Tuesday, 25 July 2017

Puisi - Dalam Tahajud Ku Berserah

0 komentar

Disepertiga malam aku terjaga

Kubentangkan sajadah cinta

Di atas lantai yang suci

Kutumpahkan seluruh rasa didalam hati

Melalui sujud malamku



Percikan air wudhu yang jatuh

Membasahi bumi menambah indahnya malam

Kuangkat kedua tangan

Dan kutundukkan kepala untuk berdoa

Merajut tali kerinduan dan kecintaan dengan Sang Ilahi

Dengan rasa yang tulus melekat dalam hati



Yaa Illahi Rabbi....
Mudahkanlah langkahku berjalan diatas Shirat

Lindungi dan jauhkan aku dari siksaan api neraka

Tempatkanlah aku ditempat indah surga-Mu



Yaa Illahi Rabbi....

Dalam sujudku menangis dihadapanMu

Dalam sujudku memohon kepadaMu

Dalam tahajud malamku aku mengharap ridhoMu

Hanya Engkau yang mampu menghilangkan duka ceritaku.


Source image by google.com




Sidoarjo, 25 Juli 2017
Putri Puji Pangestuti
Read more...

Perihal Diri
Perihal Diri Updated at: 05:16:00

Saturday, 22 July 2017

Wanita Harus Tegas Antara Halalkan Atau Tinggalkan

0 komentar

Janganlah terlalu mudah jatuh cinta, karena cinta tidak selalu tentang bahagia.
Bisa saja yang terasa hanyalah luka yang cukup lama untuk menyembuhkannya.


Janganlah terlalu mudah memaafkan, Bisa saja itu hanya alibi untuk menyakitimu lagi.
Jika nanti kau di sakiti lagi, mungkin luka yang kedua lebih menyakiti lebih dari yang yakini.

Source image by  muslimAfiyah.com

Janganlah terlalu peduli dan perhatian, Jika hanya sebatas pacaran yang tak kunjung menghalalkan
Tak banyak cerita lamanya pacaran, berujung dengan sebuah pernikahan, bisa saja akhirnya kau yang akan ditinggalkan.


Janganlah mudah mengumbar perasaan, Jika pada akhirnya kau hanya di manfaatkan.
Apalah arti kebahagiaan sesaat, kalau pada akhirnya kau hanya menjadi korban kegilaan.
Sudah kehilangan hal berharga seperti kesucian, terlebih lagi dosa yang tak terbantahkan.


Sebagai wanita muslimah,
Kita harus TEGAS dalam menjawab antara HALALKAN Atau TINGGALKAN...
Apapun hasilnya, yang perlu kita lakukan hanyalah “Meng-Ikhlaskan” karena Allah Subhanahu wata'ala.


Pandaan, 22 Juli 2017
Dewi'Na Irawan

Read more...

Perihal Diri
Perihal Diri Updated at: 17:00:00

Friday, 21 July 2017

Sentuhan Cinta

0 komentar


Kau datang padaku 
Dengan membawa sebuah cinta
Aku menyambutmu dengan suka cita
Untuk memulai sebuah cerita indah

Hangat saat kau menyentuhku
Mengenggam tanganku yang dingin beku
Namun ..
rasa takut terselip dihatiku
Ketika kau mengunakan cinta
Hanya sebagai pemuas nafsu belaka

Nyaman terasa bila kau didekatku
Memeluk erat dan melindungiku
Saat ku terjaga

Namun..
Kau tak perlu lakukan itu
Tuk tunjukkan cintamu kepadaku
Aku percaya padamu

Pada cintamu
Sejak kau datang padaku

Dan menyentuhku dengan cinta



Pandaan, 21 Juli 2017
Dewi'Na Irawan
Read more...

Perihal Diri
Perihal Diri Updated at: 13:33:00

Tuesday, 18 July 2017

Arti Senja Yang Berwarna Jingga

0 komentar

Menurut Wikipedia, Senja adalah bagian waktu dalam hari atau keadaan setengah gelap di bumi sesudah matahari terbenam, ketika piringan matahari secara keseluruhan telah hilang dari cakrawala. Waktu ini dimulai setelah matahari tenggelam saat cahaya masih terlihat di langit hingga datangnya waktu malam (isya) saat cahaya merah (syafak) benar-benar hilang.

Senja itu pemandangan sore hari menjelang matahari tenggelam di ufuk timur. Ya seperti itulah saya mengartikan senja dengan begitu sederhana.
Apa arti senja bagimu?

Senja.., Yang sangat populer dikalangan penyuka diksi dan puisi. Mereka sering menyangkut pautkan “senja” didalam cerita maupun puisi yang dibuatnya.

Saya juga termasuk penyuka warna jingga di angkasa ini. Rasanya, ketika melihat senja di ufuk barat, terlukis banyak kata-kata romantis yang tercipta saat saya mulai merenung dalam hangatnya senja itu.

Senja bisa berarti mengambarkan tentang dua hal yang bersebrangan, tentang keindahan yang berarti kebahagiaan, juga tentang kesedihan dikala perpisahan. Bagi saya, keduanya sama-sama menyeruak kedalam dada saat aku melihatnya. Dan itu tergantung suasana hati saya saat melihatnya.

Senja Itu Pemandangan Indah Diangkasa

Senja di Pantai Jimbaran
Cahaya redup dari matahari senja, tak begitu meyilaukan bahkan terlihat begitu anggun dan menawan. Cahaya jingga yang menghiasi langit-langit ufuk barat, seakan melukiskan sebuah ketenangan bagi yang melihatnya.

Sering sekali saya berhenti saat berjalan di waktu menjelang magrib, saya berhenti untuk menantikan waktu dimana matahari yang begitu angkuh memberi panas di siang hari, kini tenggelam dan memancarkan cahaya yang kemayu.

Saya sangat suka melihat warna jingga di awan itu, seakan saya bernostalgia dengan diri saya yang melankolis dan sering membuat puisi tentang senja. Tapi sekarang saya sudah jarang melakukannya, karena sudah berkeluarga, rasanya sudah cukup bertingkah melankolis dan penuh drama, hehehe.

Tapi tetap saja, saya sangat menikmati pemandangan senja yang saya lihat. Sesekali saya juga mengabadikannya via jepretan handphone jadul yang saya miliki.

Senja Itu Pembatas Siang Dan Malam

Senja disekitaran rumah

Senja juga pembatas antar siang dan malamBanyak orang yang bekerja mulai dari pagi hari, akhirnya pulang saat senja tiba. Seorang petanipun juga pulang saat senja tiba. Dan setelah senja, orang akan beristirahat setelah menjalani aktivitas dan rutinitas harian disiang harinya.

Begitupun dengan saya, disaat saya mengajak anak-anak jalan-jalan disekitaran rumah saat sore hari. Ketika menjelang maghrib, saya buru-buru untuk pulang kerumah. Entah kenapa, adat ditempat saya, mengharuskan untuk pulang dulu sesaat menjelang adzan maghrib berkumandang. Barulah sesudah sholat magrib, saya boleh kembali keluar rumah untuk mengobrol dengan tetangga.

Senja itu pembatas antara jam aktivitas bekerja dan jam untuk rehat dirumah.

Dulu sewaktu masih kecil, saya sering bermain dengan teman sebaya. Kami berlari kesana-kemari, bermain petak umpet, loncat tali, bersepeda dan banyak lagi yang lainnya. Kami sering lupa waktu kalau sedang asik bermain, tapi tetap saja, senja adalah penanda bagi kami untuk mengakhiri kesenangan ini.

Senja juga tentang perpisahan, perpisahan untuk hari ini, karena kami akan lanjut main lagi esok hari lagi.

Senja Melukiskan Sebuah Perasaaan

Senja di Panta kuta
Seperti halnya seorang penulis puisi yang bisa sangat dalam menghayati arti senja dalam setiap kata-kata yang dia tuliskan.

Senja itu memang bisa melukiskan sebuah perasaan. Pernah sewaktu di kapal saat mau berangkat menuju Bali dan meninggalkan anak yang amsih satu tahun selama 3 hari karena KKN. 

Melihat Cahaya redup di atas kapal itu mengingatkan saya kepada keluarga yang saya tinggalkan sementara waktu. Padahal belum sehari, padahal baru berangkat dan masih dalam perjalanan, tapi rasa rindu ini menyeruak kedalam hati dikala senja yang pilu itu.

Terbayang bagaimana mengatasi rasa kangen kepada anak dan suami saat itu, Anak yang masih berusia 1 tahun, pasti akan bertanya-tanya kemana hilangnya ibu-nya. Bagaimana kalau suami tidak bisa menenangkan anak yang sedang menangis. Perasaan itu yang sering berkecamuk di hati saya.

Dan Alhamdulillah, ada teknologi yang terus bisa untuk mengontrol dan mengawasi walau dari kejauhan, begitu juga teknologi untuk bisa melepas kangen walupun hanya via suara. Senja itu, membuat saya semakin merindu kepadanya.

******* 

Begitulah cara saya mengartikan senja, senja yang berwarna jingga di angkasa. Senja yang menandakan berakhirnya aktivitas hari ini, Dan senja yang membuat saya merindu akan hadirmu saat ini. :D

Kalau menurut kalian, Apa arti senja bagi kalian?





Pandaan, 18 Juli 2017
Dewi’Na Irawan
Read more...

Perihal Diri
Perihal Diri Updated at: 10:46:00

Monday, 17 July 2017

Liburan Ke Waterpark Taman Dayu Ciputra

0 komentar

Sudah lama sekali saya tidak mengupdate tulisan di blog ini, selain memang banyak urusan dalam kehidupan nyata, juga komputer dirumah lagi dalam keadaan sekarat, minta ganti yang baru. Dan Alhamdulillah, masih belum menemukan gantinya (belum bisa beli yang baru), Alhasil blog ini hiatus lama, hehehe. #Alasan

Oh iya, saya ingin mengucapkan Minal Aidin wal faidzin dan selamat Lebaran Idul Fitri terlebih dahulu kepada para pembaca. Biarpun ini sudah sangat telat sekali, setidaknya artikel ini ditulis masih dalam bulan syawal.
Taman dayu waterpark
Source image by thetamandayu.com

Kali ini, saya ingin bercerita tentang liburan ke Waterpark Taman Dayu Ciputra yang terletak di Jalan Raya Surabaya-Malang KM. 48, Pandaan, Bulukandang, Prigen, Pasuruan, Jawa Timur 67156, Indonesia. Begitulah alamat yang saya temukan di google, karena saya sendiri binggung Taman Dayu itu masih ikut wilayah Pandaan atau sudah memasuki Wilayah Prigen, hehehe.

Saya beserta keluarga kecil saya berangkat dari rumah pada siang hari di hari selasa. Sebenarnya saya ingin pergi pas hari senin, ternyata hari senin justru Waterpark tutup. Alasanya, hari senin diberlakukan perawatan dan pembugaran fasilitas disana.
Waterpark Taman dayu
Source image by thetamandayu.com
Kebetulan saya mempunyai voucer tiket masuk dengan diskon 50% untuk orang dewasa. Harga tiket masuk, Normalnya pada hari selasa-kamis 25.000 per orang, sedangkan pada hari jum’at-Minggu harga tiketnya 50.000 per orang.

Karena mendapat diskon dari voucer yang saya miliki, saya dan suami saya hanya cukup membayar 25.000 untuk dua orang. Sedangkan untuk dua anak saya, gratis. Untuk pengunjung yang masih anak-anak, baru dikenai biaya tiket masuk saat tingginya mencapai lebih dari 100 cm.

Tempatnya cukup luas, fasilitasnya juga cukup lengkap. Ada Kolam renang untuk anak-anak, Seluncuran, taman bermain, Musolla, Kamar mandi, Flying Fox, Shooting target, Food terance yang menyediakan berbagai makanan.

Yah karena saya pergi ke waterpark ini untuk kebahagiaan anak-anak saya, jadi kolam renang untuk anak-anak saja yang saya kunjungi, juga playground dekat kolam anak.
Baca juga  Perjalanan Wisata Air Terjun 7 Warna Di MadaKaripura Probolinggo
Nih keseruan saya dan keluarga kecil saya bermain di waterpark ini.

Naila in Pool Kids Waterpark
bermain di Playground Waterpark
Saya dan Anak Kedua - Playground Waterpark
Naila di tangga menuju gazebo waterpark

Duduk di Peluncuran Flying fox - Waterpark Taman dayu

Water Plunge - Seluncuran air
Seru bukan, walupun saya ingin sekali berseluncur di water silde untuk menguji adrenalin saya. Tapi niat itu saya urungkan karena anak-anak juga masih kecil. Ya udah deh, kapan-kapan lagi saja.

Tiket Waterpark

Senin - Kamis = Rp. 25.000 per orang

Jum’at – Minggu = Rp. 50.000 per orang

Jam buka Waterpark Taman Dayu

Selasa-Minggu jam 09.00 WIB sampai 17.00 WIB



Pandaan, 17 Juli 2017
Dewi'Na Irawan

Read more...

Perihal Diri
Perihal Diri Updated at: 14:22:00

Wednesday, 12 July 2017

Ingin ku Katakan

0 komentar

Source image by Stocksnap.io
Sejak ku mengenalmu

Kurasakan cinta dihatiku

Senyumanku kala melihatmu

Gelisahku kala tak bertemu


Ingin sekali ku katakan

Perasaan yang sering membayang

Namun sulit tuk ungkapkan

Panas dingin kadang kurasakan

Pikiranpun kadang melayang

Jantungku berdegup kencang

Disaat kau datang


Mungkin sampai nanti kutak bisa ungkapkan

Hilang keberanianku di hadapan bayangmu


Ku hanya bisa menunggu

Hingga sesak ini berlalu

Kau yang menghampiriku

Dan Katakan itu padaku


Mungkin sampai nanti

Rasa ini kan tetap ada

Untukmu..

Hanya untukmu


Pandaan, 12 Juli 2017
Dewi'Na Irawan
Read more...

Perihal Diri
Perihal Diri Updated at: 01:54:00
 

Perihal Diri Copyright © 2016 Minima Template
Designed by BTDesigner · Powered by Blogger