Sunday, 25 February 2018

Solusi Tempat Tinggal Yang Cocok Untuk Berkarir Di Kota Besar

0 komentar

Mencari pekerjaan merupakan hal yang pelik dirasakan kebanyakan orang meskipun lulusan dengan sejumlah prestasi yang gemilang. Hal inilah salah satu alasan penyebab mengapa banyak sekali orang yang memilih untuk mencari peluang ke berbagai kota besar di Indonesia.

Indahnya gemerlap lampu kota di malam hari, gedung pencakar langit, dan infrastruktur yang canggih menjadi daya tarik tersendiri bagi sebagan orang untuk rela berurbanisasi ke kota besar.

Pemandangan gedung di kota besar
Sumber gambar : pexels.com
Harapan setiap orang yang memilih pergi ke kota besar untuk menguji peruntungannya dan memilih untuk berkarir di kota adalah untuk mendapatkan karir yang sesuai, perbaikan secara finansial, dan kesuksesan di bidangnya.

Namun hidup dikota besar tidaklah mudah, bekerja di kota besar sudah pasti akan membawa kita kepada banyak sekali perubahan yang tak kalah besarnya, seperti gaya hidup dikota besar yang jauh berbeda dengan gaya hidup di kota kecil maupun desa, dan biaya penghidupan yang relatif lebih besar dari pada penghidupan di desa. 
Baca juga  :  Liburan ke Bandung, Jalan-Jalan ke Museum Konferensi Asia Afrika Yuk
Setelah mendapatkan pekerjaan di kota, hal yang harus dilakukan adalah mencari hunian yang pas dan nyaman untuk ditinggali. Wilayah kota yang padat dan ramai dengan lahan yang menyempit, tentu menemukan hunian yang cocok juga bukan perkara mudah.

Banyak rekomendasi tempat tinggal yang dikhususkan untuk pekerja, salah satunya adalah rumah kos. Jika Anda mencari tempat tinggal yang murah di kota besar, rumah kos adalah solusi yang tepat untuk Anda.

Namun banyak kekurangan dalam tinggal dirumah kos, seperti Anda harus rela berbagi kamar dengan orang lain, antrean kamar mandi karena terkadang dalam satu kos yang terdiri dari beberapa kamar hanya memiliki fasilitas satu kamar mandi.

Jika Anda ingin mempunyai privasi dalam tempat tinggal dikota, Anda bisa beralih dengan sistem kontrak rumah. Sistem ini cocok bagi pekerja yang memboyong keluarganya (anak dan istri) untuk tinggal ditempat dikota. Namun jika Anda tinggal sendiri, rumah kontrak tidaklah cocok untuk Anda, karena dengan biaya relatif lebih tinggi dan tempat yang terlalu luas untuk ditinggali sendiri.

Solusi yang bagus bagi Anda yang menginginkan tinggal sendiri untuk privasi yang lebih terjaga adalah dengan menyewa apartemen. Dengan tinggal di apartemen Anda akan merasa tinggal di sebuah hunian yang eksklusif.

Umumnya lokasi apartemen berada di tempat strategis, seperti dekat pusat perbelanjaan, Mall, dan dipusat perkotaan. Dengan tinggal di sebuah apartemen, Anda akan menghemat biaya tranportasi jika apartemen tersebut dekat dengan tempat kerja Anda.

Dibanding menyewa hotel yang lebih tinggi biaya sewanya dan cuma terlihat seperti kamar tidur saja. Apartemen lebih terlihat rumah kecil dengan berbagai fasiltas. Anda bisa memilih dengan type 1 kamar atau 2 kamar. Terdapat juga kamar mandi, dapur dan ruang santai. 
Baca juga  :  Solusi cepat dan mudah menemukan apartemen murah di Jakarta
Keuntungan lain memilih apartemen adalah sewa yang fleksibel. Anda bisa menentukan untuk memilih sewa apartemen harian, sewa bulanan maupun sewa tahunan. Anda juga bisa bernegoisasi dengan pemilik apartemen tentang tarif yang disesuaikan dengan kondisi Anda.

Bagaimana? tertarik untuk tinggal di Apartemen? 

Apapun pilihan Anda, bijaklah dalam memilih dan memilah tempat tinggal yang nyaman, aman dan menyenangkan di kota besar.


Read more...

Peridiri
Perihal Diri Updated at: 09:03:00

Saturday, 24 February 2018

Jangan Menyesal Bergelar Sarjana Meskipun Akhirnya Jadi Ibu Rumah Tangga

2 komentar

Dewi, gimana kabarmu? Lama loh kita tidak ketemu, kamu kerja dimana sekarang?” tanya seorang teman SMP yang kebetulan berjumpa disalah satu tempat perbelanjaan.”Iya nih lama tidak berjumpa, saya sudah tidak bekerja sekarang, sibuk ngurusin anak dirumah, kalau kamu kerja dimana? Tambah cantik saja nih” jawabku sambil tertegun mengingat dia ini siapa, hehehe. 

Sumber gambar islamidia.com
Teman saya ini jauh berbeda tampilannya ketimbang saat masih SMP dulu, ah jelas lah, kita tak pernah ketemu sudah hampir 10 tahun lamanya, wajar saja saya sempat beberapa detik tidak mengenalinya. Kita sempat bercerita lama sambil mencari barang di perbelanjaan tersebut, hingga akhirnya teman saya menanyankan tentang suatu hal.

Kenapa kamu tidak cari kerja lagi aja Wi, kan sekarang anakmu sudah sedikit lebih besar, kamu kan sudah sarjana, banyak loh perusahaan sekarang yang membutuhkan lulusan diploma atau sarjana” tanya temanku. “Entahlah, saya masih belum kepikiran kesana” jawabku singkat.

Dia kaget loh dengan jawaban saya, seperti banyak tanda tanya besar di pikirannya. “Kenapa? Eman (baca : Sangat disayangkan) loh Wi dengan ijazahmu”. Saya tak mengucap apapun hanya melontarkan senyum kepadanya.

Sebenarnya tidak satu kali ini saja, saya mendengar pertanyaan serupa, pertanyaan yang menanyakan tentang ijazah yang saya miliki itu untuk apa? Pertanyaan tentang 4 tahun lamanya waktu, tenaga dan harta yang saya korbankan untuk belajar di perguruan tinggi, kalau ujungnya ijazah tersebut tidak dipergunakan sama sekali. 
Baca juga  :  Tidak ada kerugian disaat melakukan kebaikan
Memang sangat disayangkan, tapi bukan berarti tidak berguna sama sekali. Mungkin suatu hari nanti saya akan pergunakan, entah untuk melamar menjadi guru atau hal lainnya, yang penting atas izin suami. Tapi untuk sekarang, saya menikmati pekerjaan saya menjadi full mom untuk anak-anak saya.

Kalau ditanya menyesal dengan kuliah, karena ujungnya harus jadi Ibu rumah tangga?

Tentu saja tidak.

Ada banyak hal berharga yang saya rasakan disaat saya menuntut ilmu di perguran tinggi. Memang saya harus memeras tenaga, otak dan membagi finansial yang saya miliki untuk kuliah tersebut, karena saya kuliah sembari bekerja purna waktu saat itu.

Saya memutuskan sendiri untuk kuliah, karena menurut saya kuliah (menuntut ilmu) itu penting. Tidak ada motivasi khusus jika saya kuliah, saya akan memiliki karier yang bagus. Tidak! Saya tidak berfikir demikian, meskipun banyak orang yang memutuskan kuliah dengan tujuan agar memiliki karier yang bagus.

Bagi saya, seorang wanita itu penting untuk melanjutkan ke perguruan tinggi, meskipun pada akhirnya kita sebagai istri akan menjadi ibu rumah tangga. Alasannya karena :

#1. Dengan Kuliah Kita Berkesempatan Untuk Mengenal Dunia Lebih Dalam

Tak perlu kita berkeliling dunia untuk mengetahui informasi suatu daerah, dengan buku semua itu bisa saja kita ketahui. Sekarang lebih extreem lagi, dengan bantuan internet kita cukup mengetik nama suatu daerah, semua informasi sudah tersedia didalamnya.

Dengan kuliah, kita bisa mempelajari ilmu yang kita dapat dari SMA dengan sangat detail. Misalnya disaat SMA kita diajarkan tentang perkalian sumbuh x dan y mengunakan rumus bal bla bla. Tapi di perguruan tinggi, kita bisa mengerti lagi bagaimana rumus ini berasal.

#2. Dengan Kuliah Kita Akan Mendapat Sahabat Dari Berbagai Suku Dan Budaya

Sumber gambar dari kompasiana.com
Disaat SMA, teman saya paling jauh cuma berbeda kabupaten, misal saya sekolah di kabupaten Pasuruan, saya memiliki teman di daerah Sidoarjo maupun Malang. Sedangkan disaat kuliah, saya bertemu orang Surabaya, Ngawi, bahkan ada yang dilur pulau (NTT, NTB dan Lombok). 

Memiliki teman dari berbagai suku dan budaya itu semacam menemukan hal baru yang selalu membuat penasaran. Saya sering menanyai salah satu teman dari lombok tentang bagaimana keadaan dan budaya disana.

Meskipun saya tidak pernah pergi ke Lombok, sedikit banyak saya bisa membayangkan keadaan disana saat teman saya ini bercerita tentang kampung halamannya. Jika seandainya ada kesempatan berkunjung kesana, saya sudah memiliki tour guide khusus yang sudah sangat saya kenal sebelumnya, hehehe. 
Baca juga   :  Keberagaman itu indah jika kita bijak menyikapinya

#3. Dengan Kuliah, Kita Akan Mendapatkan Pengalaman Berharga

Yang tidak pernah kuliah pasti tidak akan pernah tau ribetnya skripsi, Saya beruntung pernah merasakan hal itu. Siang malam memikirkan tugas skripsi yang tak kunjung kelar, sementara deadline semakin dekat mengejar. Tidur tidak nyenyak dan makanpun jadi tidak beraturan.

Jika biasanya saya sering menolak perhatian seseorang, sekarang justru saya yang sering ditolak oleh dosen pembimbing. Berkali-kali izin tidak masuk kerja agar supaya bertemu pembimbing, nyatanya tiap kali kesana justru tidak berjumpa. Ah kesal.

Tapi itu pengalaman yang luar biasa yang bisa saya miliki. Dan semua itu tidak akan saya rasakan jika saya tidak pernah kuliah.

#4. Ingat! Wanita Adalah Madrasah Pertama Bagi Anaknya

Sumber gambar dari Vebma.com
Tidak ada kata menyesal dalam berjuang menuntut ilmu. Meskipun disaat kuliah mengambil jurusan informatika, namun justru bekerja menjadi karyawan biasa. Bukan berarti ilmu yang kita dapat tidak berguna, suatu saat kita akan mengambil hikmah dari apa yang sudah kita perjuangkan. 

Sama seperti wanita dengan ijazah sarjana yang memutuskan menjadi Ibu rumah tangga. Bukan tidak ada manfaatnya kuliah, ijazah hanya selembar kertas, dan ilmu tidak bisa diukur hanya dari selembar kertas tersebut.

Suatu saat ketika kita sudah menjadi seorang ibu yang memiliki anak, kita kan membutuhkan ilmu tersebut untuk mengajari anak-anak kita nantinya. Karena Ibu adalah madrasah pertama bagi anaknya. 
Baca juga  :  Problematika wanita yang sudah menikah, antara tetap bekerja atau mengurus keluarga

#5. Gelar Sarjana Juga Akan Jadi Motivasi Sendiri Untuk Meningkatkan Pendidikan Anak Lebih Baik Lagi

Saya dulu sering minder kalau ditanya atau menuliskan tentang pekerjaan orang tua dan pendidikan terakhir orang tua saya. Dengan keadaan tersebut saya tidak bermimpi untuk bisa sekolah sampai perguruan tinggi. Lulus SMA akhirnya saya memutuskan untuk bekerja.

Dengan pengalaman tersebut, saya ingin anak saya menilai bahwa orang tuanya saja sekolah sampai perguruan tinggi, berarti dia harus memiliki minat untuk melampaui orang tuanya. Bagi saya sendiri, dengan gelar sarjana ini memotivasi saya untuk mensekolahkan anak saya hingga ke perguruan tinggi nantinya.

Saya ingin anak saya mendapat pengalaman serta ilmu pendidikan yang lebih baik. Karena menurut saya, orang yang berakhlak baik itu bagus, tapi lebih bagus lagi jika orang berakhlak baik dengan wawasan yag luas dan pendidikan yang tinggi.

**** 

Jangan bersedih dan menyesal jika gelar sarjana kalian berakhir di kepulan asap dapur. Ijazah hakekatnya hanya selembar kertas yang tak berarti apa-apa, sedangkan ilmu itu pasti. Kita (wanita) adalah madrasah pertama bagi anak-anak kita nantinya, jadi tetaplah berjuang dalam menuntut ilmu meskipun pada akhirnya kita akan berteman dengan peralatan dapur.


Pandaan, 24 Februari 2018
Dewi'Na Irawan

Read more...

Peridiri
Perihal Diri Updated at: 04:46:00

Wednesday, 21 February 2018

5 Hal Yang Dipertimbangkan Muslimah Saat Memilih Jodoh Pasangan Hidup

4 komentar

Setiap muslimah tentu mendambakan pasangan hidup yang sholeh, yang mampu membimbing dirinya kepada kebahagian dunia dan akhirat, tidak terkecuali saya pribadi. Saya sendiri paling pilih-pilih dan menimbang dengan sangat hati-hati dalam mencari pasangan, apalagi dulu banyak pria yang mengejar-ngejar saya.

dakwah tentang jodoh dalam islam
Sumber gambar dari cyberdakwah.com
Bukan ingin menyombongkan diri, tapi pada kenyataannya ada masa dimana seorang wanita akan didekati oleh dua atau lebih pria dalam hidupnya. Bukanlah mudah untuk memilih salah satu dari mereka, karena kita sendiri tidak tahu jodoh seperti apa yang terbaik bagi kita.

Sebagai muslimah, saya tentu memilih yang terbaik versi saya, Meskipun saya harus memilih orang yang salah. Namun saya percaya bahwa jodoh akan datang diwaktu dan tempat yang tepat. Bukan untuk memaksa kehendak saya, tapi saya jalani dengan sepenuh hati dan keikhlasan, InsyaAllah kita akan dipertemukan.

Yang paling bikin galau, disaat terdapat dua pilihan yang sama-sama baik menurut kita. Memang anjuran sholat istikhoroh disaat kebingungan memilih adalah tuntunan dari Baginda Rosul Muhammad Sholallahu alaihi wassalam.

Namun bukan berarti kita harus tutup mata dan telinga setelah menjalankan sholat istikhoroh. Kita tetap harus milih dan menjalaninya dulu agar sampai pada takdir yang di tentukan oleh Allah Subhanahu wata’ala. Nah disaat memilih tersebut , tidak hanya tentang hati yang harus kita pertimbangkan tapi banyak hal.

Kalau pengalaman saya pribadi disaat memilih pasangan, 5 hal ini yang saya pertimbangkan dari seorang laki-laki untuk jadi calon suami nantinya.
Baca juga   Tips buat single yang mencari jodoh dunia akherat

#1. Menjalankan Syariat Agama Dan Baik Akhlaknya

syariat agama islam dan alqur'an
Sumber gambar dari Pexels.com
Sangat wajar bagi muslimah memilih calon suami seorang muslim juga. Namun bagi saya, status muslim (KTP) tidaklah cukup untuk dijadikan suami seumur hidup. Calon suami setidaknya harus taat dan tidak lalai atas kewajibannya sebagai hamba Allah. Dia harus rajin dengan sholatnya, dia puasa, dan ibadah yang lainnya.

Selain itu, tentu akhlaknya juga jadi pertimbangan utama. Karena kebaikan akhlak juga mencerminkan bagaimana sholat seseorang. Siapa yang baik sholatnya, maka baik pula akhlaknya. Jika buruk sholatnya, maka bisa jadi buruk akhlaknya, begitu kata guru ngaji saya dulu.

Kita tidak inginkan, jika seandainya ibadah yang dia tunjukkan kepada kita hanya sebagai topeng agar kita tertarik kepadanya. Setelah menikah, dia justru lebih sering meninggalkannya. Jadi perlu diperhatikan bahwa beragama islam saja tidak cukup untuk jadi pertimbangan, Carilah yang Taat menjalankan kewajiban beragama islam untuk kebaikan diri sendiri.
Baca juga   Apasih untungnya pacaran, Rugian mana antara pacaran atau single?

#2. Sifat dan Kepribadian Yang Baik

Saya seorang wanita yang manja, apalagi kepada orang yang jadi sandaran hidup saya. Karena saya memiliki sifat seperti itu, saya mencari tipikal laki-laki yang sabar dalam mendengar dan sabar dalam mengerti kepribadian saya.

Jadi mempertimbangkan sifat dan kepribadian calon suami itu penting, seperti penyabar dalam menghadapi permasalahan, bijak dalam mengambil keputusan, tidak egois dan mau berkomunikasi dalam sebuah keputusan dan sebagainya.

Minimal dia bisa mengayomi dan membuat kita sebagai istri nyaman saat hidup bersama. Karena bukan masalah harta yang membuat kehidupan rumah tangga kita aman dan nyaman, tapi bagaimana suami dan istri bisa berjuang bersama dalam segala keadaan.

#3. Keadaan Keluarga Calon Pasangan

ikatan keluarga
Sumber gambar dari Pexels.com
Menikah tidak hanya hubungan antara KITA, tapi menikah itu tentang menyatukan dua adat, dua budaya dan dua keluarga agar bisa berjalan bersama. Banyakloh perceraian yang disebabkan ketidak cocokan dengan keluarga pasangan.

Jadi menurut saya, mempertimbangkan keluarga calon pasangan juga penting. Karena kita juga akan hidup berdampingan dengan mereka, meskipun kita terpisah rumah.

Bagi saya, keluarga yang baik akan menghasilkan anak yang baik. Dengan melihat keluarganya, kita setidaknya tahu bagaimana calon pasangan kita di didik. Selain itu, Kita juga bisa menerka-nerka bagaimana saat sudah menikah, kita bisa hidup berdampingan dengan keluarga calon pasangan kita.
Baca juga   Wanita harus tegas, antara halalkan atau tinggalkan

#4. Visi dan Misi Untuk Masa Depan

Jika disuruh memilih antara pria baik tapi pengangguran dan pria yang sudah bekerja namun tidak begitu baik, maka jelas saya akan memilih pria baik yang bekerja. Hehehe

Faktanya, pria yang punya karier yang baik cenderung memiliki satu kualitas yang lebih baik daripada mereka yang pengangguran. Sebab kehidupan rumah tangga akan lebih baik dengan financial yang stabil.

Saya dulu justru tidak memilih laki-laki karena memprioritaskan kariernya, yang saya pilih justru pria yang sederhana namun tetap memiliki pekerjaan yang layak. Namun kita memiliki visi dan misi yang sama.

Maksudnya kita memiliki impian yang sama untuk diwujudkan, meskipun itu sulit, tapi kita bisa berjuang bersama untuk mengapainya. Bagi saya, memilih seorang laki-laki yang memiliki rencana kedepan (masa depan) lebih menarik dari pada laki-laki yang bergelatungan mengikuti zaman (tidak tau arah dan perencanaan).

#5. Tampilan Fisik Dan Rasa Cinta

arti cinta yang sesungguhnya
Sumber gambar dari Pexels.com
Dan terakhir, tentu saja atas dasar cinta. Bagaimanapun, menikah itu sebuah komitmen besar yang harus ada ikatan kasih dan sayang antara keduanya. Biarpun pernikahannya dijodohkan, tetap harus ada ta’aruf antara keduanya biar saling mengenal, minimal menumbuhkan rasa sayang antara keduanya. Karena ikatan cinta itu yang akan menguatkan sebuah hubungan rumah tangga,

Tentu kalau berbicara tentang cinta tak lepas dari penampilan fisik, bagi saya sendiri, mempertimbangkan masalah fisik calon laki-laki itu penting. Karena menurut saya, calon laki-laki harus kuat dan sehat secara jasmani agar kuat untuk menafkahi lahir dan batin.

Berpenampilan menarik biar saya sendiri betah hidup bersamanya dan juga dia bisa menjaga dirinya karena dia adalah bapak dari anak-anak saya nantinya. Karena saya juga ingin mendapat keturunan yang baik dari calon suami yang baik secara fisik.
Baca juga   Arti cinta yang sesungguhnya itu seperti apa?
**** 
Yah seperti itulah hal yang saya pertimbangkan saat memilih pasangan hidup dulu. Memang sulit melihat seseorang laki-laki yang ingin menikahi kita menampakkan sisi aslinya didepan kita. Namun yang harus kita yakini adalah tetap memilih dan menjalaninya, sementara kita berikhtiar dan berdoa kepada Allah agar dituntun dijalan yang benar dan jalan yang di ridhoi-Nya.

Telur yang baik sangat dipengaruhi dari induknya, dan Induk yang baik bisa dilihat dari telurnya.
Dewi Nadzifah
Perihal Diri

Read more...

Peridiri
Perihal Diri Updated at: 12:46:00

Monday, 19 February 2018

Apa Saja Sih, Keseruan Yang Ada Di Taman Dayu Pandaan

0 komentar

Kali ini saya ingin share sedikit tentang daerah saya, tempat yang saya tinggali bersama keluarga kecil saya di Kota Pandaan. Pandaan merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Pasuruan Jawa Timur. Jadi jika kalian sedang berlibur ke Pasuruan, cobalah singgah ke kota saya ini.

Ada apa saja sih di Pandaan?

Kecamatan Pandaan merupakan kecamatan yang cukup strategis bagi para pembisnis yang ingin mulai bisnisnya disini. Selain keramaian kecamatan ini yang sering ada acara tiap minggunya, juga letak Pandaan sendiri terletak antara kota besar Malang dan Surabaya.

Sebenarnya banyak tempat wisata maupun tempat kuliner yang ingin saya bahas, Dan saya akan bahas satu persatu wisata dan keunikan Pandaan dialain waktu. Tapi untuk kali ini saya ingin menjelaskan tentang daerah wisata sekaligus kuliner yang nyaman dan enak. The Taman Dayu Ciputra.

Taman Dayu Ciputra terletak di Jl. Raya Surabaya-Malang km. 48 Kecamatan Pandaan. Atau kalau Anda lewat Tol Gempol-Pandaan, Anda bisa melihat Taman Dayu Ciputra setelah keluar dari gerbang tol tersebut.

Taman Dayu Ciputra merupakan kawasan hunian, resort wisata dan pusat bisnis di Pandaan. Kawasan hunian ini didesain dengan memadukan suasana alam, komersial, dan rekreasi. Konsep perumahannya kental dengan suasana alam. Di kawasan ini pula terdapat CBD (Central Business District) sebagai pusat aktivitas rekreasi, hiburan, kuliner, dan komersial di area Pandaan dan sekitarnya.

Memang Taman Dayu merupakan tempat jual beli dan penyewaan hunian dan resort villa, juga terdapat lapangan golf didalamnya. Tapi bukan berarti tidak ada hal menyenangkan berada di kawasan ini. Banyak hal yang bisa kalian lakukan saat kalian memutuskan untuk liburan di Taman Dayu. Yuk simak apa saja sih keseruan yang ada di Taman Dayu ini
Baca juga   Liburan ke Waterpark Taman Dayu Ciputra

Wisata Yang Menyenangkan

Berbicara Taman Dayu, pasti akan merujuk pada destinasi wisata di Pandaan. Meskipun pada dasarnya Taman Dayu adalah sebuah kawasan resort hunian, tapi ada juga tempat wisata yang menarik disini.

harga tiket waterpark taman dayu
Source image by thetamandayu.com
Salah satunya adalah Waterpark Taman Dayu, waterpark ini terdapat 2 kolam yang bisa kita nikmati. Yang pertama kolam renang anak dengan kedalaman 50cm dan luas kurang lebih 600 meter persegi. Terdapat permainan air untuk anak-anak ditengah kolam ini.

Yang kedua kolam dewasa seluas 1300 meter persegi dengan kedalaman 120 cm sampai 300 cm, terdapat 3 water slide atau seluncuran di kolam ini dengan panjang sekitar 70 meter.

Selain itu terdapat juga outbond-outbond menarik disini, seperti perkemahan di alam terbuka, atau sensasi menginap di rumah pohon (The Pinest).

Bermacam Kuliner Yang Menarik Buat Keluarga

Enaknya di taman dayu kita tidak akan kesulitan mencari tempat makan saat disini, karena diawal masuk saja kita sudah bisa melihat KFC dari jalan pantura. Di seberang jalan juga ada resto Wapo yang tidak kalah menarik dengan berbagai menu yang disediakan, tempatnya bagus dan lumayan berkelas. Meskipun begitu, harga makanan disini tetap terjangau kok bagi kalangan menengah.

Diselatannya lagi ada deretan kuliner yang bisa kita pilih, dari Food Veranda, The Orchard dan Food Terrace. Kalau saya sendiri lebih suka di Veranda karena terdapat permainan anak-anak, sembari menikmati kuliner disana, kita bisa melihat anak-anak senang dengan permainan anak disana.

Taman bermain Food veranda - Taman dayu
Taman bermain Food veranda


Tempat Olaraga Dengan Jogging Track Yang Asri

Selain Taman Dayu terkenal dengan olaraga kelas atas semacam golf, Taman dayu juga cocok untuk olaraga jogging atau lari-lari kecil ataupun jalan-ajalan di pagi hari.

Jika kalian menyukai lari pagi tiap minggu, Jalan sepanjang Taman dayu ini sangat cocok untuk digunakan lari pagi. Tiap minggu, banyak pemuda-pemuda yang melakukan lari pagi atau sekedar jalan-jalan di tempat ini. Meskipun tak jarang juga dari mereka hanya sekedar nongkrong di pembatas jalan.
Baca juga   Tempat berlibur murah di Pandaan Pasuruan
Jalanan yang begitu asri karena terdapat pohon-pohon besar disepanjang jalan, juga lalu lintas di jalan ini tidak terlalu sering dilalui kendaraan. Jadi sangat cocok sekali untuk jogging dipagi hari, apalagi jalanannya lumayan menanjak cocok untuk dibuat latihan lari menambah stamina dan fisik yang prima.

Jogging track Taman dayu Pandaan
Jogging track Taman dayu


Lokasi Foto Yang Instagramable

Dimanapun ada tempat wisata, disitupun ada lokasi yang pas untuk foto. Banyak sekali tempat yang Instagramable di Taman dayu ini, jadi jika kalian yang suka mengabadikan moment di Instagram, Taman dayu ini tempat yang bagus untuk mendapatkan foto yang menarik.

Ini beberapa capture yang saya dapatkan dari instagram tentang lokasi yang instagramable di Taman Dayu.




A post shared by Wapo Resto (@wapo.resto) on


****


Nah, dengan mengetahui berbagai hal menyenangkan yang ada di Taman Dayu versi saya, tentu tidak akan lebih menyenangkan dari merasakan sendiri keseruan berada di wisata Taman Dayu ini. Yuk kunjungi Taman Dayu Pandaan



Read more...

Peridiri
Perihal Diri Updated at: 11:14:00

Thursday, 15 February 2018

Tempat Berlibur Dengan Biaya Murah Di Pandaan-Pasuruan

1 komentar

Libur kerja itu paling menyenangkan digunakan untuk jalan-jalan bersama keluarga. Selain untuk menghilangkan penat dan stress saat bekerja selama seminggu kemarin, juga untuk mempererat kehangatan keluarga.

Suami saya selalu libur di hari minggu bertepatan dengan liburan anak sekolah juga, jadi disaat hari minggu, keluarga saya lengkap berada dirumah semua. Tentu akan membosankan kalau hanya tinggal dirumah saja saat liburan, jadi setiap minggu saya dan keluarga sebisa mungkin akan melakukan liburan ke tempat yang menyenangkan.

Tempat Berlibur Dengan Biaya Murah Di Pandaan-Pasuruan

Tidak perlu harus keluar banyak uang untuk mengisi liburan tiap minggu, tak perlu juga meng-agendakan harus pergi ke tempat wisata yang bagus untuk bisa bersenang-senang. Toh banyakloh tempat hiburan yang murah meriah disekitar kita, yang mana kita bisa manfaatkan untuk mengisi kekosongan di hari libur tanpa menguras isi dompet kita dan yang penting strees hilang dan anak-anakpun jadi ceria.

Saya sendiri lebih menyukai pergi jalan-jalan ke tempat wisata yang terletak dekat dari rumah. Asumsi jarak tidak lebih dari 20 menit perjalanan dari rumah ke tempat destinasi tersebut. Kalau bisa biaya masuk ke wisata tersebut gratis malah lebih baik, hehehe.

Di Pandaan sendiri ada banyak kok tempat liburan yang asik namun tetap dengan budget yang sangat murah sekali, bahkan kita cuma mengeluarkan biaya untuk parkir saja. Berikut saya tuliskan beberapa destinasi tempat wisata yang bisa untuk mengisi hari libur dengan biaya yang sangat murah.

Car Free Day Pandaan

Car Free Day pandaan
@Car Free Day Pandaan
Ada Car Free Day di Pandaan loh guys...!

Tidak perlu jauh-jauh ke Surabaya kalau ingin menikmati Car Free Day, di Pandaan sudah berlangsung selama 3 tahun, acaranya diadakan tiap dua minggu sekali. Tempatnya di sepanjang jalan kartini, mulai dari perempatan Pandaan sampai di traffick light Taman Dayu.

Dengan adanya Car free Day ini, saya dan keluarga bisa menikmati liburan yang menyenangkan tiap 2 minggu sekali. Lokasinya yang sangat dekat tidak sampai 5 menit dari rumah, serta budgetnya cukup biaya parkir sebesar 2000 rupiah saja.

Kita bisa jalan-jalan di sepanjang jalan kartini dengan melihat-lihat aneka makanan dan jajanan serta barang-barang yang dijual disana. Ada juga beberapa komunitas hewan reptile, kucing dan hewan peliharaan lainnya.
Baca juga   Menikmati Pasuruan carnaval fashion 2017 di Pandaan

Kawasan Taman Dayu Ciputra

Selain terkenal dengan car free day nya, Pandaan juga terkenal dengan pusat perbelanjaan sekaligus destinasi wisata di kawasan Taman dayu. Saya dan keluarga sering ke tempat ini untuk refeshing maupun untuk belanja kebutuhan keluarga (kebutuhan anak semacam susu formula, pampers dan lain sebagainya).

Tempatnya sejuk karena banyak pepohonan yang cukup rindang di sepanjang jalan, oleh sebab itu banyak orang yang jogging ataupun sekedar jalan-jalan untuk berolaraga disini. Disaat liburan, tempat ini cukup ramai dengan pengunjung yang kebanyakan para remaja.

Bagi yang mempunyai anak kecil, Taman dayu rekomended sekali untuk dikunjungi. Terdapat outbond dan pemainan anak yang bisa dinikmati pengunjung secara gratis sembari menikmati beragam kuliner disana.

The orchard Taman Dayu
@The Orchard Taman Dayu Pandaan

Sardo Swalayan

Saat belanja kebutuhan sehari-hari, saya selalu belanja dengan suami ke Sardo swalayan. Selain saya tidak bisa menyetir kendaraan sendiri, juga akan lebih menyenangkan kalau belanja di temani suami. Semacam ada keromantisan sendiri saat melakukannya.

Belanja juga bisa jadi penghibur loh, kan sekarang sudah tren pusat perbelanjaan terdapat sebuah permainan atau hiburan didalamnya, semacam time zone maupun permainan anak-anak lainnya.

Nah dari pada jauh-jauh pergi ke tempat wisata untuk mencari hiburan buat anak, pusat perbelanjaan ini merupakan alternatif murah meriah untuk menyenangkan anak sembari kita berbelanja kebutuhan sehari-hari.

Mengunjungi Situs Sejarah Candi Jawi

Candi Jawi Pandaan Pasuruan
@Candi Jawi Pandaan
Di Pandaan ada sebuah candi peninggalan bersejarah Hindu-Buddha kerajaan Singosari. Terletak diperbatasan Pandaan-Prigen, tepatnya di desa Candi Wates, kecamatan Prigen. Untuk pergi ke lokasi itu mudah kok! Kalau dari Pandaan, kalian bisa mengambil arah menuju Prigen, di perbatasan memasuki wilayah Prigen, kalian bisa melihat sosok candi Jawi ini telihat megah dari jalan.

Bagunan candi jawi ini dikelilingi oleh pagar bata setinggi 2 meter, juga dikelilingi oleh parit yang banyak ditumbuhi oleh bunga teratai. Ketinggian candi ini sekitar 24,5 meter dengan panjang 14,2 m dan lebar 9,5 m.

Bolehlah sesekali kita mengajak anak-anak berlibur sambil mengenal sejarah Indonesia. Disana kita juga bisa membeli makanan ikan dan memberri makan ikan di parit tersebut. Tapi hati-hati bagi yang membawa anak kecil agar selalu waspada pada anaknya biar tidak terjatuh ke parit tersebut.

Menikmati Indahnya Kawasan Pandaan dari Ketinggian

Setelah dari candi Jawi, tidak ada salahnya kita melanjutkan perjalanan menuju kecamatan Prigen dan Tretes. Banyak destinasi wisata seru disana seperti air tejun Kakek Bodoh, air terjun Pucuk Truno, dan lain sebagainya. Selain itu, kita bisa menikmati indahnya panorama kota saat dilihat dari ketinggian.

Kalau saya sendiri lebih menyukai saat pergi ke Prigen dan mampir ke rumah teman saya disana. Saya suka menikmati kesejukan alam disana, hal yang jarang sekali saya rasakan di Pandaan. Apalagi kalau dari rumah teman saya itu terlihat panorama kota Pandaan yang indah, apalagi pas malam tiba.
Baca juga   Liburan ke Waterpark Taman Dayu Ciputra
***

Bagi saya, liburan tiap minggu itu tidak perlu jauh-jauh dan butuh biaya besar. Asal kita bahagia, stress berkurang dan anakpun senang, itu sudah cukup.


Pandaan 15 Februari 2018
Dewi'Na Irawan

Read more...

Peridiri
Perihal Diri Updated at: 08:51:00

Monday, 12 February 2018

Pahami 6 Hal Ini Agar Tidak Terlena Menunda-nunda Sesuatu

2 komentar


Menunda-nunda suatu pekerjaan adalah kebiasaan buruk yang sudah lumrah bagi kebanyakan orang. Meskipun kita sendiri tahu bahwa menunda-nunda suatu pekerjaan akan menghasilkan dampak buruk bagi kita, tetapi tetap saja kita sering melakukannya.

Saya sendiri juga mengalaminya, padahal saya tahu apa yang harus saya kerjakan, saya tahu deadline waktu pengerjaannya, namun saya sering merasa tidak perlu untuk memulainya sekarang. Seakan saya memiliki banyak waktu luang untuk bisa mengerjakannya nanti ataupun saya merasa bahwa saya bisa mengerjakannya dengan secepat mungkin, padahal semua itu hanya semu.

Pada akhirnya saya sangat kebingungan dan kelabakan dikejar deadline yang begitu mendesak. Bahkan akhirnya saya harus lembur untuk menyelesaikan tugas tersebut . Saya menyesal kenapa tidak dari kemarin saya kerjakan tugas tersebut terlebih dahulu? Tapi saya sadar bahwa itu hanya alasan saya untuk membenarkan diri.

Saya kira tidak sedikit dari kalian yang pernah mengalami hal serupa dengan saya, Tapi kita harus sadar bahwa menjadi orang yang suka menunda-nunda entah hal apapun itu adalah kebiasaan buruk yang akan terus selalu kita lakukan berulang-ulang kalau kita tidak memulai untuk mengubahnya dari sekarang.

Sebelumnya saya pernah membahas tentang Alasan kebanyakan orang saat menunda sesuatu pekerjaan. Agar kebiasaan buruk menunda-nunda sesuatu itu tidak berlarut-larut, kita perlu memahami 6 hal berikut:

#1. Menunda Bisa Berarti Membuang Kesempatan Yang Ada

Pahami 6 Hal Ini Agar Tidak Terlena Menunda-nunda Sesuatu
Sumber image : Intisari-online.com
Sewaktu baru lulus sekolah, saya pernah mendapat penawaran dari sanak saudara untuk berkarir sembari belajar di perguruan tinggi diluar pulau. Waktu itu saya masih sangat polos sehingga menunda penawaran tersebut karena saya merasa kasihan harus meninggalkan orang tua satu-satunya ke luar pulau dalam waktu yang lama.

Saya menimbang-nimbang konsekuensi yang akan saya alami kalau saya menerima penawaran tersebut. Banyak kekhawatiran yang saya rasakan dibenak saya. Karena kelamaan saya berfikir saudara saya akhirnya mengajak orang lain untuk ikut bersamanya.

Sekarang saya baru sadar bahwa saya mensia-siakan kesempatan yang bagus untuk diri saya, dari kesempatan untuk belajar, kesempatan untuk mempunyai karir bagus dan juga kesempatan pergi ke luar pulau. Tapi tak perlu disesalkan, mungkin ini memang jalan takdir saya.

Siapapun pasti memahami bahwa kesempatan yang sama tidak akan datang dua kali. Kalau kita melewatkan kesempatan yang ada, belum tentu kesempatan itu akan datang lagi di lain waktu.

Seperti pengalaman saya, terkadang kesempatan yang datang tidak bisa menunggu kita lebih lama. Jika kita paham betul bahwa kesempatan itu tidak datang dua kali, maka kita akan berpikir untuk tidak menunda lagi kesempatan yang ada.

Kalaupun hasilnya tidak memuaskan, setidaknya kita sudah belajar untuk bertanggung jawab dan menerima segala yang terjadi atas pilihan kita.
Baca juga   Baca dan renungkanlah! Disaat dirimu mengutuk dunia dan merasa dunia ini tak adil

#2. Waktu Tidak Akan Berhenti Berputar

Pada hakikatnya waktu akan terus berputar dan tak akan bisa diulang kembali ke masa yang kita inginkan. Artinya waktu yang telah berlalu tak akan lagi bisa kita miliki.

Seperti disaat kita masih muda, sebagai muslim yang baik, kita seharusnya mengerjakan kewajiban kita dari sholat, puasa, zakat dengan sebaik-baiknya. Tapi karena merasa masih sangat muda, kita beranggapan waktu kita masih sangat banyak untuk melakukan hal kewajiban itu dengan sebaik-baiknya nanti.

Kita lupa bahwa kematian itu tidak pernah menunggu seseorang saat berumur 60 tahun keatas. Anak berumur 5 tahun saja bisa meninggal sesuai dengan takdirNya. Disaat kita sudah mendekati ajal, disaat itulah kita menyesal akan waktu yang kita sia-siakan dahulu. Kita berharap agar waktu bisa terulang kembali.

Dengan mengingat bahwa waktu akan berlalu, akan menjadi cambuk bagi kita agar tidak mudah menunda-nunda sesuatu yang ingin kita lakukan. Apalagi sesuatu tersebut tentang melakukan sebuah kebaikan.

#3. Hati-hati Dengan Menunda Yang Berkedok Istirahat

Pahami 6 Hal Ini Agar Tidak Terlena Menunda-nunda Sesuatu

Istirahat adalah hal yang wajar dilakukan oleh setiap orang. Tubuh dan pikiran juga butuh waktu istiahat agar tidak mudah stress. Terlebih jika rutinitas harian yang begitu padat, tentu akan membuat tubuh mudah lelah dan capek. Jadi istirahat adalah hal wajar dilakukan agar fikiran lebih fresh.

Tapi, perlu di ingat! jangan sampai kita terlena dengan istirahat hingga berlebihan, Apalagi hingga membuat kita menunda sesuatu hal yang penting yang harus kita kerjakan secepatnya.

Tak ada yang melarang kita untuk beristirahat, namun perlu kita pahami bahwa apa pantas kita mengorbankan hal yang penting yang harusnya kita selesaikan, akan tetapi waktu istirahat tesebut membuat kita menunda hal yang seharusnya kita kerjakan secepatnya.

Alih-alih beristirahat sejenak, malah jadi sebuah alasan menunda-nunda pekerjaan karena telena dengan kenyamanan. Padahal istirahat justru lebih nyaman saat pekerjaan sudah diselesaikan.
Baca juga    Beberapa alasan orang saat menunda suatu pekerjaan

#4. Terburu-buru Itu Menghasilkan Hal Yang Tak Baik

Dengan kebiasan menunda, tentu kita sering akan mengalami dikejar deadline. Dengan pengerjaan tugas yang sudah mendekati batasnya, segala cara kita akan lakukan untuk bias menyelesaikannya. Dari kerja lembur hingga larut malam, kurang istirahat bahkan pola makan akan jadi terganggu. Tapi hasilnya, tak selalu baik ketika kita mengerjakannya dengan terburu-buru begitu.

Seseorang dikatakan deadliner karena dia terlalu banyak menunda-nunda, yang semestinya diberi kesempatan 3 minggu, justu waktu 3 minggu dia gunakan untuk hal lain yang mungkin tidak befaedah. Disaat deadline sudah tinggal beberapa hari, barulah dia mengerjakan pekerjaan itu hingga begadang. Tentu dia akan kewalahan karena pengerjaanya dipacu oleh waktu, akan tetapi hasil pekerjaannya mungkin jauh dari kata memuaskan.

Agar tidak mudah untuk menunda-nunda sesuatu, kita perlu menanamkan pada diri kita, bahwa menjadi deadliner itu kurang baik. Dengan mengusahakan menyelesaikan sesuatu tugas lebih cepat kita akan mempunyai waktu untuk mengkoreksinya kembali agar hasilnya lebih baik.

#5. Fokus Dengan Mana Yang di Dahulukan

Kebiasaan menunda biasanya dikarenakan oleh terlena dengan waktu yang panjang, sehingga memilih untuk mengerjakan hal lain terlebih dahulu.

Saya dulu sering kehilangan fokus disaat kerja apalagi saat sedang seru chat dengan teman lain dengan bahasan yang menaik (gosip). Yah, harus saya akui bahwa wanita memang mudah gagal fokus kalau sudah bersanding dengan kesukaannya, seperti ngobrol dengan teman, lihat-lihat produk online, dan sedang make up.

Karena asik chat dengan teman, akhirnya saya lupa kalau ada yang ingin saya kerjakan terlebih dahulu. Saya beranjak untuk mengerjakan lainnya, Saya baru mengingat disaat staf kantor menanyakan kembali tugas yang diberikan kepada saya.

Jadi fokuslah dengan mana yang penting untuk dikerjakan terlebih dahulu, kita harus pisahkan mana yang wajib dan mana yang bisa dikerjakan lain waktu.

#6. Tidak Menunda Berarti Menghargai Waktu

Pahami 6 Hal Ini Agar Tidak Terlena Menunda-nunda Sesuatu
Sumber gambar : bimbinganisalam.com
Waktu tidak bisa melaju lebih dulu maupun mundur beberapa detik dengan kehidupan kita, dimana kita berjalan disitulah waktu mengiringinya secara bersamaan. Dalam kehidupan ini, ada dua kemungkinan yang bisa kita lakukan terhadap waktu, yaitu memanfaatkannya dan juga mensia-siakannya.

Dengan kata lain, menunda dengan hal yang tidak seharusnya sama artinya kita membuang-buang waktu untuk melakukan hal yang tak ada gunanya sama sekali. Ada baiknya kita bisa menghargai waktu dengan tidak menunda sebisa mungkin, yang pada akhirnya kita betul-betul memanfaatkan waktu sebaik mungkin.
Baca juga   Tidak ada kerugian disaat melakukan kebaikan

****

Nah, itulah tadi hal yang bisa kita jadikan motivasi agar tidak mudah menunda-nunda sesuatu. Menunda adalah hal yang wajar tapi bijaklah dalam menunda. Jika kita bisa menyelesaikannya secepatnya, kenapa harus ditunda.

Tapi jika memang harus di tunda, seperti disaat kita mendapat deadline satu hari dalam menulis artikel dari client, tiba-tiba ibu meminta untuk mengantar beliau ke pasar. Maka tundalah sebentar, setelah selesai urusan dengan Ibu, kerjakanlah jangan nunggu sampai malam datang.

Semoga kita menjadi orang yang tidak sering menunda-nunda sesuatu hanya untuk sebuah alasan yang tidak bermanfaat.

Pandaan 12 Februari 2018
Dewi'Na Irawan
Read more...

Peridiri
Perihal Diri Updated at: 06:51:00

Wednesday, 7 February 2018

Saya Rasa Dilan Salah Kalau Mengatakan Rindu Itu Berat

0 komentar

Jangan rindu. Ini berat, kau takkan kuat. Biar aku saja.” Dilanku. 1990

Quote fenomenal dari novel karya Pidi baiq yang mengisahkan kehidupan masa remaja antara Dilan dan Milea di tahun 1990-an. Tapi sudah cukup kita hanyut dalam ucapan Dilan yang berkata rindu itu berat, menurut saya itu tidak sepenuhnya benar.

Jangan rindu. Ini berat, kau takkan kuat. Biar aku saja.
Sumber gambar : mahriansyah.com
Jika kalian pernah merasakan rindu, mungkin kalian akan sadar bahwa terkadang rindu itu menyenangkan dan begitu indah. Ada perasaan ingin bertemu tapi terhalang oleh jarak dan waktu. Memang berat, tapi rindu masih tetap bisa terobati jika sudah bertemu. Benar kan?


Bukan Rindu Yang Berat! Tapi Rasa Kehilangan

Yang berat itu ketika kita rindu disaat sudah kehilangan. Saat kehilangan memaksamu untuk ikhlas menerima dan merelakan apa yang terjadi, maka saat itulah sesuatu yang berat terjadi pada hidupmu.

Saat kehilangan orang-orang yang kita cinta misalnya. Kita mungkin masih ingin bercerita padanya, mengucap kata cinta padanya, memberikan perhatian padanya, kau masih ingin memeluknya namun ia telah tiada. Yang pada akhirnya kita sulit menerima kenyataan bahwa dia telah tiada.

Maka, bagi saya yang berat itu bukanlah rindu, tapi kehilangan. Jika rindu, masih ada harapan kelak bisa bertemu dan mengobati rindu yang tercipta. Bagaimana dengan kehilangan? Yang sama sekali tak akan pernah kembali lagi. 
Baca juga   Enaknya membangun cinta, bukan jatuh dari cinta

Bukan Rindu Yang Berat, Tapi Move-on Dari Kenyataan

Bukan Rindu Yang Berat, Tapi Move-on Dari Kenyataan
Sumber gambar : pexels.com
Rindu itu semacam candu ingin dan berharap pada sesuatu. Rasa rindu itu sangat luas jangkauannya, seperti rindu kampung halaman, rindu makanan ibu dirumah, rindu dengan sahabat tercinta. Selama rindu itu masih bisa di gapai, rindu tak seberat apa yang dikatakan Dilan pada Milea. 

Di akhir novel ketiga, Dilan mengatakan:
Lia, di mana pun kau berada. Aku tahu bukan itu yang kita harapkan, tapi itu adalah kenyataan. Ini bukan hal yang baik untuk merasakan sebuah perpisahan, tapi sekarang bagaimana caranya kita tetap akan baik-baik saja setelah itu. Menerimanya dengan ikhlas, akan lebih penting daripada semuanya.

Rasa sedih jika ada, itu harus berbatas untuk memberi peluang munculnya harapan pada hari-hari berikutnya, mengejar impian, dan meraih kebahagiaan bersama seseorang yang dapat menghabiskan sisa hidup kita dengannya. Mudah-mudahan kita kuat, ya Lia, sekuat kehidupan, cinta, dan pemahaman. Rasa sedih dan kegagalan tidak selalu berarti kekalahan.

Dan sekarang, yang tetap di dalam diriku adalah kenangan, di sanalah kamu selalu.

Terima kasih, Lia. Terimakasih kau dulu pernah mau.
Menghadapi sebuah kenyataan pait adalah hal yang paling berat. Kalau kata anak zaman sekarang susah move-on.

Dari pada rindu, Susah move-on jauh lebih berat. Disaat hati kita masih sayang dan penuh harap untuk balikan, satu sisi kita juga terluka dan ingin mengakhirinya secepat mungkin, dilema dua sisi ini yang sulit untuk bisa membuka halaman baru dalam kehidupan. Butuh proses dengan waktu yang cukup lama untuk bisa melupakan dan mengikhlaskan. 
Baca juga   Beginilah seharusnya menyikapi masa lalu yang membayang

Bukan Rindu Yang Berat, Tapi Berjuang Dan Bersaing Mendapatkan Pasangan Impian

Saya juga pernah merasakan muda, bagi saya rindu itu tidak seberat saat kita menyukai seseorang dan ternyata kita mengetahui bukan hanya kita saja yang merasakan hal yang sama kepada seseorang yang kita sukai itu. Sebuah pesaing cinta.

Jodoh memang sudah ditetapkan, tapi kalau kita hanya diam dan menunggu tanpa melakukan apa-apa, sama saja kita sudah merelakan jodoh kita diambil orang.

Meskipun kata orang para lelakilah yang harus berjuang mendapatkan pasangan idaman, wanita juga tetap harus mengusahakan juga dong. Memang tidak harus se-agresif para lelaki juga saat mendekati lawan jenis, tapi dengan cara lain yang lebih efektif sebagai wanita. Permasalahannya adalah adanya pesaing ini.

Tentu kita tidak ingin si dia jatuh kepelukan wanita lain, tapi kita juga tidak bisa memaksakan kehendak agar dia memilih kita. Dan berjuang dan bersaing ini jauh lebih berat dari pada rasa rindu itu sendiri. Benar tidak? 
Baca juga   Bukan tentang bakat, tapi kemauan untuk terus belajar

Bukan Rindu Yang Berat, Tapi Rasa Penyesalan Ketika Semua Sudah Terlambat

Bukan Rindu Yang Berat, Tapi Rasa Penyesalan Ketika Semua Sudah Terlambat
Sumber gambar : pexels.com
Saya pernah mengalami hal ini, ketika saya menyukai seseorang dan saya juga takut untuk mengungkapkan maupun memberi perhatian kepadanya. Saya sadar diri bahwa dia terlampau jauh untuk saya gapai. Tapi saya salah. 

Cinta itu tidak bisa dipendam dalam-dalam, semakin kita pendam semakin sakit ketika kita terluka akan sebuah kenyataan. Yah, seorang yang saya suka, secara tidak sengaja justru sedang dekat dengan teman baik saya. Betapa terluka ketika saya harus melihat kenyataan pahit bahwa dia harus bersanding dengan sahabat saya sendiri.

Seandainya saya lebih berani saat itu, seandainya saya tidak menganggap semua perasaan waktu itu sebagai perasaan yang biasa saja, Seandainya saja saya bisa mengungkapkan perasaan yang saya rasakan saat itu. Aku menyesal dan mungkin memang sudah terlambat.

Mungkin Dilan juga merasakan hal yang sama, seandainya dia tidak putus, atau dia mau menuruti keinginan Milea dan sebagainya. Tentu ending cerita mereka akan berbeda dan mungkin saja bisa berbahagia bersama. Tapi kenyatannya keduanya sama-sama merasakan sebuah penyesalan yang mereka sendiri sadar bahwa menyesal seperti itu juga sudah cukup terlambat.

**** 

Kalau menurut kalian, setujukah dengan ucapan Dilan bahwa Rindu itu berat? Boleh kalian bagi dikomentar dan saya sangat senang mendengar jawaban kalian tentang ini. See you ^_^


Pandaan, 07 Februari 2018

Dewi’Na Irawan

Read more...

Peridiri
Perihal Diri Updated at: 11:29:00

Tuesday, 6 February 2018

Bukan Tentang Bakat! Tapi Kemauan Untuk Terus Belajar

1 komentar

Setiap manusia pada dasarnya mempunyai keunikan sendiri-sendiri, memiliki khas yang menarik dan mempunyai keistimewaan yang berbeda-beda. Diciptakannya manusia tentu lengkap dengan kelebihannya agar supaya dia lebih bersyukur, dan kekurangannya supaya senantiasa berusaha dan menghindari takabur.

Bukan Tentang Bakat! Tapi Kemauan Untuk Terus Belajar

Seringkali saya sering mendengar orang mengatakan bahwa kegagalan seseorang adalah hasil dari pribadi yang tidak berbakat. Padahal, bakat itu sendiri sudah ada dalam diri, hanya mungkin, termasuk dalam kategori yang tidak kuat, sehingga, perlu dikuatkan keberadaannya dengan usaha yang gigih dan proses yang keras.

Sebagai contoh, saya punya seorang teman yang begitu kreatif membuat video menarik dan banyak yang menyukai karya-karyanya. Dia begitu lihai dan penuh imajinasi dalam membuat ide dan tema video tersebut, seolah dia punya kekuatan sihir yang mampu menjadikan gambar dan video yang sederhana menjadi hal yang luar biasa dan begitu indah.

Berbakat? Tentu!

Tidak bisa dipungkiri hal tesebut adalah bakat, karena pada dasarnya dia tidak pernah bersekolah dengan jurusan computer ataupun multimedia. Namun, yang seringkali luput dari pandangan adalah bagaimana dia berusaha menemukan bakatnya dan mengasahnya hingga seperti sekarang.
Baca juga   Kenikmatan yang jarang disadari dan disyukuri oleh kebanyakan orang
Teman saya ini bergelut dalam dunia IT, padahal basic pendidikannya adalah IPA. Saya sendiri bersekolah di sekolah ternama akan program IT-nya, dan sedikit banyak mempelajari dunia IT lebih lama sebelum teman saya. Tapi sekarang, dia justru melampaui apa yang saya kuasai.
Kira-kira bagaimana bisa terjadi hal seperti itu?

Secara latar belakang, tentu saya seharusnya lebih unggul, mengingat 3 tahun saya habiskan dengan hasil selembar kertas yang diakui oleh Negara (Ijazah). Juga saya sempat belajar pula saat kuliah meskipun hanya 2 semester tentang design dan perangkat multimedia. Lantas bagaimana dia bisa jauh melampaui kemampuan saya?

Apakah dia jauh lebih berbakat dari saya?

Ternyata bukan karena itu!

Ketika saya mencari tahu, ternyata teman saya itu, rela tidak tidur semalaman demi mempelajari apa yang ingin dia ketahui dan ingin dia kuasai. Sedangkan saya hanya mengandalkan kemampuan yang saya dapat dari sekolah saja, tanpa pernah mempelajari lebih lanjut.

Hasilnya? jelas sekali dia yang jauh mengungguli saya.

Allah Maha adil. Tidak ada pencapaian besar yang dihasilkan tanpa usaha maksimal. Kalaupun usaha kita yang maksimal tidak mampu menyaingi hasil mereka yang terlahir dengan bakat yang besar, yakini saja bahwa setiap usaha pasti bernilai pahala.
Baca juga   Tidak ada kerugian disaat melakukan kebaikan
Bakat bukan tentang kita lahir dari rahim seorang yang berbakat akan suatu hal dan kita dapat mewarisinya secara otomatis. Seperti penyanyi berbakat melahirkan anak yang juga berbakat menyanyi atau seorang atlet tenis berbakat juga akan melahirkan atlet yang berbakat pula.

Tidak mesti begitu, meski memang kemungkinan seperti itu bukan perihal yang asing. Tapi yang harus kita yakini bahwa bakat dapat terbentuk pula dari proses belajar dan usaha yang keras dalam terus menggali potensi dalam diri.

Sama halnya dengan menulis di blog, bukan tentang bakat agar supaya tulisan kita disukai oleh para pembaca. Bahkan banyak penulis blogger terkenal yang pada awalnya juga tidak begitu disukai oleh pembaca saat awal-awal menulis.

Tapi setelah beberapa tahun dia menjaga konsisten menulis, akhirnya kualitas menulisnya berkembang, dari gaya bahasanya, dari ide artikelnya, dan bagaimana si penulis bisa membawa dan menguasai emosi pembacanya.

Jadi, jangan menyerah karena pernah gagal dan merasa tidak berbakat dalam beberapa hal. Bakat bisa ditemukan dan dilatih dengan usaha dan kemauan yang keras. InsyaAllah tidak ada usaha yang sia-sia.


Pandaan 06 Februari 2018
Dewi'Na Irawan
Read more...

Peridiri
Perihal Diri Updated at: 07:22:00

Thursday, 25 January 2018

Waspadai Efek Dari Obat-obatan Terhadap Ginjal Kita

1 komentar

Sumber gambar : pexels.com

Setiap penyakit tentu saja tidak akan datang begitu saja, melainkan ada penyebabnya juga. Bisa dari karena virus, perubahan musim, daya tahan tubuh menurun, makan yang tidak sehat bahkan karena terlalu mengkomsumsi obat berlebihan (efek samping dari obat itu sendiri).

Obat adalah solusi yang diberikan ketika kita sedang sakit. Sekarang ini dunia kesehatan terus mengalami peningkatan, dimana berbagai temuan obat untuk berbagai penyakit sudah dikembangkan. Sehingga gejala sakit apapun pasti sekarang ada obatnya.
Baca juga   Jika Kamu Perokok, Cobalah Menjadi Perokok Yang Bijak Dan Elegan
Namun, bagi Anda yang sering mengonsumsi obat-obatan sebaiknya sedikit dikurangi lagi. Meskipun segala penyakit sekarang sudah ada obatnya, khususnya obat kimia, namun alangkah baiknya jika Anda mengonsumsi obat tradisional saja atau obat luar saja. Sebab jika terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan kimia, itu bisa menjadi penyebab gagal ginjal.

Sumber gambar : ibfnetwork.org

Adapun obat yang menjadi penyebab gagal ginjal adalah jenis obat-obatan yang mengandung bahan lithium dan siklosporin. Dengan adanya dua zat ini maka darah akan mengandung limbah racun yang berbahaya.

Dan limbah ini akan disaring oleh ginjal, dengan banyak atau terlalu sering menyaring limbah seperti ini di dalam darah maka ginjal akan menjadi rusak karena terlalu keras bekerja. 

Dan jika Anda tidak mengubah pola hidup anda yang seperti itu, maka besar kemungkinan Anda akan mengalami gagal ginjal akut. Maka sebaiknya anda mulai mengurangi penggunaan obat-obatan.

Apalagi kalau hanya untuk mengobati sakit ringan, lebih baik menggunakan obat tradisional atau obat luar saja, seperti minyak angin jika sakit perut dan sakit kepala, dan juga bisa dengan pijat refleksi atau pengobatan lainnya yang tidak menggunakan obat sebagai solusi utamanya.
Baca juga   Memakai Deodorant Itu Beresiko Untuk Kesehatan, Coba Pakai Cara Alami Untuk Menghilangkan Bau Badan
Bisa juga dengan melakukan porsi hidup sehat dengan mengkonsumsi buah dan sayur yang segar serta menghindari makanan siap saji dan minuman ber-alkohol. Tentu dengan istirahat yang cukup serta melakukan olaraga secara rutin juga akan membuat gaya hidup Anda menjadi lebih sehat.

Jadi, hindari terlalu sering mengkonsumsi obat kimia kalau hanya untuk menyembuhkan penyakit yang ringan seperti sakit kepala, sakta perut dan penyakit ringan lainnya.

Mari hidup sehat dari sekarang. 
Read more...

Peridiri
Perihal Diri Updated at: 12:12:00

Tuesday, 23 January 2018

Liburan ke Bandung, Jalan-Jalan ke Museum Konferensi Asia Afrika Yuk

1 komentar

Konferensi Asia Afrika yang digelar di Bandung pada tahun 1955 memiliki arti yang sangat mendalam bagi hubungan Indonesia dengan berbagai negara lain di dunia pasca kemerdekaan negeri ini. Karena pentingnya momen ini, Menteri Luar Negeri Indonesia, Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja, S.H., LL.M punya ide untuk membangun museum yang berfungsi sebagai pengingat kejadian penting bagi Indonesia pada masa itu.

tiket murah liburan ke bandung
Sumber gambar : Saliha.id
Atas ide dari Menlu, lahirlah sebuah museum yang berada di Kompleks Gedung Merdeka, Bandung. Museum ini diresmikan pada tahun 1980, bertepatan dengan momen peringatan 25 tahun Konferensi Asia Afrika.

Kini, Museum Asia Afrika menjadi salah satu tempat wisata di Bandung yang jadi jujugan para wisatawan yang datang ke kota ini. Banyak hal yang membuat museum ini sangat layak untuk dikunjungi, salah satunya adalah karena nilai sejarah yang sangat penting bagi Indonesia.

Salah Satu Konferensi Pemersatu Dunia

pesan hotel murah di bandung bersama traveloka
Sumber gambar : zonasatu.co.id
Konferensi yang digelar pada 18 – 24 April 1955 ini adalah salah satu titik penentuan proses perdamaian dunia. Perwakilan berbagai Negara yang berkumpul di Bandung kala itu sepakat bahwa perdamaian adalah hal yang penting untuk Bumi ini. Dalam konferensi ini, pedoman kerjasama antar bangsa disusun, yang kemudian membantu terciptanya ketertiban di dunia ini.

Tidak Hanya Berlangsung Satu Kali

Konferensi Asia Afrika tidak hanya berlangsung satu kali saja di Bandung. Pada tahun 2005 dan 2015 lalu konferensi yang sama digelar di kota Kembang. Agendanya pun masih sama, membicarakan tentang upaya perdamaian di dunia yang juga dihadiri oleh puluhan perwakilan dari berbagai Negara.
Baca Juga : Reakreasi Edukatif di Wisata Petik Kurma Pasuruan

Isi Museum

liburan murah dengan traveloka
Sumber gambar : eibidiei.files.wordpress.com
Selain memiliki koleksi benda-benda bersejarah dari Konferensi Asia Afrika, museum ini juga memiliki beberapa fasilitas lain yang bisa dinikmati pengunjung. Mulai dari Perpustakaan yang memiliki koleksi buku sejarah, sosial dan politik serta budaya dari berbagai Negara. 

Ada ruang Audio Visual yang menjadi tempat penayangan film documenter tentang kondisi dunia, proses konferensi Asia Afrika dan film-film kebudayaan. Ada ruangan Riset yang menjadi tempat para peneliti untuk melakukan penelitian tentang hubungan Negara-negara dan penelitian lainnya.

Museum Asia Afrika juga memiliki agenda kegiatan, baik acara rutin maupun insedentil. Beberapa ruangan di museum ini biasanya dimanfaatkan sebagai tempat pameran seni dan budaya, juga ada pameran temporer untuk mengedukasi publik tentang hubungan antar Negara. 

Selain itu museum ini juga kerap dipakai oleh komunitas masyarakat untuk bertemu dan berdiskusi mengenai perkembangan politik luar negeri Indonesia dan juga membicarakan banyak hal lain seperti film, sastra, lukisan dan sebagainya.

Jam Buka

Untuk pengunjung umum, Museum Asia Afrika buka pada hari Selasa – Rabu pada pukul 08.00 – 16.00, Jumat pada pukul 14.00 – 16.00 dan Sabtu – Minggu pada pukul 09.00 – 16.00 WIB.

Sementara untuk pengunjung rombongan atau penyandang disabilitas, bisa melakukan reservasi di (022) 4233564 untuk mengatur waktu kunjungan sesuai dengan perjanjian.

Pada hari Senin, Museum Asia Afrika tutup untuk semua kunjungan, kecuali yang sudah melakukan perjanjian sejak jauh hari sebelumnya.

Lokasi

Museum ini terletak di Jl Asia – Afrika, tepat di jantung kota Bandung. Mudah dicapai dengan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum di kota Kembang ini. Lokasinya pun dekat dengan banyak tempat wisata di Bandung lainnya, jadi kamu bisa mampir kalau sedang berada di kawasan dekat museum ini.

Tiket

Baik untuk wisatawan lokal maupun luar negeri, tiket masuk yang ditetapkan oleh pihak Museum Asia Afrika adalah GRATIS. Semua orang bisa masuk dan menikmati tempat wisata di Bandung ini sampai puas. Dengan jam kunjung sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

***
Nah jika sedang berlibur ke Bandung ataupun sedang mengunjungi keluarga di Bandung, Rasanya wisata edukatif ke Museum Asia Afrika ini adalah tujuan wisata yang pas untuk dikunjungi bersama keluarga.
Read more...

Peridiri
Perihal Diri Updated at: 10:52:00

Thursday, 18 January 2018

Menurut Kalian, Arti Dewasa Itu Seperti Apa?

1 komentar

Saya sering mendengar dari pembicaraan orang bahwa tingkat kedewasaan seseorang itu terlihat dari tingkah lakunya. Dewasa tak selalu di ikuti oleh pertumbuhan usia.

Secara hukum yang berlaku di Indonesia memang seseorang dikatakan dewasa kalau sudah lulus sekolah menengah, karena di Negara Indonesia ini, seseorang yang sudah lulus sekolah berhak memiliki kartu tanda penduduk (KTP) dan berhak mengutarakan suaranya di pemungutan suara seperti pemilu.

Arti dewasa yang sebenarnya

Namun, jika dilihat dari sudut pengertian ‘DEWASA’ itu sendiri, menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), dewasa adalah mencapai usia akil baligh, yaitu bukan anak-anak ataupun remaja lagi.

Sedangkan menurut islam, seseorang baik perempuan maupun laki-laki dikatakan dewasa atau baligh apabila seseorang tersebut sudah mengalami haid bagi perempuan dan mimpi basah bagi laki-laki. Tentu saja masa seseorang untuk mencapai akil baligh, berbeda satu dengan lainnya.

Dewasa berarti matang. Baik matang secara biologis, maupun secara psikis.Sehingga bisa dikatakan tidak perlu menunggu tua untuk menjadi dewasa, karena kedewasaan tidak selalu beriringan dengan bertambahnya usia.
Tua itu pasti, dewasa itu pilihan!
Bagi saya pribadi, dewasa adalah orang yang telah mampu memilih dan memilah serta mengkategorikan mana yang perintah dan mana yang larangan Allah Subhanahu Wata'ala. Ia telah mampu membedakan mana yang baik dan mana yang buruk untuk dirinya.

Terkadang apa yang menurut kita baik belum tentu menurut orang lain itu baik juga, apa yang kita yakini sudah dewasa belum tentu juga menurut orang lain itu dewasa. Dan pengertian dewasa seperti itu sangat relatif tergantung sudut pandang masing-masing orang.
Baca juga   Disaat dirimu mengutuk dunia dan merasa dunia ini tak adil
Memang tidak mudah untuk menjadi dewasa, ada masa transisi yang panjang, perlu ilmu, ada latihan, dan sebagainya. Seperti kata-kata inspirasi yang saya temukan disalah satu status di media sosial :
"Ada banyak cara menjadi dewasa, kadang begitu mudah semudah membaca buku dan menemukan kearifan di tiap lembarnya. Bahkan ada yang lebih mudah, seperti bercermin pada setiap kejadian yang terjadi pada orang lain."

"Tapi tidak jarang, kita harus menempuh jalan yang begitu berat untuk menjadi dewasa dan sadar. Kita mesti melewati sungai fitnah yang deras, harus membelah rimba cobaan dengan kerja dan sabar, bahkan kita harus penuh luka sebelum akhirnya memetik hikmah dan menjadi dewasa. Ada yang berhasil, namun banyak pula yang gugur di tengah jalan."
Saya semakin teringat sabda Rasulullah tentang sifat Allah SWT, “Sesungguhnya Allah SWT adalah yang Maha Pencemburunya.”

Karena itulah, saya juga ingin mengingatkan kembali bahwa sesungguhnya setiap “teguran” yang datang kepada kita bukanlah pertanda bahwa Allah SWT ingin menyengsarakan kita. Tapi mungkin karena kita sudah mulai menjauh dariNya, atau mungkin dengan cara begitu Allah SWT menguji kita untuk menjadi khalifah yang lebih dewasa dari sebelumnya.
Baca juga   Tidak ada kerugian di saat melakukan kebaikan
Dewasa adalah pilihan, maka jalan mana yang akan kita pilih? Berusaha menjadi dewasa seiring putaran masa atau bertahan dalam kekanakan dengan wajah kita yang kian menua?.


Pandaan, 18 Januari 2018
Dewi'Na Irawan
Read more...

Peridiri
Perihal Diri Updated at: 08:04:00

Sunday, 14 January 2018

Ada Pernikahan Ada Reuni Kecil-kecilan

1 komentar

Kata kebanyakan orang, indahnya persahabatan itu biasanya terjadi sewaktu masa sekolah.

Bagi saya pribadi, sahabat yang paling berkesan dalam hidup saya adalah teman sekolah di bangku SMA. Kita diusia masih sangat labil saat itu merasa saling membutuhkan satu sama lain, dari teman belajar, teman jalan-jalan, teman curhat baik masalah cowok maupun tentang masalah perihal wanita.

Saya jadi teringat saat berjuang bersama menyelesaikan tugas akhir sekolah waktu itu. Dari pulang sekolah paling akhir, cari referensi bersama saat mengerjakan makalah, juga saat kita rela berbagi dan saling mengumpul uang untuk dipakai membeli tinta dan kertas yang mana kita buat ngeprint bersama-sama.

Teman sekolah mm2 angkatan ke-7 SMKN Purwosari
Foto masa zaman sekolah
Dan yang paling berkesan adalah disaat kita tidur bersama saat acara menginap ataupun disaat magang (praktek kerja Industri) selama 3 bulan dan tidur di kos-kosan bersama. Kita makan seadanya, meskipun ibu kost kita sangat baik dengan memberi kita makan dengan layak padahal kita hanya membayar untuk sewa kamar saja loh. Sunggu itu kejadian yang tidak bisa terlupakan.

Sewaktu lulus sekolah, saya senang beban yang dipikul orang tua saya untuk menyekolahkan saya akhirnya berakhir juga. Tapi saya juga sedih karena hubungan persahabatan kita juga akan semakin renggang dengan kesibukan kita yang tak lagi bertemu di sekolah.

Kita berpisah setelah lulus sekolah, ada yang melanjutkan ke perguruan tinggi yang berbeda-beda tempatnya, ada yang memutuskan bekerja dan ada juga yang memutuskan untuk menikah. Saya sendiri ingin sekali kuliah, tapi saya sadar dengan keadaan keluarga saya. Akhirnya saya memutuskan untuk bekerja sembari mengumpulkan dana untuk bekal kuliah nantinya.

Setelah lulus sekolah, kita sudah jarang bertemu, sesekali saja kita bertemu saat ada acara reni akbar di Sekolah atupun saat buka bersama saar Ramadhan tiba.Dan acara itupun juga tidak sepenuhnya 50% dari teman sekelas yang bisa hadir.

Tapi saya senang, ada kesempatan untuk bertemu dengan mereka sekali lagi. Meskipun waktu kita terbatas oleh waktu, kerinduan ini terbayar disetiap kita bertemu.

Tapi seiring berjalannya waktu, Jarak pemisah semakin terbuka lebar dari banyaknya teman yang akhirnya memutuskan untuk ikut suaminya maupun bekerja diluar kota. Dengan begitu acara seperti buka bersama akhirnya cuma di hadiri 30% dari teman sekolah.

Tapi saya tetap bersyukur setidaknya kita masih sambung silaturohmi meskipun kita jarang berjumpa.

Oh iya, selain acara Reuni akbar di sekolahan dan buka bersama di bulan Ramadhan. Ada satu event lagi yang membuat kita bisa saling temu kangen dan saling bercerita tentang keadaan kita saat lama tidak berjumpa. Yatu sebuah pernikahan salah satu teman sekelas.
Baca juga   Tipe-tipe tamu undangan hajatan Pernikahan
Sabtu sore kemarin, ada teman sekelas yang menikah. Seperti biasanya, disetiap ada acara seperti ini, Group teman sekolah di Whatsapp jadi sangat rame. Dari tanya-tanya kumpul jam berapa, tanya lokasi acaranya dan cari tumpangan biar bisa kondangan bersama-sama.

Acara nikahan sahabat ini jadi ajang temu kangen bagi kita, meskipun tidak terlalu banyak teman yang bisa hadir bersamaan, tapi setidaknya acara seperti ini bisa menjadi obat rindu kita. Biasanya ita hanya bisa ketemu 1 kali dalam setahun, kini bisa berulang kali kalau beberapa sahabat kita ada yang menikah dalam kurun waktu satu tahun.

Banyak obrolan yang kita lakukan diacara tersebut, ada yang menanyakan pekerjaan (masih tetap bekerja di bla bla bla...), tingal dimana (setelah menikah), Kenalan dengan anak-anak sahabat, dan pertanyaan ekstrem bagi sahabat yang masih jomblo (kapan nyusul, kapan nikah dan pertanyaan “kapan” yang lainnya).

Dan di endingnya.... Tentu mengabadikan foto bersama dengan pengantin. 

Reuni kecil-kecilan di nikahan sahabat
Ayo tebak saya yang mana?
Ini wajib dilakukan, selain bisa menjadi kenang-kenangan bagi pengantinnya, juga sebagai foto yang bisa dipublish di media social kemudian di tag ke teman-teman satu kelas.

Kalau kalian sendiri, kapan terakhir kali kalian reuni dengan teman sekolah? Adakah event lain yang biasa kalian gunakan untuk bisa bertemu dengan sahabat karib kalian? Coba dishare di kolom komentar, saya sangat senang mendengar cerita kalian.


Pandaan, 15 Januari 2018
Dewi'Na Irawan
Read more...

Peridiri
Perihal Diri Updated at: 06:34:00
 

Perihal Diri Copyright © 2013 Minima Template
Designed by BTDesigner · Powered by Blogger