Ternyata Dalam Islam Memperbolehkan Berpacaran, Asalkan....?

Islam Memperbolehkan Berpacaran. Kemarin saya menjumpai sekelumit topik menarik di beranda media sosial tentang “Pacaran Islami”. Saya melihat banyak komentar tentang status fenomenal tersebut.

Kebanyakan dari para komentator tentu banyak yang kontra dengan "Pacaran islami" tersebut. Tapi ada juga yang pro dengan status di beranda media sosial itu.

Kalau menurut saya pribadi, Pacaran itu sah-sah aja kok. Hehehe.

Banyak yang mengatakan bahwa pacaran itu dilarang, terutama dalam sudut pandang Islam.

Pacaran islami itu setelah ijab qobul

Kenapa pacaran itu dilarang? 

Jelas sekali karena banyak unsur negatifnya dari pada positif.

Tetapi banyak diantara kita yang masih menjalani hubungan “Pacaran”ini? Bahkan sebagian besar masyarakat yang beragama Islam, masih melakukan ritual ini sebelum prosesi pernikahan.

Sebuah pertanyaan besar, apakah pendidikan agama sudah mulai memudar? Atau karena “Pacaran” ini memang berpengaruh besar terhadap sukses dan tidaknya suatu hubungan pernikahan?
Baca juga : Apa untungnya pacaran? Rugian mana pacaran dan single?
Saya tersenyum sendiri membaca komentar di sebuah status tersebut, bukan berarti saya membenarkan perihal “Pacaran Syar’i” itu, sejujurnya saya sendiri juga mengikuti faham bahwa pacaran itu hanya menimbulkan banyak sisi negatifnya.

Ada yang beralasan dengan berpacaran, semangat untuk belajar akan semakin meninggi. Coba renungkan lagi perihal statement ini. Ini adalah alasan dari oknum yang pro dengan diberlakukan pacaran sebelum menikah.

Padahal kalau secara logika, dengan pacaran, sesungguhnya niat belajar juga akan menurun. Single akan berada dirumah saat malam minggu tiba, kalau yang pacaran pasti akan keluar untuk merayakan malam mingguan kan?

Begitu juga saat dirumah, Single akan mengerjakan tugas-tugas kuliah maupun belajar tentang pelajarannya ataupun berkumpul dengan keluarganya. Sedangkan yang sudah pacaran, biarpun dirumah, mereka tidak akan bisa fokus dalam belajar maupun mengerjakan tugas kuliahnya, justru mereka akan sibuk memperhatikan gadgetnya meskipun sedang berkumpul dengan keluarga.
Baca : Tips Buat Single Yang Sedang Mencari Jodoh Dunia Akherat
Jadi istilah “Pacaran Islami” atau “Pacaran Syar’i” ternyata hanyasekelumit cara yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu yang membuat seolah-olah pacaran itu dibolehkan dalam Islam.

Dari sekian banyak sumber yang Saya temukan baik dari Ulama maupun guru modern “Mbah Google” , belum ada satupun yang bisa membuat Saya membenarkan bahwa pacaran itu diperbolehkan dalam Islam.

Namun saya tetap setuju kalau Pacaran itu dibolehkan dalam islam, hanya saja dengan satu syarat. Dan apabila syarat ini tidak dipenuhi, maka “Pacaran” tetaplah tdak diperbolehkan dalam Islam.

Syaratnya adalah:

PACARAN YANG DILAKUKAN SETELAH IJAB DAN QABUL DI KUA

Nah setelah syarat tersebut terpenuhi, maka kita akan terbebas untuk berpacaran dengan pasangan kita. Hal yang tadinya dilarang, sekarang justru diperintahkan dan berpahala pula.

Nah, bagaimana?

Sudah siap melakukan “Pacaran islami”?



Pandaan, 24 Agustus 2017
Dewi’Na Irawan

Ternyata Dalam Islam Memperbolehkan Berpacaran, Asalkan....?