Menurut Kalian, Arti Dewasa Itu Seperti Apa?

Menurut Kalian, Arti Dewasa Itu Seperti Apa?

Saya sering mendengar dari pembicaraan orang bahwa tingkat kedewasaan seseorang itu terlihat dari tingkah lakunya. Dewasa tak selalu di ikuti oleh pertumbuhan usia.

Secara hukum yang berlaku di Indonesia memang seseorang dikatakan dewasa kalau sudah lulus sekolah menengah, karena di Negara Indonesia ini, seseorang yang sudah lulus sekolah berhak memiliki kartu tanda penduduk (KTP) dan berhak mengutarakan suaranya di pemungutan suara seperti pemilu.

Arti dewasa yang sebenarnya

Namun, jika dilihat dari sudut pengertian ‘DEWASA’ itu sendiri, menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), dewasa adalah mencapai usia akil baligh, yaitu bukan anak-anak ataupun remaja lagi.

Sedangkan menurut islam, seseorang baik perempuan maupun laki-laki dikatakan dewasa atau baligh apabila seseorang tersebut sudah mengalami haid bagi perempuan dan mimpi basah bagi laki-laki. Tentu saja masa seseorang untuk mencapai akil baligh, berbeda satu dengan lainnya.

Dewasa berarti matang. Baik matang secara biologis, maupun secara psikis.Sehingga bisa dikatakan tidak perlu menunggu tua untuk menjadi dewasa, karena kedewasaan tidak selalu beriringan dengan bertambahnya usia.
Tua itu pasti, dewasa itu pilihan!
Bagi saya pribadi, dewasa adalah orang yang telah mampu memilih dan memilah serta mengkategorikan mana yang perintah dan mana yang larangan Allah Subhanahu Wata'ala. Ia telah mampu membedakan mana yang baik dan mana yang buruk untuk dirinya.

Terkadang apa yang menurut kita baik belum tentu menurut orang lain itu baik juga, apa yang kita yakini sudah dewasa belum tentu juga menurut orang lain itu dewasa. Dan pengertian dewasa seperti itu sangat relatif tergantung sudut pandang masing-masing orang.

Baca juga   Disaat dirimu mengutuk dunia dan merasa dunia ini tak adil

Memang tidak mudah untuk menjadi dewasa, ada masa transisi yang panjang, perlu ilmu, ada latihan, dan sebagainya. Seperti kata-kata inspirasi yang saya temukan disalah satu status di media sosial :
"Ada banyak cara menjadi dewasa, kadang begitu mudah semudah membaca buku dan menemukan kearifan di tiap lembarnya. Bahkan ada yang lebih mudah, seperti bercermin pada setiap kejadian yang terjadi pada orang lain."

"Tapi tidak jarang, kita harus menempuh jalan yang begitu berat untuk menjadi dewasa dan sadar. Kita mesti melewati sungai fitnah yang deras, harus membelah rimba cobaan dengan kerja dan sabar, bahkan kita harus penuh luka sebelum akhirnya memetik hikmah dan menjadi dewasa. Ada yang berhasil, namun banyak pula yang gugur di tengah jalan."
Saya semakin teringat sabda Rasulullah tentang sifat Allah SWT, “Sesungguhnya Allah SWT adalah yang Maha Pencemburunya.”

Karena itulah, saya juga ingin mengingatkan kembali bahwa sesungguhnya setiap “teguran” yang datang kepada kita bukanlah pertanda bahwa Allah SWT ingin menyengsarakan kita. Tapi mungkin karena kita sudah mulai menjauh dariNya, atau mungkin dengan cara begitu Allah SWT menguji kita untuk menjadi khalifah yang lebih dewasa dari sebelumnya.

Baca juga   Tidak ada kerugian di saat melakukan kebaikan

Dewasa adalah pilihan, maka jalan mana yang akan kita pilih? Berusaha menjadi dewasa seiring putaran masa atau bertahan dalam kekanakan dengan wajah kita yang kian menua?.


Pandaan, 18 Januari 2018
Dewi'Na Irawan
Read more »
Tidak Ada Kerugian Disaat Melakukan Kebaikan

Tidak Ada Kerugian Disaat Melakukan Kebaikan

Pernah tidak kita merasa rugi saat melakukan sesuatu hal yang baik, datang tepat waktu misalnya.

Kebanyakan orang Indonesia (tidak semua orang) itu sudah terbiasa dengan jam karet. Bahkan acara besar seperti konser ataupun hal besar lainnya saja juga terkadang diundur gegara artist atau orang yang penting dalam acara tersebut ada yang datang terlambat.

[QS. Az Zalzalah:7-8].

Kapan hari saya ada janjian dengan seseorang teman, rencananya kita bertemu jam 8 pagi ditempat yang sudah kita tentukan, kemudian memutuskan untuk bepergian ke tempat wisata bersama-sama. Saya datang lebih awal karena saya tidak terbiasa datang terlambat.

Saya sendiri juga tidak suka saat menunggu lama, makanya saya usahakan datang lebih awal karena saya tahu bagaimana resahnya dan tidak enaknya saat menunggu seseorang sendirian yang tak kunjung datang. Makanya saya tdak ingin orang lain merasakan hal yang tidak saya sukai itu. Jadi, sebisa mungkin saya tidak mau bikin orang lain menunggu.

Baca juga   Menunggu itu tak selamanya membosankan, bahkan menyenangkan bagi yang mau berfikir

Tapi, lama kelamaan lelah juga kalau yang ditunggu tak kunjung datang, hampir 1 jam lebih saya menunggu di tempat yang sudah kita tentukan. Sudah berangkatnya saya tidak sempat sarapan karena ingin datang tepat waktu, eh malah yang ditunggu tidak datang-datang.

Sempat saya berpikir bahwa teman saya ini tidak menghargai waktu saya, seandainya dia bilang datang terlambat, saya kan bisa menyiapkan diri untuk sarapan terlebih dahulu. Dan akhirnya saya merasa malas untuk datang tepat waktu, serasa apa yang saya lakukan jadi sia-sia belaka.

Kenapa saya harus ngebelain tepat waktu, sementara orang lain pun tidak menghargai waktu yang saya miliki?

Sempat kesal juga, hingga akhirnya saya mengerti bahwa menunggu tidaklah buruk. Justru saya merasa buruk sekali, kenapa juga saya merasa rugi saat melakukan kebaikan. Bukankah membiasakan diri melakukan kebaikan itu juga demi kebaikan diri sendiri juga.
Tidak ada balasan untuk kebaikan selain kebaikan (pula).” (QS. Ar- Rahman: 60)
Justru saya sendiri yang akan rugi jika saya membiasakan diri melakukan hal yang tidak baik, datang terlambat misalnya. Tentu saya akan berdosa jika membuat orang yang menunggu kedatangan saya, kesal karena terlalu lama menunggu saya datang.

Dengan datang terlambat, tentu saya akan merasa serba salah karena keterlambatan tersebut. Lebih baik jika saya yang menunggu dari pada saya yang di tunggu.

Dengan datang tepat waktu, saya bisa lebih santai menikmati keadaan dengan duduk bersantai. Saya juga bisa mengakses internet ataupun mengetik sebuah konten untuk blog saya dikala menunggu kedatangan teman saya.

Disaat teman saya datang, dia minta maaf atas keterlambatannya. Saya tersenyum dan memeluk dia dengan erat. Saya berbisik kepada dia “tidak apa-apa, mari kita berangkat”. Kemudian diapun tersenyum karena hal yang saya lakukan kepadanya.

Sungguh tidak ada kerugian dalam melakukan sebuah kebaikan. Kebaikan sekecil apapun yang kita lakukan, percayalah kita akan mendapat hasil dari kebaikan itu sendiri.

Yuk mari kita menjadi seorang yang menginisiasi kebaikan dari hal-hal kecil, seperti buang sampah ditempatnya, tertib dalam mengantri, datang tepat waktu dan kebaikan-kebaikan kecil disekitar kita.

Baca juga   Kenikmatan yang jarang disadari dan disyukuri oleh kebanyakan orang

Kita awali semua dengan kebaikan dan semoga kebaikan itu bisa menular ke orang disekitar kita. Disaat satu orang melakukan kebaikan, kemudian orang di sebelahnya mengikuti, dan seterusnya sampai semua yang ada di tempat itu melakukan kebaikan yang sama untuk berbagi kebahagiaan.
"Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.” [QS. Az Zalzalah:7-8].

Pandaan 11 Januari 2018
Dewi'Na Irawan 
Read more »
Tipe-tipe Tamu Undangan Hajatan Pernikahan

Tipe-tipe Tamu Undangan Hajatan Pernikahan

Setelah liburan akhir tahun berakhir, petualangan baru di tahun 2018 dimulai sejak kembali kerutinitas sebuah pekerjaan.

Tahun baru berarti awal yang baru, planning kerja yang baru, target yang baru dan kalau bisa semua hal bisa serba baru. Bagi sebagian orang, Tahun baru bisa menjadi awal yang baik untuk menjalin sebuah hubungan serius dalam indahnya mahligai pernikahan.

Tipe-tipe Tamu Undangan Hajatan Pernikahan

Yah, selain tahun baru identik dengan habisnya uang belanjaan setelah liburan panjang tahun baru. Kini diperparah lagi dengan banyaknya undangan hajatan di awal tahun baru ini. Ada 4 undangan hajatan pernikahan yang saya terima minggu ini.

Ngomong-ngomong soal undangan hajatan, ada hal unik yang saya pelajari saat berada dalam kondangan tersebut. Yaitu uniknya tipe-tipe tamu kondangan yang hadir dalam acara hajatan tersebut.

#1. Tamu Kepagian

Disetiap undangan, pasti sudah ditentukan kapan acara hajatan tersebut dilangsungkan. Dan normalnya, kebanyakan tamu hadir di waktu yang ditentukan, tapi ada sebagian tamu yang merobohkan sebuah aturan. Yaitu datang paling awal.

Paling awal disini bukan hadir tepat acara itu dimulai, justru sebelum acara hajatan tersebut dimulai. Ada saja tamu seperti ini, hajatan yang seharusnya dimulai jam 4 sore, tamu seperti ini malah datang jam 7 pagi.

Alasan mereka beragam, ada yang beralasan sibuk kerja atau kerja masuk sore, bebarengan dengan hajatan lain dan sebagainya.

Dan ada yang lebih unik lagi di daerah saya, banyak diantara tamu undangan, khususnya laki-laki, justru memberi amplop disaat acara walimatul urushi, sedangkan acara hajatannya masih besoknya. Alhasil, dengan banyaknya yang memberi amplop di acara walimatul urushi, kondangan besoknya jadi terlihat sepi dari tamu undangan yang tinggal didesa sendiri.

Baca juga   Keberagaman itu Indah Jika Kita Bijak Menyikapinya

#2. Tamu Terakhir

Tipikal tamu seperti ini ada dua, yang pertama karena terpaksa datang paling akhir karena urusan pekerjaan dan yang satunya iseng karena ingin mengoda pasangan suami istri dengan lebih leluasa.

Normalnya, acara hajatan itu berakhir disekitar jam 9-10 malam. Nah tamu terakhir ini justru datang di jam 11 malam, disaat semua pernak-pernik acara hajatan sudah banyak yang dikemas kembali.

Tujuannya pasti untuk mengoda pengantin baru, juga biar pengantin baru tidak bermesraan terlalu dini. Dulu sewaktu pernikahan saya di acara hajatan suami, disaat saya dan suami sudah masuk kamar dan menghapus riasan, tamu seperti ini hadir hampir jam 12 malam.

Karena saya lelah dan mengantuk, saya berpamitan untuk tidur terlebih dahulu, dan suami saya yang menemani tamu-tamu ini hingga satu jam lebih.

#3. Tamu Zaman Now

Tamu zaman now

Nah, tipikal tamu seperti ini didominasi oleh kaum anak muda yang tak bisa lepas dari pengaruh gadget dan teknologi informasi.

Setelah datang dan menyantap menu makanan yang disediakan di acara hajatan, tipikal Tamu zaman now ini lebih sibuk memperhatikan gadgetnya ketimbang memperhatikan sekelilingnya. Bahkan ada juga disaat tangan kanan pegang sendok untuk menyantap hidangan, tangan kiri sibuk memainkan gadget.

Baca juga   Bunda Zaman Now Itu Seperti Apa?

#4. Tamu Anak Kos-kos-an

Dulu sewaktu menjadi anak kos. Menghadiri acara hajatan seperti ini merupakan cara tepat untuk menikmati berbagai makanan enak dengan biaya yang cukup hemat.

Hanya dengan mengeluarkan uang sekitar 20rb-50rb, kita bisa memilih berbagai menu yang ada di acara hajatan. Apalagi acaranya di selenggarakan di hotel ataupun gedung. Tentu dalam hajatan seperti ini, menu yang ditawarkan cukup bervariasi.

Nah dikesempatan seperti itu, kita sebagai anak kos bisa mencicipi semua menu yang ada di suguhan acara hajatan tersebut. Makan senang, perut kenyang, pulang membawa bingkisan, hehehe :D

#5. Tamu Unknown

Mengahadiri acara hajatan sudah menjadi sebuah adat dalam bangsa ini. Malah bagi sebagian wilayah, hajatan seperti ini jadi seperti investasi ataupun hutang yang harus dibayar.

Maksudnya investasi disini, bagi mereka yang belum menikah, menghadiri hajatan merupakan investasi. Jika suatu saat giliran dia yang menikah, secara otomatis dia akan mendapatkan feedback dari hajatan yang pernah dia kunjungi.

Tapi ada sedikit orang yang tidak mementingkan hal demikian, kebanyakan orang menuliskan nama di sebuah amplop yang berisi uang untuk menghadiri hajatan, agar suatu hari nanti amplop tersebut juga dia terima saat membuat hajatan serupa.

Tamu unknow ini justru tidak menulisi amplop berisi uang itu dengan namanya. Seakan akan dia tidak mengharapkan imbalan lagi.

#6. Tamu Opportunis

tipe tipe tamu kondangan

Tipikal tamu unknow adalah sebutan tamu dengan keikhlasan yang luar biasa, jauh berbeda dengan tipikal tamu oportunis. Tamu opportunis ini juga sama-sama tidak menulis amlop dengan mencantumkan nama. Bedanya berada dinilai uang dari amplop tersebut.

Logikanya, tidak ada batasan dalam memberikan amplop hadiah dalam sebuah hajatan, tapi coba renungkan lagi. Kita rinci dari besarnya pengeluaran dari pemilik hajatan, makanan yang disantap setiap tamu, juga pengeluaran lain seperti sound sistem, aparat dan sebagainya.

Tamu oportunis ini lebih mementingkan “Pokoknya makan”. Sedangkan nilai dari amplopnya jauh dari standart yang ada di satu wilayah. Sebut saja jika standart amplop hajatan berisi sekitar 15rb-20rb minimal. Si Opoportunis ini justru mengisi amplop dengan besaran 5rb rupiah saja.

Dan ironisnya amplop yang berisi besaran uang segitu tidak tercantum nama pemberinya. Bahkan ada juga yang berupa amplop tak berisi (kosong). Kan kasihan juga pemilik hajatannya kalau tipikal tamu opportunis ini banyak yang datang.

Mungkin karena alasan ini, banyak hajatan modern yang mengunakan buku tamu yang ditulis disetiap tamu yang baru hadir di hajatan tersebut. Dengan adanya buku tamu, bisa meminimalisir adanya tamu opportunis seperti ini.

Baca juga   7 Macam Hal Jorok Yang Biasa Dilakukan Cowok Yang Jarang Diketahui Wanita

***

Dari berbagai tipe tamu undangan yang saya sebutkan, tipe tamu undangan mana yang sering kalian jumpai? Jika tidak keberatan, coba deh di share di kolom komentar, atau mungkin ada tipikal tamu undangan lain menurut kalian?


Pandaan, 09 Januari 2018
Dewi'Na Irawan

Read more »
Problematika Wanita Yang Sudah Menikah, Antara Tetap Bekerja Atau Mengurus Keluarga

Problematika Wanita Yang Sudah Menikah, Antara Tetap Bekerja Atau Mengurus Keluarga

Haruskah seorang wanita yang sudah menikah bekerja? Bukankah suami yang seharusnya mencukupi kebutuhannya? Lalu buat apa wanita diperbolehkan sekolah hingga ke perguruan tinggi dan bahkan terkadang prestasinya lebih baik dari laki-laki?!

Sekelumit pertanyaan tersebut membuat dilema seorang muslimah yang sudah menikah dan sudah dikaruniai keturunan. Dua pilihan antara tetap bekerja atau mengurusi keluarga, menjadi pilihan yang dirasa berat untuk memutuskannya.


Antara Bekerja Atau Mengurus Rumah Tangga

Beberapa hari yang lalu ada percakapan menarik di group alumni SMA di WhatsApp. Pembahasannya tentang wanita yang bekerja. Tentu saja ada yang pro dan ada yang kontra tentang hal ini.

Salah satu teman saya, sebut saja Dupan, dia salah satu orang yang kontra dengan wanita yang bekerja sedangkan suaminya juga masih bekerja.

Menurut Dupan, Selama suami yang merupakan imam keluarga masih mampu menafkahi keluarganya, adalah hal yang mudharat jika istri ikutan untuk bekerja juga. Istri seharusnya tetap berada dalam rumah menjaga rumah, anak-anaknya dan harta suaminya.

Seandainya istri bekerja, anak-anaknya siapa yang mengasuh dan mengawasi?”, “Jika istri bekerja, apakah mampu menjaga kewajiban istri sementara rasa lelah pasti akan menghampiri disetiap pulang kerja?” Ujar Dupan di perbincangan group WhatsApp.

Baca juga  Iniloh alasan mengapa jadi wanita itu tidak mudah

Wanita Yang Sudah Menikah Sebaiknya Bekerja Atau Dirumah?

Hendaklah kalian (para istri) tetap di rumah kalian” (QS. Al-Ahzab:33).

Idealnya sebuah keluarga itu terdapat kepala keluarga yang mampu menanggung urusan diluar rumah seperti mencari nafkah dan seorang istri yang bertanggung jawab penuh tentang urusan dalam rumah.

Jika keduanya menerapkan dan memahami aturan tanggung jawab tugas masing-masing, niscaya dalam keluarga tersebut akan terbangun sebuah ketentraman lahir dan batin dalam keluarga.

Tapi pada kenyataanya, kehidupan tidak selalu seperti itu. Terkadang ada kepala keluarga yang sudah bekerja, tapi penghasilannya tidak mencukupi kebutuhan keluarganya. Dan untuk mengatasi hal tersebut, pada akhirnya istri ikut bekerja untuk membantu perekonomian keluarga.

Bolehkah Wanita Yang Sudah Menikah Bekerja?


Tentu saja boleh. Dalam islam pun tidak melarang wanita yang sudah bersuami untuk tetap bekerja, tapi tetap dengan beberapa syarat.

Dupan juga mengatakan hal demikian, bahwa sah-sah saja wanita bekerja selama suami mengizinkan istrinya untuk bekerja. Tapi akan ada banyak mudharatnya ketika istri memutuskan untuk bekerja, seperti berkurangnya keberkahan rezeki dalam keluarga .

Dupan menjelaskan tentang beberapa hal perhitungan rezeki, seperti berikut:
Suami bekerja + istri dirumah = Rezeki 100%
Suami bekerja + Istri bekerja = Rezeki 100%
Dari perhitungan tersebut, sebenarnya istri bekerja atau tidak, rezeki dalam keluarga itu tetap 100%. Jadi kenapa harus bekerja kalau sama-sama pendapatan keluarga itu tetap, Lanjut Dupan.

Saya sih sependapat dengan Dupan, tapi tidak serta merta memakan mentah-mentah rumus yang di jelaskan oleh Dupan. Permasalahannya, kita tidak pernah tau bahwa rezeki keluarga 100% ini bisa didapatkan cukup dengan suami saja yang bekerja atau harus dengan istri yang bekerja?

Menurut saya, bukan masalah istri bekerja atau tidak. Logikanya jika suami bekerja sendiri maka gajinya sekian juta, tapi jika istri ikut bekerja maka penghasilan keluarga akan bertambah juga kan.

Tapi banyak juga yang mengatakan bahwa penghasilan suami bekerja sendiri ataupun dibantu dengan penghasilan istri bekerja, pemenuhan kebutuhan sehari-hari tetap saja sama. Sebenarnya bukan tetap sama, tapi kebutuhan hidupnya yang meningkat.

Seperti disaat istri tidak bekerja, dia akan membeli bedak yang seharaga 50 ribu. Tapi disaat istri bekerja, karena merasa penghasilannya sendiri, dia memutuskan untuk membeli bedak seharga 300 ribu.

Nah jelas kan!
Seberapapun besarnya gaji suami bekerja sendiri, maupun gaji suami bekerja bersama istri, rezeki yang didapat tetap 100% rezeki satu keluarga. Cukup atau tidaknya dalam memenuhi kebutuhan keluarga, tergantung bagaimana memanagenya
Dewi Nadzifah
Perihal Diri

Mending Mana, Wanita Tetap Bekerja Atau Mengurus Keluarga?

Kalau menurut saya, Wanita atau istri tetap wajib mengurusi keluarganya, terlepas dia bekerja maupun tidak. Karena mengurus keluarga adalah bagian dari kewajiban seorang istri, maka lebih baik jika urusan cari nafkah dipercayakan kepada suaminya.

Alasan seorang wanita yang sudah menikah dan mempunyai anak tetap bekerja bermacam-macam. Salah satunya adalah perihal ekonomi.

Dalam beberapa hal, wanita bekerja juga sangat dianjurkan, jika perekonomian keluarga bisa stabil dengan adanya istri bekerja. Karena salah satu keharmonisan keluarga itu dipengaruhi oleh perekonomian yang stabil.

Misalnya gini, seorang suami yang bekerja sendiri dengan menanggung beban kehidupan keluarga sehari-hari, juga untuk membayar tagihan rumah maupun kendaraan bermotor. Karena adanya hal tersebut, membuat perekonomian keluarga menjadi besar pasak dari pada tiang.

Situasi seperti ini biasanya menyebabkan stress berlebih yang dapat memicu kemarahan saat ada beberapa persoalan kecil dalam keluarga. Tentu keharmonisan keluarga akan sulit dicapai dengan keadaan seperti itu.

Alasan lainnya muslimah yang sudah menikah tetap bekerja adalah untuk mengatasi rasa bosan dengan rutinitas mengurusi pekerjaan rumah tangga. Atau dengan bekerja, status dan pergaulan seorang muslimah akan lebih baik dari pada menjadi ibu rumah tangga saja.

Menurut saya, selama muslimah tetap bisa bekerja dan memanage pekerjaan rumah tangga dengan baik tanpa mengurangi hak anak dan suami, itu sah-sah saja. Tapi itu tidak segampang kelihatannya.

Baca juga  Wanita harus tegas, antara halalkan atau tinggalkan

Hal-hal Yang Perlu Di Perhatikan Jika Istri Ingin Bekerja

   #1. Izin suami

Hal pertama yang perlu diperhatikan istri saat ingin bekerja adalah izin dari suami. Apapun keputusan suami adalah titah bagi kita sebagai seorang istri. Karena ridho suami sejalan dengan Ridho ilahi.

   #2. Pekerjaan Yang Baik Untuk Wanita

Jika memungkinkan, pilihlah pekerjaan yang sesuai tabi’at seorang wanita. Pekerjaan itu seperti menjadi seorang guru, perawat, dokter dan lain sebagainya. Intinya bukan pekerjaan yang mengunakan otot seperti tukang batu dan sebaginya.

   #3. Pekerjaan Yang Tidak Memberatkan Kewajiban Istri

Pekerjaan tersebut tidak menganggu kewajiban utama dalam mengurusi pekerjaan rumah. Memang terlihat mustahil untuk melakukannya, terkecuali pekerjaan tersebut dilakukan dirumah. Tapi bagi yang bekerja di luar rumah, tentu pekerjaan rumah seperti mengurusi anak tetap akan terbengkalai disaat menjalankan pekerjaan tersebut.

Dalam hal ini, peran suami harus bisa mendukung minimal dalam membackup tugas istri di rumah saat ditinggal kerja. Karena keharmonisan keluarga bukan perihal kekakuan dalam pembagian tugas dan kewajiban seorang istri ataupun suami, tapi keharmonisan keluarga tercipta disaat keduanya saling memahami dan mengerti tanggung jawab masing-masing serta saling mendukung dan membantu satu sama lain dalam pelaksanaanya.

   #4. Tetap Berpegang Teguh Pada Akidah

“Katakanlah (wahai Muhammad), bekerjalah kalian! maka Alloh, Rasul-Nya, dan para mukminin akan melihat pekerjaanmu“ (QS. At-Taubah:105)

Dalam perintah Allah tersebut diserukan bagi seluruh ummat-Nya tanpa terkecuali, tidak menutupi bagi seorang wanita yang bekerja.

Tapi bekerja yang bagaimana?

Dengan menyandang status menjadi seorang istri, disaat bekerja diluar rumah hendaknya tetap berpegang pada akidah, misalnya tetap menjaga pandangannya, tidak berkata lembut kepada pria yang bukan mahromnya, memakai pakaian yang baik sesuai syariat agama dan sebagainya.

Pandangan Islam Tentang Wanita Yang Sudah Menikah Bekerja


Islam sebagai agama yang sempurna dan komplit memberikan petunjuk bagaimana sebaiknya muslimah bekerja. Tidak hanya batasan mengenai pekerjaan apa yang baik, apa yang harus dihindari, dan bagaimana kewajiban muslimah yang sudah menikah bekerja

Tugas utama yang harus dijalankan oleh seorang muslimah yang telah menjadi istri dan ibu adalah mengurus rumah tangga, mendidik anak, menjaga harta suami, menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan rumah yang tak kalah beratnya dari pekerjaan suami untuk memenuhi nafkah.

Seorang istri tidak memiliki kewajiban untuk turut mencari nafkah, karena kewajiban ini telah dibebankan kepada suami. Maka ditakutkan jika istri bekerja diluar rumah, hak-hak suami dan anak menjadi terbengkalai, dan karena alasan ini ditakutkan keberkahan dalam keluarga menjadi berkurang.

Baca juga   Aku tak mau menjadi bunga yang indah tapi murahan

Kadang terbesit dalam pikiran, mengapa Islam terkesan sangat mengekang seorang wanita?

Sebenarnya bukan mengekang, hanya saja, itu sudah aturan yang dibuat oleh Allah Subhanahu wata’ala agar wanita bisa menjadi muslimah yang baik. Kebebasan seperti wanita barat dalam berkarir justru bisa merusak tatanan dalam masyarakat.

Coba tenggok secuil pengakuan orang barat sendiri tentang sebab rusaknya tatanan masyarakat di ranah barat sana.

“Andai para pembaca mau melihat keadaan wanita di zaman yunani kuno, tentu anda akan dapati mereka dalam kondisi yang dipaksakan dan menyelisihi fitrahnya, dan tentunya anda akan sepakat denganku, tentang wajibnya menyibukkan wanita dengan tugas-tugas dalam rumah, dibarengi dengan perbaikan gizi dan pakaiannya, dan wajibnya melarang mereka untuk campur dengan laki-laki lain” By. Lord Byron 
"Sungguh aturan yang menyuruh wanita untuk berkarir di tempat-tempat kerja, meski banyak menghasilkan kekayaan untuk negara, tapi akhirnya justru menghancurkan kehidupan rumah tangga, karena hal itu merusak tatanan rumah tangga, merobohkan sendi-sendi keluarga, dan merangsek hubungan sosial kemasyarakatan, karena hal itu jelas akan menjauhkan istri dari suaminya, dan menjauhkan anak-anaknya dari kerabatnya, hingga pada keadaan tertentu tidak ada hasilnya kecuali merendahkan moral wanita, karena tugas hakiki wanita adalah mengurus tugas rumah tangganya…" By. Samuel Smills 
 “Sesungguhnya sebab terjadinya krisis rumah tangga di Amerika, dan rahasia dari banyak kejahatan di masyarakat, adalah karena istri meninggalkan rumahnya untuk meningkatkan penghasilan keluarga, hingga meningkatlah penghasilan, tapi di sisi lain tingkat akhlak malah menurun… Sungguh pengalaman membuktikan bahwa kembalinya wanita ke lingkungan (keluarga)-nya adalah satu-satunya jalan untuk menyelamatkan generasi baru dari kemerosotan yang mereka alami sekarang ini”. (lihat Majmu’ Fatawa Ibnu Baz, jilid 1, hal: 425-426) By. Dr. Iidaylin 

Bagaimana mereka yang obyektif mengakui imbas dari buruknya wanita yang bekerja dan berkarir di tanah barat.

Islam tidak melarang seorang wanita untuk bekerja, namun ada beberapa kekhawatiran seiring dengan semakin banyaknya wanita yang memutuskan untuk tetap bekerja dan mengejar karir di luar rumah.

Beberapa dampak negatif yang timbul salah satunya keharmonisan keluarga yang terpecah akibat suami dan istri sibuk bekerja sementara anak-anaknya menjadi terlantar. Istri menjadi terlalu lelah karena konsentrasi yang terbagi antara beban pekerjaan di luar rumah dan juga dirumah. Takutnya hak suami terhadap istri terabaikan karena alasan lelah dan semacamnya.

Ladang pahala istri adalah dengan berbakti kepada suami, jika memang membantu suami mencari nafkah demi mencukupi kebutuhan keluarga adalah bakti seorang istri terhadap suami, dengan tetap berpegang teguh kepada akidah, maka sah-sah saja istri bekerja diluar rumah.

Ketika seorang istri bekerja, ia akan memiliki penghasilan sendiri dan penghasilan yang dimiliki oleh istri adalah hak sepenuhnya istri untuk menggunakannya, karena kewajiban untuk memberikan nafkah hanya ada pada suami. Namun, istri yang memberikan penghasilannya untuk keperluan keluarga dan rumah tangga terhitung sebagai sedekah. Dan jika ada kesepakatan antara suami istri untuk turut bersama memenuhi kebutuhan keluarga di atas prinsip kasih sayang adalah solusi yang terbaik.

Baca juga  Islam memuliakan wanita sebagai perhiasan terindah di dunia


Kesimpulan Ala Dewi Nadzifah Perihal Istri Yang Bekerja

Semua itu tergantung bagaimana niat kita diawal disaat memutuskan untuk bekerja, jika kita meluruskan niat untuk membantu suami mencari nafkah guna meningkatkan taraf hidup yang lebih baik dalam membangun mahligai rumah tangga. Hal demikian juga merupakan pahala yang besar bagi kita.

Jika pekerjaan yang kita jalankan memberatkan kewajiban kita sebagai ibu rumah tangga, maka tinggalkan saja pekerjaan tersebut dan carilah lagi yang lebih baik tanpa merusak pemenuhan kewajiban kita kepada keluarga. Karena pada dasarnya istri bekerja itu MEMBANTU suami, bukan menjadi tulang punggung keluarga (Kecuali Suami sedang sakit dan tidak bisa bekerja).

Jadi bekerjalah setulus hati ukhti ^_^
Segala tindakan yang kita lakukan (bekerja) selama itu baik, maka kerjakanlah dengan setulus hati. Islam tidak pernah memberatkan dan mengekang pemeluknya, Islam memberi tuntunan dan tata cara mengerjakan dengan sabaik-baiknya. Baik buruknya tindakan yang kita lakukan bukan dilihat dari sudut pandang manusia, tapi diukur dengan bagaimana ketakwaan kita kepada Allah Subahanahu Wata’ala
Dewi Nadzifah
Perihal Diri


Pandaan 16 Desember 2017
Dewi’Na Irawan


Sumber Referensi:
https://konsultasisyariah.com/520-bolehkah-wanita-bekerja.html
https://eramuslim.com/akhwat/muslimah/untuk-siapa-wanita-bekerja.htm
Read more »
Bunda Zaman Now Itu Seperti Apa?

Bunda Zaman Now Itu Seperti Apa?

Rasanya sudah mainstream banget bahas anak zaman now dengan berbagai tingkah lakunya. Bagaimana kalau membicarakan bunda zaman now itu kayak apa?

Kalau menurut kalian, seperti apa sih Bunda zaman now itu?


menjadi bunda zaman now di era digital

Kita pasti sudah paham bahwa bunda zaman doeloe atau bisa di katakan emak-emak dan ibuk-ibuk sangat berbeda peranannya dibanding bunda zaman now. Kewajibannya sih tetap sama, melayani suami dan mengurusi urusan keluarga. Perbedaanya tentu dari bagaimana menyikapi dan menjalani kehidupan berumah tangga di era modern seperti sekarang.

Kalau menurut saya, Bunda zaman now itu seperti ini :

#1. Bunda Zaman Now Itu Memanfaatkan Teknologi Dengan Sebaik-Baiknya

Adanya teknologi memang digunakan untuk mempermudah tugas-tugas dari manusia. Dulu sewaktu teknologi kompor gas belum ada, Menanak nasi dan memasak masih mengunakan kayu bakar.

Selain memasak dengan cara itu membutuhkan waktu yang lumayan lama, mendapatkan kayu bakar juga butuh perjuangan untuk mencarinya terlebih dahulu.

Di era teknologi seperti sekarang, Seorang ibu rumah tangga harus cepat tanggap dalam menangani tugas harian dalam rumah tangga. Kalau bisa sih, pekerjaan rumah itu bisa diselesaikan lebih cepat.

Dengan memanfaatkan teknologi seperti rice cooker, memasak kini semakin mudah dan cepat. Toh Bunda juga bisa mengerjakan hal lain dengan tidak khawatir lagi tentang nasi yang gosong.

Begitu juga dengan muslimah yang telah mengistiqomahkan one juz one day, ketika bepergian keluar kota, bunda tidak perlu khawatir harus membawa Alqur’an kemana-mana, karena sekarang Alqur’an sudah bisa dibaca mengunakan smartphone.

Baca juga  7 cara agar blog jadi penghasilan tambahan yang menyenangkan

#2. Bunda Zaman Now Itu Tidak Kudet, Always Up To Date

Bunda zaman now itu tidak melulu tentang bau asap dapur dan bumbu-bumbu dapur saja. Tapi bunda zaman now itu sudah banyak tau tentang segala hal, dari berita terbaru, tentang bisnis, parenting, dan resep-resep hidangan dapur yang menggugah selera.

Berbeda dengan bunda zaman doeloe yang memang lebih banyak di dapur dan tidak banyak mengetahui banyak hal. Kini Bunda zaman now, meskipun lebih sering dirumah, tapi tetap bisa keliling dunia melalui smartphonenya.

#3. Bunda Zaman Now Itu Lebih Cantik Dan Fashionable

Dengan adanya teknologi informasi, bunda zaman now tidak perlu repot-repot untuk pergi ke salon untuk sekedar tampil cantik. Sudah banyak bertebaran riview dan tip tentang kecantikan di internet.

Dengan update fashion, bunda zaman now sudah bisa memilih dan memilah tren masa kini yang dirasa cocok untuk dirinya. Begitupun accesories pendukung juga lebih mudah ditemukannya dengan surfing di toko belanja online via smarthphone.

#4. Bunda Zaman Now Itu Penuh Inovasi Dalam Menjaga Keluarganya

Sekali lagi, manfaat dari teknologi informasi begitu penting di era sekarang ini. Bunda zaman now bisa berkreasi untuk membuat keluarganya nyaman dirumah.

Seperti tentang makanan, bunda zaman now punya trik jitu untuk membuat menu makanan menjadi lebih bervariasi tiap harinya. Tentu dengan melihat resep-resep yang menarik serta makanan khas daerah lain yang bisa bunda coba resepnya dari internet, dan di aplikasikan untuk menu sarapan tiap harinya.

Begitu juga tentang menjaga anak-anak zaman now, bunda bisa membaca tip-tip parenting yang bisa diterapkan di era digital seperti sekarang.

Baca juga  Jangan terlalu sering melarang si kecil, biarkan dia berexplorasi

#5.Bunda Zaman Now Itu Bisa Cari Penghasilan Sendiri

Bukan zamannya lagi istri hanya menunggu uang gajian suami untuk bisa berbelanja biar tampil cantik dan kekinian. Karena terkadang uang gajian suami hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari dan berbagai tagihan bulanan. Tampil cantik itu butuh modal, dan tentu bunda zaman now juga tidak ingin memberatkan suami juga kan?

Bunda zaman now itu bisa menghasilkan uang sendiri. Tidak harus bekerja penuh waktu sebagaimana suami bekerja. Karena tentu akan sulit membagi waktu antara pekerjaan dan tanggung jawab sebagai istri.

Akan lebih menyenangkan jika bunda mendapat penghasilan tambahan dari hobi yang digeluti. Semisal hobi masak, bunda bisa membuat catering atau kue pesanan yang bisa dijual disekitar rumah.

Atau di era digital seperti sekarang, berjualan tidak harus punya tempat, bahkan ada yang tak butuh modal untuk melakukannya. Hanya bermodal kuota internet dan sedikit kerja keras. Semisal Re-seller produk ataupun Afilasi marketing dan sebagainya.

Apapun pekerjaannya, yang penting pekerjaan tersebut tidak mengganggu keharmonisan keluarga dan tetap bisa menghasilkan walaupun nilainya tidak seberapa.

Baca juga   Aneka bisnis sampingan yang cocok dijalankan seorang guru

***** 

Bunda, kita memang hidup dizaman sekarang dengan kemajuan teknologi informasi yang begitu cepat. Sangat disayangkan jika kita tidak bisa memanfaatkannya dengan maksimal untuk membantu pekerjaan kita.

Dan saya rasa, Bunda zaman now itu wajib untuk melek teknologi digital. Selain untuk mengikuti kemajuan zaman, juga agar kita tidak kurang informasi terbaru bagaimana menghadapai perubahan zaman.

Tentu kita tidak ingin anak-anak kita terperosok jauh kedalam gelapnya teknologi digital bukan?

Maka dari itu, kita Bunda zaman now wajib melek digital, agar kita bisa mengetahui dan memilah teknologi digital (internet, film, aplikasi game dan sebagainya) yang nyaman dan baik untuk keluarga (anak-anak).
 

Pandaan 04 Desember 2017
Dewi'Na Irawan
Read more »
Aneka Pilihan Bisnis Sampingan Yang Cocok Dijalankan Oleh Guru

Aneka Pilihan Bisnis Sampingan Yang Cocok Dijalankan Oleh Guru

Aneka Pilihan Bisnis - Keputusan untuk berbisnis tak harus selalu menjadi sumber pendapatan utama. Anda yang sudah memiliki pekerjaan pun berkesempatan merintis bisnis sebagai sumber pendapatan sampingan. Bahkan profesi sebagai guru sekalipun tak menghalangi Anda untuk berbisnis.

bisnis yang cocok untuk guru

Menjadi guru mungkin merupakan salah satu passion bagi Anda. Namun tak dapat dipungkiri jika merintis bisnis juga penting untuk menunjang kestabilan finansial. Jika ingin merintis bisnis, aneka pilihan bisnis sampingan ini rupanya cocok bagi Anda yang berprofesi sebagai guru:

#1. Bisnis Les Privat

Kemampuan Anda yang baik di bidang akademis patut dimanfaatkan untuk merintis bisnis les privat. Bisnis ini tentu akan lebih meyakinkan bila pemiliknya berprofesi sebagai guru. 

Anda tak akan kesulitan mengarahkan anak didik karena sudah memiliki dasar yang kuat sebagai pembimbing di sekolah. Lokasi bisnis les privat yang dekat dengan sekolah akan memperbesar peluang keuntungan yang bisa Anda dapatkan.

#2. Membuka Toko Alat-Alat Tulis

Bisnis alat-alat tulis tentu masih erat kaitannya dengan profesi guru. Apalagi bila Anda memiliki lahan yang siap digunakan di lokasi strategis seperti dekat sekolah atau di sekitar permukiman padat penduduk. 

Belilah alat tulis secara grosir supaya bisa mendapatkan harga yang lebih murah. Toko alat-alat tulis yang jenis produknya lengkap pasti akan menjadi andalan para pelanggan.

#3. Merintis Bisnis Kuliner

Jika Anda memiliki hobi dan bakat lain di bidang kuliner, tak ada salahnya merintis bisnis di bidang tersebut. Bisnis kuliner berupa catering bisa menghasilkan keuntungan yang menjanjikan. 

Anda harus memiliki beberapa pekerja untuk membantu bisnis Anda di sela-sela profesi utama sebagai guru. Jangan lupa mencari referensi terkini tentang aneka makanan supaya Anda bisa menghadirkan variasi makanan yang menarik.

#4. Menekuni Bisnis Online

Menekuni bisnis online

Demi alasan keterbatasan waktu, bisnis online juga menjadi salah satu pilihan tepat bagi guru. Karena bisnis ini membutuhkan pengaturan waktu yang lebih fleksibel. 

Anda bisa menekuni bisnis jasa desain, pengetikan, atau penerjemahan sesuai kemampuan Anda. Pengaturan jumlah order yang masuk bisa didasari pada kemampuan dan ketersediaan waktu yang Anda miliki.

Nanti keuntungan yang diperoleh dari bisnis sampingan bisa Anda investasikan di Mekar.id. Lembaga yang satu ini menyiapkan sistem investasi dengan konsep peer to peer.

Investasi terpercaya di Mekar.id akan membuat Anda memperoleh keuntungan sekaligus mendukung pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang membutuhkan bantuan modal. Pengelolaan kondisi finansial Anda akan semakin stabil bila Anda cermat menginvestasikan keuntungan bisnis. 



Pandaan 24 November 2017
Dewi'Na Irawan
Read more »
Ingin Ganti Smartphone Baru? Mungkin 4 Hal ini Yang Wajib Dilakukan Sebelum Menjual Smarthphone Anda

Ingin Ganti Smartphone Baru? Mungkin 4 Hal ini Yang Wajib Dilakukan Sebelum Menjual Smarthphone Anda

Semakin lama kita mengunakan smartphone dari tahun ke tahun, Biasanya Smartphone kita akan semakin menurun kemampuannya dibanding disaat kita baru pertama kali membelinya.

Penyebabnya banyak sekali, bisa jadi karena banyaknya file yang ada dalam smartphone kita, membuat kinerja gadget menjadi semakin lelet. Atau overload memory dari pembaruhan aplikasi yang menyebabkan memory internal semakin penuh.

4 Hal ini Yang Wajib Dilakukan Sebelum Menjual Smarthphone Anda

Kita bisa mengusahakan agar Smartphone kita tidak semakin lelet. Caranya mungkin dengan un-install aplikasi yang tidak diperlukan, membersihkan log aktivitas, dan membersihkan cache.

Kalau cara diatas tetap tidak membuat perubahan berarti, cara terakhir adalah dengan restart ulang sistemnya, kemudian kita install kembali aplikasi yang kita butuhkan lagi. Tapi jika dalam seminggu gadget kita kembali lemot seperti dulu, maka itu tanda-tanda kita harus membeli hanphone baru, hihihihi.
Baca juga  Ingin menganti smartphone baru? Oppo saja! ini alasannya
Untuk membeli Smartphone baru, kita harus cari dan menemukan kriteria yang pas sesuai keinginan kita. tidak hanya masalah fitur saja, kita juga harus memperhatikan masalah keuangan juga agar tidak menguras biaya hidup selama sebulan.

Alternatif lain agar kita mempunyai tambahan uang untuk membeli Smartphone baru adalah dengan menjual hanphone yang lama. Nah dalam menjual handphone kita harus tau bagaimana agar handphone bekas kita tetap laku dipasaran, meskipun sudah cukup lama kita membelinya.

Berikut Tip saat hendak menjual Smatphone lama, dengan memperhatikan 4 hal dibawah ini :

4 Hal ini Yang Wajib Dilakukan Sebelum Menjual Smarthphone

#1. Backup Data

#1. Backup data Android

Tentu kita tidak ingin data penting seperti foto dan lagu favorit yang ada di smartphone lama hilang ketika kita menjual smartphone tersebut. Ada baiknya kita backup terlebih dahulu dengan mencari data penting di smartphone dan memindahkannya ke tempat yang aman, ke laptop misalnya.

Setelah membeli handphone baru, kita bisa memindahkan kembali data lama yang sudah dipindahkan ke laptop tersebut. Dengan begitu, foto kenangan dan lagu favorit bisa Anda nikmati lagi di Smartphone yang baru tanpa perlu download kembali, apalagi tentang foto kenangan yang tak mungkin bisa terulang lagi bukan?

#2. Kumpulkan Box Dan Aksesoris Originalnya

#2. kumpulkan aksesoris dan box

Jangan lupa untuk mencari box dan aksesoris original dari smartphone yang mau di jual. Karena menurut pengalaman saya, seorang yang mau membeli handphone bekas, akan menanyakan tentang box dan aksesoris pendukung lainnya.

Tujuannya sih agar si pembeli mengetahui bahwa barang bekas ini asli dan dibeli legal dengan boxnya. Juga dengan mengetahui adanya box dan aksesoris yang lengkap, akan membuat harga smatphone yang akan kita jual tidak begitu curam harga jualnya di mata pembeli.

Penting juga memberi tau pembeli bahwa smartphone yang mau dijual ini asli milik kita dan beli baru, bukan tangan kedua (beli bekas dari orang lain). Karena kalau menurut saya pribadi, membeli barang bekas yang sudah menjadi tangan kedua adalah tindakan bunuh diri. Mungkin saja barang bekas ini memang sudah tidak layak untuk dipakai.

#3. Jangan Lupa Ganti SimCard Dan MicroSD Didalamnya

#3. lepas simcard dan MicroSD

Ini yang paling penting, sebelum smartphone dijual ke pembeli, pastikan Simcard dan MicroSD sudah tidak terpasang didalamya. Karena Simcard dan Micro SD terdapat banyak data seperti kontak temand an relasi, foto kenangan, koleksi lagu dan data penting lainnya.

Pernah kejadian sewaktu saya menjual handphone Nokia C3, saya lupa melepaskan MikroSD didalamnya. Akhirnya data-data foto kenangan yang ada di hanphone itu hilang. Sebenarnya saya masih bisa meminta MikroSD tersebut pada pembelinya, tapi rasanya kok kebangetan, masak sudah dibeli diminta lagi.

Akhirnya saya mengikhlaskan foto kenangan saat pacaran dulu hilang, hehehe. Dan hal ini menjadi pembelajaran bagi saya sewaktu-waktu mau menjual handphone kembali.

#4. Factory Reset

#4. Factory Reset

Setelah membackup data dan mengeluarkan Simcard dan MicroSD didalamnya. Langkah terakhir yang kalian harus lakukan adalah dengan mereset atau Factory reset smartphone tersebut. Mungkin lebih mudah dengan pilihan “Mengembalikan ke pengaturan awal”.

Tujuannya agar Smartphone yang mau dijual terlihat tidak lelet. Selain itu dengan factory reset, akun-akun kita yang lama akan hilang dari smartphone tersebut, dengan demikian si pembeli tidak memakai akun kita dan akun kita tetap aman hingga saat kita membeli handphone baru.

*** 
Setelah melakukan 4 hal yang perlu dilakukan sebelum menjual smartphone diatas, Sekarang kalian sudah siap untuk menjual smartphone bekas untuk dijadikan tambahan dana untuk membeli smartphone baru.


Pandaan 20 November 2017
Dewi’Na Irawan
Read more »
Keberagaman itu Indah Jika Kita Bijak Menyikapinya

Keberagaman itu Indah Jika Kita Bijak Menyikapinya

Keberagaman - Bukan suatu rahasia bahwa negeri Indonesia tercinta adalah negeri yang kaya akan keberagaman. Indonesia yang terdiri dari banyak suku bangsa yang tersebar luas dari sabang sampai merauke, dengan berbagai ragam budaya, adat, dan tradisi yang berbeda pula. Kita patut bersyukur meskipun dengan adanya berbagai keberagaman ras, budaya, suku dan agama yang ada di Indonesia, tak menjadikan negeri ini mudah terpecah belah.

Dalam sebuah pidato pada 1 Juni 1945, presiden Soekarno mengatakan, "Dasar negara, yakni dasar untuk di atasnya didirikan Indonesia Merdeka, haruslah kokoh kuat sehingga tak mudah digoyahkan. Bahwa dasar itu hendaknya jiwa, pikiran-pikiran yang sedalam-dalamnya, hasrat yang sedalam-dalamnya untuk di atasnya didirikan gedung Indonesia Merdeka yang kekal dan abadi. Dasar negara Indonesia hendaknya mencerminkan kepribadian Indonesia dengan sifat-sifat yang mutlak ke-Indonesiaanya dan sekalian itu dapat pula mempersatukan seluruh bangsa Indonesia yang terdiri atas berbagi suku, aliran, dan golongan penduduk"

Keberagaman Bisa Menjadi Sebuah Fitnah Pemicu Konflik


Keberagaman yang diberikan Tuhan kepada kita ini, tentu harus tetap dijaga dan dilestarikan agar terus tercipta perdamaian. Tapi pada kenyataanya, keberagaman bisa menjadi fitnah dan faktor utama yang menjadikan sebuah konflik dalam kehidupan sehari-hari.

Seperti contoh konflik perseteruan NU-Muhammadiyah, konflik Myanmar atau tindakan tindakan anarkis berupa terorisme yang sedang melanda di negara kita ini. Masalah utamanya adalah kedangkalan intelektual yang menjadi watak mendasar terjadinya konflik tersebut. Dalam konflik NU dan Muhammadiyah, perbedaan yang seharusnya tak membuat satu sama lain saling memperdebatkan siapa yang benar, tapi karena kompleksitas proses hasut menghasut itulah yang membesarkan sebuah konflik.

Di era modernisasi, media sosial menjadi media utama dalam membesarkan sebuah berita HOAX atau hasutan yang bisa memecah sebuah konflik. Bahkan propoganda seperti itu akan menyebar begitu cepat dengan banyaknya warganet yang asal share tanpa membaca dengan seksama dan mencari referensi yang membenarkan berita tersebut terlebih dahulu.

Bahkan seperti yang dilansir media independen.id dengan judul “Mewaspadai Pesan Radikal dalam Buku Sekolah” menuturkan bahwa selama ini dunia pendidikan sudah banyak beredar buku yang memasukkan paham-paham radikal dalam bentuk buku-buku pelajaran. Pesan Radikal ini seperti hukum halalnya membunuh orang yang tak satu agama atau mengkafirkan pemeluk agama lain selain islam.

Menurut Kepala Sub Bidang Kontra Propaganda Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Sujatmiko, mengakui sejumlah kelompok Islam radikal sudah melakukan infiltrasi paham-pahamnya melalui dunia pendidikan, Hal ini sudah dirancang dengan sistematis.

Untuk pencegahannya BNPT membentuk kemitraan dengan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) yang bertugas mengawasi konten-konten radikal yang terdapat didalam buku pelajaran sekolah. Selain itu, BNPT juga membentuk DUTA DAMAI yang dilatih mahir dibidang teknologi untuk melakukan kontra propoganda terorisme di dunia maya.

Sebagai orang tua, kita harus terus mengawasi anak-anak kita untuk menangkal paham radikalisme dengan memastikan buku pelajaran yang anak-anak baca tidak mengandung unsur kebencian dan unsur kekerasan. Juga dengan terus aktiv mengajak diskusi tentang apapun yang anak temui dari buku maupun dari internet. Karena seperti yang kita ketahui bahwa terorisme di Indonesia kini semakin sering terjadi.

Apalagi seperti yang dilansir dalam artikel independen.id dengan judul “Peluang ISIS Membuka Jaringan Baru di Indonesia”. Dalam artikel tersebut menjelaskan bahwa setelah basis ISIS di Mosul dan Raqqa dibombardir Juli 2017 silam, puluhan sel-sel jaringan terorisme ini tidak sepenuhnya mati. Mereka mungkin akan membuat jaringan baru diseluruh dunia, termasuk juga di Indonesia. Sebab menurut Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) setidaknya terdapat 700 warga Indonesia yang pernah bergabung dengan ISIS dan berpotensi membuat jaringan baru setelah kembali dari Suriah.

Kelompok yang rentan disusupi paham radikalisme dan terorisme ini adalah mereka yang mengeksploitasi jargon-jargon ketidakadilan suatu wilayah, lalu menawarkan solusi untuk menganti sistem pemerintahan dengan sistem khilafah. Tentu kebanyakan orang yang tertarik karena di iming-imingi kehidupan Surga setelah kematian, dari pada kehidupan didunia yang penuh dengan keputus asaan dan ketidak adilan.

Yah, Sebuah hasutan kebencian dan fitnah dari keberagaman bisa memicu terjadinya konflik, terutama diera banjir bandang informasi dan keterbukaan informasi seperti hari ini yang bisa membuka kemungkinan penyebaran paham radikal dan terorisme.

Keberagaman Juga Bisa menjadi Rahmat Dan Aset Berharga Dalam Hubungan Bermasyarakat


Allah SWT Berfirman “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan berlain-lainan bahasamu dan warna kulitmu. Sesungguhnya pada yang demikan itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui.”(QS:Ar-Rum:22).

Dalam ayat tersebut menjelaskan tentang Bahasa dan Warna kulit. ‘Bahasa’ disini bukan hanya tentang kegiatan verbal atau lisan, bisa juga diartikan tentang pemikiran, pengetahuan dan keyakinan. Bahasa adalah simbol perkembangan peradaban yang dihasilkan manusia. Berbeda dengan ‘warna kulit’, ia dipahami sebagai bawaan lahiriah yang tidak boleh dihina, memang ditetapkan Allah secara langsung.

Maka sebutlah ragam perbedaan yang mungkin dimaksudkan sebagai ‘bahasa’ itu seperti: selera sehari-hari, minat ilmu, minat kebudayaan, keyakinan terhadap suatu paham dalam sebuah agama, keyakinan pada suatu agama tertentu, pilihan politik, pilihan gerakan sosial, dan lain sebagainya. Sedangkan perbedaan warna kulit itu fitrah yang nampak secara fisik.

Dalam ayat tersebut menjelaskan juga bahwa keberagaman itu merupakan tanda kekuasan-Nya dan hanya bagi orang yang mengetahuinya lah tanda tersebut bisa dipahami dengan benar. Seperti keberagaman pendapat tentang keyakinan atau visi dan misi politik yang dipilihnya. Semua pendapat mungkin saja benar, ataupun mungkin saja salah dan semua itu hanya Allah yang mengetahui antara yang salah dan benar.

Dalam surat Al-Hujurat Allah berfirman: “Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (QS Al-Hujurat:13).

Allah SWT menjadikan kita bersuku-suku, berbangsa-bangsa supaya kita bisa saling mengenal. Perbedaan sudah menjadi fitrah yang tak terelakkan, dan dengan segala perbedaan itu, kita diberi kesempatan untuk saling mengenal, saling memahami sudut pandang yang lainnya, menghargai setiap keyakinan dan meneladani ketakwaan pada Tuhannya.

Tuntunan menyikapi perbedaan atau keragaman dengan mengembalikan suatu urusan pada tuntunan Allah dan Rasul. Tentu saja dengan kemampuan kontekstualisasi dengan saling bertukar pemahaman dengan cara yang baik dan mengutamakan semangat persatuan dan perdamaian, bukan saling menjatuhkan dan merendahkan, Dengan demikian keragaman dan perbedaan akan menjadi lebih indah dan penuh Rahmatan lil alamin jika kita selalu bijak dalam menyikapi setiap perbedaan dan keragaman.



Referensi artikel:
http://independen.id/read/khusus/505/peluang-isis-membuka-jaringan-baru-di-indonesia/
http://independen.id/read/data/502/mewaspadai-pesan-radikal-dalam-buku-sekolah/
Read more »
7 Pekerjaan Online Yang Bisa Jadi Penghasilan Tambahan Yang Mudah, Menyenangkan Dan Menjanjikan

7 Pekerjaan Online Yang Bisa Jadi Penghasilan Tambahan Yang Mudah, Menyenangkan Dan Menjanjikan

Go Bisnis Online - Seiring dengan pesatnya peningkatan pengguna internet dan juga pertumbuhan ekonomi di Indonesia saat ini, perkembangan bisnis di Indonesia juga ternyata mengalami kenaikan yang cukup pesat, terutama dalam bidang bisnis online.

Dengan kemudahan akses internet yang sudah sangat mudah di raih lewat genggaman, tak diragukan lagi bahwa mencoba melakukan bisnis secara online sangatlah menguntungkan. Kebanyakan orang lebih memilih belenja secara online ketimbang harus berkeliling di Mall hanya untuk membeli satu pakaian saja.

7 Pekerjaan Online Yang Bisa Jadi Penghasilan Tambahan Yang Mudah, Menyenangkan Dan Menjanjikan


Saya sendiri juga memilih untuk beli secara online kalau hanya untuk membeli satu baju saja, selain lebih hemat waktu juga lebih enak memilih dari pada berbelanja di sebuah pusat perbelanjaan. Hemat waktu karena saya bisa memilih dan memilah baju hanya dari genggaman, juga dengan membandingkan harga di toko yang satu dengan toko yang lain dengan sangat mudah.

Sedangkan saat belanja di pusat perbelanjaan, selain capek karena berkeliling mencari baju yang tepat, juga butuh waktu yang lama untuk menemukan barang yang kita inginkan. Hanya para wanita yang bisa merasakan galaunya saat hendak membeli barang di pusat perbelanjaan, hehehehe.

Karena maraknya bisnis online, mungkin diantara kalian ingin mencoba untuk melakukannya sembari melakukan rutinitas pekerjaan harian. Hanya dengan modal komputer dan gadget yang terhubung oleh internet, juga kemauan untuk berusaha dan belajar, kita bisa mulai bisnis ini dan bisa mempunyai penghasilan tambahan untuk kebutuhan belanja bulanan.

Berikut ini beberapa bisnis online yang cocok bagi kita-kita pengguna internet yang bisa kita coba jalankan sebagai tambahan penghasilan disela-sela waktu senggang dirumah.

1. Menjadi Re-seller Produk

Menjadi reseller merupakan bisnis yang menjanjikan, selain tidak membutuhkan banyak modal juga sangat cocok bagi pecinta pengguna internet dan media sosial. Karena bisnis ini cara kerjanya dengan menjual produk merek tertentu dan kita memasarkannya kepada orang lain. Intinya kita hanya sebagai penyalur distribusi produk tersebut dan mengambil untung dari hasil pejualan.

Memang terdengar menjanjikan, tapi perlu kita pahami bahwa menjadi Reseller juga lumayan sulit. Selain kita harus memahami produk yang kita pasarkan, juga kita harus paham bagaimana kita memasarkannya. Karena hal yang penting yang harus dikuasai adalah tentang strategi pemasaran produk. Kalian bisa mencoba dengan memanfaatkan media sosial atau membuat sebuah website untuk strategi pemasarannya.

2. Program Afilasi Penjualan (Multilevel)

Bisnis Multilevel juga cukup menjanjikan dengan banyaknya promo hadiah dan tunjangan bulananannya. Tapi sebagian orang juga sedikit alergi setiap mendengar kata Multilevel ini. Cara kerjanya juga tetap sama, dengan menjual suatu produk tertentu baik secara online maupun offline. Yang menjadi pembeda adalah sistem penjualan berjenjang dan program berbasis member get member.

Biasanya, bagi calon member ada persyaratan khusus agar calon anggota bisa mulai ikutan bisnis ini. Dari membayar uang sejumlah tertentu atau melakukan pembelian produk dengan nominal tertentu. Dan yang paling penting, agar bisnis ini jalan dan menghasilkan, diperlukan kemampuan member untuk menjual produk dan juga dengan mengajak orang lain untuk ikutan gabung.

Bisnis ini cukup menjanjikan, selain laba dari penjualan yang lumayan besar karena barang yang dijual termasuk barang langka yang tidak dijual dipasaran bebas, juga ada poin tambah jika kalian bisa mengajak orang lain untuk ikutan gabung.

Ada banyak program bisnis seperti ini yang sudah banyak diminati banyak orang, salah satunya produk kecantikan Oriflame, Tupperware, produk kesehatan tianshi dan sebagainya.

3. Freelance (Writer content, Design, Copy Writer dsb)

Freelance

Jika kalian hobby nulis atau design gambar, mungkin jenis bisnis Freelance ini bisa jadi pekerjaan sampingan yang mengasyikan. Selain menulis atau design gambar adalah hobby, tidak salahnya juga kan kalau hobby tersebut bisa menghasilkan sedikit uang.

Salah satu contonya adalah menjual jasa menulis. Ada banyak sekali pemilik website atau pemilik bisnis yang tidak memiliki waktu untuk membuat konten atau design buat website mereka. Ada beberapa website yang menyediakan tempat bagi kalian yang ingin mencari job dari klien yang membutuhkan artikel atau konten untuk website mereka. Kalian bisa mendaftar di Sribulancer.com, Projects.co.id, Sribu.com dan sebagainya.

Ada juga website yang menyediakan job tentang design gambar dan logo. Jika kalian jago design, mungkin mencoba ikutan freelace design gambar atau logo untuk suatu instansi bisa menjadikan hobby kalian tersalurkan dan tentu menghasilkan. Kalian bisa coba daftar menjadi freelance di 99designs.com atau di designcrowd.com dan raih pundi-pundi uang dengan memenangkan kontes yang diadakan, dan siapa tau salah satu client menghubungi kalian secara personal untuk membuatkan design untuk produk tertentu. Dan pastinya kalian akan mendapat penghasilan yang lumayan untuk jasa tersebut.

4. Paid Survey Dan Paid to Click

Bisnis ini memang tidak menghasilkan banyak uang, tapi bisnis ini tidak memerlukan modal sepeserpun. Akan tetapi butuh banyak pengorbanan yang harus dilakukan untuk mendapatkan hasild ari bisnis ini. Tapi bukan berarti bisnis ini tidak menjanjikan, banyak diantara yang menjalankan bisnis ini bisa menghasilkan jutaan rupiah dari bisnis ini.

Paid survey adalah sebuah situs yang menyediakan survey untuk membernya, dan setiap anggota yang menjawab survey akan dihadiahi imbalan berupa poin yang bisa ditukarkan sejumlah uang. Ada banyak situs yang menyediakan bisnis ini, salah satu situs yang poinnya bisa ditukarkan sejumlah rupiah yaitu Nusaresearch.net dan Panelonline.com

Paid to click (PTC) adalah sebuah situs yang menyediakan uang disetiap anggota yang meng-klik iklan yang disediakan oleh situs tersebut. Untuk setiap klik iklan memang tidak begitu besar imbalannya, antara 10 rupiah hingga 100 rupiah. Tapi ada sebagian orang yang sukses dalam memainkan bisnis ini, jika kalian punya akses internet gratis, bisa coba bisnis ini. Ingat! Pakai internet gratis yah, hehehe.

5. Publisher Adsense

Publisher Adsense

Untuk bisnis yang satu ini hampir semua orang bisa mengerjakannya, yang penting punya blog atau web bisa dicoba untuk di monetize dengan pihak Adsense google. Memang untuk membangun blog sendiri cukup mudah, tapi seiring banyaknya pengguna internet yang juga mempunyai blog, persaingan berada di puncak penelusuran search engine adalah tantangannya.

Tapi bisnis ini cukup menyenangkan terlebih jika kita hobby menulis di blog, tak masalah jika penghasilan perbulan dari adsense cuma 10rb -20rb, setidaknya hobi nge-blog kita bisa sedikit menghasilkan. Siapa tau satu-dua tahun kedepan penghasilan adsense blog menjadi lebih besar dari sekarang.

6. Youtubers

Youtubers

Bagi kalian yang sering mengunakan gadgetnya untuk merekam moment special, tidak salahnya hasil video yang kalian buat di upload ke youtube. Kalian bisa mendapatkan pundi-pundi uang dari video yang kalian unggah di youtube. Tentu dengan memenuhi persyaratan yang telah dibuat oleh pihak adsense youtube.

Banyak loh youtuber Indonesia yang mendapatkan penghasilan yang luar biasa dari youtube, seperti Raditya dika, Young Lex, Reza Arap, Bayu Skak dan lain-lain yang bisa menghasilkan puluhan juta rupiah per-bulan dari Youtube. Menarik bukan! Segera upload video kamu dan dapatkan penghasilan dari youtube

7. Jual Hasil Karya Pribadi Secara Online

Beberapa waktu yang lalu, saya memiliki teman yang membentuk suatu kumpulan sesama sahabat satu desanya. Sembari ngumpul-ngumpul, mereka akhirnya mempunyai ide dan gagasan untuk membuat perkumpulan yang mereka lakukan itu bisa menghasilkan dan tidak hanya sekedar temu dan gosip tidak jelas. Terbentuklah Bisnis online Dramatic Life crew. Mereka membuat jasa menerima pesanan kue, nasi kotak, nasi tumpeng dan kue basah yang di pasarkan secara online.

Nah, jika kalian mempunyai ketrampilan masak dan membuat kue, tidak ada salahnya mencoba bisnis seperti ini dengan media pemasaran secara online. Ataupun jika kalian bisa membuat sebuah kerajinan menarik dari barang bekas kemudian bisa dipasarkan disekliling rumah dan di pasarkan juga melalui online dengan jangkauan pasar yang jauh lebih luas.

*****

Bagaimana? Tertarik ingin mencoba untuk mendapatkan penghasilan dari rutinitas mengunakan internet? Tidak salahnya mencoba, siapa tau bisa berhasil dan sukses.


Pandaan 21 Oktober 2017
Dewi’Na Irawan
Read more »
Dampak Buruk Sering Marah-marah Dan Cara Ampuh Menahan Rasa Marah Berlebih

Dampak Buruk Sering Marah-marah Dan Cara Ampuh Menahan Rasa Marah Berlebih

Cara Ampuh Menahan Emosi - Banyak orang menganggap emosi adalah ungkapan kekesalan dan kemarahan, padahal emosi adalah ekspresi seseorang terhadap suatu kondisi. Emosi bisa berarti tentang rasa senang, kesal, marah, sedih dan sebagainya. Namun disetiap orang mengungkapkan kata emosi, pasti akan mengarah ke hal negatif, bisa perihal kekesalan dan kemarahan.

Siapa sih yang tidak pernah marah? Pasti semua orang pernah mengalaminya, dan itu sah-sah saja. tapi meluapkan emosi terlalu berlebihan juga tidak baik bagi kesehatan.

Loh kok bagi kesehatan? Kenyatannya, orang yang sering sekali marah-marah, akan berpotensi terkena serangan darah tinggi dan penyakit lainnya.

Berikut ini saya akan jelaskan dampak buruk yang akan terjadi bagi orang yang suka marah-marah versi saya.

Dampak Buruk Akibat Sering Marah-marah

#1. Berpotensi terserang berbagai penyakit


Sudah tidak diragukan lagi bahwa kebanyakan orang yang terkena darah tinggi dan stroke, kebanyakan dari mereka adalah seorang yang punya tempramental tinggi yang hobinya cepat meledak jika suatu kondisi bertolak belakang dengan cara pandangnya.

Kondisi emosional yang terjadi saat marah-marah dapat memacu hormon stres untuk meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah serta semua organ tubuh sehingga sangat berpotensi terserang berbagai macam penyakit seperti jantung, stroke, darah tinggi, dan kanker

#2. Mempercepat penuaan

Pernah lihat seorang wanita yang sering marah-marah tidak? Coba bandingkan dengan mereka yang sering tersenyum indah disetiap kondisi yang dialaminya. disaat sedang marah, otak dan otot menjadi lebih tegang sehingga mempercepat munculnya keriput pada wajah maupun pada bagian tubuh lainnya, dan bagaimana jika kejadian tersebut terulang berulang-ulang kali

#3. Sering punya masalah dengan hubungan keluarga

Dampak negatif akibat sering marah-marah adalah memperenggangnya hubungan keluarga. Orang yang lebih mengutamakan kemarahannya ketimbang rasa sayangnya terhadap keluarga, akan sulit saat menghadapai konflik di keluarga. Mereka akan berpikir bahwa segala egonya adalah benar, dan anggota keluarganya lah yang salah.

Suami yang sering marah-marah dapat menghilangkan kasih sayang dari anak maupun istrinya. Kasih sayang yang hilang dalam keluarga ini akan memperenggang hubungan dalam keluarga.
Baca juga  Tidak Ada Anak Kecil Yang Nakal, Hanya Ada orang Tua Yang Kurang Sabar

#4. Dijauhi oleh orang sekitar

Seseorang yang mudah sekali meluapkan amarahnya, terlebih lagi kepada orang disekitarnya. Pasti akan tidak disukai oleh orang disekitarnya. Orang akan berpikir untuk mulai menjauhinya, dan takut untuk mendekatinya. Dan hal tersebut wajar saja, siapa sih yang ingin kena marah? Tentu saya, Anda akan berpikiran demikian.

#5. Dampak buruk terhadap pekerjaan

Seseorang yang sering marah terlebih lagi saat menghadapai suatu pekerjaan, kosentrasinya akan terpecah dan fokusnya akan hilang karena di kendalikan oleh luapan emosinya. Orang yang sedang marah akan fokus dengan kekesalannya dan fikirannya akan bercampur aduk menjadi satu, dan hal kondisi demikian tidaklah baik untuk dapat menyelesaikan suatu pekerjaan.
Baca juga  Jika Anda Sering Marah Tanpa Alasan, Mungkin 7 Alasan Ini Penyebabnya

Cara Ampuh Mengatasi Amarah Diri Yang Berlebih

Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang berusaha menahan amarahnya, padahal dia mampu untuk meluapkannya, maka dia akan Allah panggil di hadapan seluruh makhluk pada hari kiamat sehingga Dia akan memberikan untuknya bidadari yang dia kehendaki.” (HR. Abu Daud, Tirmidzi).

Berikut ini tip dari saya bagaimana cara mengatasi dan meredakan rasa marah dalam diri :

#1. Luapkan Emosimu Sewajarnya, Dan Tenangkan Setelahnya

Setelah mengenal berbagai dampak negatif dari marah-marah berlebih, pasti kita tidak ingin sering-sering marah bukan? Tapi bukan berarti kita tidak boleh marah, adakalanya emosi juga perlu untuk diluapkan agar tidak menjadi lebih berat di hati.

Jika memang kemarahan itu wajar untuk dilakukan, maka lepaskanlah. Karena akan banyak hal yang akan terjadi pada kita jika kita tidak melakukannya. Seperti saat ada seseorang yang melecehkan kita sebagai wanita, marah itu perlu untuk menegaskan bahwa kita tidak suka diperlakukan demikian. Begitu juga agar kita bisa dihargai sebagai wanita yang punya harga diri.

Tapi perlu diingat bahwa, luapkan emosimu saat itu dan sewajarnya saja, jangan sampai rasa marah itu berlebihan hingga memberatkan hatimu. Setelahnya tenagkan dirimu dan lupakanlah hal itu pernah terjadi.
Baca juga  Wanita Harus Tegas Antara Halalkan Atau Tinggalkan

#2. Perbanyak Baca Istighfar

Ini cara ampuh untuk meredakan amarah yang mengebu-gebu. Perlu kita ketahui bahwa semua yang terjadi adalah atas kehendak-Nya. Seberapapun kondisi membuat kita menjadi emosi, ingatlah bahwa kejadian tersebut tak lepas dari alur dari sekenario-Nya. Mungkin Allah menguji kita dengan suatu keadaan seperti itu agar kita tetap bersabar atau tergoda untuk meluapkan nafsu amarah kita yang berlebihan.

Perbanyak istighfar akan membantu untuk menenangkan hati kita untuk tetap untuk lebih bersabar, Istigfar juga dapat menghilangkan emosi dan penyakit hati yang mulai meyerang hati dan perasaan kita.

#3. Ambil Air Wudhu

Amarah merupakan bentuk dari nafsu negatif dalam diri kita. Kita sebagai makhluk sempurna yang memiliki akal dan nafsu, jika diibaratkan nafsu negatif adalah api, maka untuk meredakan api adalah dengan menyiramkan air.

Jadi jika sedang tersulut nafsu negatif berupa amarah berlebih, cepat-cepatlah mengambil air wudhu. Selain bisa menyegarkan akal untuk tetap berfikir dan mengendalikan diri, juga cukup ampuh untuk memadamkan api amarah yang tersulut oleh luka.

#4. Diam Dan Atur Pernafasan Untuk Lebih Rileks


Disaat sedang kesal, marah atau gelisah biasanya pernafasan kita akan lebih pendek dari biasanya. Pikiran dan tubuh itu menyatu, dan nafaslah yang menghubungkan antara keduanya. Dengan menetralkan nafas dengan cara menarik nafas dalam-dalam, akan dapat menenangkan perasaan marah.

Pernafasan adalah faktor utama yang paling ditekankan dalam proses yoga atau meditasi. Selama berabad-abad leluhur kita menyarankan meditasi atau yoga untuk mencegah terjadinya stress. Dan dengan cara yang sama, pernafasan bisa juga untuk meredam perasaan marah yang berlebih.

#5. Coba Cari Udara Segar Dengan Berjalan-Jalan

Jika perasaan marah masih menyeruak dalam dada dan pikiran, cobalah untuk merubah posisi. Maksudnya jika Anda sedang marah saat sedang berdiri, maka cobalah untuk merubah posisi dengan duduk. Seperti sabda Rosulullah Sholallohualaihi wassalam “Jika salah satu dari kalian marah dan dia dalam keadaan berdiri maka duduklah, karena dengan melakukan hal itu marahnya akan hilang. Dan jika belum hilang, maka hendaknya dia mengambil posisi tidur. “ (HR. Ahmad dan Abu Dawud).

Jika hal demikian masih belum meredakan amarahmu, cobalah untuk keluar dan menghindari tempat yang membuatmu marah. Carilah udara segar untuk menyegarkan pikiran dan amarah yang sedang panas. Berjalanlah berkeliling untuk menemukan hal-hal yang membuatmu senang, dengan demikian amarahmu akan menjadi lebih tenang.

**** 

Marahlah jika itu membuatmu lega, tapi jangan berlebihan hingga memberatkan hatimu. Jika memang amarah itu bisa ditahan maka ketahuilah bahwa hal itu yang membuat kita semakin istimewa. Semoga bermanfaat


Pandaan 19 Oktober 2017
Dewi’Na Irawan
Read more »
Beberapa Alasan Orang Saat Menunda Suatu Pekerjaan Atau Kegiatan

Beberapa Alasan Orang Saat Menunda Suatu Pekerjaan Atau Kegiatan

Alasan Untuk Menunda - Alasan orang menunda pekerjaan itu sangat beragam. Apa pun alasannya, menunda pekerjaan itu sudah jadi sebuah kebiasaan bagi kita, sebut saja itu hoby baru yang terselubung bagi kita.

Entah kenapa, Ada saja alasan untuk menunda suatu kegiatan atau pekerjaan yang ingin kita lakukan, terlebih lagi jika suatu pekerjaan itu di perintah oleh seseorang. Entah itu perintah atasan atau suami, selalu ada celah yang bisa membuat kita enggan untuk melakukan pekerjaan dengan segera.

Seperti pengalaman saya dulu saat lagi asik mencari daftar nama-nama bayi di internet, tiba-tiba atasan menyuruh untuk mengecek sesuatu. Namanya juga perintah atasan, harusnya itu jadi sebuah kewajiban untuk dilakukan terlebih dahulu, bukan? Tapi rasanya nanggung sekali kalau harus menunda mencari nama bayi ini, hihihih.

Sama halnya saat mengerjakan Skripsi, padahal banyak waktu luang untuk mengerjakannya. Tapi memang lebih menyenangkan jika dilakukan saat deadline, dan saya jadi bingung dan super sibuk dengan kepanikah, hahaha. Itu pengalaman yang menyenangkan sekaligus mempilukan.

Mungkin memang kita melakukan penundaan itu tanpa sengaja, ataupun memang sudah jadi kebiasaan yang sudah termindset dalam alam bawah sadar kita. Apapun itu, pasti ada alasan kuat yang mendorong seseorang untuk menunda pekerjaan? Berikut saya ingin menerangkan sedikit alasan saya sering menunda suatu pekerjaan.

6 Alasan Orang Saat Menunda Suatu Pekerjaan


1. Merasa Punya Punya Banyak Waktu Untuk Mengerjakan Belakangan

Saya sendiri sering sekali melakukan penundaan terhadap pekerjaan saat merasa banyak waktu luang dihari ini. Terkadang saya sering mengabaikan tugas tersebut dan merencanakan untuk dikerjakan besok mengingat deadlinenya masih lama. Akan tetapi, besoknya justru ketambahan banyak kerjaan yang lebih mendesak, hingga akhirnya saya terpaksa mengerjakan tugas tersebut di hari deadline. Dan hasilnya, banyak kerjaan yang salah, dari memasukkan angka dan penulisan yang tidak tepat.

Merasa banyak waktu luang hingga menunda pekerjaan itu tidaklah bagus, mungkin itu semua hanya ilusi belaka. Kita idak pernah tau besok jadwalya seperti apa, bisa saja waktu justru tidak mengizinkan untuk mengerjakan tugas tersebut.

Pun juga, jika kita mengerjakannya di hari deadline dan cara pengerjaannya dilakukan dengan tergesa-gesa, biasanya hasilnya tidak akan optimal bahkan akan banyak kekeliruan. Jadi alangkah baiknya, kerjakanlah pekerjaan yang bisa kau kerjakan sekarang, jangan menunda hanya karena kita merasa banyak waktu luang. Justru akan lebih menyenangkan jika kita punya waktu luang dan tidak ada beban hutang pekerjaan yang menanti kita dibelakang.

2. Rasa Malas


Terkadang seseorang menunda karena terlalu letih melakukan rutinitas seharian, hingga akhirnya memutuskan untuk berhenti sejenak hanya untuk sekedar merehatkan badan. Tapi terkadang dengan kita mencoba berhenti sejenak, kita akan cenderung susah untuk memulainya lagi. Akibatnya tentu akan muncul rasa malas yang membuat kita enggan untuk menyelesaikan tugas tersebut.

Memang terlihat sangat sepeleh, hanya diam sejenak dengan menunda suatu pekerjaan dan disitulah jebakan rasa malas mulai muncul. Seperti menulis di blog ini, gara-gara saya malas dan menunda satu kali dan tidak menulis selama satu minggu, saya jadi keterusan hingga 3 bulan. Jadi lawan rasa malasmu dengan tetap bergerak selagi masih semangat dan punya waktu.
Baca Bagaimana Cara Agar Kita Tetap Termotivasi Untuk Terus Menulis Di Blogger

3. Banyak Pikiran (Strees)

Disaat banyak pikiran atau mengalami strees, kita akan sering mengabaikan suatu tugas dan menundanya beberapa saat hingga fikiran kembali normal. Namun ini bukanlah cara yang bijak mengingat hal tersebut hanyalah bersifat sementara.

Menunda hanyalah menghilangkan sementara stres namun ia tidak menyelesaikan masalah dan mungkin juga akan membuat pekerjaan Anda semakin menumpuk dan berakibat stress Anda makin bertambah.

Kalau saya sendiri mengatasi hal tersebut dengan mendengarkan sebuah alunan music sembari mengerjakan tugas tersebut. Terkadang lantunan musik yang kita sukai, bisa menyembuhkan atau hanya sebagai penghilang sementara stress yang kita alami.

Tapi saran saya, akan lebih baik menghilangkan stress terlebih dahulu, mungkin dengan menyenangkan hati atau bepergian untuk sementara waktu. Setelah stress mereda, barulah Anda bisa mengerjakan tugas itu kembali.

4. Merasa Kalau Pekerjaan Tersebut Mudah Dan Bisa Dikerjakan Secepatnya Nanti

Alasan lain kenapa banyak orang menunda suatu pekerjaan adalah anggapan bahwa pekerjaan itu dirasa mudah, jadi orang akan berfikir untuk menundanya nanti karena hal tersebut tidak butuh waktu lama untuk mengerjakannya, mungkin karena pekerjaan itu sudah menjadi hal biasa yang Kita kerjakan tiap harinya, atau memang pekerjaan itu merupakan specialis kita yang bisa dikerjakan dengan waktu yang cukup singkat..

Meskipun pekerjaan itu benar-benar mudah, sifat menunda inilah yang tidak begitu baik. Coba bayangkan, jika seandainya dikerjakan sejak awal, maka waktu yang tersedia selepas tugas itu tuntas bisa dimanfaatkan untuk hal-hal lain yang lebih bermanfaat. Jangan meremehkan sebuah pekerjaan sebagai hal mudah sebab tanpa waktu yang cukup kita bisa saja tersiksa saat terlupa.
Baca 7 Cara Untuk Melatih Pribadi Yang Lebih Optimis

5. Banyak kerjaan Yang Menumpuk


Terkadang karena banyaknya kerjaan yang menumpuk, kita menfokuskan untuk menyelesaikan satu tugas terlebih dulu dan menunda yang lainnya. Itu cara efektif untuk bisa mengerjakan dengan sebaik-baiknya.

Tapi terkadang karena banyaknya kerjaan itu, kita jadi lupa akan kerjaan lain yang kita tunda tersebut. Nah saran saya sih, buatlah sebuah jadwal atau buat sebuah list job yang akan kita selesaikan. Kita bisa mengerjakannya satu per satu sesuai list maupun secara acak, dan kita tidak akan lupa karena pekerjaan itu sudah tercatat.

6. Kehilangan Mood Karena Kurangnya Motivasi

Semua orang pasti pernah merasakan malas dan mood yang tidak bagus, tapi usahakan tidak menunda suatu pekerjaan hanya karena mood yang hilang dan tidak ada motivasi untuk mengerjakan.

Biasanya hal ini karena tugas tersebut tidak menghasilkan sesuatu, misalnya uang atau kepuasan lainnya, seperti menulis di blog. Menulis diblog hanya masalah hoby, dan tidak salah juga kita mengorbankan demi kepentingan yang lain.

Mungkin kita melakukan itu karena tidak ada motivasi dalam menulis blog, mungkin karena blog yang kita buat tidak menghasilkan pundi-pundi uang atau hanya dikunjungi beberapa orang saja hingga kita tidak merasa puas akan hal tersebut. Hingga akhirnya memutuskan untuk menunda menulis karena hanya buang-buang waktu. Tapi bagi yang menulis di blog yang tak mempunyai motivasi apa-apa dan hanya ingin menuangkan hobby menulisnya saja, tentu hal tersebut tidak akan menghentikannya menulis.
Baca Menulis Di Blog Itu Tidaklah Mudah, Perlu Latihan Biar Tetap Konsisten

Yah begitulah beberapa alasan saya menunda suatu pekerjaan yang sering saya alami, Dengan mengertahui alasan kenapa kita sering menunda suatu pekerjaan, kita bisa tau bagaimana cara untuk mengatasi hal tersebut. Mungkin bagi teman-teman ada yang sama seperti yang saya alami atau ada hal lain yang bisa menunda suatu pekerjaan? Kalau ada, bisa dishare di kolom komentar. Terima kasih.


Pandaan 12 Oktober 2017
Dewi’Na Irawan
Read more »
7 Cara Untuk Melatih Pribadi Yang Lebih Optimis

7 Cara Untuk Melatih Pribadi Yang Lebih Optimis

Cara Agar Menjadi Pribadi Yang Optimis – Kita pasti pernah menghadapi hari-hari yang sulit. Hari ketika kita mengalami kejadian yang tidak mengenakkan sepanjang hari, atau mungkin karena kejadian itu mengakibatkan impian dan harapan yang selalu kita idam-idamkan menjadi sulit untuk direalisasikan.

7 Cara Untuk Melatih Pribadi Yang Lebih Optimis

Kita juga pasti pernah merasakan putus asa dan menyerah, seakan kita merasa bahwa kita telah gagal dalam mengapai semua ambisi yang pernah kita idamkan. Tapi semua itu jangan terlalu khawatir, karena semua itu bagian dari skenario kehidupan. Tentu kita yakin kan bahwa roda kehidupan itu pasti berputar. Kadang kala kita berada diatas, dan adakalanya kita berada di bawah. Yakinlah bahwa saat kita sedang merasa putus asa maka skenario kehidupan yang sedang kita jalani sekarang berada di bawah. Tinggal bagaimana kita menuju ke atas kembali kan permasalahnya.

Yah dengan tetap optimis adalah solusi yang tepat untuk menjalani drama kehidupan ini. Jika Anda memandang semua permasalahan tersebut dengan optimisme, maka sesulit apapun tantangan yang datang, Anda tetap tegak dan berdiri untuk menghadapinya, dan pada akhirnya permasalahan itu segera teratasi.

Berbeda jika Anda pesimis menghadapi permasalahan tersebut, Anda akan menyerah dengan tantangan kehidupan dan dikemudian hari permasalahan tersebut akan menumpuk dan akan menyulitkan Anda kembali. Menjadi optimis bukan berarti mencari yang terbaik dalam situasi apapun dan mengharapkan hal-hal baik terjadi. Tapi menjadi optimis cenderung yakin dan terus berusaha bahwa setiap hal akan berubah menjadi baik, kalaupun gagal mereka akan percaya bahwa semua yang terjadi adalah hikmah yang penting untuk diambil sebuah pelajaran.

Dengan optimis, Anda akan mempunyai pola pikir positif, Dan pola pikir positif inilah yang akan membuat Anda menjadi lebih sukses dan bahagia. Berikut ini beberapa Tip yang bisa Anda praktekkan di kehidupan sehari - hari untuk melatih diri menjadi pribadi yang optimis.

7 Cara Untuk Melatih Pribadi Yang Lebih Optimis 

1. Belajar Menghadapi Semua Tantangan Kehidupan

Yakinlah bahwa kehidupan kita adalah sebuah ujian, entah itu dalah keadaan suka maupun duka. Pasti kita pernah memikirkan resiko-resiko yang terjadi saat mau melangkah melakukan suatu hal. Dan itu wajar untuk ukuran manusia.

Perbedaannya, Orang yang optimis selalu berani menantang ketakutannya, mereka berusaha membuang pikiran negatifnya jauh-jauh dan mencoba percaya bahwa dengan berusaha semua tidak akan sia-sia. Kegagalanpun tidak membuatnya semakin putus asa, karena bagi mereka yang optimis, kegagalan adalah awal dari kesuksesan.

Setiap orang, apabila dikenalkan pada masalah, menjadikannya lebih dewasa dan bijak. Tanpa ia sadari, menjadi jalan untuk lebih bijak dalam menghadapi masalah-masalah kecil lainnya. Ia mau menempa diri dengan menerima semua gesekan dan tekanan hidup.
Baca Tips Buat Single Yang Sedang Mencari Jodoh Dunia Akherat

2. Belajarlah Untuk Tidak Mudah Mengeluh

Belajarlah Untuk Tidak Mudah Mengeluh

Mengeluh adalah kebiasaan tidak baik. Oleh karena itu jika pikiran negatif muncul sebaiknya segera buang jauh-jauh pikiran negatif seperti itu. Karena mengeluh bisa menular ke orang lain.

Seperti saat Anda sedang galau, dan tiba-tiba mencoba membuat status di media sosial dengan kata-kata yang lebay dan menceritakan kesialan dan kegalauan hari ini. Apakah dengan demikian galau anda akan hilang? Tidak bukan.

Kata-kata adalah sihir yang unik, kata bisa membuat orang ikutan galau dan tidak semangat dengan kata negatif yang kita ucapkan, begitu juga kita akan membuat orang menjadi semangat dengan kata positif yang kita ucapkan.

Dari pada mengeluh lebih baik kita alihkan kepada kesibukan dengan melakukan pekerjaan yang positif. Karena pikiran positif akan membuat Anda lebih aktif dan jadi lebih optimis.

3. Syukuri Apapun Yang Terjadi

Banyak orang tidak sadar bahwa segala sesuatu yang kita miliki adalah anugerah terindah yang wajib kita syukuri. Seburuk apapun keadaan kita, tetap kita harus bersyukur, kenapa demikian? Karena syukur itu akan terlihat jika kita melihat kebawah, bahwa masih banyak yang mengalami hal lebih parah dari kita. Jika kita terus melihat ke atas terus, kita tidak akan menemukan sebagaimana beruntungnya kita, kita akan terus merasa bahwa hidup ini tidak adil dan kita akan berputus asa akan hal itu.

Syukurilah apa yang ada, maka hal tersebut akan membuatmu lebih tegar dan optimis. Setiap terjadi sesuatu masalah, ambil hikmahnya dan syukuri hal tersebut. Lihat kenyataannya, banyak diantara kita memandang seberapa hina dirinya karena belum mendapatkan barang yang mereka inginkan. Padahal jauh didalam kehidupannya, mereka sudah mempunyai banyak barang yang diidam-idamkan oleh kebanyakan orang lain yang tak mampu mengejarnya.

Contohnya saja seperti mempunyai wajah cantik, mata normal dan keadaan yang prima. Hal tersebut adalah anugerah, banyak loh diantara kita yang mungkin harus berjalan ke dokter untuk check up dan menjalani obat-obatan tiap hari. Dengan belajar mensyukuri dari kecil, semoga Allah menambahkan lebih banyak lagi dari nikmat-Nya untuk kita.
Baca Kenikmatan Yang Jarang Disadari dan Disyukuri Oleh Kebanyakan Orang

4. Jangan Hanya Fokus Menghayal Sebuah Kesenangan

Karena kebahagian yang paling hakiki adalah kebahagiaan yang kita capai dengan usaha sendiri

Tidak dipungkiri lagi, kebahagiaan dunia merupakan hal dasar yang menjadi impian kita sebagai manusia. Menjadi kaya, populer, mempunyai banyak harta, jabatan yang tinggi dan sebagainya. Dan itu hal tersebut merupakan impian yang wajar dan boleh-boleh saja kita mengimpikannya dan mendambakannya.

Tapi tak sepatutnya kalau kita hanya fokus dengan mencari kebahagiaan duniawi saja, kita fokus dengan rasa iri melihat orang disekitar kita bahagia dengan suatu hal. Karena pada dasarnya ukuran bahagia tiap manusia itu berbeda-beda. Ada yang mendapat udang 100ribu rupiah dia sangat senang, ada juga yang merasa bahagia hanya dengan mencicipi hidangan lezat direstoran, dan banyak lagi yang lainnya.

Untuk menjadi pribadi optimis, jangan iri dengan kesenangan orang lain yang lebih dari kita. Namun ingatlah, mungkin mereka sudah mengorbankan banyak hal untuk mencapai semua itu. Sedangkan kita, belum melakukan sebagaimana yang mereka peroleh. Kita hanya fokus dari kesenangan yang mereka dapat tapi kita tak pernah perduli dengan usaha keras yang mereka lakukan untuk mendapatkan kesenangan itu.

Orang optimis tidak melulu mendamba kesenangan yang orang lain alami, Kesenangan yang memang pantas untuknya. Sedangkan kesenangan kita, kita harus mencari dengan usaha kita sendiri. Karena kebahagian yang paling hakiki adalah kebahagiaan yang kita capai dengan usaha sendiri, bukan dari hasil pemberian orang lain. Seperti contoh bahagianya gaji pertama sebuah pekerjaan pertama kita, hasil dari usaha keras kita itu jauh berharga dari pada pemberian orang tua meskipun itu besar jumlahnya.
Baca Beginilah Seharusnya Menyikapi Masa Lalu Yang Terus Membayang

5. Lakukanlah Sekarang, Jangan Menunggu Nanti Hingga Bisikan Setan Semakin Membebani

lakukanlah sekrang, Percayalah hal baik akan selalu mengikuti disetiap hati yang optimis untuk melangkah pasti

Orang yang optimis tidak mengatakan ini tidak mungkin terjadi. Akan tetapi mengatakan bagaimana ini bisa terjadi? Dengan melakukan hal-hal yang memungkinkannya terjadi. Lalu bergerak, praktik dengan apapun yang ia bisa lakukan. Orang optimis, tidak bertanya mengapa sesuatu yang buruk terjadi, tapi mengerahkan diri untuk melakukan hal baik yang ia bisa lakukan untuk keluar dari hal buruk tersebut.

Kadang kala kita terlalu menimbang-nimbang seberapa buruk langkah kedepan, seberapa banyak resiko yang akan kita hadapi di ujung jalan. Tapi kelamaan berpikir, justru akan melemahkan hati kita untuk melangkah.

Seperti disaat mau menyatakan cinta pada seorang sahabat, jika kita memang suka dan ingin tulus mencintainya, ungkapkan saja sebisanya dan sejujurnya. Justru kalau kelamaan mikir, Anda bisa mengalami banyak tekanan, dari takutnya persahabatan jadi renggang, bagaimana kalau ditolak itu sakit, dan ketakutan-ketakutan lainnya.

Akan jauh lebih baik kalau kita tetap optimis untuk menyatakan perasaan kita secepatnya, biarlah resiko yang terjadi kita hadapi nanti. Karena apapun yang kita lakukan, entah dilakukan sekarang atau nunggu beberapa hari berikutnya, semua itu tetap ada resiko.

Yang terbaik adalah tetap melangkah maju dan berani bertanggung jawab untuk semua hal buruk yang terjadi. Percayalah hal baik akan selalu mengikuti disetiap hati yang optimis untuk melangkah pasti. 
Baca 10 Tip Yang Menjadikanmu Menjadi Lebih Menarik Dan Disukai Banyak Orang

6. Cobalah Baca Artikel Inspiratif Dari Tokoh-tokoh Terkenal Yang Sukses

Seperti yang saya sampaikan sebelumnya bahwa “Kata-kata” adalah sihir yang unik. Dengan membaca artikel atau catatan-catatan yang positif secara rutin, kan sangat bagus untuk memberi energi-energi positif dalam tubuh kita.

Dengan mendengar pengalaman orang-orang yang sukses di dunia, kita bisa mempelajari bagaimana kisah hidupnya, bagaimana kisah perjuangan mereka menghadapi kesulitan dan kepelikkan hidup. Mereka bergerak dari kesusahan dan ujian hidup. Tapi, mereka berhasil membuktikan pada dunia dengan menjadikan dirinya sukses.

Dengan begitu kata-kata inspiratif dan cerita-cerita pengalaman menarik dari orang-orang sukses tersebut akan tertanam dengan kuat dipola pikir kita dan menjadikan kita semakin optimis menjalani kehidupan.

7. Jadilah Baik dan Optimis Dengan Hati Yang Bersih

Kita boleh optimis dengan rencana yang kita buat, kita yakin dan terus bersemangat untuk mencapai goal dari apa yang sudah kita rencanakan. Tapi ketahuilah bahwa Allah Subhanahu wata’ala adalah sebaik-baiknya sutradara dan produsernya. Kita sebagai manusia hanya sebagai aktor didalamnya.

Jadi tetap semangat jalani hari-hari dan tetaplah baik untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut. Jangan pernah mengotori hati dengan berbuat curang dan hal buruk lainnya, jujurlah dalam menghadapi semua tantangan kehidupan. Karena dengan kebersihan hati, rasa optimis dan kepercayaan diri akan tumbuh dengan kuat.
Baca Jika Anda Sering Marah Tanpa Alasan, Mungkin 7 Alasan Ini Penyebabnya
Ingatlah, segala sesuatu datangnya dari Allah, kembalikan juga kepada Allah. Maka, berdoalah, setelah berusaha sekuat tenaga, sabar, jatuh bangun, tanpa mengeluh. Apabila belum menemukan titik ujungnya dari usaha yang penuh pengorbanan, berdoalah kepada Allah dan tetaplah optimis dan percaya bahwa setiap masalah pasti akan ada jalan keluarnya. Dengan begitu Anda akan menjadi pribadi optimis yang baik dan tangguh.


Demikian 7 tips untuk membangun pribadi yang optimis. Kini, sudah waktunya untuk melakukan hal-hal kecil, meneruskan berproses, dan fokus ke masa kini. Memikirkan dan menjalankan target-target bukan hanya teori. Menyusun aksi-aksi untuk merealisasikannya. Perlahan-lahan, sedikit demi sedikit, dari waktu ke waktu, hingga akhirnya tujuan, tercapai seiring bergulirnya waktu. Semoga tetap optimis


Pandaan, 09 Oktober 2017
Dewi’Na Irawan
Read more »

Islam

Parenting

Blogging