Tuesday, 29 August 2017

Beginilah Seharusnya Menyikapi Masa Lalu Yang Terus Membayang


Masa lalu adalah segala sesuatu yang telah terjadi dimasa lampau. Masa lalu juga merupakan alasan kita berada saat ini. Setuju atau tidak, keberadaan maupun keadaan kita saat ini adalah hasil dari masa lalu kita.

Kemarin adalah masa lalu, sekarang adalah masa kini, dan besok adalah masa depan. Masa yang tak pernah menyatu satu sama lain tapi tetap saling berhubungan satu sama lain.

Mungkin salah satu diantara kita ada yang merasa masih dalam jeratan masa lalu. Masa di mana sering membuat diri galau tak menentu. Karena disitulah harapan yang selalu terngiang dalam kalbu, direnggut begitu saja oleh sang waktu.

Tak jarang saya menemukan beberapa orang yang sulit untuk bisa move-on dari masa lalunya, Katanya, "Semua kenangan indah ada pada masa itu. Masa dimana kita memakai seragam abu-abu, kita sama-sama kelihatan unyu, tapi kau tusuk aku dengan cinta monyetmu, dan kau menelantarkan aku begitu pilu”. #Edisi lebay
Jika masih berpikiran seperti itu, Bagaimana bisa membuat hati tenang jika masa lalu selalu jadi bahan pikiran?
Source image by Stocksnap.io

Jika masih berpikiran seperti itu, Bagaimana bisa membuat hati tenang jika masa lalu selalu jadi bahan pikiran?

Masa lalu akan terus membayang, bagaimanapun usaha kita untuk melupakan, Masa lalu akan tetap ada dalam bayang-bayang. Seberapa keraspun kita menghilangkan sebuah kenangan, dia akan tetap ada dalam hati yang paling dalam.

Sudah lah, ikhlaskan saja!.
Masa lalu akan tetap ada dalam diri kita. Mau atau tidak, suka atau tidak, Masa lalu adalah bagian dari diri kita. Kita harus terima itu.

Kita tidak hidup di masa lalu, kita berada di masa sekarang. Tapi tanpa masa lalu, kita tidak akan sampai di masa ini, begitu juga dengan masa depan. Kelak masa ini akan menjadi masa lalu di masa depanmu.

Birkanlah masa lalu itu menjadi kepingan cerita yang sudah-sudah. Masa lalu tidak untuk kita lawan, sebab mau tak mau masa itu pernah jadi bagian hidup kita.

Bagaimana Bisa Mengikhlaskan Jika Tidak Ada Tindakan?

Come on Ukhti, Hidup itu indah.

Seberapa buruk kenyataan hidup yang kamu alami, Bali itu tetap menjadi pulau dewata yang indah nan mempesona *apa hubungannya .

Seberapa benci engkau dengan masa lalu mu, Dia akan terus membayangi disetiap langkahmu seperti hantu.

Bagaimana kamu bisa mengikhlaskan si Dia jika kamu masih pajang foto dia di kamar. Sudah buang aja ke Bukalapak, siapa tau laku, lumayan bisa beli es doger sampai tiga kali. :D

Action Ukhti..Teori tanpa Action sama dengan Bohong. Ayolah Ukhti, bangkit dari keterpurukanmu.

Ingat!, disaat ada satu pintu tertutup dihadapanmu, mungkin ribuan pintu lain terbuka untukmu.

Saya ada sedikit tips bagi Ukhti yang masih dilema dengan masa lalu yang membayang dan Dengan memahami sedikit tips ini, InsyaAllah ukhti bisa sedikit lega dan bangkit dari keterpurukan. Aamiin

Berserah Kepada Yang Maha Esa

Berserah Kepada Yang Maha Esa
Source image by Stocksnap.io
Jika kehidupan masa lalumu terasa sesak, dikala kamu tidak bisa curhat kepada orang lain karena alasan malu atau privasi yang tidak ingin diketahui orang lain. Bahkan berbicara pada orang tua mu juga tidak mungkin, karena kamu takut orang tuamu akan terbebani dan terlalu khawatir kepadamu.

Jangan risau!

Kita adalah seorang hamba dan Mahluk ciptaan Tuhan kan?

Tidak ada tempat terbaik untuk mencurahkan isi hati, selain dengan mengadu dan berkeluh-kesah kepada Nya.

Dia-lah sang penguasa alam, Yang menciptakan segala keruwetan di dunia ini. Bukankah dengan berpasrah kepadaNya membuat kita merasa tenang dengan yakin bahwa masa lalu kita merupakan bentuk dari izin-Nya.

Semua takkan terjadi kalau bukan Kehendak-Nya, jadi percayalah, bahwa masa lalu kita juga merupakan salah satu jalan dari rencana-Nya. Tinggal bagaimana kita bertindak kedepannya, untuk merubah menjadi masa depan yang indah.
Baca juga : Kenikmatan Yang Jarang Disadari dan Disyukuri Oleh Kebanyakan Orang

Lakukan Apapun Yang Bisa Membuatmu Bahagia

Lakukan Apapun Yang Bisa Membuatmu Bahagia
Source image by Stocksnap.io
Jika masa lalumu masih membayang, dan menjadikan harimu penuh drama untuk selalu terngiang akan masa suram.

Do anything can make you happy. Karena kamu berhak untuk bahagia, siapapun kamu, entah kamu anak orang kaya, anak orang miskin, anak pejabat, anak petani. Semua orang punya hak untuk bahagia.

Kenapa harus selalu terbebani dengan masa lalu, kamu harus bahagia, setiap orang mempunyai kesempatan yang sama, jika kesempatan pertama gagal, pasti ada kesempatan kedua, ketiga dan seterusnya.

Buatlah dirimu bahagia, agar orang disekitarmu juga ikut bahagia, alam disekitarmu juga merasa bahagia, dan semoga masa depanmu juga ikut bahagia saat bertemu dengan mu.

Bagaimana agar bisa bahagia?

Anak kecil aja bisa bahagia tanpa harus di ajari bagaimana cara bahagia. Begitu juga dengan kita, contohlah anak kecil tersebut, lakukan apa yang bisa membuatmu bahagia.

Jika makan sesuatu bisa membuatmu bahagia, ya makan saja sampai bahagia. Jika Travelling bisa membuatmu melupakan kegalauanmu, maka lakukanlah untuk membahagiakan dirimu.

Jadi, lakukan apa yang menurutmu bisa membuatmu bahagia, bukan untuk membuat dirimu lupa akan masa lalu. Sekali lagi, aku ingatkan, ini tentang dirimu yang bahagia, bukan masalah masa lalu.

Perbanyak Berkomuniskasi, Mungkin Bisa Membuatmu Lebih Nyaman

Perbanyak Berkomuniskasi, Mungkin Bisa Membuatmu Lebih Nyaman
Source image by Stocksnap.io
Mungkin sulit untuk melupakan masa lalu yang terjadi, jadi jangan berusaha hanya untuk melupakan masa lalu, cukup masa lalu itu untuk dikenang dan sewaktu-waktu kita butuhkan untuk menampar diri agar tidak terperosok ke jurang yang sama.

Nah, itulah saatnya memanfaatkan teman dan sahabat, untuk membuat galaumu lebih berwarna. Membaur dengan teman dan mencoba menjalani kehidupan seperti biasanya, layaknya tidak terjadi apa-apa. Sungguh itu hal yang indah.

Kamu tidak sendirian kawan!

Ada tempat untuk berbagi walau tanpa harus kau utarakan isi hati, sebenarnya tanpa kau ucapkan sekalipun, sahabat sejati akan selalu setia menemani dalam keadaan senang maupun duka

Jangan Berusaha Melupakan, Biarkan Semua Ini Mengalir Dengan Apa Adanya

Jangan Berusaha Melupakan, Biarkan Semua Ini Mengalir Dengan Apa Adanya
Source image by Stocksnap.io
Banyak orang yang patah hati dan berusaha sok tegar dengan apa yang terjadi, merasa bisa menghadapi dengan mudah. Tapi pada kenyataannya, dia selalu meratapi kesedihannya jauh lebih dalam disaat kesendiriannya.

Jadi, Biarkan rasa sakit itu mengalir dengan sendirinya, tak usah berusaha untuk melupakannya, semakin kamu berusaha, semakin kuat hatimu menolaknya. Begitu kata pengalaman pahit saya sewaktu masih single dulu.

Jalani saja apa adanya, jika saat teringat dia, menangis saja kalau memang air mata tak terbendung lagi, keraskan tangisanmu hingga habis air matamu. Setelah itu bercerminlah, dan katakan pada cermin tersebut, ini adalah hari terakhir aku menangis, besok aku akan menangis lagi tapi tidak lebih lama dari hari ini.

Begitulah sampai kamu menemukan kebahagiaan kamu tersendiri yang jauh lebih tegar dan bahagia tanpanya dan tanpa air mata.
Baca juga : Wanita Harus Tegas Antara Halalkan Atau Tinggalkan

Berdamailah Dengan Masa Lalu. Sebab Kelak Kita Akan Mengerti Arti Bahagia Yang Sesungguhnya

Berdamailah Dengan Masa Lalu. Sebab Kelak Kita Akan Mengerti Arti Bahagia Yang Sesungguhnya
Source image by Stocksnap.io
Jika kamu sudah menemukan kebahagiaan, kamu akan tau bahwa masa lalu adalah hal yang tak bisa kita buang begitu saja. Masa lalu tidak untuk kita lupakan, sebab sampai kapanpun kita takkan lupa, kecuali jika Allah menghendakinya.

Biarlah cerita pahit ada disana, yang terpenting cerita kita sudah hijrah.

Biarlah masa lalu tetap hidup dan berdamai dengan hatimu, sebab masa lalu hanyalah kaca yang sewaktu-waktu kita perlukan, agar kelak kita tak merasakan kesakitan yang sama.

Biarlah masa lalu tetap ada, sebab yang indah itu bukan saat kita bisa mengingat semua kenangan di dalamnya, melainkan saat kita bisa memaknai setiap hikmah yang di sampaikan oleh-Nya. :)

Maka, belajarlah dari masa lalu, dan janganlah ulangi kesalahan seperti waktu itu. :)


Pandaan, 29 Agustus 2017 
Dewi'Na Irawan

Perihal Diri
Perihal Diri Updated at: 06:18:00
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 

Perihal Diri Copyright © 2016 Minima Template
Designed by BTDesigner · Powered by Blogger