-->

Kenali Berbagai Jenis Minyak Yang Sehat dan Penggunaannya Yang Tepat

Camilan Sehat Dari Kacang Almond
Gambar Camilan Sehat Dari Kacang Almond: Gonutify.com

Di saat kamu mempersiapkan camilan sehat, tidak jarang kamu masih menggunakan minyak untuk salad dressing atau menggoreng kacang-kacangan, seperti kacang almond. Jika kamu mencari minyak goreng yang paling sehat, ketahuilah ini: Minyak zaitun bukan satu-satunya pilihan kamu! 

Ya, mungkin kita semua tahu dan menyukai minyak zaitun, pada kenyataannya beda jenis minyak, beda juga jenis penggunaannya. 

Minyak yang berbeda memiliki kualitas berbeda yang membuatnya lebih baik untuk penggunaan tertentu. Beberapa terbaik untuk dipanggang, beberapa lagi terbaik untuk menggoreng, dan beberapa lainnya terbaik untuk saus salad. 

Tapi mana yang terbaik untuk yang mana? 

Teruslah membaca untuk mempelajari minyak tersehat untuk memasak, plus kapan tepatnya menggunakannya.

Pertama, panduan tentang cara memilih minyak goreng yang paling sehat berdasarkan apa yang kamu buat. Sebelum kamu memilih minyak yang akan digunakan, penting untuk menilai kebutuhan resep kamu dan titik asap minyak tersebut. 

Jika kamu tidak yakin apa itu titik asap, Elizabeth Ann Shaw, MS, RDN, CLT, menjelaskan bahwa itu hanyalah titik saat minyak mulai berasap dan menjadi tidak efektif. 

Inilah titik asap yang kamu inginkan jika kamu ingin melakukan hal berikut:

1. Menggoreng


Jika kamu mencoba menggoreng sesuatu, kamu sebaiknya memilih minyak dengan rasa netral dan titik asap tinggi. Minyak dengan titik asap tinggi biasanya adalah yang lebih dimurnikan, karena pengotornya yang peka panas sering kali dihilangkan melalui proses kimiawi, pemutihan, penyaringan, atau pemanasan suhu tinggi. 

Titik asap tinggi biasanya di atas 375o F atau sekitar 190o C, karena itulah suhu yang biasa kamu gunakan untuk menggoreng. Minyak dengan titik asap tinggi, antara lain: minyak canola, minyak zaitun murni, minyak alpukat, minyak sayur, minyak safflower, dan minyak kacang. 

2. Memanggang


Jika kamu mencari sesuatu untuk dipanggang, yang terbaik adalah memilih minyak netral. Kamu bisa memilih minyak canola, minyak kelapa, atau minyak sayur. 

3. Menumis dan membakar


Kamu harus memilih minyak yang lebih beraroma dengan titik asap lebih rendah. Pilihan yang baik, termasuk minyak canola, minyak zaitun extra-virgin, minyak safflower, minyak kacang tanah, dan minyak wijen.

Satu sanggahan terakhir: Bahkan "lemak baik" dalam beberapa minyak yang tercantum di bawah ini tetaplah lemak, jadi hanya karena minyak itu sehat, tidak berarti kamu harus mengonsumsinya seperti bebas kalori. 

Oke, dengan begitu, berikut adalah minyak goreng paling sehat untuk disimpan di lemari kamu.

1. Minyak Canola

Minyak canola
Source image : stylecraze.com

Titik asap tinggi minyak Canola (400o F atau 200o C) dan rasa netral menjadikannya sarana yang sangat baik untuk menggoreng, sebenarnya tidak terlalu buruk bagi kamu. Alasan mengapa titik asapnya tinggi adalah karena diproses secara kimiawi, tetapi itu tidak banyak berpengaruh pada kualitas kesehatannya. 

Sama seperti kebanyakan minyak sehat lainnya dalam daftar ini, minyak ini rendah lemak jenuhnya, dan dapat digunakan untuk menggoreng, dan memanggang. Minyak ini memiliki rasa netral yang tidak berpengaruh banyak pada makanan kamu di bagian perasa, juru masak biasanya tidak merekomendasikan menggunakannya untuk menumis.

        - Terbaik untuk: menggoreng, memanggang
        - Tidak disarankan untuk: sautéing dan salad dressing


2. Minyak zaitun extra-virgin

Minyak zaitun extra-virgin
Source image : todayifoundout.com

Lisa Sasson, profesor klinis bidang nutrisi di NYU Steinhardt, terobsesi dengan minyak zaitun extra-virgin. Minyak ini tinggi lemak tak jenuh tunggal yang menyehatkan jantung dan juga memiliki botol berkualitas. 

Beda minyak zaitun extra-virgin versus minyak zaitun lainnya, adalah minyak ini memiliki titik asap yang relatif rendah (325-375o F atau 163-190o C), yang berarti kamu mungkin tidak ingin menggunakannya untuk menggoreng atau memanggang pada suhu di atas titik asap itu. 

        - Terbaik untuk: menumis
        - Tidak direkomendasikan untuk: menggoreng atau memanggang di atas 
          375o F atau 190o C

3. Minyak zaitun reguler

Minyak zaitun reguler
Source image : tastingtable.com


Jika kamu suka menggoreng dengan minyak zaitun, kamu pasti ingin menggunakan yang murni daripada non murni. Minyak zaitun murni, disebut juga minyak zaitun regular, memiliki titik asap 465o F atau 240o C yang tahan terhadap panas penggorengan. 

Sayangnya, rasanya tidak terlalu beraroma, karena diproses secara kimiawi. Ia juga tidak memiliki banyak lemak yang menyehatkan jantung seperti extra-virgin yang berkualitas tinggi.

        - Terbaik untuk: menggoreng

        - Tidak direkomendasikan untuk: salad dressing

Jadi, mana minyak yang akan kamu pilih untuk memasak hari ini? Jangan sampai memilih minyak yang salah, ya!

Kenali Berbagai Jenis Minyak Yang Sehat dan Penggunaannya Yang Tepat