Perjalanan Wisata Air Terjun 7 Warna Di MadaKaripura Probolinggo

Wisata Air Terjun Madakaripura
Wisata Air Terjun 7 Warna Di MadaKaripura, Sebenarnya ini perjalanan yang telah lalu, sekitar dua tahun yang lalu di tahun 2015. Kenapa saya baru mau menulis sekarang? Alasannya jelas, karena saya baru menulis di blog 5 bulan kemarin :D

Sengaja saya ingin mengulas kembali perjalanan ke Madakaripura waktu itu, karena saya sendiri tidak ada bahan untuk mengisi kekosongan kategori “Perjalanan” yang saya sediakan di blog saya. Selama dua tahun ini, saya jarang sekali kemana-mana, mengingat keadaan anak saya yang masih terlalu kecil untuk ikut dalam perjalanan jauh atau ditinggal dalam rentan waktu yang lama. Jadi Madakaripura adalah perjalanan liburan terakhir saya selang dua tahun ini, pada waktu itu, saya juga dalam keadaan hamil muda.
Baca juga Tempat Wisata Di Malang Yang Menarik Dikunjungi Saat Liburan Panjang Tahun Baru 2017
Air Terjun Madakaripura terletak di Dusun Branggah, Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. Banyak rute yang bisa digunakan untuk sampai ke tempat ini, Saya pada waktu itu melewati rute dari Jalan pantura Pasuruan kota menuju Probolinggo, Sebelum sampai kota Probolinggo saya belok kanan melewati Jl Lumbang dan menelusuri jalan hingga sampai di pertigaan Lambang kuning, Lumbang.

Rute perjalanan ke Madakaripura
Rute yang saya gunakan
Saya berhenti sejenak di sebuah tempat makan di dekat pertigaan tersebut, dari pertigaan itu jika kita lurus, jalan tersebut akan sampai pada Wisata Gunung Bromo, untuk ke Madakaripura kita ambil jalan ke kanan.

Untuk medan menuju Wisata Madakaripura memang sedikit terjal dengan banyak lubang dijalan beraspal pada saat itu, jalan yang naik turun perbukitan juga membuat sedikit lebih susah untuk menuju kesana, tapi terpapar jelas keindahan alamnya di sepanjang jalan menuju wisata Madakaripura ini.

Sempat Kami singgah di tempat yang menurut kami lumayan indah untuk dibuat foto bersama untuk kenang-kenangan.

Pemandangan indah di sepanjang jalan menuju Madakaripura
Foto di Tengah Perjalanan Menuju Wisata Madakaripura
Di Madakaripura menurut cerita, konon Patih Gajah Mada menghabiskan akhir hayatnya dengan bersemedi di lokasi air terjun ini (di sebuah goa di air terjun utama tersebut). Cerita ini didukung dengan adanya arca Gajah Mada di tempat parkir area tersebut.

Ada Mitos juga tentang Madakaripura ini, bahwa Anda disarankan untuk meninggalkan tempat ini sebelum jam 14.00. Akan sering terjadi hujan pada jam-jam ini yang bisa mempengaruhi tingkat air di sekitar air terjun yang cukup berbahaya dan memungkinkan Anda sulit meninggalkan tempat. Tapi itu hanya sebuah cerita, karena pengunjung juga masih berdatangan di jam 14.00 keatas.

Tiket masuk ke Wisata Air terjun Madakaripura ini relatif sangat murah, sewaktu itu saya hanya mengeluarkan uang 5000 per orang. Di Wisata ini, tersedia cukup banyak warung yang menjajakan makanan dan minuman serta oleh-oleh di dekat area wisata ini. Fasilitas lain juga tersedia seperti kamar mandi yang cukup bersih, mesjid dan tempat parkir.

Pose dulu sebelum petualangan
Untuk mencapai air terjun, kita harus berjalan kaki di jalanan setapak yang sebagian sudah di cor dan sebagian lagi hilang terkena longsor. Kurang lebih 1 km jarak yang harus kita tempuh untuk menuju Air terjun ini. Mendekati lokasi air terjun akan ditemui beberapa warung penjual makanan dan minuman serta penyewaan payung dan jas hujan. Bagi yang tidak ingin berbasah basahan akibat terkena siraman guyuran air terjun dapat menyewa payung ini atau jas tersebut.
Baca juga Liburan ke Waterpark Taman dayu Ciputra
Keindahan objek wisata Madakaripura memang tidak dapat dipungkiri, berada jauh didalam pegunungan membuat tempat ini senantiasa asri dan natural. Hal itu sudah nampak ketika kita berada dalam perjalanan menuju destinasi ini.

Jalan Setapak Menuju Air Terjun Madakaripura
Sebelum sampai di air terjun utamanya, kita akan berjalan menyusuri sungai dengan di himpit bukit dikiri dan kanan. Bukit-bukit ini sering kali meneteskan air, ada yang meneteskan air seperti hujan gerimis ada juga yang seperti membentuk air terjun kecil, katanya jumlahnya sekitar 7 anak air terjun. Jadi jika kita berliburan ke Air terjun Madakaripura ini, harus siap untuk basah sebelum menuju air terjun utamanya.

Anak air terjun madakaripura
Anak air terjun Madakaripura
Untuk air terjun utamanya, kita harus memanjat tebing bukit untuk bisa melihat air terjunnya. Karena air terjunnya seperti berada dalam sebuah botol. Ada bukit yang cukup tinggi yang mengelilingi dan menutupi hampir keseluruahan wilayah air terjun ini.

Air terjun Utama Madakaripura
Air Terjun Utama di Madakaripura
Ada tambahan info bagi yang pertama kali ke wisata ini, jika sewaktu mau meninggalkan wisata ini, jangan kaget jika Anda akan di kenai biaya cuci kendaraan walau tanpa Anda minta sebelumnya. Anda akan dikenai biaya 5000 untuk kendaraan sepeda motor, untuk mobil saya kurang tau kena tarif berapa?. Katanya, itu sudah kebijakan wisata, jadi bayar saja jasa tersebut walau hasil dari cuci kendaraannya tidak begitu bersih-bersih amat.
Baca juga Rekreasi edukatif di Wisata petik kurma Pasuruan
Yah begitulah akhir perjalanan saya ke Madakaripura waktu itu, Begitu menyenangkan walau di saat pulang diguyur hujan deras sampai Pasuruan. Air terjun Madakaripura sangat saya rekomendasikan untuk dikunjungi, selain keindahan alam di sepanjang jalan menuju wisata ini, juga air terjun yang tak kalah menarik dengan derasnya air terjun dan serunya menuju air terjun tersebut.

Pandaan 20 Januari 2017
Dewi'Na Irawan

Perjalanan Wisata Air Terjun 7 Warna Di MadaKaripura Probolinggo