang berharga, Yang selalu menjaga kecantikannya dengan bersembunyi di tabir penutup auratnya. Menunggu dengan sabar sosok lelaki yang mau berusaha menemukannya dan berusaha mati-matian untuk bisa memilikinya.

Jadi, maukah anda (seorang wanita) di ibaratkan dengan sekunt
um bunga?

Pikirkan sekali lagi...



Pandaan 29 September 2017
Dewi'Na Irawan
Read more »

Islam

Parenting

Blogging