4 Hal Yang Perlu Diputuskan Saat Memulai Membuat Blog Baru Agar Tetap Konsisten Dalam Berkarya

4 Hal Yang Perlu Diputuskan Saat Memulai Membuat Blog Baru Agar Tetap Konsisten Dalam Berkarya

Membuat blog yang cantik dan menarik tentu sangat di inginkan bagi pemula seperti saya dulu, apalagi ramai dikunjungi oleh pengunjung. Melihat dari blog-blog lain dengan tampilan yang ciamik membuat diri kita tertarik untuk membuat blog seperti itu.

Tapi perlu di ingat bahwa sebelum kita menginginkan membuat blog, kita harus paham apa Tujuan kita untuk membuat blog. Apa hanya sekedar ikut-ikutan atau memang kita sendiri menginginkan untuk membuatnya dengan kemauan sendiri.

4 Hal Yang Perlu Diputuskan Saat Memulai Membuat Blog Baru Agar Tetap Konsisten Dalam Berkarya
Kan rasanya buang-buang waktu jika kita sudah susah payah membuat tampilan blog ciamik tapi isi dari blog hanya lembaran kosong tanpa arti. Kita harus pahami, ketika kita memutuskan untuk membuat blog kita sudah tahu konsekuensi untuk berkemauan keras tetap berkarya mengisi artikel didalamnya.

Konsistensi dalam menulis bisa didapat dari awal membuat sebuah blog. Jadi kita harus benar-benar memilih dan memikirkan langkah awal apa saja yang diperlukan saat membuat blog. Berikut hal yang perlu di perhatikan saat memulai membuat blog baru.

1. Nama Blog dan Deskripsi

Ini adalah point awal untuk mengawali membuat sebuah blog yang baik. Tentunya kita harus memikirkan nama yang tepat untuk blog kita terlebih dahulu beserta pandangan kita menjadikan blog ini seperti apa.

Judul blog yang baik meningkatkan kosistensi dalam menulis

Jika kita menginginkan blog ini menjadi catatan pribadi atau diari, mungkin mengunakan nama sendiri sebagai judul blog adalah hal pertama yang kita pikirkan.

Seperti halnya blog saya, tujuan awal saya membuat blog ini adalah untuk catatan diary saya, atau artikel yang saya buat dengan ide sendiri. Makanya saya namakan "Perihal diri" yang artinya segala hal tentang diri.

Kok logo bannernya tentang gambar peri?

Entah, saya juga asal-asalan membuat banner header seperti itu, mungkin sedikit nyambung dengan "peri" adalah mahluk dari negeri dongeng, sedangkan blog saya juga bertujuan untuk menjadi dongeng buat anak dan cucu entar.

Nama blog yang menarik akan membuat pengunjung penasaran dengan isi dari blog, begitupun dengan pemiliknya, jika nama blog mengingatkan sesuatu yang berharga bagi kita, mungkin kita akan semangat dalam membuat postingan dan konsisten untuk terus melakukannya.
Baca juga  Menulis Di Blog Itu Tidaklah Mudah, Perlu Latihan Biar Tetap Konsisten

2. Alamat Url Blog

Alamat blog menentukan kesenangan dalam menulis

Alamat url juga perlu untuk dipikirkan masak-masak, karena alamat blog ini tidak bisa diganti berkali-kali seperti Nama blog.

Alamat yang baik itu mudah di ingat oleh orang lain, tidak terlalu panjang dan tidak mengandung angka atau karakter lainnya. Kalau saya sendiri, ketika searching di Google dan mendapati rekomendasi blog tentang artikel yang saya cari, tapi alamat blognya kurang menyakinkan, entah ada angka atau karakter laib, maka saya lebih memiih blog yang lain yang jelas alamat urlnya, singkat dan menarik untuk dikunjungi.

Seperti punya saya dulu sebelum beralih ke domain peridiri.blogspot.com. singkat, padat dan sama dengan judul blognya.

Mengganti nama blog sangat beresiko jika sudah terlanjur banyak visitor yang datang tiap harinya, selain akan menurunkan kunjungan tiap harinya, juga kita akan kehilangan backlink yang telah tertanam di blog kita.

Jadi alamat url yang baik, selain membuat pengunjung penasaran dengan isi blognya, juga membuat rasa lega bagi pemiliknya.
Baca juga  Cara Agar Mendapat Banyak Komentar di Blog Dengan Mudah

3. Tema Blog

Sebelum membuat blog, kita juga harus memikirkan tema dari blog yang kita buat, kalau bisa, judul blog berhubungan dengan tema yang kita inginkan. Seperti kita menginginkan blog kita itu berisi tentang puisi, mungkin judul yang tepat seperti lantunan jiwa, jeritan sanubari, diksi hati dan sebagainya. Intinya judulnya agak menjurus ke sebuah puisi.

Begitu juga kalau kita menginginkan blog kita berisi berita-berita, maka nama yang ada kata news, radar, headline, radar mungkin bisa jadi pilihan.

Tema yang sama atau berhubungan dengan nama blog akan terlihat lebih menarik untuk dikunjungi.

4. Tampilan Blog

Menganti theme blog akan berdampak pada traffick blog

Dan terakhir, ini yang paling penting. Tampilan blog yang menarik akan membuat pengunjung betah untuk berkunjung, selain itu kita juga akan bersemangat untuk berkarya kalau tampilan blog kita sudah kece.

Kalau saya sendiri, tampilan itu yang paling utama, karena bagi saya, ketika blog kita terlihat bagus di mata kita, ada rasa puas tersendiri yang timbul dalam hati, tentunya rasa puas tersebut akan memotivasi kita untuk terus menulis.

Kalau bisa jangan pernah ubah berkali-kali tampilan Theme blog, karena akan berpengaruh sekali terhadang visitor maupun index di Google. Jadi perlu diputuskan saat diawal membuat blog, dari tampilan serta widget-widget yang sesuai dengan tema yang kita ambil dalam membuat blog.
Baca juga Cara Membuat Page Sitemap/Daftar Isi Keren Dan Seo Friendly
**** 

Itulah 4 hal yang harus diputuskan sebelum memutuskan untuk membuat sebuah blog menurut saya pribadi. Bila Anda mempunya saran atau hal baru saat mau memulai membuat blog, boleh dishare di komentar.

Sekian Terima kasih


Pandaan, 20.12.2016
Dewi Na Irawan
Read more »
Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Menulis Artikel Blog Bagi Seorang Ibu Rumah Tangga

Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Menulis Artikel Blog Bagi Seorang Ibu Rumah Tangga

Untuk bisa menulis dengan baik, kita juga harus bisa mengatur waktu dengan baik. Mengatur agar waktu untuk kerjaan nyata dan konsistensi menulis tidak saling mengganggu. Yang jelas kita sebagai Ibu rumah tangga, pasti akan memprioritaskan urusan keluarga dari pada yang lain.

Sebagai emak-emak yang sibuk mengurusi keluarga, terkadang kita merasa tidak mempunyai waktu untuk sekedar menulis. Belum sempat hidupin laptop, anak yang kecil nangis atau terbangun dari tidurnya, juga mau mencoba mengetik di gadget, eh belum kelar nulis judul, udah di ambil sama anak yang besar.
Waktu yang tepat untuk menulis bagi bloger pemula apalagi seorang ibu ibu

Yah begitulah dilema para emak-emak yang baru menggeluti dunia blogging. Memang tidak mudah menyiasati waktu, tapi bukan tidak mungkin. Pasti ada waktu dimana kita bisa berkosentrasi penuh dalam menulis sebuah konten untuk di posting di blog.

Intinya ada kemauan dan berusaha untuk menulis, sembari mencuri-curi waktu untuk bisa menulis walau hanya satu paragraf saja.

Kalau saya sendiri, ada waktu-waktu yang biasanya longgar untuk bisa menulis. Walau hanya bisa beberapa kata yang tertulis, yang penting kita berusaha untuk menyelesaikannya sedikit demi sedikit hingga selesai.
Baca juga : Apa Tujuan Anda Menulis Di Blog Dan Apa Keuntungannya Bagi Anda Terutama Anda seorang Ibu Rumah Tangga?

Berikut saya deskripsikan Waktu yang tepat untuk menulis sesuai pengalaman saya.

Menulis Kala Terbangun Tengah Malam

Tengah malam adalah waktu yang tepat untuk mengexplore ide-ide saat menulis
Terjaga saat tengah malam, entah itu karena alarm Handphone atau karena terjaga sendiri adalah sebuah keberuntungan buat Anda, apalagi kalau Anda seorang penulis di blog. Karena waktu seperti ini adalah waktu yang sangat tepat untuk mencari ide dan mengembangkan ide yang sudah terpikirkan oleh kita.

Heningnya malam membuat kita lebih rileks untuk bisa memunculkan ide-ide cemerlang di otak kita. Di tengah malam juga tidak ada isengnya anak atau kerjaan lain yang mengganggu konsentrasi kita dalam menulis.

Kebanyakan artikel yang saya tulis, saya lakukan saat terbangun di pagi buta, dengan mata yang sedikit ngantuk, saya paksakan untuk mengetik sesuatu dari Handphone saya menjadi artikel yang siap posting di blog.

Membiasakan Menulis Saat Lagi Nongkrong di Cafe Sendirian

Sebenarnya jarang juga saya mengetik saat seperti ini, bukan karena tidak ada inspirasi di cafe atau kedai kopi, cuma saya memang jarang pergi ke cafe atau kedai kopi, dikarenakan ada kesibukan dirumah yang tak mengizinkan untuk pergi ke cafe.

Juga dengan adanya anak-anak di rumah, tak mungkin juga saya pergi ke cafe sementara anak-anak saya masih membutuhkan perhatian saya. Yang pasti, jika memang saya harus ke cafe mungkin anak saya juga akan ikut bersama saya.

Sewaktu masih single dulu, saya masih sering pergi ke cafe atau sekedar hangout bersama teman-teman untuk mencicipi segelas kopi. Dengan suasana yang sedikit lebih tenang terkadang ada alunan musik yang menenangkan hati, ide-ide brilian terkadang muncul saat hati dan pikiran kita sedang rileks,

Entah itu ide tentang kata romantis, atau dari curhatan teman berubah menjadi artikel yang bermanfaat, bukan curhatannya yang saya tulis, tapi lebih kepada pembelajaran dri apa yang saya pelajari dari pengalaman teman itu.

Menulis Saat Free Time Dirumah

Kadang saat tengah hari, ketika kerjaan rumah sudah beres, ditambah anak-anak sudah pada tidur siang, saat itulah waktu yang tepat untuk mencari ide judul posting atau merangkai kata untuk di tulis di sebuah kertas ataupun aplikasi notepad di gadget.

Waktu seperti itu memang jarang terjadi, dan saat hal tersebut terjadi, mengapa kita tidak memanfaatkan sebaik-baiknya?

Menulis itu tidak hanya tentang niat dan kemauan keras untuk menulis saja, juga tentang cara kita mengatur waktu dan mencari sela untuk bisa menulis. Karena tidak gampang bagi kita, terutama emak-emak yang selalu sibuk mengurusi anak dan rumah, untuk sekedar meluangkan waktu untuk menulis.

Menulis Saat Berada Dalam Kendaraan Umum

Saat masih kuliah dulu, saya sering memakai jasa angkutan umum seperti bus untuk pergi ke kuliahan. Selama di dalam bus, selain hanya diam melihat-lihat jalanan dari jendela kaca samping, paling ya tidur. Seandainya waktu kuliah dulu saya sudah terjun di dunia blogging, mungkin sudah banyak artikel yang saya posting di sini. Kan dari pada bengong nunggu kapan kita turun, mending di manfaatin buat nulis toh?

Sayang, sekarang sudah jarang sekali saya memakai jasa angkutan umum, secara saya sudah lulus kuliah, juga sudah jarang pergi jalan-jalan mengunakan kendaraan umum.

Jadi, jika Anda adalah seorang blogger, dan Anda sering sekali memakai jasa angkutan umum, saya sarankan waktu menunggu tersebut digunakan sebaik-baiknya untuk menulis.

Menulis Saat Senggang Sebelum Tidur

Seperti halnya saat terbangun tengah malam, ketika sedang menidurkan anak-anak, kita masih belum ngantuk sementara anak sudah melayang jauh ke alam mimpinya, sesekali saya menulis saat seperti itu.

Memang waktu seperti itu terkadang ide jarang keluar, mungkin karena rasa letih dan lelah bekerja seharian. Tapi berusaha untuk memikirkan sesuatu dan pada akhirnya kita akan mendapatkan hasil dari buah pikir kita. Walaupun itu hanya judul atau ide pokoknya saja, se-enggaknya kita sudah mempunyai gambaran apa yang akan kita tulis selanjutnya di lain waktu.

Menulis Saat Menunggu Sesuatu Atau Menunggu Antrian


Menulis bisa membunuh waktu kala sedang menunggu sesuatu

Waiting is Boring things. Menunggu adalah hal yang paling membosankan dan menyebalkan, terutama kalau kita sudah mati gaya dan tidak tau harus berbuat apa.

Tapi jika kita seorang blogger, tentunya menunggu bukan suatu yang menyebalkan, karena di balik menunggu ada satu atau dua postingan menanti untuk kita tuliskan.
Antrian panjang menunggu sebuah panggilan di Bank, ternyata tak begitu menyeramkan saat kita bisa memanfaatkannya.

Tapi berbeda jika kita menunggu sebuah kepastian cinta, rasanya pasti tidak mengenakkan walau kita juga tetap bisa menuliskan rasa galau itu kedalam sebuah puisi. Walaupun puisi sudah tersirat indah, rasa galaupun tak akan sirna begitu saja, hingga yang memberi kepastian menunjukkan jalan yang bahagia.

*** 

Sekian Tip menulis dari saya, jika saya menemukan hal baru tentang waktu yang tepat untuk menulis lagi, InsyaAllah saya akan update kembali artikel ini. Semoga artikel ini bisa membantu para pembaca, terutama


Pdn.17 Desember 2016
Dewi Na Irawan

Read more »
Apa Tujuan Anda Menulis Di Blog Dan Apa Keuntungannya Bagi Anda Terutama Anda seorang Ibu Rumah Tangga?

Apa Tujuan Anda Menulis Di Blog Dan Apa Keuntungannya Bagi Anda Terutama Anda seorang Ibu Rumah Tangga?


Sebelum kita mempelajari tujuan kita menulis, sebaiknya kita mengerti dulu apa arti dari “menulis”. Menurut Wikipedia, Menulis adalah suatu kegiatan untuk menciptakan suatu catatan atau informasi pada suatu media dengan menggunakan aksara.

Sama halnya suatu kegiatan lainnya, menulis juga membutuhkan alasan agar kita tetap bersemangat untuk menulis. Seperti kita melakukan lari pagi tiap hari, jika kita tidak punya tujuan yang pasti, mungkin dalam dua hari kita sudah bosan melakukan hal yang melelahkan seperti itu. Beda jika kita melakukannya karena tujuan kesehatan atau untuk Diet alami, maka kita akan berusaha melakukan lari dengan rutin, untuk mencapai tujuan yang kita inginkan.

beberapa alasan yang tepat tentang tujuan menulis di blog

Jadi, jika kita memutuskan ingin menjadi penulis atau lebih gampangnya bloger (penulis blog). Maka kita harus paham apa tujuan kita sebenarnya, dan kita harus mengerti bahwa meluangkan waktu untuk menulis itu tidak gampang, butuh pengorbanan waktu dan tenaga jika kita ingin tetap konsisten dalam menulis.

Selama ini dalam membaca dan melihat-lihat di dunia per-blog-an, saya sedikit memahami dan menyimpulkan bahwa setiap penulis blog mempunyai tujuan mereka sendiri. Berikut saya jelaskan menurut yang saya pahami tentang Tujuan Orang Mau Menulis Di Blog.

Menjadi Terkenal Dari Blog

Semua pasti tau siapa Raditya Dika, Seorang Stand up komedian, Penulis Novel, Aktor sekaligus Produser Film dari novel yang ditulisnya sendiri. Tapi taukah Anda, bahwa Raditya dika mengawali semua itu dari dunia Blogger.

Blog yang awalnya bernama kambingjantan.com ini kini sudah diganti dengan menggunakan namanya sendiri yaitu www.radityadika.com. Lewat media blog inilah Radith aktif menulis dan kemudian menjadikannya seorang entertainment.

Blog yang berisi catatan kehidupannya sehari-hari ini, awalnya ia buat hanya untuk mengisi waktu luang sebagai diary yang bisa di baca banyak orang. Namun tak di sangka dari tulisan awalnya yang berjudul Kambing Jantan ini, ia berhasil memenangkan penghargaan di Indonesian Blog Award dan penghargaan dari Indosat sebagai The Online Inspiring ditahun 2009.

Dari dua penghargaan inilah Radit semakin termotivasi untuk terus menulis dan juga menerbitkan buku atau novel dari tulisan-tulisan yang sudah ditulisnya di blog. Hingga akhirnya dia terkenal seperti sekarang

Jadi, Ada yang ingin jadi seperti Raditya dika? Saya juga mau sebenarnya, hihihihi

Mendapat Tambahan Penghasilan Dari Blog

Tujuan menulis salah satunya adalah untuk mengejar penghasilan melalui google adsense
Sama seperti Raditya dika, Banyak diantara bloger-bloger yang bertujuan untuk meraup keuntungan berupa penghasilan dari blogger. Mendapat penghasilan tambahan dari hobby yang kita lakukan, pasti sangat menyenangkan.

Tapi kali ini bukan dengan untuk ketenaran, lebih kepada ladang berjualan, entah itu produk kecantikan, fashion atau e-book. Ada juga yang menjual jasa secara online lewat blog seperti pembuatan web atau jasa SEO.

Dan yang paling menarik adalah tentang Adsense, kita tak perlu jualan produk atau menjual jasa. Kitu cukup menulis dengan apa adanya, dan biarkan tulisan kita menghasilkan uang untuk kita.

Bagaimana caranya ?

Ah.., untuk menjelaskan itu, bisa dicari di google search tentang adsense, saya juga masih baru dalam hal blogger. Disini saya masih belajar bagaimana tetap konsisten dalam menulis dan berkreasi di Blog.

Tertarik untuk menulis di blog dan menghasilkan pundi-pundi uang dari Internet?,

Sebenarnya saya juga tertarik, tapi yah, kita jalanin aja sampai menulis menjadi sebuah hobby yang menyenangkan, dan bolehlah kita berpikir untuk menghasilkan dari tulisan kita.

Media Penampung Keluh Kesah

Nah, Saya mungkin termasuk dalam point yang satu ini, Menjadi seorang emak-emak dari dua anak, juga menjadi seorang istri yang mudah-mudahan sholihah bagi suami saya, merupakan tugas mulia sebagai Ibu rumah tangga.

Setiap hari adalah sebuah pembelajaran dan tantangan bagi saya, semua penat dan resah selalu saya pendam agar mereka dalam keadaan baik-baik saja. Dan media seperti blog ini yang cukup membantu meringankan beban pikiran selama ini.

Se-enggaknya, saya bisa mencurahkan segala hal penat yang saya rasakan menjadi sebuah alunan puisi atau sekedar curhatan ala emak-emak di blog ini. Dan Alhamdulilah, sedikit lebih lega dari pada menyimpannya dalam hati.

Mengekspresikan Sesuatu Emotion Menjadi Sebuah Tulisan

Kadang suatu keadaan, seperti sebuah kebahagiaan akan sangat menyenangkan di masanya, tapi keadaan seperti itu, cukup mudah untuk dilupakan. Hanya selang beberapa tahun, mungkin kita sudah tidak mengingat lagi bagaimana kebahagiaan itu penah terjadi.

Tapi dengan adanya blog ini, moment bahagia akan menjadi abadi seiring moment tersebut tersirat dalam tulisan di blog ini. Lagi pula, Blog ini mungkin juga akan menjadi prasasti bagi anak keturunan kita, mungkin suatu saat ketika kita sudah tua, anak dan cucu kita akan membaca jerih payah dan pengalaman kita sewaktu muda.

Bukankah itu suatu kebanggaan, ketika cucu dari anak-anak kita, membaca cerita hidup atau moment indah yang kita tulis sendiri dengan penuh kesadaran dan dari hati.

Media Sharing Informasi

Banyak Bloger yang menyajikan informasi berupa tutorial, tips dan trick, travel, riview dan sebagainya. Mereka bertujuan untuk share informasi yang bermanfaat bagi yang membutuhkan. Blog ini juga termasuk didalamnya, karena walaupun dalam bentuk curhatan ala emak-emak, tapi sedikit banyak ada informasi atau tip yang ingin saya bagi untuk para pembaca.

Yang jelas, untuk Blog yang kontennya di share di public, secara otomatis dia mengizinkan orang lain untuk membaca dan belajar dari ilmu yang dia tuliskan. Jika Anda menginginkan tulisan Anda untuk di baca sendiri dan tidak untuk orang lain, maka aturlah blog anda menjadi private blog, dengan begitu hanya Anda sendiri yang bisa melihat isi blog tersebut.

****

Well, mungkin cuma itu saja yang menurut saya, tujuan awal kita untuk membangun sebuah blog. Mempunyai tujuan yang tingggi boleh saja!, yang penting ada kemauan dan konsistensi dalam mengapainya. Dan tak salah juga kita menargetkan sesuatu hasil dari apa yang kita tulis, karena dengan alasan itu kita bisa termotivasi dalam berkarya.

Selamat menulis..

Pdn. 16.12.2016
Dewi Na Irawan
Read more »
RajaBackLink.com

Islam

Parenting

Blogging