Thursday, 11 January 2018

Tidak Ada Kerugian Disaat Melakukan Kebaikan

Pernah tidak kita merasa rugi saat melakukan sesuatu hal yang baik, datang tepat waktu misalnya.

Kebanyakan orang Indonesia (tidak semua orang) itu sudah terbiasa dengan jam karet. Bahkan acara besar seperti konser ataupun hal besar lainnya saja juga terkadang diundur gegara artist atau orang yang penting dalam acara tersebut ada yang datang terlambat.

[QS. Az Zalzalah:7-8].

Kapan hari saya ada janjian dengan seseorang teman, rencananya kita bertemu jam 8 pagi ditempat yang sudah kita tentukan, kemudian memutuskan untuk bepergian ke tempat wisata bersama-sama. Saya datang lebih awal karena saya tidak terbiasa datang terlambat.

Saya sendiri juga tidak suka saat menunggu lama, makanya saya usahakan datang lebih awal karena saya tahu bagaimana resahnya dan tidak enaknya saat menunggu seseorang sendirian yang tak kunjung datang. Makanya saya tdak ingin orang lain merasakan hal yang tidak saya sukai itu. Jadi, sebisa mungkin saya tidak mau bikin orang lain menunggu.
Baca juga   Menunggu itu tak selamanya membosankan, bahkan menyenangkan bagi yang mau berfikir
Tapi, lama kelamaan lelah juga kalau yang ditunggu tak kunjung datang, hampir 1 jam lebih saya menunggu di tempat yang sudah kita tentukan. Sudah berangkatnya saya tidak sempat sarapan karena ingin datang tepat waktu, eh malah yang ditunggu tidak datang-datang.

Sempat saya berpikir bahwa teman saya ini tidak menghargai waktu saya, seandainya dia bilang datang terlambat, saya kan bisa menyiapkan diri untuk sarapan terlebih dahulu. Dan akhirnya saya merasa malas untuk datang tepat waktu, serasa apa yang saya lakukan jadi sia-sia belaka.

Kenapa saya harus ngebelain tepat waktu, sementara orang lain pun tidak menghargai waktu yang saya miliki?

Sempat kesal juga, hingga akhirnya saya mengerti bahwa menunggu tidaklah buruk. Justru saya merasa buruk sekali, kenapa juga saya merasa rugi saat melakukan kebaikan. Bukankah membiasakan diri melakukan kebaikan itu juga demi kebaikan diri sendiri juga.
Tidak ada balasan untuk kebaikan selain kebaikan (pula).” (QS. Ar- Rahman: 60)
Justru saya sendiri yang akan rugi jika saya membiasakan diri melakukan hal yang tidak baik, datang terlambat misalnya. Tentu saya akan berdosa jika membuat orang yang menunggu kedatangan saya, kesal karena terlalu lama menunggu saya datang.

Dengan datang terlambat, tentu saya akan merasa serba salah karena keterlambatan tersebut. Lebih baik jika saya yang menunggu dari pada saya yang di tunggu.

Dengan datang tepat waktu, saya bisa lebih santai menikmati keadaan dengan duduk bersantai. Saya juga bisa mengakses internet ataupun mengetik sebuah konten untuk blog saya dikala menunggu kedatangan teman saya.

Disaat teman saya datang, dia minta maaf atas keterlambatannya. Saya tersenyum dan memeluk dia dengan erat. Saya berbisik kepada dia “tidak apa-apa, mari kita berangkat”. Kemudian diapun tersenyum karena hal yang saya lakukan kepadanya.

Sungguh tidak ada kerugian dalam melakukan sebuah kebaikan. Kebaikan sekecil apapun yang kita lakukan, percayalah kita akan mendapat hasil dari kebaikan itu sendiri.

Yuk mari kita menjadi seorang yang menginisiasi kebaikan dari hal-hal kecil, seperti buang sampah ditempatnya, tertib dalam mengantri, datang tepat waktu dan kebaikan-kebaikan kecil disekitar kita.
Baca juga   Kenikmatan yang jarang disadari dan disyukuri oleh kebanyakan orang
Kita awali semua dengan kebaikan dan semoga kebaikan itu bisa menular ke orang disekitar kita. Disaat satu orang melakukan kebaikan, kemudian orang di sebelahnya mengikuti, dan seterusnya sampai semua yang ada di tempat itu melakukan kebaikan yang sama untuk berbagi kebahagiaan.
"Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.” [QS. Az Zalzalah:7-8].

Pandaan 11 Januari 2018
Dewi'Na Irawan 

Peridiri
Perihal Diri Updated at: 15:00:00
Share this article :

3 komentar:

  1. Betul tidak ada ruginya kita berbuat kebaikan, karena kebaikan itu nantinya akan berbuah kebaikan juga dan akan kita nikmati cepat atau lambat.

    Merugilah kalau kita melakukan keburukan. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener mas, pasti akan ada kebaikan disetiap kita melakukan kebaikan

      Delete
  2. Betul banget. Melakukan kebaikan jg bisa menjadi pembuka rejeki ya.

    ReplyDelete

 

Perihal Diri Copyright © 2013 Minima Template
Designed by BTDesigner · Powered by Blogger