Friday, 25 August 2017

Jika Kamu Perokok, Cobalah Menjadi Perokok Yang Bijak Dan Elegan

Mas Jangan merokok disini dong, Asapnya kemana-mana nih!” Gerutu salah satu ibuk-ibuk kepada seorang laki-laki yang juga sama menunggu anaknya pulang dari Taman Kanak-kanak.

Saya memperhatikan dari kejauhan perbincangan antara kedua orang ini, laki-laki tersebut tiba-tiba datang dengan menghisap rokok disela-sela pergosipan para ibuk-ibuk ini. Salah satu ibuk-ibuk separuh baya tidak menyukai bau asap yang berasal dari laki-laki ini.

Bagi yang anti rokok (macam saya), kebiasaan merokok kerap dinilai kebiasaan negatif, karena mengganggu kenyamanan banyak orang. Alhasil harus diakui oleh pengemar rokok, bahwa merokok selain merugikan orang lain juga merugikan diri sendiri.
Source image by pxhere.com
Himbuan macam “Merokok Membunuhmu” sudah tersebar dimana-mana, bahkan disetiap bungkus rokok sudah tertera gambar sedemikian rupa dampak buruknya bagi kesehatan. Begitupun banyak tayangan iklan yang memperlihatkan penyakit yang akan di derita oleh perokok.
Tapi kok masih saja banyak orang yang mengkonsumsi rokok?

Kebanyakan orang beramsumsi bahwa ini permasalahan kecanduan yang tidak bisa dihentikan, bahkan kenaikan harga rokokpun tidak mampu untuk mengurangi tingginya perokok aktif di negara ini.

Sebenarnya, merokok adalah hak setiap individu. Tidak ada larangan yang mengharuskan untuk tidak merokok. Bahkan perokok aktifpun terkadang juga ingin berhenti untuk tidak merokok, tapi yah begitulah. Susah untuk melepaskan diri dari kecanduan itu.

Tapi yang saya sayangkan adalah perihal banyaknya perokok aktif yang tidak sadar betul bahaya-nya merokok ini. Okelah kalau hanya dinikmati sendiri asapnya dan juga dampak buruknya, sedangkan masih banyak perokok aktif yang seperti bapak-bapak diatas tadi, merokok didepan banyak orang yang tidak merokok. Kan sama saja berbagi dampak buruk rokok, tapi tidak berbagi kenikmatan saat merokok.
Baca juga : 7 Macam Hal Jorok Yang Biasa Dilakukan Cowok Yang Jarang Diketahui Wanita

Jadi bagi perokok, cobalah untuk merokok dengan bijak dan elegan, caranya seperti:

Hargai Orang Yang Tidak Merokok

Source image by Kaskus.com
Salah satu alasan agar menjadi perokok yang baik adalah dengan menghargai orang lain yang tidak merokok. Jika Anda mau merokok, sebaiknya jangan sekali-kali merokok didepan sekumpulan orang yang tidak merokok, apalagi ibuk-ibuk macam diatas.

Menjadi perokok yang elegan itu harus sensitif terhadap lingkungan sekitar, perokok harus selektif dalam memilih tempat yang tepat untuk menyalakan rokoknya, karena tidak banyak orang suka dengan tamparan rokok anda, terlebih lagi bagi dia yang anti rokok banget.

Merokoklah Pada Tempatnya

Sekarang sudah banyak di tempat umum seperti Mall dan tempat perbelanjaan yang menyediakan tempat khusus untuk merokok.

Jadi alangkah baiknya jika Anda perokok mengikuti peraturan yang berlaku, jika memang kawasan tersebut tidak diperbolehkan untuk merokok dan sudah di beri tempat khusus untuk merokok, maka cobalah untuk mengikuti peraturan tersebut dengan merokok di tempat yang sudah disediakan.

Anda boleh merokok, dan itu hak Anda, tapi belajarlah menghargai hak mereka yang anti rokok, hak mereka yang ingin sehat dari asap rokok. Dengan begitu biarpun Anda seorang perokok tapi perokok yang elegan, karena Anda sudah terlibat dalam upaya melindungi hak masyarakat bebas asap rokok dengan merokok pada tempatnya.

Menjauhlah Merokok Saat Berada Dengan Anak Kecil

Perokok yang bijak tentu tidak akan merokok didepan anak-anak. Selain bahaya dari asap rokok, juga kebiasaan tersebut bisa tertular pada anak-anak tersebut.

Pasti orang keren akan berfikir bijak akan hal ini, jika Anda merokok dan tidak bisa berhenti dari kebiasaan tersebut. Pasti anda tidak ingin kebiasaan buruk itu juga tertular kepada anak-anak anda bukan?

Begitu juga pria yang baik akan berusaha menjaga kesehatan anak-anaknya, dan hanya ayah yang buruk yang mencampuri kesehatan anaknya dengan asap rokok setiap harinya. Jadi jadilah perokok elegan yang tidak mencontohkan kebiasaan buruk merokok kepada anak-anak.
Baca juga : Pria Seperti Ini Yang Di Idam-Idamkan Para Wanita

Tidak Merokok Didalam Angkutan Umum

Source image by Hipwee.com
Sering sekali hal seperti ini terjadi, memang sudah ada aturan hukum tentang kawasan tanpa rokok dan ada peraturan yang melarang untuk merokok karena kawasan ini harus steril. Bukan masalah patuh pada peraturan, tapi hargailah hak orang lain.

Jika mau dihargai hak tentang merokok, maka hargai pula hak orang lain yang ingin bebas dari asap rokok. Bukankah itu yang dinamakan keadilan?

Tidak hanya diangkutan umum saja, sering sekali saya melihat orang yang merokok sambil berkendara. Merokok seperti ini juga menganggu orang lain juga, terutama yang sedang berkendara di belakang perokok ini.

Kenapa harus merokok sambil berkendara sih? Apa tidak ada waktu lain lagi?

Padahal merokok ditempat yang tepat, dan tidak menganggu kenyamanan orang lain itu seharusnya lebih enjoy dan elegan.

Selalu Jaga Bau Mulut Saat Berbicara

Suami saya juga perokok, walaupun tidak terlalu, terkadang saya benci saat dia berbicara dengan saya dan tercium aroma rokok dari mulutnya.

Banyak orang beranggapan bahwa kurang sensitif dan tidak peka menjadi alasan terbesar hancurnya suatu hubungan. Terkadang laki-laki sering tidak peka akan hal ini dan sering juga mereka para laki-laki kena semprot dari apsangannya perihal ketidak pekaan mereka.

Nah, sebagai perokok, Anda seharusnya lebih peka akan hal ini, sebab merokok juga akan berdampak pada bau mulut yang tidak sedap. Terkadang ada orang yang tidak suka bau rokok macam saya.

Dan jika memang pasangan anda tidak suka bau rokok, jadilah pria perokok yang elegan dengan selalu menjaga bau mulutnya. Terlebih lagi itu ditujukan kesetiap orang tidak hanya pada pasangannya. Jadi sedia permen sehabis merokok biar tetap keren walau masih merokok.

Jaga Kesehatan Diri Dan Keluarga Anda

Biarpun saya benci rokok, tapi saya sendiri tidak begitu setuju perihal rokok yang bisa menyebabkan segala penyakit itu. Memang benar dampak merokok itu benar adanya, tapi alangkah baiknya bahwa kita tidak menitik beratkan permasalahan penyakit itu hanya pada rokok saja.

Ada baiknya kita juga menyakini bahwa pola hidup tidak seimbanglah yang jauh lebih berbahaya ketimbang asap rokok itu tadi. Jadi merokoklah dengan elegan dan jaga kesehatan diri dengan pola makan yang seimbang dan juga olaraga yang rutin.

Dan jangan lupakan kesehatan keluarga juga penting, jadi merokoklah diwaktu dan tempat yang tepat, jaga kesehatan keluarga dengan tanpa asap rokok saat berada didekat mereka.
Baca juga : Memakai Deodorant Itu Beresiko Untuk Kesehatan, Coba Pakai Cara Alami Untuk Menghilangkan Bau Badan

Merokok adalah sebuah pilihan yang tidak baik, Jadi imbangilah dengan menjadi perokok yang elegan dengan selektif memilih waktu dan tempat yang tepat saat hendak menyalakan rokok Anda.



Pandaan 26 Agustus 2017
Dewi’Na Irawan





Perihal Diri
Perihal Diri Updated at: 20:00:00
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 

Perihal Diri Copyright © 2016 Minima Template
Designed by BTDesigner · Powered by Blogger