Alasan Dibalik Sebuah Patah Hati

Siapa sih yang ingin patah hati? Patah hati itu menyakitkan, tak seorangpun menginginkan untuk mengalami patah hati. Jika boleh memilih, pasti kita memilih untuk tidak pernah merasakan sakit hati bukan?

Kita sebenarnya menyadari bahwa cinta itu menguatkan, namun cinta juga bisa menjatuhkan seseorang lebih dalam. Bukan masalah siapa yang dirugikan dan siapa yang diuntungkan, sebab kita sudah memilih untuk menjalani sejak awal.

Mungkin kita lupa bahwa disaat kita menaruh hati pada seseorang, Kita sedang mempertaruhkan kebahagiaan sekaligus rasa sakit yang sama besarnya

Mungkin kita lupa bahwa disaat kita menaruh hati pada seseorang, Kita sedang mempertaruhkan kebahagiaan sekaligus rasa sakit yang sama besarnya. Karena rasa bahagia dan rasa sakit jelas lebih terasa saat orang yang paling dekat dengan kita yang melakukanya.

Dihianati bukan berarti dia yang menghianati yang disalahkan untuk semua rasa sakit ini. Bukan soal siapa yang salah dan siapa yang benar. Karena sejak awal kita sendiri yang memilih jalan ini.

Setiap kita memang pandai memposisikan diri sebagai korban, tidak terkecuali saat kita merasa di hianati oleh seseorang.

Dihianati memang akan terasa sangat menyakitkan, bahkan kita akan butuh waktu yang cukup lama untuk menutup luka hati yang ada. Bahkan bayang-bayang traumatik akan tetap tersisa di dalam dada.

Baca juga Beginilah cara menyikapi masa lalu yang membayang

Namun tak perlu kita terlalu berputus asa dengan hal tersebut, apalagi sampai mendendam begitu lama. Menangislah sepuasnya jika memang masih terasa sakit di dada, namun ingatlah kita harus bisa bangkit dari keterpurukan ini. Bukan hanya untuk kita, tapi untuk orang-orang yang kita cintai di sekitar kita juga.

Jika hidup diibaratkan seperti roda yang sedang berjalan, yakinlah bahwa kita sedang berada di bawah dan suatu hari nanti kita pasti juga akan bisa melewatinya dan kembali berada di atas.

Kita diajarkan Tuhan lewat masalah, bukan agar kita lemah, namun sebaliknya. Ketika kita bisa melewatinya, kita akan mempunyai seribu alasan untuk bisa bahagia.

Kita diberitahu rasanya sakit bukan untuk menyakiti, namun kita diajarkan untuk bisa membuat orang lain bahagia agar tidak merasakan rasa sakit yang pernah kita rasa.

Baca juga : Akan selalu ada hikmah di balik ujian di dunia

Didekatkan oleh seseorang yang kemudian pergi, bukan karna Tuhan benci, melainkan Tuhan mempunyai alasan untuk mendatangkan orang yang mengasihi kita setulus hati.

Tuhan Maha Adil dengan segala rencana-Nya, ketika kita bisa bersabar dan ikhlas menghadapinya, kita akan menemukan berkah dari rasa sakit yang pernah kita rasa. Percayalah bahwa Tuhan tidak pernah memberi ujian pada hamba-Nya melebihi batasan yang bisa di embannya.


Pandaan 19 April 2018
Dewi'Na Irawan



Alasan Dibalik Sebuah Patah Hati