Menyambut Tahun Baru Masehi 2018

Tahun Baru 2018 - Sebagai seorang muslim, Tahun baru menurut Islam adalah 1 muharram yang sudah lewat beberapa bulan yang lalu. Sedangkan 1 Januari merupakan hari pertama menginjak pergantian tahun baru masehi.

Bukan ikut serta merayakan sebagaimana orang non muslim, saya hanya ikut ambil bagian dari moment pergantian tahun masehi, Itu saja.

menyambut tahun baru 2018
Sumber gambar Tirto.id

Banyak para ulama yang berkata bahwa ikut serta dalam gemerlapnya tahun baru adalah haram. Memang ada hadist yang menyebutkan bahwa “Siapa yang menyerupai pekerjaan suatu kaum (agama tertentu), maka dia termasuk bagian dari mereka”(HR. Abu Dawud, Ahmad).

Pada kenyataannya, perayaan tahun baru memang merupakan ritual peribadatan para pemeluk agama di eropa. Perayaan tahun baru memang lebih banyak di dominasi oleh hal-hal yang tidak bermanfaat, bahkan cenderung membawa kemaksiatan karena perayaan tersebut didasari oleh kaum kafir Eropa.

Baca juga   7 Fakta Unik Yang Terjadi Saat Malam Tahun Baru di Indonesia

Terus, haramkah merayakan tahun baru masehi bagi seorang muslim?

Saya tekankan sekali lagi bahwa bukan merayakan tahun baru masehi, tapi menyambut pergantian tahun.

Apa bedanya?

Kalau menurut saya sendiri beda. Sama halnya saat liburan Natal, liburan yang dikhususkan bagi umat nasrani, meskipun begitu umat islam juga tetap ikut libur di hari merah nasional tersebut. Dengan kata lain, bukankah hal yang lumrah jika kita berlibur dihari libur tersebut, yang kebetulan bertepatan dengan tahun baru ataupun perayaan umat bergama lainnya?

Bukankah hal yang wajar jika menikmati pertunjukan kembang api atau pertunjukan barongsai saat ada event-event khusus seperti hari libur umat beragama non islam?

Apakah haram hukumnya jika kita melihat perayaan tahun baru atau pertunjukan barongsai di hari khusus non islam tersebut?

Jadi semua itu kembali lagi pada niatan kita sebagai seorang muslim dan bagaimana tindakan kita dalam menyikapi perayaan seperti tahun baru masehi ini.

Kalau saya sendiri, Tiap pergantian tahun baru masehi, yang paling penting adalah berkumpul dengan keluarga. Selama 5 tahun menjadi menantu, tiap tahun baru selalu saya habiskan dengan acara sederhana dirumah. Dari menonton acara menarik di televisi, melihat kembang api saat pergantian tahun dan acara makan-makan dengan keluarga besar dan para tetangga sekitar rumah yang terbangun di pagi itu.

Baca juga  Malam Tahun Baru Dirumah Saja, Tenang Ada Banyak Hal Yang Bisa Dilakukan Saat Menunggu Malam Tahun Baru Dirumah

Tapi kali ini berbeda, suami saya mengajak untuk mengunjungi keluarga saya di Purwodadi di pergantian tahun baru kali ini. Sejak kecil desa saya yang sedikit jauh dari keramaian seperti di Pandaan, Pergantian tahun baru tidak ada hal yang special. Saya sejak kecil hanya menghabiskan pergantian tahun baru hanya dirumah dan tidur seperti hari-hari biasa.

Dirumah kakak, yang biasanya tidak ada acara apapun saat tahun baru, kini aku mengajak kakak saya untuk tidur lebih malam kali ini. Saya bawakan jagung dari rumah saya, dan rencananya kita akan bakar-bakar jagung dan bakso saat menunggu pergantian tahun baru.

menyambut tahn baru tahun 2018

1 Januari merupakan hari yang special bagi keluarga kakak saya. Bukan karena 1 januari adalah tahun baru masehi, tapi 1 januari merupakan kelahiran anak pertamanya yang bernama Ardina.

Bagi saya, tahun baru tetaplah harus disambut dengan suka cita, setidaknya dengan adanya pergantian tahun baru, kita akan sadar bahwa kita sudah melewati rangkaian peristiwa selama tahun 2017 berlangsung. Tentu banyak peristiwa yang  tak terlupakan selama masa itu, ada suka dan duka yang selalu menghiasi sepanjang tahun 2017 kemarin. 

Tahun kemarin adalah sebuah pelajaran yang berharga bagi kita, dan pergantian tahun seperti ini adalah waktu yang tepat untuk merenungkan hal yang telah kita raih maupun yang belum tercapai di tahun 2017. 

Pergantian tahun juga merupakan langkah baru untuk memulai sesuatu yang baru. Disaat kita merasa terpuruk di tahun 2017 kemarin, dengan pergantian tahun baru ini, mari lupakan dan ambil pelajaran setiap langkah yang kita ambil di tahun 2017. Kita harus bangkit untuk berjuang lebih keras lagi di tahun 2018 untuk meraih mimpi-mimpi kita.

Semoga di tahun yang baru, akan muncul semangat baru untuk menggapai mimpi-mimpi yang ingin kita raih.  Dan semoga mimpi-mimpi kita bisa kita raih di tahun 2018 nanti, Aamiin.

Kalau kalian bagaimana? seperti apa kegiatan kalian saat pergantian tahun baru seperti ini? Saya sangat senang jika ada yang share pengalamannya saat pergantian tahun baru di kolom komentar.



Purwodadi 01 Januari 2018
Dewi'Na Irawan

Menyambut Tahun Baru Masehi 2018
  1. Senengnya yah bisa ngumpul bareng keluarga pas malam pergantian tahun. Kalo saya sih mba, karena ada kerjaan di luar kota jadi ngga bisa balik ngumpul sama keluarga. :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sabar mbak, mungkin tahun depan.. semoga pas tahun baru tahun depan bisa ngumpul dengan keluarganya juga :)

      Delete
  2. Semog tahun ini menjadi lebih baik ya Mba. Kalau saya pergantian tahun diisi dengan bubuk cantik di rumah Mba, karena menurut saya ya sama seperti hari-hari biasa, mau jalan-jalan keluar rame banget, dan saya kurang suka keramaian. Heheehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. entar kalau sudah berkeluarga, liburan kayak gini bisa jadi moment yang tak boleh terlewatkan mbak,
      Aamiin, semoga jadi lebih baik lagi

      Delete
    2. Mungkin karena itu juga kali ya, Mbak? Hehe Betul betul. Aaammien..

      Delete