Dampak Buruk Sering Marah-marah Dan Cara Ampuh Menahan Rasa Marah Berlebih

Cara Ampuh Menahan Emosi - Banyak orang menganggap emosi adalah ungkapan kekesalan dan kemarahan, padahal emosi adalah ekspresi seseorang terhadap suatu kondisi. Emosi bisa berarti tentang rasa senang, kesal, marah, sedih dan sebagainya. Namun disetiap orang mengungkapkan kata emosi, pasti akan mengarah ke hal negatif, bisa perihal kekesalan dan kemarahan.

Siapa sih yang tidak pernah marah? Pasti semua orang pernah mengalaminya, dan itu sah-sah saja. tapi meluapkan emosi terlalu berlebihan juga tidak baik bagi kesehatan.

Loh kok bagi kesehatan? Kenyatannya, orang yang sering sekali marah-marah, akan berpotensi terkena serangan darah tinggi dan penyakit lainnya.

Berikut ini saya akan jelaskan dampak buruk yang akan terjadi bagi orang yang suka marah-marah versi saya.

Dampak Buruk Akibat Sering Marah-marah

#1. Berpotensi terserang berbagai penyakit


Sudah tidak diragukan lagi bahwa kebanyakan orang yang terkena darah tinggi dan stroke, kebanyakan dari mereka adalah seorang yang punya tempramental tinggi yang hobinya cepat meledak jika suatu kondisi bertolak belakang dengan cara pandangnya.

Kondisi emosional yang terjadi saat marah-marah dapat memacu hormon stres untuk meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah serta semua organ tubuh sehingga sangat berpotensi terserang berbagai macam penyakit seperti jantung, stroke, darah tinggi, dan kanker

#2. Mempercepat penuaan

Pernah lihat seorang wanita yang sering marah-marah tidak? Coba bandingkan dengan mereka yang sering tersenyum indah disetiap kondisi yang dialaminya. disaat sedang marah, otak dan otot menjadi lebih tegang sehingga mempercepat munculnya keriput pada wajah maupun pada bagian tubuh lainnya, dan bagaimana jika kejadian tersebut terulang berulang-ulang kali

#3. Sering punya masalah dengan hubungan keluarga

Dampak negatif akibat sering marah-marah adalah memperenggangnya hubungan keluarga. Orang yang lebih mengutamakan kemarahannya ketimbang rasa sayangnya terhadap keluarga, akan sulit saat menghadapai konflik di keluarga. Mereka akan berpikir bahwa segala egonya adalah benar, dan anggota keluarganya lah yang salah.

Suami yang sering marah-marah dapat menghilangkan kasih sayang dari anak maupun istrinya. Kasih sayang yang hilang dalam keluarga ini akan memperenggang hubungan dalam keluarga.
Baca juga  Tidak Ada Anak Kecil Yang Nakal, Hanya Ada orang Tua Yang Kurang Sabar

#4. Dijauhi oleh orang sekitar

Seseorang yang mudah sekali meluapkan amarahnya, terlebih lagi kepada orang disekitarnya. Pasti akan tidak disukai oleh orang disekitarnya. Orang akan berpikir untuk mulai menjauhinya, dan takut untuk mendekatinya. Dan hal tersebut wajar saja, siapa sih yang ingin kena marah? Tentu saya, Anda akan berpikiran demikian.

#5. Dampak buruk terhadap pekerjaan

Seseorang yang sering marah terlebih lagi saat menghadapai suatu pekerjaan, kosentrasinya akan terpecah dan fokusnya akan hilang karena di kendalikan oleh luapan emosinya. Orang yang sedang marah akan fokus dengan kekesalannya dan fikirannya akan bercampur aduk menjadi satu, dan hal kondisi demikian tidaklah baik untuk dapat menyelesaikan suatu pekerjaan.
Baca juga  Jika Anda Sering Marah Tanpa Alasan, Mungkin 7 Alasan Ini Penyebabnya

Cara Ampuh Mengatasi Amarah Diri Yang Berlebih

Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang berusaha menahan amarahnya, padahal dia mampu untuk meluapkannya, maka dia akan Allah panggil di hadapan seluruh makhluk pada hari kiamat sehingga Dia akan memberikan untuknya bidadari yang dia kehendaki.” (HR. Abu Daud, Tirmidzi).

Berikut ini tip dari saya bagaimana cara mengatasi dan meredakan rasa marah dalam diri :

#1. Luapkan Emosimu Sewajarnya, Dan Tenangkan Setelahnya

Setelah mengenal berbagai dampak negatif dari marah-marah berlebih, pasti kita tidak ingin sering-sering marah bukan? Tapi bukan berarti kita tidak boleh marah, adakalanya emosi juga perlu untuk diluapkan agar tidak menjadi lebih berat di hati.

Jika memang kemarahan itu wajar untuk dilakukan, maka lepaskanlah. Karena akan banyak hal yang akan terjadi pada kita jika kita tidak melakukannya. Seperti saat ada seseorang yang melecehkan kita sebagai wanita, marah itu perlu untuk menegaskan bahwa kita tidak suka diperlakukan demikian. Begitu juga agar kita bisa dihargai sebagai wanita yang punya harga diri.

Tapi perlu diingat bahwa, luapkan emosimu saat itu dan sewajarnya saja, jangan sampai rasa marah itu berlebihan hingga memberatkan hatimu. Setelahnya tenagkan dirimu dan lupakanlah hal itu pernah terjadi.
Baca juga  Wanita Harus Tegas Antara Halalkan Atau Tinggalkan

#2. Perbanyak Baca Istighfar

Ini cara ampuh untuk meredakan amarah yang mengebu-gebu. Perlu kita ketahui bahwa semua yang terjadi adalah atas kehendak-Nya. Seberapapun kondisi membuat kita menjadi emosi, ingatlah bahwa kejadian tersebut tak lepas dari alur dari sekenario-Nya. Mungkin Allah menguji kita dengan suatu keadaan seperti itu agar kita tetap bersabar atau tergoda untuk meluapkan nafsu amarah kita yang berlebihan.

Perbanyak istighfar akan membantu untuk menenangkan hati kita untuk tetap untuk lebih bersabar, Istigfar juga dapat menghilangkan emosi dan penyakit hati yang mulai meyerang hati dan perasaan kita.

#3. Ambil Air Wudhu

Amarah merupakan bentuk dari nafsu negatif dalam diri kita. Kita sebagai makhluk sempurna yang memiliki akal dan nafsu, jika diibaratkan nafsu negatif adalah api, maka untuk meredakan api adalah dengan menyiramkan air.

Jadi jika sedang tersulut nafsu negatif berupa amarah berlebih, cepat-cepatlah mengambil air wudhu. Selain bisa menyegarkan akal untuk tetap berfikir dan mengendalikan diri, juga cukup ampuh untuk memadamkan api amarah yang tersulut oleh luka.

#4. Diam Dan Atur Pernafasan Untuk Lebih Rileks


Disaat sedang kesal, marah atau gelisah biasanya pernafasan kita akan lebih pendek dari biasanya. Pikiran dan tubuh itu menyatu, dan nafaslah yang menghubungkan antara keduanya. Dengan menetralkan nafas dengan cara menarik nafas dalam-dalam, akan dapat menenangkan perasaan marah.

Pernafasan adalah faktor utama yang paling ditekankan dalam proses yoga atau meditasi. Selama berabad-abad leluhur kita menyarankan meditasi atau yoga untuk mencegah terjadinya stress. Dan dengan cara yang sama, pernafasan bisa juga untuk meredam perasaan marah yang berlebih.

#5. Coba Cari Udara Segar Dengan Berjalan-Jalan

Jika perasaan marah masih menyeruak dalam dada dan pikiran, cobalah untuk merubah posisi. Maksudnya jika Anda sedang marah saat sedang berdiri, maka cobalah untuk merubah posisi dengan duduk. Seperti sabda Rosulullah Sholallohualaihi wassalam “Jika salah satu dari kalian marah dan dia dalam keadaan berdiri maka duduklah, karena dengan melakukan hal itu marahnya akan hilang. Dan jika belum hilang, maka hendaknya dia mengambil posisi tidur. “ (HR. Ahmad dan Abu Dawud).

Jika hal demikian masih belum meredakan amarahmu, cobalah untuk keluar dan menghindari tempat yang membuatmu marah. Carilah udara segar untuk menyegarkan pikiran dan amarah yang sedang panas. Berjalanlah berkeliling untuk menemukan hal-hal yang membuatmu senang, dengan demikian amarahmu akan menjadi lebih tenang.

**** 

Marahlah jika itu membuatmu lega, tapi jangan berlebihan hingga memberatkan hatimu. Jika memang amarah itu bisa ditahan maka ketahuilah bahwa hal itu yang membuat kita semakin istimewa. Semoga bermanfaat


Pandaan 19 Oktober 2017
Dewi’Na Irawan

Dampak Buruk Sering Marah-marah Dan Cara Ampuh Menahan Rasa Marah Berlebih