Formula Kecerdasan Anak Zaman Now

Memang kalau wanita saat berkumpul, ada saja topik yang dibahas. Mulai dari topik satu ke topik yang lain tanpa jeda sedikitpun, tak pernah kita kehabisan ide topik yang dibicarakan. Mungkin itu sebuah anugerah bagi kita kaum hawa, namun juga menjadi musibah jika kita tidak mengontrol cara bicara kita.

Saya sering ikut mendengarkan cerita ibu-ibu rempong di sekolah taman kanak-kanak atau di saat arisan kecil-kecilan yang diadakan tiap satu minggu sekali yang saya ikuti sembari menanti anak pulang dari madrasahnya.

Saat itu ada seorang ibu-ibu yang bertanya kepada wanita muda yang sedang mengendong anaknya yang masih berumur 12 bulan.

Dani sini turun, main sama tante!” ajak seorang ibu tersebut kepada anak yang di gendong.

Kok di gendong saja mbak? Sudah bisa berdiri belum mbak?

Belum mbak, baru mencoba untuk berdiri dengan berpegangan pada meja atau kursi” sahut ibu muda itu.

Wah, telat banget itu, harusnya umur segitu sudah bisa berjalan loh” sambungnya lagi.

Ya begitulah” sahut ibu-ibu yang bawa anak itu dengan tidak antusias.

Sepertinya ibu-ibu itu kurang senang anak nya di jadikan topik pembicaraan saat itu. Namun ibu-ibu itu masih saja nyerocos dan menyudutkan ibu yang mengendong anak tadi..

Dani dikasih minum susu apa”? tanya nya lagi

Susu Formula A saja mbak sejak kecil” . sahut ibu yang bawa anak.

Hmm... pantas saja. Susu itu mah kurang bagus, murah lagi!. Coba deh Susu formula B atau Formula C yang terbukti baik untuk anak. Buat anak kok pelit sih mbak” katanya melanjutkan. Ibu yang mengendong anak tetap diam saja.

Aku berani rekomendasikan itu, karena anakku minum itu sejak lahir” katanya. “Dan mbak bisa lihat sendiri anakku pintar kan?. Aktif lagi” lanjutnya.

Ibu muda yang mengendong anak hanya terlihat manggut-manggut saja. Dan saya rasa akan sangat menjengkelkan jika anak kita dibuat bahan pembicaraan, apalagi mencela pilihan kita yang sudah kita pilih matang-matang bersama suami dengan mempertimbangkan ekonomi keluarga juga.

Namun saya hanya mendiamkan kejadian seperti itu terjadi. yah, lebih baik diam dari pada terjadi peperangan, hihihihi

Baca juga : Jangan Terlalu Banyak Melarang si Kecil, Biarkan Dia Bereksplorasi

Benarkah Kecerdasan Anak Dipengaruhi Oleh Susu Formula Yang Mahal?

Formula Kecerdasan Anak Zaman Now

Sebenarnya saya tidak setuju dengan statement ibu-ibu tukang nyerocos tadi yang beranggapan bahwa Susu formula yang mahal akan berpengaruh pada kecerdasan anak dan keaktifan anak. Saya yakin ibu nyerocos tadi gampang menjadi korban iklan di televisi.

Saya akui bahwa susu mahal memang tertera mengandung AA dan DHA yang mirip dengan kandungan ASI. Dimana dipercaya AA dan DHA mampu merangsang kecerdasan otak.

Saya sendiri juga memberikan anak pertama saya susu formula yang mahal seperti yang dibilang ibu nyerocos tadi. Namun bedanya, saya hanya ingin memberikan yang terbaik untuk anak saya, saya tak beranggapan bahwa susu mahal akan meningkatkan potensi anak lebih cerdas dan aktif.

Waktu itu saya memberikan anak saya susu mahal karena saya masih dalam keadaan bekerja, dan masih belum banyak kebutuhan. Jadi untuk beli susu yang sedikit lebih mahal, nyaman-nyaman saja dengan keuangan keluarga.

Berbeda dengan anak kedua saya yang cukup rewel sehingga saya memutuskan untuk resign dalam pekerjaan saya. Saya memberikan ASI ekslusif 6 bulan penuh dan memberikan susu formula yang cukup murah seperti yang ibu nyerocos tadi katakan.

Namun menurut saya, susu formula tidaklah berpengaruh dalam kecerdasan dan keaktifan anak, karena menurut saya setiap anak membawa karakternya masing-masing.

Anak saya yang pertama cukup aktif, dia bisa berdiri di umur kurang dari 10 bulan. Di umur 11 bulan dia sudah fasih berjalan, namun keaktifannya tidak disertai cara berbicaranya. Anak saya baru bisa berbicara dan menyahuti pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan kepadanya saat menginjak umur 14 bulan.

Berbeda dengan anak kedua saya, dengan mengkonsumsi susu formula yang jauh lebih murah dari pada yang dikonsumsi si kakak. Anak saya juga tumbuh dengan aktif, bahkan lebih aktif dari kakaknya. Namun untuk perihal berjalan, anak kedua saya baru berani berjalan saat berumur genap satu tahun.

Namun untuk masalah berbicara, anak saya yang kedua ini jauh lebih aktif, dia aktif berbicara sejak umur 9 bulan. Terlebih lagi suara tangisannya yang cukup keras hingga terdengar oleh tetangga yang ajraknya 5 block dari rumah saya.

Jadi bukan tentang susu formula apa yang membuat anak cerdas dan aktif, bagi saya itu hanya asumsi publik yang membesar-besarkan produk susu formula biar cepat laku.

Dari yang pernah saya baca, menurut para ahli yang paling banyak menyumbangkan terhadap kecerdasan anak adalah faktor genetik. Dimana faktor genetik menyumbang 60% dan faktor lain seperti AA dan DHA hanya 40%.

Bagi saya, memberikan susu formula kepada anak bukan agar si anak cerdas dan aktif, melainkan agar gizi si anak tercukupi. Karena lebih masuk akal anak yang aktif dan cerdas berasal dari jiwa dan raga yang sehat, bukan dari konsumsi susu formula dan sumplement multivitamin yang mahal saja.

Baca juga : Anak Susah Makan? Atau Makannya Sedikit? Coba Tips Ini Untuk Mengatasinya

Selain nutrisi yang seimbang dan tercukupi, stimulasi yang diberikan oleh orang tua kepada anak sehari-hari akan lebih berpengaruh pada kecerdasan dan keaktifan anak.

Jika anak tidak begitu aktif dalam tumbuh kembangnya, mungkin saja anak tersebut kurang diberi stimulasi dasar oleh orang tuanya. Kurangnya stimulasi dapat menyebabkan penyimpangan tumbuh kembang anak bahkan gangguan yang menetap.

Kemampuan dasar anak yang dirangsang dengan stimulasi terarah meliputi setiap aspek perkembangan, yaitu kemampuan motorik (gerak) kasar, kemampuan motorik (gerak) halus, kemampuan bicara dan bahasa, serta kemampuan sosialisasi dan kemandirian.

Kalau kita sejak dini sudah memberikan stimulasi dasar yang baik kepada anak kita, InsyaAllah anak kita akan tumbuh dengan baik. Jangan kecewa jika anak itu terlihat sedikit lambat tumbuh kembangnya, sebab tiap anak memiliki karakter sendiri-sendiri. Bersabarlah untuk itu

Selain itu, saya lebih suka bahwa kecerdasan anak dan keaktifan anak itu bisa berasal dari doa orang tua yang diijabah. Setiap orang tua tentu menginginkan kebaikan bagi putra putrinya, bukan?

Sejak dalam kandungan orang tua sudah mendoakan anaknya yang berada dalam kandungan agar selalu sehat dan menjadi berkah tersendiri saat lahir di dunia. Anak yang cerdas dan aktif adalah anugrah terindah dalam hidup, namun mempunyai anak yang sholeh-sholihah lebih berharga ketimbang anak yang cerdas tapi tidak menurut pada orang tua.

Jadi bu-ibu, jangan kecewa tentang tumbuh kembang anak yang lambat, banyak faktor yang bisa mempengaruhinya kok! Jangan percaya bahwa tumbuh kembang anak lambat gara-gara memakai susu yang murah.

Percayalah bahwa seberapa mahal susu formula tidak bisa menandingi kasih sayang ibu yang tulus entah dari ASI seorang ibu ataupun dengan kasih sayang lain berupa stimulasi yang baik bagi anak.
Anak yang cerdas memang membanggakan di dunia, namun anak yang sholeh dan sholihah tidak hanya membanggakan di dunia, juga sebagai juru selamat di hari akhir nantinya.
Dewi Nadzifah
Perihal Diri

Formula Kecerdasan Anak Zaman Now