google-site-verification=vcQB02ZIxvqCFR8t5cvxiRGjaTOwbQmToxYGEZfk6MU Perihal Diri | Sebuah Catatan Menimbah Jati Diri: Catatan Diary Perihal Diri | Sebuah Catatan Menimbah Jati Diri: Catatan Diary -->
Ketika Ada Promo 12.12 Tapi Tak Punya Uang

Ketika Ada Promo 12.12 Tapi Tak Punya Uang

Tips Belanja online di event promo diskon
Source image : pexels.com

Ketika Ada Promo 12.12 Tapi Tak Punya Uang? Santuy aja sis.

Dulu awal-awal mengenal belanja online di e-commerce, event banyak diskon itu tidak seperti sekarang, yang tiap bulan ada event promo dan diskon. Kalau tidak bertepatan hari lebaran yah Harbolnas.

Sekarang mah, kalau ada angka kembar dari perpaduan tanggal dan bulan, di situlah ada promo. Seperti event 12.12 ini. Seakan-akan kita itu diberi mindset kalau ada tanggal cantik, bawaannya itu harus belanja melulu.

Apalagi iklan tentang diskon dan promo di televisi sekarang itu lagi gencar-gencarnya. Tiap nonton televisi, jeda iklannya pasti ada iklan promo. Entah dari Shopee, Lazada maupun Tokopedia.

Tampilan iklannya juga gitu. Kalau enggak pakai model seksi, yah pakai artis korea. Emang ampuh banget yah pakai pemasaran model gitu. Huft...

Promo 12.12 Mau Beli Apa?


Saya suka belanja online. Setidaknya untuk cari barang yang kita inginkan tak perlu keliling Mall ataupun Departement Store. Cukup rebahan di rumah dan scrool sampai ketemu.

Barang yang saya beli juga bukan barang mahal. Paling tidak jauh dari kebutuhan tambahan sehari-hari semisal bedak, gincu, maupun aksesoris.

Saya jarang sekali beli baju maupun sepatu secara online. Alasannya sih karena saya jarang menemukan ukuran yang sesuai dengan tubuh saya. Gini nih nasib cewek dengan tinggi minimum.

Budget yang saya keluarkan untuk belanja online juga tidak terlalu besar. Pembelian terbesar saya secara online waktu itu saat beli Juicer sekitar 200.000. Selain itu, pernah juga belanja sampai 300.000, namun saya belinya bersama sepupu-sepupu saya.

Promo yang sering saya incar paling mentok cuma gratis ongkir dari Shopee. Promo ini cukup membantu. Setidaknya harga ongkos kirim tidak melebihi harga produk murah yang saya beli. Apalagi dapat free ongkir saat toko penjualnya masih dalam satu provinsi.

Tergiur Dengan Diskon Gede-Gedean di Promo 12.12?


Kalau saya sendiri sih jarang banget termakan bujuk rayu diskon. Kalaupun pengen beli, tentu saya akan beli sesuai yang saya butuhin. Dan itupun paling barang yang masih bisa dijangkau oleh dompet.

Seperti halnya diskon lebaran di swalayan dan di mall. Banyak orang akan berbondong-bondong cari baju sale menjelang lebaran. Kalau saya sendiri lebih menyukai membeli jauh sebelum memasuki bulan puasa ataupun setelah lebaran sekalian.

Alasannya sih simple.

Saya tidak butuh harga diskonan jika pilihan produknya jarang ada yang menarik. Kebanyakan sih gitu.

Saat cari-cari baju lebaran untuk diri-sendiri, saya jarang menemukan baju yang pas atau setidaknya membuat saya tertarik untuk memakainya. Entah sudah diembat orang lain atau memang karena barang diskonan.

Sama saja dengan promo diskon belanja online. Kebanyakan sih, produk yang sedang promo tidak sesuai dengan apa yang saya butuhkan. Kalaupun ada yang menarik, kembali lagi lirik keadaan dompet. 

Yang jelas dalam berbelanja online, selalu gunakan tips cerdas dalam belanja online agar tidak kecewa nantinya saat barang sudah dikirim. Jangan sampai apa yang sudah kita bayarkan tidak sebanding dengan produk yang kita dapatkan.

Intinya, mau itu ada promo atau tidak, saya akan memutuskan untuk belanja online setelah mempertimbangkan matang-matang keadaan keuangan terlebih dahulu. Setelah itu musyawarah dengan suami.

Setelah musyawarahpun prosesnya belum kelar sampai situ. Masih ada proses menghitung ulang rumus keuangan keluarga. Barulah memutuskan untuk beli atau tidak. Kebanyakan sih putusan akhirnya “nggak jadi beli” Hahaha.

Promo 12.12 Kurang Dua Hari Lagi, Tapi Tak Punya Uang?

Ketika ada promo 12.12 tapi tak punya uang
Source image : liputan6.com

Yah bodoh amat. 

Kalau tidak ada uang untuk beli produk yang ada promonya, mau gimana lagi. Masak harus hutang? Gengsi lah.

Mending lebih bersabar lagi. Toh event seperti ini ada tiap bulan loh.

Coba diingat lagi. Bulan September ada promo 9.9, Oktober ada promo 10.10, November ada promo 11.11, dan sekarang bulan Desember ada promo 12.12. Dengan melihat kombinasi angka seperti itu pastinya bulan Januari nanti akan ada promo 1.1 .

Jadi tidak perlu khawatir kehabisan diskon. Toh e-commerce membuat diskon seperti itu supaya produknya laku kan. Kalau banyak pengguna yang tidak beli di promo diskon sekarang, siapa tahu event selanjutnya diskonnya lebih ngreget lagi.

Lagian ini kan bulan Desember. Paling di akhir bulan nanti akan ada promo diskon lainnya dengan tema Natal dan Tahun Baru yang pastinya promonya lebih menggila dari promo 12.12 ini.

Kalau kalian? Event Promo 12.12 mau beli produk apa? 

Dewi'Na Irawan



Lanjut Baca »
Memutuskan Menikah di Umur 13 Tahun

Memutuskan Menikah di Umur 13 Tahun

Pernikahan dini
Source image : kompasiana.com

Wi, minggu depan datang ke rumah yah? Tengoklah keponakanmu yang mau tunangan
Sempat kaget sih saat mendapat telpon dari kakak tertua saya, yang kasih kabar kalau mau ada hajatan tunangan di rumahnya. Jarang ada kabar, sekali kasih kabar, langsung ke intinya. Hehehe.

Lebih kagetnya lagi, saat saya dengar bahwa yang mau tunangan itu bukan keponakan laki-laki yang baru lulus 1 tahun yang lalu. Melainkan keponakan perempuan yang paling kecil yang masih duduk di bangku SMP.

Banyak tanda tanya dibenak saya kenapa keponakan saya ini tiba-tiba memutuskan untuk melangkah sejauh itu. Sempat negatif thinking sih, apakah keponakan saya ini dipaksa menikah atau ada hal buruk yang telah terjadi lainnya.

Namun setelah bertemu langsung dengan keponakan saat jamuan pertunangan, sedikit lega sih. Leganya karena dia memang memutuskan sendiri untuk bertunangan tanpa adanya paksaan ataupun hal buruk lain yang memaksa.

Namun sedih juga dan bertanya-tanya “kenapa seberani itu memutuskan untuk menikah di usia yang masih 13 tahun”.

Dulu sewaktu umur segitu, pikiran saya hanya sebatas memikirkan pelajaran sekolah maupun bermain dengan teman sebaya. Suka dengan lawan jenis saja hanya tersirat dalam hati, apalagi kepikiran untuk pacaran. Pasti akan diomelin sama kakak (kakak kedua).

Sempat juga saya diancam sama kakak, seandainya saya kepergok pacaran saat di luar, dia berencana untuk memutuskan untuk menghentikan sekolah saya. Maklum, biaya sekolah saya ditanggung oleh kakak kedua saya ini.

Sewaktu SMA saya pernah sih pacaran, namun pacaran saya dulu hanya sebatas status gitu. Toh saya dan mantan juga jarang bertemu waktu itu. 

Hubungan kita juga sebatas cinta lewat surat menyurat. Maklum, saat itu di keluarga saya masih belum ada yang memiliki handphone. Handphone masih mahal coy, meskipun yang layarnya masih hitam putih

Namun untuk keinginan menikah di usia segitu? Jujur saja, saya tidak pernah memikirkannya.

Saya juga menikah di umur yang cukup muda. Bisa dibilang pernikahan saya itu pernikahan dini. Saya menikah di umur 21 tahun.

Namun kalau keponakan saya ini jadi menikah, bukan pernikahan dini lagi namanya, namun jadi “pernikahan terlalu dini”.

Bayangkan saja, umur 13 tahun sudah tukar cincin dan berstatus tunangan. Terus mau nikah umur berapa? Tidak mungkin juga kalau masa tunangannya lebih dari 5 tahun kan? paling sehabis lulus SMP (1,5 tahun lagi) pernikahan itu akan terjadi.

alasan kenapa pernikahan dini itu dilarang
Source image : alodokter.com

Sebenarnya pernikahan di bawah 18 tahun sudah menjadi hal lumrah di Indonesia, terutama di daerah pedalaman. Sepupu suami saya juga menikah di umur 18 tahun dan ada juga sepupu laki-laki yang menikahi gadis 15 tahun.

Namun kasusnya sedikit beda sih. Sepupu suami saya ini memang tidak meneruskan sekolah setelah lulus sekolah dasar. Dia juga sudah bekerja dalam beberapa tahun setelah lulus SD. Yah setidaknya dia sudah menjalani kehidupan selayak orang dewasa yang mandiri.

Nah kalau keponakan saya ini masih duduk di kelas 2 SMP dan belum pernah hidup mandiri. Entah kena angin apa dia tiba-tiba memutuskan untuk menikah. Apa karena kebanyakan nonton sinetron “Dari Jendela SMP”. Jadi halu banget soal cinta-cintaan.

Emang sih calon suaminya sudah cukup dewasa secara umur, namun bisakah keponakan saya ini bisa menjalani kehidupan berumah tangga di usia yang sangat muda. Kan biasanya di umur segitu masih labil-labilnya.

Saya sih takutnya kalau perasaannya itu hanya sekedar cinta monyet. Mungkin saja keponakan saya sekarang ini lagi jatuh cinta banget sama pasangannya, namun besok-besoknya, takutnya malah suka sama yang lain gimana? Gitu kan kalau cinta monyet yah.

Usia labil itu biasanya jarang mikir panjang. Kan tau sendiri kalau orang yang lagi jatuh cinta itu serasa dunia milik berdua. Jadi mungkin saja ponakan saya tidak mikir panjang ke depannya itu bakal seperti apa.

Kehidupan berumah tangga itu tidak seperti pacaran, kalau putus bisa cari pacar lainnya. Nah kalau sudah nikah, putus atau cerai itu akan berdampak banget bagi si wanita.

Terus, saya juga mikir gini “Apa keponakan saya tidak memiliki keinginan atau cita-cita yang ingin dicapai, sampai buru-buru memutuskan untuk menikah atau tunangan di usia 13 tahun”.

Padahal di usia sekolah itu menurut saya adalah masa paling bebas dan bahagia (dan itu yang saya rasakan sekarang). Yang menjadi beban masa sekolah, paling cuma tugas makalah ataupun PR matematika. Nah kalau sudah nikah, beban tugasnya itu complicated banget.

Yang dipikirin itu tentang ribetnya masalah keluarga, mulai dari ketidakcocokan dengan keluarga suami di awal pernikahan, masalah keuangan, adat dan kebiasaan yang berbeda, apalagi kalau sudah punya anak juga.

Saya juga mengalami hal tersebut di awal pernikahan. Dilema dan bikin depresi. Bayangkan jika semua kejadian seperti itu terjadi pada anak umur 13 tahun.

Saya sih tidak menyalahkan keponakan saya jatuh cinta, hingga mau aja diajak nikah segala. Cuma saya menyanyangkan kenapa kakak saya mau aja merestui hingga ada pertunangan segala.

Ok lah kalau tujuannya untuk mencegah anak pacaran yang berlebihan hingga terjadi kehamilan sebelum nikah misalnya. Namun semua itu kan bisa diusahakan dengan mendidik dan mengawasi anak dengan sebaik-baiknya. Bukan dengan cara menikahkan anak di bawah umur juga untuk solusinya.

Yah semoga aja keponakan saya tidak buru-buru melakukan pernikahan. Syukur-syukur dia terus melanjutkan sekolahnya hingga lulus SMA, baru memutuskan untuk menikah. 

Dewi'Na Irawan
Lanjut Baca »
Repotnya Menjadi Guru Privat Anak Sendiri di Masa Pandemi

Repotnya Menjadi Guru Privat Anak Sendiri di Masa Pandemi

mengajari anak belajar di masa pandemi
Source image : tempo.co

Harusnya artikel ini saya tulis semenjak anak saya mulai sekolah lagi, namun ada saja halangan untuk membuat tulisan ini. Ah biarlah, yang penting sekarang sudah dituliskan. 

Oh iya, anak saya sekarang sudah kelas 1 SD setelah 3 tahun mendekam di Taman kanak-kanak karena umunya tidak mencukupi.

Senang sih melihat anak mulai naik level tingkat pendidikannya, namun sedihnya tuh harus lihat mereka lebih banyak belajar di rumah dari pada ke sekolah. Yah kita tau sendiri bahwa situasi memang belum mengizinkan untuk bisa bersekolah secara normal seperti dulu.

Namun tau tidak? Di level anak kelas 1 SD harus belajar di rumah, siapa yang paling repot dalam hal ini?

Ok lah, belajar atau bersekolah bisa dilakukan melalui media daring. Yang penting ada buku paketnya dan tugas-tugas di informasikan dengan jelas. Apalagi teknologi sekarang bisa memungkinkan guru dan murid bisa bertatap muka secara langsung melalui smartphone.

Namun kebayang tidak jika anak kelas 1 yang harus belajar secara daring ataupun langsung diberi tugas seambrek untuk dikerjakan di rumah, padahal belum mendapat penjelasannya dari gurunya.

Tidak hanya anak-anak saja yang dipusingkan, kita sebagai orang tualah yang paling dipusingkan.

Harus mengajari anak-anak menjawab berbagai pertanyaan soal yang belum pernah mereka kerjakan seperti di taman kanak-kanak.

Kalau di ingat-ingat, pelajaran anak kelas 1 era sekarang, sangat jauh berbedas dengan pelajaran saya waktu kecil dulu.

Seingat saya, sewaktu kelas 1 SD saya hanya belajar membaca dan menulis, nah kalau sekarang, mereka sudah dihadpkan dengan pertanyaan “sebutkan, mengapa, dan apa?”

Bagi kita sih memang mudah untuk mejawabnya, namun mengajari anak biar tahu caranya mengerjakan itu bukan perkara mudah. Minimal anak bisa tau apa maksud pertanyaannya itu saja sudah bagus.

Anak saya sih cukup lancar dalam membaca, mengingat dia sudah tiga tahun belajar di taman kanak-kanak. Namun penalaran dan pemahaman dari apa yang dia baca itu beda lagi.

Jadi setiap dia selesai baca pertanyaan, pasti dia menoleh ke saya dan bilang “ terus apa, ma? ”

Kalau soal tugas rumahnya itu berupa pertanyaan pilihan ganda sih saya masih bisa memberi pemahaman secara logika. Namun jika soal essay, kadang saya geram sendiri saat mengajari anak saya.

Sudah saya katakan bahwa jawabannya sudah ada di buku paket atau di ringkasan buku LKS. Namun sudah dibaca berkali-kali namun masih binggung dan masih bertanya “apa jawabannya?”. Kalau dia tidak bisa, dia berhenti di situ sambil nunggu bantuan dari saya.

Memang benar bahwa mengajari anak kelas 1 SD itu bukan hal yang mudah. Harus extra sabar dalam mengajarinya, apalagi tingkat fokus anak seumuran itu masih kemana-mana. Terlebih jika yang mengajarinya itu dalam posisi kelelahan setelah bekerja.

Seperti sepupu saya yang tiap hari berangkat kerja mulai pukul 7 pagi hingga pukul 7 malam, bahkan terkadang hingga pukul 9 malam. Dengan tingkatk elelahan seperti itu, dia dipaksa untuk mengajari anaknya dalam mengerjakan tugas rumah.

Hasilnya, saya seperti melihat drama melankolis. Karena kelelahan setelah bekerja, sepupu saya sering meninggikan suaranya saat mengajari anaknya. Akhirnya anaknya jadi menangis, karena tidak tega, sepupu saya juga ikutan nangis.

Sama sih keadaannya seperti saya.

Saya juga bekerja, namun pekerjaan saya cukup normal, hanya menghabiskan 8 jam kerja seperti pada umumnya.

Lelah? Tentu.

Namun sebelum saya mengajari anak saya mengerjakan tugas rumahnya, saya masih memiliki waktu untuk mandi dan rebahan beberapa jam. Kemudian saya juga pernah membuka les privat 4 tahun yang lalu, jadi pengalaman jadi guru les masih bisa saya terapkan untuk anak saya.

Cara yang saya gunakan adalah mengawasi anak saya. Saya membiarkan dia mengerjakan sendiri sampai bisa. Jika dia binggung dengan kata-kata yang belum dia mengerti, saya akan memberi tahunya.

Saya membiarkan anak saya mengerjakan pertanyaan yang mampu dia jawab dan melompati pertanyaan yang dia tidak bisa. Baru setelah selesai semua, saya akan koreksi jawabannya beserta mengajari mengerjakan pertanyaan yang belum di jawab.

Dan Alhamdulillah, cara ini cukup memudahkan saya dalam menyelesaikan tugas-tugasnya tiap hari.

Kalau kalian, punya trik khusus tidak, dalam mengajari anak kelas 1 SD di masa pandemi ini. 


Dewi’Na Irawan


Lanjut Baca »
Berbagai Pilihan Kado Ulang Tahun Yang Bermanfaat Untuk Anak Tercinta

Berbagai Pilihan Kado Ulang Tahun Yang Bermanfaat Untuk Anak Tercinta

Berbagai Pilihan Kado Ulang Tahun Yang Bermanfaat Untuk Anak Tercinta

Bentar lagi bulan April nih? Selain menyiapkan uang kelulusan dan pendaftaran masuk SD buat anak saya Naila, saya juga harus menyiapkan sedikit uang untuk kado ulang tahun Naila nantinya. 

Untuk acara ulang tahun Naila, saya tidak mempersiapkan pesta ulang tahun seperti anak-anak pada umumnya. Saya hanya menyiapkan hajatan kecil dengan mengundang anak-anak tetangga sekitar rumah dalam acara syukuran yang sederhana.

Selain memang menyiapkan pesta ulang tahun yang ada kue dan mengundang badut atau semacamnya bukanlah gaya hidup keluarga saya, juga saya kira acara seperti itu cukup menguras kantong penyimpanan saya.

Lebih baik acara sederhana namun ada berkah berupa doa dan rasa syukur atas bertambahnya umur anak saya.

Dari pada dibuat pesta seperti itu, saya lebih memilih mengeluarkan beberapa uang simpanan saya untuk kado special buat Naila. Sebagai ucapan selamat bertambahnya umur juga kado atas kelulusannya dari taman kanak-kanak.

Untuk pemilihan kado, saya juga tidak serta merta permintaan anak saya turuti. Saya lebih mengedepankan kemanfaatan hadiah tersebut untuk rutinitas hariannya.

Berbagai rekomendasi kado untuk anak, saya baca diberbagai artikel di internet. Dengan melihat sisi positif dari kado tersebut juga tak lepas dari rembukan bersama suami tercinta. Akhirnya saya dan suami memutuskan untuk membelikan sebuah sepeda untuk Naila.

Sebenarnya ada beberapa rekomendasi kado yang sebelumnya saya incar. Di antaranya :

1. Satu Set Perlengkapan Renang


berenang di Kolam renang kinkong pandaan

Berenang adalah salah satu aktifitas yang saya runtinkan setiap dua minggu sekali untuk anak-anak saya. Tidak hanya untuk anak, saya juga sedang belajar renang dengan panduan suami saya.

Sudah sekitar tiga bulan aktifitas ini berjalan dan alhamdulillah saya sedikit-sedikit mulai bisa berenang meskipun tidak begitu jago. Hanya bisa beberapa detik tahan nafas dalam air dan sudah sedikit bisa bergerak dengan mengayunkan kedua tangan dan kaki saya saat berenang. Sebelumnya hanya berhenti di tempat saja.

Anak-anak saya juga makin berani terutama Naila yang bisa tahan nafas di dalam air. Anak kedua saya juga makin berani berada di kolam dangkal sendiri tanpa memakai pelampung, namum tetap dalam pengawasan ayahnya.

Karena aktifitas ini, saya bermaksud untuk membelikan perlengkapan renang seperti baju renang dan perlengkapan lainnya. Namun suami merekomendasikan untuk membeli perlengkapan renang ini lain waktu saja.

2. Sebuah Gadget (Tab)


Sudah hal umum bahwa anak kecil zaman sekarang sudah sangat piawai mempermainkan gadget. Padahal saya dulu waktu SMA sedikit binggung mengoperasikannya saat pertama kali memakainya.

Karena sering bermain di rumah temannya, Naila sangat menginginkan gadget (tab) yang biasa dimainkan bersama dengan temannya itu. Naila juga sering memakai smartphone saya kala hari libur, karena saya memberi jatah untuk bermain gadget hanya pada hari Minggu saja.

Rencananya saya ingin membelikan Samsung Galaxy Tab 2 yang bisa diberikan berbagai game edukasi. Namun saya dan suami akhirnya tidak jadi untuk membelikan gadget tersebut.

Kata suami, masih terlalu dini untuk memberikan Gadget, terlebih adiknya yang masih kecil juga akan ikutan main gadget nantinya. Mungkin menunggu adiknya sedikit lebih besar dan paham atas tindakannya jauh lebih bijak.

3. Jam Tangan Imoo


harga imoo watch
Source image by Nova.grid.id

Kepikiran lagi ingin membelikan jam tangan Imoo yang sering saya lihat di iklan televisi. Saya mengira dengan membelikan jam tangan tersebut, maka saya bisa pantau dan memanggil Naila melalui jam tangan tersebut kalau mainnya terlalu lama hingga lupa makan siang.

Cukup bermanfaat sih, namun setelah saya cek harga jam tangan Imoo di berbagai marketplace online, Saya dan suami mengurungkan niatan tersebut. Harganya cukup fantastis bagi saya yang merupakan kalangan ekonomi menengah ke bawah.

Meskipun ada beberapa merk lain seperti jam tangan Imoo, namun saya sanksi akan fitur kegunaannya dan kualitas produknya bisa tahan lama atau tidak.

4. Sepeda


Akhirnya kami memutuskan untuk membelikan sepeda saja buat Naila. Dulu sih pernah membelikannya sepeda sewaktu masih umur 2 tahun, namun sekarang rasanya sepeda tersebut sudah tidak layak dipakai untuk Naila.

Saya tidak ingin mencarikan merk sepeda yang mahal-mahal, sewajarnya saja. Yang penting anaknya suka dan tentunya saya memilih yang kualitasnya bisa bertahan lama.

Yah semoga dengan adanya kado ini bisa membuat Naila bahagia dan bisa bermanfaat untuk rutinitas harian Naila.



Dewi’Na Irawan


Lanjut Baca »
5 Menu Makanan Favorit Go-Food di Area Sekitar Pandaan

5 Menu Makanan Favorit Go-Food di Area Sekitar Pandaan

5 Menu Makanan Favorit Go-Food di Area Sekitar Pandaan

Terakhir kali pernah saya ceritakan tentang pengalaman saya order ojek online melalui smartphone sendiri. Namun kali ini saya sudah lihai dalam menggunakan aplikasi tersebut, karena saya sudah sering melakukan order sendiri saat berangkat kerja.

Aplikasi ojek online tidak melulu soal antar jemput penumpang saja loh, ada jasa antar makanan juga!

Ah, mungkin bagi kalian yang tinggal di kota besar sudah bukan hal baru lagi tentang ojek online, namun bagi saya yang tinggal di desa, ojek online masih baru-baru ini masuk ke desa saya. Jadi sedikit ketinggalan saja tentang teknologi baru di dunia transportasi ini.

Selain jasa antar jemput, saya juga makin rajin memakai jasa antar makanan di aplikasi ojek online, terutama di waktu sore hari saat di rumah kehabisan lauk ataupun nasi. Males mau masak lagi ataupun keluar rumah untuk cari makanan, saya lebih memilih pesan makanan melalui aplikasi saja.

Saya selalu pakai jasa antar makanan Go-Food. Alasannya simple, karena saya cuma bisa menggunakan aplikasi Go-Jek dan belum pernah memakai aplikasi Grab, hahahaha.

Lagian sepertinya di desa saya juga belum banyak driver Grab maupun resto yang bekerja sama dengan Grab. Jadi pakai Go-Jek jauh lebih banyak pilihan restonya.

Berbicara soal Go-Food, karena seringnya pesan makanan yang bermacem-macem, saya jadi punya rekomendasi buat kalian yang tinggal di area Pandaan yang ingin pesan Go-Food. Berikut menu favorit saya saat pesan Go-Food.

5 Menu Makanan Favorit Go-Food di Area Pandaan, Pasuruan, Jawa Timur


1. "Koloke" Warung Lestari Pak Hasan, Sukorejo

5 Menu Makanan Favorit Go-Food di Area Sekitar Pandaan

Awalnya iseng dan penasaran apa sih makanan “Koloke” itu? Namun sekarang menu koloke adalah menu favorit yang paling sering saya pesan di Go-Food. Selain karena anak-anak saya sangat suka fillet ayam crispy, saus asam manisnya juga sangat pas untuk dinikmati dengan fillet ayam tersebut.

Sebenarnya di warung Lestari Pak Hasan ini menunya sangat banyak, awalnya saya juga binggung mau pesan yang mana. Pernah sih mencoba menu lain selain koloke, seperti nasi goreng kambing, nasi goreng kepiting dan kwetiau Goreng.

Jangan tanya masalah rasa, masakan dari warung Lestari pak Hasan sangat menggugah selera banget deh. Kalian tak akan rugi kok pesan di resto ini, meskipun harganya lumayan untuk ukuran kantong saya, namun itu sebanding dengan rasa dan ukuran makanannya.

2. "Paket Ayam" M2M Taman Dayu


Sebenarnya kalau urusan ayam crispy, harusnya KFC adalah brand besar yang patut jadi rekomendasi. Namun masalahnya, saya lebih sering makan di M2M dari pada di KFC saat berlibur di Taman Dayu bersama keluarga.

Selain lokasinya juga dekat dengan area Outbond di Veranda, Anak saya terlanjur menyukai makan di M2M. Jadi saya sering sekali memesan Go-Food di M2M untuk anak saya di rumah. Selain itu, untuk harga menunya juga relatif lebih murah dari pada menu di KFC.

Baca Juga : Apa Saja Sih? Keseruan di Taman Dayu Pandaan

3. "Seblak" Mak Ciem, Pandaan


Saya bukan pecinta makanan pedas, namun saya suka mencoba suatu makanan, terlebih dengan nama yang terdengar asing di telinga saya. Seperti halnya “Seblak” yang pada dasarnya merupakan makanan khas daerah Bandung.

Pilihan menu Seblak sebenarnya ada banyak resto yang mempunyai daftar menu semacam itu, namun saya lebih menyukai pesan seblak di Mak Ciem. Selain pesan online, saya juga sering di ajak makan ke resto tersebut sama suami.

Pernah juga kok saya pesan di resto lain melalui Go-Food, namun ada beberapa hal yang membuat saya kecewa, dari soal rasa, kemasan dan tata cara penyajiannya.

Saya biasanya membeli dengan tingkat pedas level 1 (tidak terlalu pedas), di Mak Ciem saya mendapat tingkat kepedasan yang pas dengan selera saya di banding di resto lain.

4. "Ayam Geprek Katsu" Cwie Mie Mandas, Pandaan

5 Menu Makanan Favorit Go-Food di Area Sekitar Pandaan

Menu ayam geprek adalah menu yang paling sering di beli oleh masyarakat di Pandaan selain menu seblak. Jadi tak jarang setiap resto ada saja menu ayam geprek disetiap list menunya.

Beberapa kali saya coba pesan di berbagai resto untuk menu ayam geprek, namun di resto Cwie Mie Mandas, saya mendapat rasa yang khas dari ayam gepreknya. Selain rasanya, yang paling saya suka adalah penyajiannya. Rapi banget deh.

Namun untuk menu yang lainnya seperti Mie Mandas, saya belum pernah mencobanya. Mungkin lain kali saya juga akan mencobanya.

5. "Kebab dan Burger" Su’ud Al-Hamid Bakery, Pandaan


Kalau malam, saya sering pengen nyemil sesuatu namun bukan hal yang berat seperti nasi. Saya juga tidak terlalu suka sesuatu yang manis dan berminyak seperti terang bulan dan martabak. Jadi satu-satunya menu yang enak dinikmati saat malam adalah burger, roti bakar ataupun kebab.

Satu-satunya pesan burger dan kebab yang pas selera itu di resto Su’ud Al-Hamid menurut saya. Untuk resto lainnya, rasa dan ukuran dari kebab atau burgernya tidak sesuai ekspektasi.

Meskipun penyajiannya tidak sebaik seperti kemasaan kebab saat beli di kebab istambul atau kebab turki. Namun untuk rasa dari kebab atau burger di Su’ud Al-Hamid ini cukup rekomended untuk cemilan malam. 

Baca Juga : Tempat Berlibur Dengan Biaya Murah di Pandaan - Pasuruan

Nah begitulah 5 menu makanan favorit Go-Food yang bisa saya rekomendasikan di area sekitar Pandaan menurut saya. Selain saya menimbang rasa, penyajian juga perihal harga, hehehehe. Enak dan ekonomis serta sering promo adalah pilihan saya dalam memesan Go-Food.

Lanjut Baca »
Selain Untuk Style, Ternyata Gambar Kaos Melambangkan Keunikan Pemakainya Loh?

Selain Untuk Style, Ternyata Gambar Kaos Melambangkan Keunikan Pemakainya Loh?


Kaos yang awalnya hanya untuk sekedar menutupi tubuh (aurat), kini penggunaan kaos memilki makna yang jauh lebih dalam. Kaos zaman now kini didominasi oleh desain gambar kaos yang unik serta kata-kata yang menarik.

Kita bisa melihat banyaknya kreasi-kreasi design kaos yang unik dan menarik yang beredar di pasaran. Beragam desain kaos ini tak lepas dari perkembangan dunia sablon yang memunculkan berbagai ide dan inovasi terbaru.

Selain kualitas materialnya, design gambar kaos juga poin penting saat memilih kaos yang akan dibeli. Gambar atau kata-kata yang tertuang dalam kaos memilki makna yang tersirat bagi pemakainya. Bahkan gambar kaos juga melambangkan isi hati serta keunikan pemakainya loh?

Berikut beberapa contoh design gambar kaos yang melambangkan perasaan atau keunikan pemakainya.

Kaos Khusus Muslimah



Dilihat dari design gambar kaosnya, tentu kita bisa menyimpulkan seperti apa yang memakainya. Dengan kata-kata seperti itu, bayangan kita akan mengarah pada wanita muslimah, dengan menggenakan jilbab.

Rasanya akan aneh jika yang mengunakan kaos dengan design gambar seperti itu adalah wanita yang tidak berjilbab. Benar tidak?

Kaosnya Penggemar Anime



Seperti yang sudah saya katakan bahwa gambar kaos itu bisa melambangkan perasaan penggunanya. Dengan begitu jika ada orang yang memakai kaos seperti itu, bisa dipastikan kalau orangnya itu penggemar anime banget.

Saking sukanya, mereka mengekspresikan perasaannya melalui kaos yang dipakainya, guna menunjukkan bahwa “Aku lah penggemar Anime bla bla bla sejati”.

Kaos Berpasangan



Namanya juga pasangan yang sedang kasmaran, biasanya memang mengekspresikan perasaannya dengan menggunakan kaos couple atau kaos pasangan.

Kaos seperti ini juga dipakai untuk event-event tertentu, misalkan saat jalan bareng dengan pasangan. Tentu akan aneh jika kaos seperti ini dipakai disaat jalan sendiri.

Kaosnya Anak Punk



Pernah lihat anak punk tidak? Mereka itu identik dengan kaos berwarna hitam dengan gambar kaos yang bervariasi gambarnya. Biasanya gambarnya identik dengan gambar seperti tengkorak, kematian, atau kata-kata unik yang melambangkan anak Punk.

Dengan kaos seperti itu, anak punk akan terlihat berwibawa sebagai anak punk dan anak jalanan. Bayangkan saja jika anak punk menggunakan kaos polos, tentu hal itu tidak akan matching dengan tato di kedua lengannya, bukan?

Kaosnya Anak Sosialita



Biasanya anak yang gemar bersosialisasi di dunia maya, akan tau hal apa yang sedang tren akhir-akhir ini. Dengan ikutan tren yang sedang ngehits, tentu mereka akan suka memakai kaos-kaos dengan gambar yang sedang ngehits.

Misalnya kaos yang terdapat kata-kata inpiratif yang sedang tren dan menjadi trending topik di dunia maya seperti perihal tagar 2019Gantipresiden. Dengan sedikit inovasi, munculah kaos dengan tagar yang lain seperti #2019GantiPacar, #2019GantiMantan, dan sebagainya.

Kaosnya Blogger?


Kalau untuk hal ini, saya sendiri juga tidak pernah memakai kaos yang melambangkan sebagai anak blogger. Saya sendiri juga binggung, apakah saya pantas dinamakan anak blogger? Toh saya sendiri tidak begitu konsisten dalam menulis dan mengisi konten di blog ini.

Teman saya yang sesama blogger juga tidak seambisius itu untuk memakai kaos dengan gambar atau kata-kata yang melambangkan anak blogger.

Bagi saya, ngeblog itu semacam hobby yang terpendam. Terkadang memang benar-benar saya pendam hingga tidak ada pembaruan konten selama 2 bulan. Kadang saya juga kangen untuk sekedar mampir untuk melihat dasboard dan menuliskan beberapa kata di blog.

Kalau kalian? Kaos dengan gambar apa yang menggambarkan diri kalian banget?





Lanjut Baca »
Bukan Sok Suci! Ini Perihal Tanggung Jawab Sebagai Manusia

Bukan Sok Suci! Ini Perihal Tanggung Jawab Sebagai Manusia

Akhir-akhir ini saya jarang update artikel di blog, hanya sekali dalam seminggu saya menulis di sela-sela kesibukan sehari-hari. Oh iya saya sekarang sudah bekerja di sebuah perusahaan loh! Mungkin karena alasan tersebut saya jadi jarang menulis di blog ini. 

Dengan kesibukan kerja dan rutinitas tugas harian di rumah, saya mulai tidak punya banyak waktu untuk menulis, saya lebih sering menghabiskan sela waktu untuk rehat dan merebahkan semua penat yang ada dalam diri. 

Sumber gambar dari karyapemuda.com
Sudah 3 minggu sejak saya mulai bekerja di perusahaan tersebut, berbeda dengan kerjaan saya dulu di mantan perusahaan yang kerjaanya lebih santai. Tinggal duduk dan menhadap komputer selama 8 jam karena saya seorang admin di sana.

Berbeda dengan pekerjaan sekarang, saya di tempatkan di produksi dan mengharuskan bekerja sesuai target. Melelahkan sih, tapi sudah bukan rahasia umum kalau bekerja itu melelahkan, terutama saat itu pekerjaan pertama di sebuah perusahaan. Namun hari demi hari saya sudah mulai terbiasa dengan pekerjaan ini.

Dengan pekerjaan baru berarti akan ada teman baru juga. Nah disinilah serunya mempunyai pekerjaan di perusahaan baru.Namun tidak semua rekan kerja itu baik semua, bahkan ada yang menyebalkan (mungkin masih belum kenal akrab yah).

Yang namanya anak baru, pasti akan disuruh ini itu oleh karyawan lama. Karena masih dalam tahap belajar dan proses adaptasi, saya menuruti semua perlakuan itu dari senior. Namun tidak untuk satu hal, perihal Sholat.

Perusahaan saya ini menerapkan istirahat secara bergilir, tujuannya pasti untuk efesiensi waktu dan hasil yang lebih banyak. Sewaktu itu saya terkena shift malam hari di hari pertama kali kerja. Ah terbayang bagaimana rasa kantuk yang saya derita sebab sudah lama saya tak bekerja malam hari.

Namun saya berusaha tetap tegar dan terus menguatkan kantung mata saya untuk tetap waras selama bekerja. Tibalah waktu sholat subuh, teman-teman yang satu angklatan dengan saya mendapatkan gilirannya terlebih dahulu untuk rehat, sedangkan saya masih menunggu dapat giliran istirahat.

Saya sebal tidak ada orang yang mau menganti tempat saya, dan kebetulan ada satu senior yang sudah selesai istirahat, melihat hal tersebut saya memutuskan untuk rehat dengan pergi dari tempat saya berdiri.

Sewaktu saya kembali, senior itu malah marah-marah tidak jelas gitu sama saya. Dia bilang gini “Kerjaan numpuk seperti ini, malah di tinggal sholat. Jangan sok suci jadi orang!”. Saya tidak diam saja, saya membalasnya dengan senyuman. Eh dia malah ngedumel loh, hehehe
Bukannya sok suci kok, memang saya lagi suci dari haid, makanya saya sholat
Ini bukan masalah sok suci, sok alim dan sok hijabers seperti yang senior pikirkan. Sholat itu sebuah kewajiban, dan sholat juga menjadikan kita sebagai manusia seutuhnya, manusia yang menghamba pada TuhanNya.

Dan saya rasa, itu juga hak saya sebagai karyawan mendapatkan waktu rehatnya. Terus apa masalahnya dengan saya meninggalkan pekerjaan karena sholat di waktu yang tepat dan di izinkan oleh perusahaan?

Mungkin memang pada waktu itu pekerjaanya menumpuk sebelum saya tinggal, namun harus di garis bawahi juga, bahwa kerjaan numpuk itu juga karena sebagian karyawan lain sedang istrirahat dan saya masih baru untuk bisa menghandle itu semua.

Jika pekerjaan itu tidak bisa di handle senior macam mbak-mbak yang ngedumel tersebut, bagaimana dengan saya yang masih baru?

Saya bersyukur di tempatkan dengan mbak-mbak ngedumel tersebut hanya seminggu saja, dua minggu kemarin saya sudah pindah bagian, dan saya menikmati berada di tempat baru tersebut.

Ah, maafkan saya yang harus curhat di blog ini. Entah kenapa saya merasa lega saja sudah menuliskannya. Terlepas dari semua itu, saya terus mengingat kata-kata suami saya.
“Jika pekerjaan itu memberatkanmu akan sholatmu, hari itu juga keluarlah dari pekerjaan itu”

Pandaan 29 februari 2018
Dewi’Na Irawan
Lanjut Baca »
Ada Pernikahan Ada Reuni Kecil-kecilan

Ada Pernikahan Ada Reuni Kecil-kecilan

Kata kebanyakan orang, indahnya persahabatan itu biasanya terjadi sewaktu masa sekolah.

Bagi saya pribadi, sahabat yang paling berkesan dalam hidup saya adalah teman sekolah di bangku SMA. Kita diusia masih sangat labil saat itu merasa saling membutuhkan satu sama lain, dari teman belajar, teman jalan-jalan, teman curhat baik masalah cowok maupun tentang masalah perihal wanita.

Saya jadi teringat saat berjuang bersama menyelesaikan tugas akhir sekolah waktu itu. Dari pulang sekolah paling akhir, cari referensi bersama saat mengerjakan makalah, juga saat kita rela berbagi dan saling mengumpul uang untuk dipakai membeli tinta dan kertas yang mana kita buat ngeprint bersama-sama.

Teman sekolah mm2 angkatan ke-7 SMKN Purwosari
Foto masa zaman sekolah
Dan yang paling berkesan adalah disaat kita tidur bersama saat acara menginap ataupun disaat magang (praktek kerja Industri) selama 3 bulan dan tidur di kos-kosan bersama. Kita makan seadanya, meskipun ibu kost kita sangat baik dengan memberi kita makan dengan layak padahal kita hanya membayar untuk sewa kamar saja loh. Sunggu itu kejadian yang tidak bisa terlupakan.

Sewaktu lulus sekolah, saya senang beban yang dipikul orang tua saya untuk menyekolahkan saya akhirnya berakhir juga. Tapi saya juga sedih karena hubungan persahabatan kita juga akan semakin renggang dengan kesibukan kita yang tak lagi bertemu di sekolah.

Kita berpisah setelah lulus sekolah, ada yang melanjutkan ke perguruan tinggi yang berbeda-beda tempatnya, ada yang memutuskan bekerja dan ada juga yang memutuskan untuk menikah. Saya sendiri ingin sekali kuliah, tapi saya sadar dengan keadaan keluarga saya. Akhirnya saya memutuskan untuk bekerja sembari mengumpulkan dana untuk bekal kuliah nantinya.

Setelah lulus sekolah, kita sudah jarang bertemu, sesekali saja kita bertemu saat ada acara reni akbar di Sekolah atupun saat buka bersama saar Ramadhan tiba.Dan acara itupun juga tidak sepenuhnya 50% dari teman sekelas yang bisa hadir.

Tapi saya senang, ada kesempatan untuk bertemu dengan mereka sekali lagi. Meskipun waktu kita terbatas oleh waktu, kerinduan ini terbayar disetiap kita bertemu.

Tapi seiring berjalannya waktu, Jarak pemisah semakin terbuka lebar dari banyaknya teman yang akhirnya memutuskan untuk ikut suaminya maupun bekerja diluar kota. Dengan begitu acara seperti buka bersama akhirnya cuma di hadiri 30% dari teman sekolah.

Tapi saya tetap bersyukur setidaknya kita masih sambung silaturohmi meskipun kita jarang berjumpa.

Oh iya, selain acara Reuni akbar di sekolahan dan buka bersama di bulan Ramadhan. Ada satu event lagi yang membuat kita bisa saling temu kangen dan saling bercerita tentang keadaan kita saat lama tidak berjumpa. Yatu sebuah pernikahan salah satu teman sekelas.

Baca juga   Tipe-tipe tamu undangan hajatan Pernikahan

Sabtu sore kemarin, ada teman sekelas yang menikah. Seperti biasanya, disetiap ada acara seperti ini, Group teman sekolah di Whatsapp jadi sangat rame. Dari tanya-tanya kumpul jam berapa, tanya lokasi acaranya dan cari tumpangan biar bisa kondangan bersama-sama.

Acara nikahan sahabat ini jadi ajang temu kangen bagi kita, meskipun tidak terlalu banyak teman yang bisa hadir bersamaan, tapi setidaknya acara seperti ini bisa menjadi obat rindu kita. Biasanya ita hanya bisa ketemu 1 kali dalam setahun, kini bisa berulang kali kalau beberapa sahabat kita ada yang menikah dalam kurun waktu satu tahun.

Banyak obrolan yang kita lakukan diacara tersebut, ada yang menanyakan pekerjaan (masih tetap bekerja di bla bla bla...), tingal dimana (setelah menikah), Kenalan dengan anak-anak sahabat, dan pertanyaan ekstrem bagi sahabat yang masih jomblo (kapan nyusul, kapan nikah dan pertanyaan “kapan” yang lainnya).

Dan di endingnya.... Tentu mengabadikan foto bersama dengan pengantin. 

Reuni kecil-kecilan di nikahan sahabat
Ayo tebak saya yang mana?
Ini wajib dilakukan, selain bisa menjadi kenang-kenangan bagi pengantinnya, juga sebagai foto yang bisa dipublish di media social kemudian di tag ke teman-teman satu kelas.

Kalau kalian sendiri, kapan terakhir kali kalian reuni dengan teman sekolah? Adakah event lain yang biasa kalian gunakan untuk bisa bertemu dengan sahabat karib kalian? Coba dishare di kolom komentar, saya sangat senang mendengar cerita kalian.


Pandaan, 15 Januari 2018
Dewi'Na Irawan
Lanjut Baca »
Mengurus Dua Blog Secara Konsisten? Bisa!

Mengurus Dua Blog Secara Konsisten? Bisa!

Pernah saya cerita bahwa saya memiliki 1 blog sebelum saya membuat blog Peridiri ini. Saya sudah ikut-ikutan membuat blog sejak 2011 silam, hanya saja saya tidak seaktif sekarang, bahkan setelah lulus kuliah dan resign dari pekerjaan, saya sudah tidak pernah mengurusi blog tersebut.

Hingga di awal 2017, saya ingin memulai kembali aktivitas ngeblog, dan sayangnya saya lupa pasword masuk ke blog tersebut, pasword emailnya pun saya juga lupa. Akhirnya saya memutuskan untuk membuat blog baru lagi.

Tapi beberapa minggu yang lalu saya menngingat kembali pasword login ke blog meskipun saya tidak bisa login ke email yahoo saya. Setelah saya bisa login, cepat-cepatlah saya menambahkan authornya dengan mengunakan email gmail yang saya pakai sekarang.

Dan sekarang saya resmi punya 2 blog yang saya urusi bersamaan. Yeaahh.. :D

Oh iya, kenalin blog saya


Blog yang baru-baru ini saya custom domain dari dnadzifah.blogspot.com menjadi dnadzifah.com biar terlihat keren.

Ini adalah kali pertama saya mencoba mengurusi dua blog sekaligus. Mengurus satu blog saja terkadang saya kesusahan dalam mengupdate kentennya, apalagi dua blog sekaligus. Tapi bukan berarti tidak bisa kan.

Yah, saya harus bisa.

Tentu untuk menjalani pengalaman baru ini, saya harus punya trik dan tip untuk bisa tetap konsisten mengupdate dua blog saya.

Baca juga   10 tipsbagaimana cara mendapat dan menemukan puluhan ide artikel setiap hari

 Tip Merawat Dua Blog Secara Bersamaan

#1. Tetap Menulis Apapun Yang terjadi

Seperti ulasan yang saya tulis di artikel “Tips melatih konsisten menulis blog bagi blogger pemula” bahwa konsisten menulis itu susah bagi pemula di dunia blogger. Terlebih lagi jika kosentrasi ngeblog terbagi menjadi dua karena memiliki dua blog.

Banyak alasan yang menyebabkan seorang blogger menjadi malas untuk mengisi konten blognya. Dari susahnya mengatur waktu, tidak menemukan ide artikel dan semangat yang menurun ketika melihat blognya tidak beranjak nilai view perharinya.

Tentu untuk mengatasi malas itu sendiri, kita harus menguatkan niat dan membulatkan tekad untuk tetap menulis apapun yang terjadi. Jadi meskipun pageview perhari tidak beranjak naik, kita tetap tegar untuk tetap menulis konten.

Jadi komitment yang harus saya lakukan adalah tetap menulis, meskipun tidak tiap hari, saya harus mengusahakan minimal satu minggu sekali 1post untuk masing-masing blog. Kalau masih kesusahan, saya akan turunkan menajdi 1 post untuk dua blog dalam dua minggu.

Tapi saya yakin, bahwa saya bisa mengisi minimal 1 post dalam 1 minggu, hehehe. Yang penting istiqomah dan always be happy.

Baca juga   Bagaimana cara agar Kita tetap termotivasi untuk terus menulis di Blogger

#2. Menulis Jenis Konten Yang Berbeda


Selama ini, saya mempublish semua ide di blog ini. Tapi untuk kedepannya, saya hanya publish artikel tentang perjalanan, parenting, curhatan diblog ini. Sedangkan untuk di blog yang satunya, saya berencana untuk fokus mengisi artikel tentang blogging dan riview disana.

Dengan membagi jenis konten seperti itu, saya rasa saya bisa memilah kapan saya harus menulis untuk blog ini dan kapan saya menulis di blog yang satunya. Dan yang peling penting kontennya tidak sama antar dua blog ini.

#3. Minta Bantuan Suami Nulis Konten

Oh iya, saya belum perkenalkan suami saya juga seorang blogger loh, Cuma dia menulis di platform blog tetangga hehehe.

Saya sendiri awalnya tidak begitu paham tentang kode html, justru suami saya yang mengajari saya dan merombak ulang tatanan widget dan navigasi blog ini dulu.

Karena dia seorang blogger juga, jadi saya akan memaksa suami saya agar ikut andil dalam mengisi konten di blog saya Dnadzifah.

Karena saya ingin fokuskan konten disana lebih banyak tentang blogging, sementara saya yang akan menulis tentang artikel rivew dan artikel geje lainnya, hehehe.

#4. Keluar Dari Zona Nyaman

Mau tidak mau saya harus keluar dari zona nyaman saya dalam menulis sebuah konten untuk bisa mengisi kedua blog saya. Seperti di poin membuat jenis konten yang berbeda, saya harus mencoba menulis dengan tema riview film atau buku yang sudah saya baca.

Di blog ini, tak pernah sekalipun saya menulis tentang riview sebuah buku atau film, nah maka dari itu saya harus coba jenis konten seperti itu untuk artikel di blog Dnadzifah.com.

#5. Memaksimalkan Hobi

Saya akan menfokuskan artikel yang bertema hobi di blog Peridiri, seperti wisata, jalan-jalan ataupun event menarik yang saya ikuti disaat mengantarkan anak ke sekolah.

Hobi lihat drama korea juga harus saya maksimalkan sebaik mungkin, entah itu saya rangkum menjadi sebuah rivew ataupun saya membuat artikel baru yang terinspirasi dari drama korea yang saya lihat.

Baca juga   Tips Bagaimana Cara Mengatasi Writer's Block Bagi Blogger Pemula

**** 

Dengan kelima poin tersebut, saya berharap bisa tetap konsisten dalam mengisi kedua blog saya kedepannya. Mungkin memang berat, tapi saya yakin pasti bisa jika saya berusaha.

Yah, saya bisa....

Keep Fighting ^_^


Pandaan, 14 Januari 2018
Dewi'Na Irawan
Lanjut Baca »
Menyambut Tahun Baru Masehi 2018

Menyambut Tahun Baru Masehi 2018

Tahun Baru 2018 - Sebagai seorang muslim, Tahun baru menurut Islam adalah 1 muharram yang sudah lewat beberapa bulan yang lalu. Sedangkan 1 Januari merupakan hari pertama menginjak pergantian tahun baru masehi.

Bukan ikut serta merayakan sebagaimana orang non muslim, saya hanya ikut ambil bagian dari moment pergantian tahun masehi, Itu saja.

menyambut tahun baru 2018
Sumber gambar Tirto.id

Banyak para ulama yang berkata bahwa ikut serta dalam gemerlapnya tahun baru adalah haram. Memang ada hadist yang menyebutkan bahwa “Siapa yang menyerupai pekerjaan suatu kaum (agama tertentu), maka dia termasuk bagian dari mereka”(HR. Abu Dawud, Ahmad).

Pada kenyataannya, perayaan tahun baru memang merupakan ritual peribadatan para pemeluk agama di eropa. Perayaan tahun baru memang lebih banyak di dominasi oleh hal-hal yang tidak bermanfaat, bahkan cenderung membawa kemaksiatan karena perayaan tersebut didasari oleh kaum kafir Eropa.

Baca juga   7 Fakta Unik Yang Terjadi Saat Malam Tahun Baru di Indonesia

Terus, haramkah merayakan tahun baru masehi bagi seorang muslim?

Saya tekankan sekali lagi bahwa bukan merayakan tahun baru masehi, tapi menyambut pergantian tahun.

Apa bedanya?

Kalau menurut saya sendiri beda. Sama halnya saat liburan Natal, liburan yang dikhususkan bagi umat nasrani, meskipun begitu umat islam juga tetap ikut libur di hari merah nasional tersebut. Dengan kata lain, bukankah hal yang lumrah jika kita berlibur dihari libur tersebut, yang kebetulan bertepatan dengan tahun baru ataupun perayaan umat bergama lainnya?

Bukankah hal yang wajar jika menikmati pertunjukan kembang api atau pertunjukan barongsai saat ada event-event khusus seperti hari libur umat beragama non islam?

Apakah haram hukumnya jika kita melihat perayaan tahun baru atau pertunjukan barongsai di hari khusus non islam tersebut?

Jadi semua itu kembali lagi pada niatan kita sebagai seorang muslim dan bagaimana tindakan kita dalam menyikapi perayaan seperti tahun baru masehi ini.

Kalau saya sendiri, Tiap pergantian tahun baru masehi, yang paling penting adalah berkumpul dengan keluarga. Selama 5 tahun menjadi menantu, tiap tahun baru selalu saya habiskan dengan acara sederhana dirumah. Dari menonton acara menarik di televisi, melihat kembang api saat pergantian tahun dan acara makan-makan dengan keluarga besar dan para tetangga sekitar rumah yang terbangun di pagi itu.

Baca juga  Malam Tahun Baru Dirumah Saja, Tenang Ada Banyak Hal Yang Bisa Dilakukan Saat Menunggu Malam Tahun Baru Dirumah

Tapi kali ini berbeda, suami saya mengajak untuk mengunjungi keluarga saya di Purwodadi di pergantian tahun baru kali ini. Sejak kecil desa saya yang sedikit jauh dari keramaian seperti di Pandaan, Pergantian tahun baru tidak ada hal yang special. Saya sejak kecil hanya menghabiskan pergantian tahun baru hanya dirumah dan tidur seperti hari-hari biasa.

Dirumah kakak, yang biasanya tidak ada acara apapun saat tahun baru, kini aku mengajak kakak saya untuk tidur lebih malam kali ini. Saya bawakan jagung dari rumah saya, dan rencananya kita akan bakar-bakar jagung dan bakso saat menunggu pergantian tahun baru.

menyambut tahn baru tahun 2018

1 Januari merupakan hari yang special bagi keluarga kakak saya. Bukan karena 1 januari adalah tahun baru masehi, tapi 1 januari merupakan kelahiran anak pertamanya yang bernama Ardina.

Bagi saya, tahun baru tetaplah harus disambut dengan suka cita, setidaknya dengan adanya pergantian tahun baru, kita akan sadar bahwa kita sudah melewati rangkaian peristiwa selama tahun 2017 berlangsung. Tentu banyak peristiwa yang  tak terlupakan selama masa itu, ada suka dan duka yang selalu menghiasi sepanjang tahun 2017 kemarin. 

Tahun kemarin adalah sebuah pelajaran yang berharga bagi kita, dan pergantian tahun seperti ini adalah waktu yang tepat untuk merenungkan hal yang telah kita raih maupun yang belum tercapai di tahun 2017. 

Pergantian tahun juga merupakan langkah baru untuk memulai sesuatu yang baru. Disaat kita merasa terpuruk di tahun 2017 kemarin, dengan pergantian tahun baru ini, mari lupakan dan ambil pelajaran setiap langkah yang kita ambil di tahun 2017. Kita harus bangkit untuk berjuang lebih keras lagi di tahun 2018 untuk meraih mimpi-mimpi kita.

Semoga di tahun yang baru, akan muncul semangat baru untuk menggapai mimpi-mimpi yang ingin kita raih.  Dan semoga mimpi-mimpi kita bisa kita raih di tahun 2018 nanti, Aamiin.

Kalau kalian bagaimana? seperti apa kegiatan kalian saat pergantian tahun baru seperti ini? Saya sangat senang jika ada yang share pengalamannya saat pergantian tahun baru di kolom komentar.



Purwodadi 01 Januari 2018
Dewi'Na Irawan
Lanjut Baca »
Musim Hujan Dirumah Saja, Tenang! Lakukan 5 Hal Ini Agar Harimu Menyenangkan Saat Hujan

Musim Hujan Dirumah Saja, Tenang! Lakukan 5 Hal Ini Agar Harimu Menyenangkan Saat Hujan

Tak perlu kita menekuk muka disaat hujan menggagalkan rencana harian yang sudah kita planning sebelumnya. Tak perlu juga menggerutu akan hal itu, yang pada akhirnya tidak berguna sama sekali karena hujan pun tetap akan turun meskipun kita sudah menggerutu sejak dari tadi.

Namanya juga musim hujan, jika tiap hari turun hujan, bukankah itu hal yang wajar?

Mending disyukuri saja, toh hujan merupakan nikmat Tuhan yang luar biasa. Dengan adanya hujan, pohon-pohon jadi rindang. Dengan adanya hujan, sumber mata air menjadi banyak airnya. Dengan adanya hujan, udarapun jadi lebih segar dan menenangkan.

Musim Hujan Dirumah Saja, Tenang! Lakukan 5 Hal Ini Agar Harimu Menyenangkan Saat Hujan

Sebenarnya ada kok hal yang menyenangkan saat hujan tiba. Seperti menulis puisi atau mengingat kenangan lama waktu kita masih kecil maupun sudah remaja. Pasti mengingat kembali kenangan yang lama (kenangan yang menyenangkan) membuat kita tersenyum malu-malu dengan sendirinya diderasnya rintik hujan.

Baca juga  Bagaimana cara menyikapi masalalu yang membayang

Kalau saya pribadi, dengan adanya hujan turun berarti aktivitas akan lebih banyak didalam rumah. Sebenarnya jauh lebih nyaman begitu, karena saya lebih mudah menjaga anak-anak terutama yang paling kecil saat dirumah. Kalau diluar rumah, si kecil lebih banyak lari kesana kemari, tidak jadi masalah sih, hanya saja saya yang kecapean terus mengikutinya, hehehe.

Banyak kok hal yang bisa kita lakukan saat hujan, meskipun begitu tetap menyenangkan kok. Berikut 5 hal yang biasa saya lakukan saat turun hujan dirumah.

#1. Membuat Sebuah Konten Untuk Blog

Menjadi seorang blogger itu harus rajin dan konsisten mengupdate isi blog dengan konten-konten yang menarik. 

Nah salah satunya paling enak dilakukan saat hujan-hujan begini. Seperti disaat berteduh dikala hujan saat dalam perjalanan, dari pada mengeluh tentang nikmat dari Tuhan berupa hujan, mending di manfaatkan dengan menulis sebuah konten untuk mengisi blog jauh lebih bermanfaat dan tidak kufur nikmat.

Hujan juga bisa jadi inspirasi saat menulis, karena disaat hujan, ketenangan yang ditimbulkan saat turun hujan membuat pikiran kita lebih fresh dalam mengembangkan ide-ide tulisan.

Baca juga  Bagaimana Cara Agar Kita Tetap Termotivasi Untuk Terus Menulis Di Blogger

#2. Menikmati Secangkir Kopi Panas

Saat hujan, yang paling menyenangkan itu menikmati secangkir kopi panas untuk menghangatkan badan.

Dengan melihat rintik hujan yang membasahi palataran rumah, dan melihat anak tetangga dan anak saya yang sedang menikmati main hujan-hujanan, menjadi hiburan tersendiri buat saya. Apalagi jika menikmati secangkir kopi ini bersama suami tercinta, hihihihi

#3. Membaca Buku dan Novel

Musim Hujan Dirumah Saja, Tenang! Lakukan 5 Hal Ini Agar Harimu Menyenangkan Saat Hujan

Selain menikmati seduhan secangkir kopi panas dikala hujan, membaca novel merupakan hal yang menarik untuk dilakukan disela-sela menyeruput kopi panas.

Setelah menikah, jarang sekali saya membaca buku maupun novel, sepertinya saya tidak memeliki cukup waktu untuk melakukan hal tersebut. Berbeda disaat zaman sebelum menikah, kegiatan membaca novel menjadi hal yang saya lakukan secara rutin sebagai teman saat tidur.

Apalagi setelah mempunyai dua anak, selain sulit mendapat waktu untuk membaca, kebiasaan membaca sebelum tidurpun sudah hilang karena saya sering merasa mengantuk kalau sudah diatas isya.

Tapi, dengan adanya hujan justru membuat saya lebih leluasa untuk membaca novel. Anak-anak yang sibuk bermain didalam rumah, sedangkan saya menikmati secangkir kopi panas dan terjerumus masuk dalam alur cerita novel yang saya baca.

Baca juga  Problematika Wanita Yang Sudah Menikah, Antara Tetap Bekerja Atau Mengurus Keluarga

#4. Memasak Camilan Hangat

Anak-anak sering minta dibuatkan camilan kalau sedang hujan seperti ini. apalagi jika sudah selesai main hujan-hujanan. Tubun yang kedinginan, pasti cocok makan camilan yang masih hangat.

Yang paling sering saya buat itu camilan dari singkong ataupun ketela, bisa di kukus maupun di goreng, atau juga di buat variasi seperti gethuk, sawut, dan lain sebagainya.

Singkong dan ketela hasil panen di kebun sendiri, rasanya lebih mantap ketimbang singkong beli di pasar yang terkadang sudah lama tidak laku. Dan yang paling penting anak saya menyukainya, juga sebagai penghangat tubuh dikala hujan melanda.

#5. Nonton Drama Korea Bersama Keluarga

Musim Hujan Dirumah Saja, Tenang! Lakukan 5 Hal Ini Agar Harimu Menyenangkan Saat Hujan
Drama korea yang satu bulan terakhir saya tonton
Selain membaca novel, beberapa tahun ini saya sedikit ikutan demam drama korea seperti anak muda zaman now.

Baca juga   Bunda zaman now itu seperti apa?

Selain aktor dan aktris drama korea cantik dan ganteng banget, alur ceritanya juga sangat menyenangkan untuk di nikmati ketimbang drama indonesia (sinetron) yang kehilangan benang merahnya, bahkan aktor utamanya juga sudah tidak ada pun masih saja sinetron ini berlanjut.

Terlebih lagi jika dinikmati di kala hujan dan dibarengi suami tercinta, jadi ingat waktu tunangan dulu di bioskop. Romantis hihihihi.

***

Yah begitulah 5 hal yang sering saya lakukan saat hujan melanda. Tak perlu menggerutu dan mengeluh dengan adanya hujan. Ciptakanlah suasana menyenangkan dimulai dari dalam diri, maka kita akan menemukan hal menyenangkan disekitar kita.

Pandaan 20 Desember 2017
Dewi’Na Irawan
Lanjut Baca »
Ini Loh Alasan Kenapa Jadi Wanita Itu Tidak Gampang

Ini Loh Alasan Kenapa Jadi Wanita Itu Tidak Gampang

Jadi Wanita Itu Tidak Mudah - Jadi ingat tentang iklan di televisi deh? Tapi beneran, artikel ini bukan tentang menceritakan iklan dari sponsor pembalut atau semacamnya. Cerita ini hanya sekedar curhatan seorang wanita bahwa menjadi wanita itu tidaklah mudah.

Tapi dalam gilanya zaman sekarang, banyak juga sih cowok yang sampai menghabiskan banyak uang agar terlihat lebih cantik dan seksi, hahaha. Tapi hal tersebut tidak membuktikan bahwa menjadi wanita itu enak, karena sejatinya mereka adalah pria yang berlagak menjadi wanita, bukan merasakan seutuhnya menjadi wanita.

Ini Loh Alasan Kenapa Jadi Wanita Itu Tidak Gampang

Kenapa menjadi wanita itu tidak mudah?

Berikut ini saya akan jelaskan beberapa alasan kenapa menjadi wanita itu tidak mudah? Yuk simak.

Kedatangan Tamu Tiap Bulan

Bukan rahasia lagi kalau wanita dimulai semenjak remaja akan kedatangan tamu tiap bulannya. Tamunya bukan seseorang yang akan ngasih hadiah atau memberi sebuah kebahagiaan disaat datang. Tapi tamu tersebut bisa merubah tingkah laku kita dengan sangat cepat.

Memang bukan suatu hal yang merepotkan sih untuk menyambut tamu bulanan ini, tapi tetap saja ada dampak yang sangat tidak menyenangkan dari datangnya tamu bulanan ini.

Yang pertama masalah Premenstrual Syndrome (PMS), terkadang disaat PMS, rasa nyeri di perut begitu terasa sakit hingga membuat sekujur tubuh tidak bisa dibuat bangun. Terlebih lagi disaat PMS mood serta emosi kita akan berubah 360 derajat. Jadi jangan kaget bagi para laki-laki, jika pasanganmu tiba-tiba berubah drastis, mungkin pasanganmu sedang mengalami masa seperti ini.
Baca juga   Jika Anda Sering Marah Tanpa Alasan, Mungkin 7 Alasan Ini Penyebabnya

Bayar Hutang Puasa Sendirian

Kata siapa jadi wanita itu enak saat bulan Ramadhan karena ada bonus tidak puasa karena tamu bulanan datang. Justru itu tidak menyenangkan sekali kalau sedang melakukan puasa Ramadhan tiba-tiba tamu bulanan datang, karena dengan datangnya tamu bulanan, otomatis kita tidak diperbolehkan puasa, dengan kata lain kita harus hutang hingga masa datang bulan itu selesai.

Tidak enaknya disaat sudah banyak hutang puasa, kita malas untuk membayar hutang puasa tersebut. Kenapa malas? Karena puasa sendiri itu lebih berat ketimbang puasa berjamaah seperti kala puasa Ramadhan.

Mau Jalan-Jalan Pasti Ribet

sebagaimanapun keadaannya wanita akan berusaha tampil cantik

Jika ada wanita ada yang bilang “persiapan jalan-jalan untuk seorang wanita itu tidak ribet” itu HOAX.

Karena sungguh banyak sekali persiapan yang harus dilakukan saat mau bepergian. Dari menyiapkan make-up, pakaian ganti, bawa pembalut seandainya ada kebocoran mendadak dan belum lagi kalau sudah bersuami dan punya anak.

Terlebih lagi jika sudah berada ditempat wisata, bagi seorang muslim adalah sebuah kewajiban untuk menjalankan ibadah dimanapun kta berada. Nah ribetnya itu disaat kita harus menunaikan sholat, berarti harus wudhu dan membasuh polesan dan riasan make-up juga kan. Jadi setelah sholat, kita sebagai wanita harus tetap tampil cantik lagi kan. Dan sayangnya ada sebagian pria selalu tidak sabar kalau sedang menunggu kita sedang membenarkan make-up. Padahal yang kita lakukan itu demi untuk dia juga kan, hehehe.

Kewajiban Seorang Istri

Menjadi seorang istri itu tidaklah mudah, karena kewajiban istri selain melayani suaminya dengan penuh kesetiaan dan ketulusan jiwa raga. Juga merawat dan menjaga harta, rumah dan anak-anak dengan sebaik-baiknya.

Memang dengan punya suami, kita bisa dapet duit tiap bulannya, tapi dengan duit itu, kita harus mengatur supaya bisa mencukupi kebutuhan hingga sebulan kedepan. Belum lagi disaat rumah berantakan saat anak-anak mulai berkreasi, cucian menumpuk, dan tugas rumah yang terkadang begitu melelahkan.

Tapi tetap kita sebagai istri harus tetap semangat menjalani takdir yang sudah dititpkan kepada kita, toh seberat apapun tugas tersebut, akan menjadi ringan jika kita mengerjakan dengan cinta dan ketulusan beribadah.
Baca juga  Wanita Harus Tegas Antara Halalkan Atau Tinggalkan

Pertaruhan Hidup Dan Mati Saat Melahirkan

melahirkan itu antara hidup dan mati, jadi cintailah wanitamu sepenuh hati

Disaat sudah bersuami, pasti diantara kita akan mengalami fase mempunyai anak. Saya kadang sebal saat mendengar candaan seorang cowok bahwa melahirkan tidak lebih menakutkan dari pada khitan. Katanya kalau khitan itu lebih menyakitkan, maka dari itu para pria hanya khitan sekali seumur hidupnya. Sedangkan melahirkan, biarpun katanya sakit bukan main, tapi para wanita tetap melakukannya berkali-kali.

Saya sebal akan hal itu, padahal kita melakukan itu juga demi mereka (suami) agar punya keturunan bukan! Dan melahirkan itu bukan masalah sakit atau tidaknya, tapi melahirkan itu masalah taruhan nyawa kita juga. Tapi saya senang melihat suami saat ikut menangis disaat persalinan saya, hehehe.

Ribetnya Pasca Melahirkan

Masalah lain pasca melahirkan adalah tentang perubahan pada tubuh. Mungkin disaat masih remaja, kita bisa mengatur bentuk tubuh supaya ideal dengan pola makan dan olaraga. Tapi setelah melahirkan, terkadang kondisi tubuh menjadi cepat menjadi besar dan gemuk. Entah itu pengaruh hormon atau asupan gizi yang kita konsumsi untuk kesehatan bayi saat menyusui berdampak pada tubuh kita.
Baca juga  Cara Menurunkan Berat Badan Dengan Cara Gila Tapi Alami Tanpa Obat-Obatan
Dan masalah lain setelah melahirkan adalah masalah Stretch Mark. Stretch mark adalah sebuah guratan-guratan putih kemerah-merahan pada bagian tubuh. Munculnya stretch mark dapat disebabkan karena elastisitas kulit melewati batasnya saat proses kehamilan.

Nah dengan guratan seperti itu, terkadang akan menimbulkan rasa malu kalau terlihat bahkan itu pada suami sendiri. Jadi berasa tidak seksi dan cantik lagi kalau terdapat stretch mark tersebut. Dan untuk menyamarkan guratan tersebut butuh waktu yang lama dan itu tidaklah mudah.

**** 

Yah itulah beberapa alasan kenapa menjadi wanita itu tidaklah mudah, tapi bukan berarti saya tidak senang menjadi wanita. Sebagian orang (Pria) berpendapat bahwa wanita itu ribet, wanita itu membingungkan dan wanita itu tidak mudah ditebak. Tapi dari semua pernyataan tersebut, saya suka dengan kenyataan itu.
Sebagaimanapun kita tidak menyukainya, tetap tidak merubah apapun bahwa kenyataanya kita adalah wanita. Pasti dibalik ribetnya jadi wanita tentu ada kelebihan dan enaknya jadi seorang wanita. Yuk jadi wanita seutuhnya dan tetap berbahagia
Dewi Nadzifah
Perihal Diri


Pandaan 01 November 2017
Dewi’Na Irawan
Lanjut Baca »
Sepeda Baru Untuk Naila Di Tahun ke-4

Sepeda Baru Untuk Naila Di Tahun ke-4

Saya ingat kembali bagaimana sulitnya kehidupan saya sewaktu kecil dulu, hidup sebagai gadis paling kecil bapak yang sudah ditinggal Ibu sejak masih kelas empat Sekolah dasar. Bapak yang kerja sebagai penunggu sebuah perusahaan kecil di malam hari, dengan gaji tak begitu besar hanya cukup untuk membeli makanan tiap harinya.

Kadang saya harus berhemat dengan tidak membeli jajan sewaktu sekolah agar saya bisa membeli sesuatu yang saya inginkan. Seperti ingin membeli sepatu baru, buku baru dan berbagai kebutuhan sekolah lainnya. Rasanya sangat ingin sekali membeli boneka atau barang-barang buat mainan, tapi saya sadar atas keadaan saya sewaktu dulu.

Begitupun saat diajak main sepeda dengan teman-teman sekitar rumah, saya yang tidak memiliki sepeda sendiri berusaha sabar dan tabah untuk tidak mengeluh dan merengek kepada bapak agar dibelikan. Saya bersyukur masih memiliki teman yang mau berbagi sepeda sewaktu saya kecil dulu.

Beberapa hari yang lalu, anak tetangga sekitaran rumah lagi musim bersepeda dan ponakan saya juga membeli sepeda baru. Sebelumnya, ponakan saya ini sakit berhari-hari, dan karena kesembuhannya, sepupu saya membelikan sepeda baru kepada anaknya karena sudah menjanjikannya disaat anaknya masih sakit.

Melihat Naila yang tidak mempunyai sepeda sendiri, saya teringat kisah masa lalu saya. Saya mengerti bagaimana irinya dia dengan keadaan seperti itu. Disaat semua temannya memacu sepedanya saat bermain, Naila harus lari dibelakang sepeda untuk mengikuti teman-temannya.


Besok tanggal 23 oktober adalah hari ulang tahun Naila yang ke-empat. Rencananya, saya dan suami hanya ingin mengajaknya pergi ke taman bermain di Taman dayu dan membeli makanan dan minuman disana. Juga saya menyiapkan kado kecil berupa kotak pensil beserta krayon untuk keperluan sekolahnya juga.
Baca Liburan ke Waterpark Taman Dayu Ciputra
Tapi setelah melihat Naila bermain dengan teman-temannya yang menaiki sepeda, saya mulai berpikir kembali untuk menghadiahi semacam itu. Saya tahu bahwa Naila sangat menginginkan sepeda seperti teman-temannya walaupun dia tidak mengatakannya kepada saya.

Senin kemarin saya membicarakan kepada suami saya tentang hal tersebut, biarlah kita merogoh simpanan uang lebih dalam asal anak kita bahagia, begitu yang saya ucapkan kepada suami saya.

Alhamdulillah suami saya menyetujui hal tersebut, kita mulai mengambil uang tabungan dan hari selasa membeli sepeda itu disaat Naila masih berada disekolah. Saya begitu senang melihat senyum naila begitu berbunga-bunga. Dia langsung memakainya dan bermain dengan teman-temannya. Waktu sorepun dia kembali menaiki sepedanya selepas pulang mengaji di madrasah dekat rumah, bahkan setelah maghribpun dia kembali menaiki sepedanya.

Naila memakai sepeda barunya
Saya memaklumi kejadian seperti itu, karena dia baru mempunyai sepeda baru lagi setelah setahun lalu sepeda kecilnya rusak. Sepedanya kali ini juga sedikit lebih besar dan rodanya juga lebih banyak dari pada sepeda dengan tiga rodanya dulu.
Baca Hadiah ulang tahun Anniversary ke-4
Yang jelas, Selamat ulang tahun Naila, semoga engkau sehat selalu anakku, dan semoga di tahun ke-empat ini, engkau selalu jadi anak yang membanggakan dan menjadi wanita sholihah, berbakti kepada kedua orang tua nanti. Aamiin.


Pandaan 18 Oktober 2017
Dewi’Na Irawan
Lanjut Baca »
Nestle Reward: Anak Senang Ibu Dapat Kejutan

Nestle Reward: Anak Senang Ibu Dapat Kejutan

Sudah lama saya tidak update di blog ini, pagi ini saya ingin cerita pengalaman saya mendapatkan voucer pulsa gratis dari Nestle Reward.


Anak saya sejak umur 1 tahun sudah mengunakan susu formula Dancow 1+ sebagai nutrisi pendukung tumbuh kembang si kecil. Hingga kini berusia 3 tahun, anak saya beralih ke Dancow Excelnutri 3+.

Ada 3 variant rasa yang bisa dipilih, ada rasa madu, vanila dan cokelat. Biasanya saya membeli susu formula ini dengan rasa madu, tapi tak jarang juga saya mencoba yang rasa vanila. Kedua rasa itu sangat disukai oleh anak saya.

Selain disukai anak saya, Saya pun juga menyukai produk ini. Bukan karena ikut merasakan legitnya produk ini, melainkan karena hadiah yang bisa saya peroleh disetiap kode unik yang bisa ditemukan di bungkus susu formula.

Kode unik ini bisa di temukan di produk nestle seperti DANCOW EXCELNUTRI+ 1+, DANCOW EXCELNUTRI+ 3+, DANCOW EXCELNUTRI+ 5+, LACTOGROW 3, LACTOGROW 4, DANCOW BATITA, DANCOW DATITA, DANCOW NutriGold, dan NANkid pHPro 3.

Sample Kode Unik Yang Ditemukan Dikemasan
Jika ingin ikutan program ini, Syaratnya, Anda harus terdaftar dulu sebagai member Sahabat Nestle Reward. Ada tiga cara untuk mendaftar jadi member. Yaitu dengan mendaftar lewat Web, lewat Sms Center dan lewat Call Center.

Cara Mendaftar Nestle Reward

Untuk pendaftaran di web, kunjungi saja rewards.sahabatnestle.co.id, tinggal isi data dan ikuti petunjung selanjutnya, pastikan email dan no telepon yang didaftarkan valid. Karena akan berhubungan dengan penerimaan reward yang telah di tukar.

Kalau saya, lebih mudah memakai layanan SMS Center. Selain itu saya juga jarang online dari web. Caranya tinggal ketik SMS dengan format :
NESTLEREWARDS<spasi>REG#Nama Sesuai KTP#Nama Anak#Tgl Lahir Anak DD/MM/YYYY#Produk Susu Yang Dikonsumsi Anak#EmailContoh:
NESTLEREWARDS REG# Dewi Na Irawan#Naila Ainur Zahira#21/03/2013#LACTOGROW#dewina.irawan@gmail.com
Kirim ke 0811-9500-637 (tarif SMS biasa)
Setelah Anda terdaftar, anda akan bisa memasukkan kode unik yang terdapat pada bagian kemasan DANCOW EXCELNUTRI+ 1+, DANCOW EXCELNUTRI+ 3+, DANCOW EXCELNUTRI+ 5+, LACTOGROW 3, LACTOGROW 4, DANCOW BATITA, DANCOW DATITA, DANCOW NutriGold, NANkid pHPro 3.

Anda bisa mensubmit lewat Web dengan login terlebih dahulu, lalu buka halaman pengumpulan poin. Masukkan kode unik dan ikuti petunjuk selanjutnya.

Sedangkan untuk via SMS, anda cukup ketikkan SMS dengan format :
NESTLEREWARDS<spasi>SUBMIT#MEMBER ID#KODE UNIK PADA KALENG#TEMPAT PEMBELIAN
Contoh:
NESTLEREWARDS SUBMIT#DEWINAIR534#
ABCDE123456#Alfamart
Kirim ke 0811-9500-637 (tarif SMS biasa)
Cara mengetahui jumlah poin saat ini:
SMS dengan format:
NESTLEREWARDS<spasi>SALDO#MEMBER ID
Contoh:
NESTLEREWARDS SALDO# DEWINAIR534
Ingat, Satu kode unik, hanya bisa satu kali di submit satu kali saja.

Reward Yang Bisa Di dapat

Untuk List Kejutan Rewardnya, Anda bisa lihat di Dibawah ini
Kejutan dari Nestle Reward
List Hadia Nestle Reward 
Kemarin, poin saya yang sudah terkumpul sekitar 11.000 poin, saya bermaksud untuk menukarkannya dengan pulsa 50.000 dengan jumlah 8.000 poin. Saya kirimkan SMS dengan format seperti diatas. Setelah beberapa menit, Akhirnya ada notifikasi SMS di Handphone saya. Dan tidak disangka-sangka pulsa 50.000 sudah mendarat dengan mulusnya.

Update 2017 : Minimal poin yang bisa ditukar adalah 16.000 poin untuk pulsa 100 ribu, dan voucer 8000 poin untuk voucer belanja.
Kejutan Reward Nestle - Voucer Pulsa Gratis
Dapat Pulsa Gratis dari Nestle reward
So dear, Bagi ibu-ibu yang mempunyai Anak dan mengunakan susu formula dari produk Nestle untuk membantu proses tumbuh kembang si Anak. Jangan lupa untuk daftar menjadi member Sahabat Nestle yah?. Selain poinnya bisa ditukar dengan voucer pulsa maupun voucer listrik, Anda juga bisa menukar poin dengan voucer belanja di Lazada atau di toko-toko yang terdaftar di program Nestle Reward.

Semoga Bermanfaat ^_^

*NOTE : Program Nestle Reward sekarang sudah dihentikan



Pandaan, 09.03.2017
Dewi'Na Irawan
Lanjut Baca »

Blogging

Wanita Muslimah

Parenting

Wisata