Sudah Benarkah Pemberian Susu Soya Untuk Bayi?

 Sudah Benarkah Pemberian Susu Soya Untuk Bayi?
Source image : kumparan.com

Anak bunda alergi susu formula? Tenang, bunda bisa mengganti dengan susu soya terbaik, agar asupan gizi sang buah hati tetap terjaga.

Pemberian susu formula soya, memang sering dijadikan solusi untuk memenuhi kandungan bayi yang alergi dengan susu sapi. Selain karena kandungannya yang baik, susu soya memang terbuat dari kacang kedelai (soy bean) sehingga dianggap aman buat bayi yang alergi susu sapi.

Namun, sudah benarkah memberikan susu soya pada bayi?

Sebenarnya, para ahli kesehatan tidak menyarankan pemberian susu soya kepada bayi dibawah enam bulan. Para ahli kesehatan tetap menyarankan untuk memberikan ASI ekslusif pada bayi selama 6 bulan. Dan dilanjut sampai 2 tahun disertai makanan penunjang tumbuh kembang sang bayi.

Penelitian menunjukkan bahwa bayi yang diberikan susu soya akan tetap memiliki pertumbuhan yang setara dengan bayi yang mengonsumsi formula susu sapi.

Seperti dilansir di Alodokter.com, Dalam satu cangkir (240 ml) susu soya tanpa pemanis, terkandung 7 gram protein, 4 gram lemak, 4 gram karbohidrat, dan 80-100 kalori. Susu soya juga terdapat kandungan vitamin B12, yang mana vitamin ini tidak terdapat pada makanan yang berasal dari hewani semacam susu sapi.

Meskipun kadungan susu soya merupakan sumber protein, kalium, vitamin A dan vitamin B12, juga susu soya terbuat dari tanaman yang membuat susu ini bebas kolesterol, kaya serat dan rendah lemak jenuh.

Namun apakah boleh memberikan susu soya kepada semua kalangan termasuk pada bayi?

Terdapat perdebatan masalah hal ini, bahwa kandungan susu soya yang dikenal sebagai isoflavon merupakan komponen alami dalam kacang-kacangan yang kandungannya bisa mengkhawatirkan tumbuh kembang bayi jika mengkonsumsi susu soya.

Kandungan isoflavon yang sering disebut sebagai fitoestrogen, dapat mempengaruhi kesehatan reproduksi dan perkembangan seksual, terutama jika dikonsumsi oleh bayi. Ditakutkan kandungan ini bisa menyebabkan pubertas dini dan masalah tiroid pada si bayi nantinya.

Selain itu, mengkomsumsi fitoestrogen dalam jumlah banyak, juga diduga bisa menyebabkan berat badan bayi menjadi rendah.
 Sudah Benarkah Pemberian Susu Soya Untuk Bayi?
Source image : alodokter.com

Terlepas dari itu, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengeluarkan rekomendasi formula soya bagi anak yang alergi dengan susu sapi.

Mengenai efek samping dari kandungan susu soya, beberapa kajian ilmiah menyatakan bahwa tidak terdapat bukti yang cukup kuat mengenai formula soya memiliki dampak negatif terhadap tumbuh kembang, sistem reproduksi, sistem imun, metabolisme tulang, maupun fungsi neurologi pada bayi.

Formula susu soya aman dikonsumsi, hanya saja penggunaannya terutama untuk dikonsumsi bagi bayi harus mendapatkan arahan dari dokter atau tenaga kesehatan.

Jadi bunda, sebelum memberikan formula susu soya pada bayi, cobalah untuk berkonsultasi kembali dengan dokter. Jika belum ada indikasi medis bahwa si bayi alergi pada susu sapi, sebaiknya jangan dulu memberikan formula susu soya pada bayi.

Perlu diingat juga bahwa kandungan susu soya memiliki kandungan kalsium yang jauh lebih rendah dari pada susu sapi.

Padahal asupan kalsium sangat dibutuhkan untuk membentuk tulang yang kuat dan pertumbuhan gigi anak. Tidak hanya itu, kalsium juga berperan aktif dalam pelepasan hormon dan enzim, serta menjaga fungsi otot dan saraf.

Untuk memilih formula susu soya terbaik untuk bayi, pastikan bunda memilih susu soya yang sudah ditambahkan nutrisi penting lain di dalamnya seperti folat, kalsium vitamin A, D dan B. Selain agar bayi tetap bisa mengkonsumsi susu juga untuk mencukupi kebutuhan asupan gizi lainnya untuk si bayi.


Sudah Benarkah Pemberian Susu Soya Untuk Bayi?