Thursday, 21 September 2017

Enaknya Membangun Cinta, Bukan Jatuh Dari Cinta

Kenapa harus jatuh cinta, kalau itu membuatmu terluka?

Bukan karena “cinta” yang bisa membuat luka, karena cinta itu dari hati, dan hati sesungguhnya tak akan sanggup untuk melukai hati yang lainnya. Yang membuat luka itu adalah jatuhnya itu sendiri, kenapa harus memakai kata “jatuh”, kenapa tidak memakai “cinta” saja tanpa memakai embel-embel kata “jatuh”, agar tidak terluka karena efek jatuhnya itu.

Coba bandingkan kata berikut :

Saya mulai jatuh cinta kepada kamu” 

bandingkan dengan 

Saya mulai cinta kepada Kamu”.

Tuh kan!, lebih simple dan tepat sasaran, tanpa harus jatuh (terluka) dulu, baru kemudian cinta. Yang saya takutkan jika sudah jatuh terluka tapi cinta tidak tumbuh-tumbuh juga. Pasti lebih menyakitkan lagi bukan.

Kenapa Harus Jatuh Terlebih Dahulu Kemudian Cinta! Kalau Tidak?

Enaknya Membangun Cinta, Bukan Jatuh Dari Cinta

Setelah saya pahami lagi, mungkin kata “jatuh cinta” itu di adaptasi dari bahasa inggris “falling in love”. Falling yang artinya jatuh dan in love artinya dalam cinta, tapi bagaimana makna sebenaranya?, bisa jadi falling in love itu berarti jatuh karena cinta, jatuh dalam cinta, atau karena mencintai orang harus siap jatuh dan terluka. Hahahaha

Yang jelas, arti jatuh itu sendiri sudah terlihat menyakitkan, apalagi kalau jatuh cinta, jatuh karena cinta atau jatuh dalam cinta. Artinya, serasa cinta itu butuh sesuatu yang dikorbankan, mungkin rasa sakit atau terluka karena jatuh itu sendiri.

Walaupun Saya juga menyakini bahwa Cinta itu butuh pengorbanan, bukan sesuatu yang dikorbankan. Cinta butuh saling mengorbankan secara ikhlas untuk menuju suatu kebahagiaan, bukan mengorbankan sepihak, yang akan menyiksa dan melukai pihak yang berkorban.
Baca juga: Beginilah seharusnya menyikapi masa lalu yang terus membayang

Mending Membangun Cinta Biar Bahagia

Membangun cinta itu seperti memupuk cinta untuk berkembang yang akan menjadi Bunga-bunga cinta. Sedangkan jatuh cinta, adalah proses pertama kali seseorang merasakan tertarik pada lawan jenis, dan menaruh hati dan segala harap agar si dia juga merasakan hal yang sama.

Jatuh cinta itu mudah, melihat lawan jenis yang sesuai dengan kriteria kesukaan kita, itu sudah cukup untuk memenuhi syarat jatuh cinta. Karena saking mudahnya, jatuh cinta juga rentan terluka.

Kenapa?

Karena jatuh cinta tak mesti bahagia di endingnya, karena jatuh cinta adalah proses awal sebelum memulai sebuah hubungan. Jadi, masih belum jelas, apakah cintanya itu diterima atau hanya bertepuk sebelah tangan.

Tapi ada kalanya, seorang yang jatuh cinta, hanya memendam perasaannya dalam hati, tanpa harus di ungkapkan kepada sang pemilik hatinya. Istilahnya “Mencintai dalam Diam”.

Bolehkah seperti itu?

Ya boleh saja, Dan itu terserah yang bersangkutan,

Kan biasanya juga kalau wanita yang merasakan jatuh cinta kepada seorang laki-laki, biasanya dipendam dalam-dalam, walaupun ada juga yang sedikit pintar dengan memainkan kode-kode cinta biar para laki-laki paham akan perasaannya.
Baca juga : Inilah Alasannya Kenapa Cinta Musti Harus Diungkapkan

Perbedaaan Membangun Cinta Dengan Jatuh Cinta

Enaknya Membangun Cinta, Bukan Jatuh Dari Cinta

Yang sulit itu membangun cinta!


Perlu waktu seumur hidup untuk bisa beriringan bersama, bukan tanpa konflik, melainkan menghadapi konflik bersama

Membangun cinta dan jatuh cinta itu sekilas sama, sama-sama mencintai pasangannya. Bedanya Jatuh cinta dalam keadaan menyukai yang membutakan, kita buta dan tuli dengan kekurangan yang dimiliki oleh orang yang kita cintai. Yang penting kita mencintainya dan itu sudah cukup.

Namun membangun cinta diperlukan dalam keadaan seperti apapun. Bukan hanya menyukai, dalam keadaan jengkel sekalipun, cinta bukan lagi berwujud pelukan, melainkan berbentuk itikad baik memahami konflik dan bersama-sama mencari solusi untuk mencari bahagia bersama.

Mencari pasangan hidup memang dimulai dengan jatuh cinta. Tetapi setelahnya, porsi terbesar adalah membangun cinta.


Jadi, jatuh cintalah dan bangunlah cinta agar tetap selalu bahagia ^_^


Pandaan, 21 September 2017
Dewi'Na Irawan

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 

Perihal Diri Copyright © 2013 Minima Template
Designed by BTDesigner · Powered by Blogger